NovelToon NovelToon
Putri Posesif Tuan Gavin & Dokter Bedah Misterius

Putri Posesif Tuan Gavin & Dokter Bedah Misterius

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Berbaikan / Cinta pada Pandangan Pertama / Enemy to Lovers
Popularitas:14.7k
Nilai: 5
Nama Author: Savana Liora

Novel ini adalah sekuel dari novel yang berjudul: Dinikahi Sang Duda Kaya yang sudah tamat sebelumnya.

Alea Ardiman, "The Smiling Shark" yang jenius namun anti-cinta, harus berurusan dengan dr. Rigel Kalandra setelah jatuh pingsan. Rigel, dokter bedah saraf yang dingin, adalah satu-satunya pria yang berani membanting laptop kerja Alea dan mengabaikan ancaman kekayaannya.
​"Simpan uang Anda, Nona Alea. Di ruangan ini, detak jantung Anda lebih penting daripada Indeks Harga Saham Gabungan."
​Alea merasa tertantang, tanpa menyadari bahwa Rigel sebenarnya adalah pewaris tunggal konglomerat farmasi sekaligus "Investor Paus" yang diam-diam melindungi perusahaannya. Ketika Ratu Saham yang angkuh bertemu Dokter Sultan yang diam-diam bucin, siapakah yang akan jatuh cinta duluan di bawah pengawasan ketat Papa Gavin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Savana Liora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26: Alea Merasa Dibohongi

​​"Gila..."

​Hanya satu kata itu yang mampu keluar dari mulut Alea saat pintu lift pribadi terbuka di lantai teratas Kalandra Tower.

Alea, yang mati-matian membangun perusahaannya dari nol karena menganut prinsip: mewarisi usaha orang tua nanti saja kalau udah sukses, selama ini mengira kantornya di Triple A Capital sudah paling mewah se-Jakarta, setelah kantor di perusahaan orang tuanya pastinya. Tapi tempat ini? Ini bukan kantor. Ini istana di atas awan.

​Lantai marmer hitam Italia yang memantulkan bayangan, dinding kaca floor-to-ceiling yang menampilkan panorama kelap-kelip lampu kota 360 derajat, dan sebuah meja kerja raksasa dari kayu mahoni tua yang harganya pasti miliaran. Di dinding tergantung lukisan asli karya maestro dunia, bukan replika.

​Alea merasa kecil. Sangat kecil.

​"Masuk," Rigel berjalan santai mendahului Alea, melempar kunci mobil Lamborghini-nya ke atas sofa kulit. Dia menekan tombol di tablet yang tergeletak di meja, dan seketika tirai otomatis terbuka lebar.

​"Ini kantor ayah saya. Tapi sejak beliau stroke ringan tahun lalu, saya yang pegang kendali di balik layar," jelas Rigel sambil melonggarkan kerah kaos polonya. Dia berjalan ke balik meja kerja, membuka kulkas mini, dan mengambil dua botol air mineral. "Duduk, Alea."

​Alea tidak duduk. Dia berdiri kaku di tengah ruangan, matanya terpaku pada deretan monitor canggih yang menyala di dinding sebelah kanan.

​Di layar itu, terpampang jelas grafik pergerakan saham Triple A Capital.

​Alea mendekat dengan langkah gemetar. Dia melihat data transaksi yang sangat familiar. Transaksi pembelian saham jumbo senilai 50 miliar yang menyelamatkan perusahaannya beberapa minggu lalu 

​Di bawah kolom "Investor Name", tertulis jelas: R. Kalandra.

​Dut. Dut.

​Jantung Alea rasanya berhenti berdetak.

​"Itu..." Alea menunjuk layar dengan jari telunjuk yang bergetar hebat. "Itu akun lo?"

​Rigel meneguk airnya, lalu menatap Alea tenang. "Iya. Saya Whale yang kamu ceritakan waktu itu. Investor misterius yang kamu bilang genius dan pasti sudah tua bangka."

​Alea mundur selangkah. Kakinya lemas. "Jadi... waktu gue sok pinter ngajarin lo baca grafik saham di kantor gue... waktu gue bilang lo mending jadi dokter aja karena otak lo nggak nyampe... lo tau semuanya?"

​"Saya tau. Saya dengar semuanya," jawab Rigel datar.

​"Dan lo diem aja?!" teriak Alea. Suaranya pecah, memenuhi ruangan besar itu.

​Alea merasakan panas menjalar ke seluruh wajahnya. Bukan panas karena marah biasa, tapi panas karena rasa malu yang luar biasa. 

Humiliasi.

​Dia teringat betapa sombongnya dia memamerkan kekayaannya, memamerkan ilmunya, bahkan meremehkan mobil tua dan jam tangan Rigel. Padahal, laki-laki di depannya ini bisa membeli seluruh harga diri Alea tunai tanpa kembalian.

