Yan Jian— seorang generasi muda yang awalnya terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri bawaan, kini bangkit sebagai Generasi Muda terkuat di Provinsi Chang Yuan.
Setelah melakukan pertarungan panjang yang melelahkan waktu, menepati janji, menorehkan prestasi, hingga dirinya disebut Generasi Muda nomor satu di Provinsi Chang Yuan.
Yan Jian bersama sembilan Generasi Muda perwakilan Provinsi Chang Yuan lainnya berangkat menuju Kota Kekaisaran, tempat Kompetisi terbesar di salah satu Kekaisaran Wilayah Timur. Namun di wilayah timur besar, Provinsi Chang Yuan di anggap sebagai debu berjalan, karena setiap kompetisi, provinsi Chang Yuan selalu menjadi yang terlemah dan selalu berada di peringkat paling rendah.
Mampukah Yan Jian bersama rekan-rekannya mengangkat dan mengharumkan Provinsi Chang Yuan di Kompetisi terbesar Kekaisaran Api Agung itu? Yuk, ikuti kisahnya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PKT 2: Chapter 27
"Yuxin akan kalah... tapi jika saja Wang Yuxiu tidak memberikan muka terhadap Yuxin, maka aku akan bertindak. Aku rasa Langkah Petir Angin ku, seharusnya bisa dengan cepat membawanya pergi." gumam Yan Jian, khawatir.
Di dalam arena pertarungan itu, tabir asap tebal perlahan menghilang diterpa angin. Terlihat Nangong Yuxin yang masih bertekuk lutut dengan sebelah lututnya yang menyentuh lantai tembok, tetapi Wang Yuxiu... dia masih berdiri di tempatnya, tanpa melangkah maju atau mundur satu langkah pun. Dia hanya menatap Nangong Yuxin dengan tatapan yang biasa-biasa saja, bahkan tidak ada sedikitpun niat bertarung yang terpancar dari tubuhnya.
Namun, Nangong Yuxin bangkit lagi. Walaupun dadanya masih terasa sakit, tetapi dia juga merupakan orang yang tak mudah untuk menyerah terhadap lawannya. Namun, tiba-tiba Wang Yuxiu berbicara, "Kau... terlalu lemah!" ucap Wang Yuxiu dengan nada yang sangat dingin.
Kata-kata itu benar-benar tepat mengenai jantung Nangong Yuxin, bahkan seolah-olah jantungnya berhenti berdetak untuk sesaat, kedua matanya terbelalak. Nangong Yuxin tak pernah menyangka, bahwa sekelas Nirvana bintang dua pun hanya seperti itu dihadapan Wang Yuxiu.
Namun itu juga membuat api amarah yang bercampur dengan api semangat pertarungan dalam diri Nangong Yuxin, kini semakin membara.
"Wang Yuxiu! Kau memang sangat kuat! Tapi... tapi bukan berarti aku akan mengalah begitu saja terhadapmu." ucap Nangong Yuxin dengan nada yang tinggi, namun nada bicaranya sedikit gemetar.
Dia tahu bahwa dia tidak akan bisa untuk mengalahkan Gadis Mawar Neraka itu, tetapi ucapan yang telah diucapkan gadis itu seolah-olah merendahkan harga diri Nangong Yuxin, sebagai peringkat ke lima daftar peringkat surgawi provinsi Chang Yuan, sekaligus tuan putri keluarga Nangong di Chang Yuan.
Wang Yuxiu hanya memandang Nangong Yuxin dalam diam, dia tidak berkata apapun, melainkan hanya pandangan dingin yang tertuju kepada Nangong Yuxin.
Namun, Wang Yuxiu tiba-tiba mengangkat satu tangannya, mengarah lurus ke depan, telapak tangannya dengan perlahan ia kepalkan, dan di saat ia mengepalkan tangannya ia berbicara "Bakar!".
Tiba-tiba api menyala begitu membara, seolah-olah lantai tembok batu bata itu adalah sumber api itu sendiri.
Nangong Yuxin begitu panik, "Bahkan aku juga yang memiliki elemen api, merasakan takut terhadap api ini!" gumamnya, pada dirinya sendiri.
Langit bergemuruh sebelum sesaat merobek ruang kehampaan, menciptakan lubang hitam di langit dengan momentum kekuatan yang sangat begitu mengerikan.
Semua pandangan pun tertuju ke langit. Tidak ada yang tidak bisa untuk tidak terkejut, bahkan banyak orang menahan nafasnya ketika melihat lubang besar itu mengeluarkan tombak api dengan api merah muda yang meliputi setiap inci dari batang tombak itu hingga ke ujung tombak.
Woosh! Woosh! Woosh!
Hempasan demi hempasan udara dari munculnya tombak itu, membuat udara seolah-olah mengamuk. Hantamannya menghantam menara istana, menghancurkan bangunan, merobohkan pepohonan.
Tetua Hao Li pun buru-buru menggambar segel tangan khusus, kemudian mengangkat tangannya tinggi ke atas sembari berkata, "Tahan!" teriaknya, dengan suara yang tinggi. Dan... seketika cahaya kuning muncul dari ujung jarinya, menyebar melapisi pertahan arena pertarungan, memperkuat dinding spiritual yang membatasi arena.
"Anak-anak muda jaman sekarang memang sangat kuat!" gumam Tetua Hao Li, dengan nada yang berat, "Bahkan aku membutuhkan waktu enam puluh tahun untuk mencapai ranah Nirvana bintang sembilan ini, tetapi gadis itu... dia masihlah berusia sembilan belas sampai dua puluh tahunan." sambung Tetua Hao Li.
Namun, Yan Jian melangkah maju, petir-petir ungu berkelebat keluar dari tubuhnya, membuat Chang Ge pun berbicara, "Ada apa, Junior Yan?" tanya Chang Ge dengan nada yang cemas.
"Apapun konsekuensinya... jika tombak api itu benar-benar mengarah kepada Senior Yuxin, aku harus menyelamatkan nya." gumam Yan Jian dengan nada yang getir, kedua telapak tangannya terkepal kuat, bahkan kukunya yang sedikit panjang menembus telapak tangannya hingga darah pun mengalir dari kepalan tangannya.
Di dalam arena pertarungan. Tubuh Nangong Yuxin tidak bisa untuk tidak bergetar hebat. Dia merasakan kekuatan yang sangat begitu dahsyat yang tengah tertuju ke arahnya.
"Yuxin! Menyerah lah, kau tidak akan bisa mengalahkannya!" teriak Chang Ge dari tepi Arena Pertarungan.
Nangong Yuxin menoleh ke arah Chang Ge, namun dengan cepat memusatkan kembali pandangannya kepada tombak api yang turun dari langit. Dia tidak ingin menyerah begitu saja, walaupun dia tahu dia akan kalah, tetapi dia tidak ingin kalah tanpa perlawanan.
Nangong Yuxin mengangkat pedangnya dengan sebelah tangan, dan ia menggigit jari telunjuk di tangan kirinya untuk meneteskan darah, dan darah itu di teteskan pada bilah pedangnya. Seketika pedang itu bersinar terang membawa warna keemasan yang sangat menyilaukan.
Untuk sesaat, pedang itu mengeluarkan cahaya keemasan, tetapi sesaat kemudian, momentum cahaya berubah menjadi api yang sangat kuat, dan di belakangnya, di atas kepala Nangong Yuxin, bola matahari seperti gunung muncul dengan momentum yang sangat kuat, bahkan melebihi kekuatan seorang Nirvana bintang dua.