Reneesha Yeshe kirina al basten, adalah gadis cantik bermata hitam dan memiliki sifat dingin sedikit kejam, namun setelah kembali dari kematian, ia memutuskan kalau di kehidupan kedua ini, dirinya akan melakukan yang lebih extrem dari sebelumnya.
mon maap kalo cringe,
tapi minimal baca 12 bab.
di awal awal emang boring, tapi tolong tetap baca sampai bab terbaru ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
~Bab 26~
"apa maksud kakak?
" kelihatan jelas dari muka kamu yang habis begadang semalaman.
"kamu juga ikut Kean sama Arkha ke sirkuit kan?
Fiuhh,,, hampir saja, Renee sudah menyusun berbagai alasan jika kasa sampai mengetahui dirinya juga ikut andil dalam penyelidikan Felli.
" Renee gak ikut"
"anak cewek di larang keras pergi ke sirkuit, kalo kamu masih ngeyel, kakak aduin kamu ke Vatares.
" ck!
Vatares adalah seseorang yang sangat ketat soal peraturan, apalagi jika ia sudah mendapatkan wewenang mengatur adik adik dan kakaknya, bahkan Alucard yang sudah dewasa pun akan tunduk jika Vatares sudah mengeluarkan perintah.
berurusan dengan nya adalah hal paling merepotkan di dunia.
"Renee gak pernah ikut,, ucap Renee menyenderkan Kepala nya di senderan kursi, rasa kantuknya ini sudah terlalu kuat hingga ia kesusahan hanya untuk sekedar membuka mata.
kasa hanya tertawa kecil, ia tahu Renee berbohong, tapi entah kenapa seru menjahili anak yang sudah kantuk berat itu.
"Rennnn!
" kamu tidur ya? tegur Sheila.
"Renee gak tidur! balas Renee, gadis itu lalu kembali menegakkan badan nya, meskipun dengan segala usaha ia kerahkan tetap saja sulit mempertahankan mata terbuka.
mau bagaimana pun juga ia tetaplah seorang manusia biasa yang butuh tidur.
" Ren jaga sikap kamu!
"memangnya semalam kamu gak tidur? tanya Andreas.
Renee hanya menatap sekilas mata daddy nya, ia lalu memutar bola mata malas dan langsung menyambar tas nya dari tangan seorang pembantu dan berangkat ke sekolah.
" anak itu gimana sih! kesal milea.
"udah mah,, namanya juga Reneesha, dia kalo di nasihatin masuk kuping kanan keluar telinga kiri. ucap Sheila mengelus punggung tangan milea.
Rey dan likean juga ikut menyelesaikan makan mereka dan pergi menyusul Renee.
Vanesha yang melihat semuanya satu persatu pergi meninggalkan meja, langsung mempercepat makan nya, ia tidak ingin di tinggal, namun milea justru menahan tangan gadis itu dan menyuruh nya makan perlahan.
Lionel yang melihat piring Kean masih utuh ingin menahan anak itu namun Likean sudah keburu hilang.
"hoi! panggil Lionel pada Alucard yang berada tepat di samping nya.
" ha?
"balikin duit gue yang lo pinjam kemaren" ucapnya dengan tangan mengadah.
Alucard menatap datar tangan Lionel, belum semalam ia pinjam dan sekarang sudah di tagih?.
"cuih! Alucard meludahi telapak tangan Lionel, sontak saja wajah pria itu langsung merah padam dan menampar pipi Alucard.
" plak!
"Alucard bangsat!
" gue lebih tua 2 bulan dari lo Lionn!!!!
pertengkaran di antara keduanya pun terjadi, tidak ada satupun yang berani memisah bahkan kasa sekalipun.
Caesar yang ingin menikmati waktu sarapan dengan tenang benar-benar di buat stress, bagaimana bisa sifat keturunannya jauh berbeda dengannya.
.....
sepanjang kelas Renee hanya tidur dan tidur, gadis itu bahkan tidak mendengarkan satupun materi dari guru.
ia datang duduk dan tidur hingga bel pulang berbunyi.
Rey yang menyadari kakaknya belum turun juga langsung berlari pergi menuju kelas kakaknya.
Renee terbangun dari tidurnya, hal pertama yang ia dapati setelah membuka mata adalah seorang pemuda tampan dengan garis rahang yang tegas, alis tebal bulu mata lentik dan rona mata hitam, rambut hitam pekatnya yang terkena sinar matahari sore dan angin sepoi-sepoi benar-benar menambah pesona nya 100℅.
Alifero Louis Kenerich, nama dari pemuda yang muncul di hadapan Renee.