​"Lo ngetawain gue kan dalem hati lo?!" tuduh Alea, matanya mulai berkaca-kaca. "Lo pasti seneng banget liat gue kayak badut! Liat gue kayak orang bego yang sok kaya di depan Sultan asli! Iya kan?!"

​"Alea, dengerin dulu," Rigel melangkah mendekat, mencoba meraih bahu Alea.

​"JANGAN SENTUH!" tepis Alea kasar. Air matanya jatuh. "Lo tega, Rigel! Lo jahat! Lo biarin gue menghina lo, lo biarin Papa ngehina lo miskin, padahal lo tinggal jentikin jari buat bungkam kita semua! Lo nikmatin drama ini kan?!"

​"Saya nggak nikmatin drama ini. Saya cuma nggak mau pamer," sanggah Rigel, suaranya mulai meninggi karena frustasi Alea tidak mau mendengar. "Saya mau kamu dan papamu kenal saya sebagai Rigel. Bukan sebagai pewaris Kalandra."

​"Omong kosong!" Alea menyeka air matanya kasar. "Lo cuma mau main-main sama gue! Lo pikir ini lucu? Hati gue bukan mainan, brengsek!"

​Alea merasa dadanya sesak. Dia merasa dikhianati oleh orang yang paling dia percaya belakangan ini.

7yu Rigel adalah tempatnya bersandar saat lelah menjadi CEO, karena dia pikir Rigel orang biasa yang tulus. Ternyata, Rigel bahkan lebih "berada" di atasnya. Alea kehilangan satu-satunya tempat di mana dia bisa merasa "lebih hebat".

​"Cukup. Gue capek," Alea menggeleng lemah. Dia menatap Rigel dengan tatapan terluka. "Gue nggak bisa sama cowok pembohong kayak lo. Kita putus!"

​Rigel mengernyitkan dahi. Di tengah ketegangan itu, sudut bibirnya berkedut sedikit.

​"Kamu mutusin saya?" tanya Rigel pelan, melangkah maju mengikis jarak. "Memangnya kita udah jadian?"

​"Lo..." Alea kehabisan kata-kata. Benar juga. Mereka belum resmi pacaran. Tapi rasa sakitnya nyata. "Bodo amat! Anggap aja udah! Gue mau pulang! Jangan cari gue lagi!"

​Alea berbalik badan, siap lari menuju lift. Dia tidak sanggup berlama-lama di istana emas ini. Rasanya mencekik.

​Namun, baru dua langkah dia berlari, sebuah tangan kekar mencengkram pergelangan tangannya.

​"Lepas!" Alea meronta.

​Rigel tidak melepaskan. Dia justru menarik tangan Alea dengan sentakan yang cukup kuat hingga tubuh Alea berputar balik dan menubruk dada bidangnya yang keras.

​Rigel melingkarkan kedua lengannya di pinggang Alea, mengunci wanita itu dalam pelukan yang tak terelakkan.

​"Dengerin saya," ucap Rigel tepat di depan wajah Alea. Napas mereka beradu. Mata Rigel menatap tajam ke dalam manik mata Alea yang basah.

​"Saya nggak pernah bohong soal perasaan saya. Saya nggak pernah bohong soal siapa saya. Kamu yang nggak pernah tanya, dan kamu yang terlalu sibuk dengan asumsi kamu sendiri."

​"Tapi lo..."

​"Sssttt."

​Rigel tidak memberi kesempatan Alea bicara lagi.

​Dia menunduk dan menyambar bibir Alea.

​Itu bukan ciuman manis seperti di dongeng. Itu ciuman yang menuntut, panas, dan penuh emosi yang tertahan. 

Rigel melumat bibir Alea dengan dominasi mutlak, seolah ingin membuktikan bahwa tidak peduli siapa dia—dokter miskin atau pewaris konglomerat—dia tetaplah pria yang menginginkan Alea.

​Alea membelalak kaget, tangannya yang tadi memukul dada Rigel perlahan lemas dan meremas kaos polo pria itu. 

Otaknya korslet. Kemarahannya meleleh di bawah sentuhan bibir Rigel yang memabukkan.

​Di puncak gedung pencakar langit Jakarta, Rigel mengklaim Ratu Saham itu sepenuhnya.

1
Mineaa
wkwkwkwk.....kopi ga tuh.......
aya Aya wae nich dokter satu......
Arix Zhufa
nah ini calon suami idaman....pasti klo udh nikah gk bakal pelit sama istri
Savana Liora: iya. mantap yak
total 1 replies
Arix Zhufa
mau baca cerita soal mama kiana & papa gavin ach
Savana Liora: bacalah kak. dijamin seru. dinikahi sang duda kaya judulnya
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
hati hati Alea macan mau ngamuk mending siap siap panggil pawangnya 🤣🤣
Mineaa
duiiihh..... papa gavin lg konslet kaya nya......hati hati pa.... mulutmu harimaumu....
Alea di tantangin......
papa jual......Alea beli....
Tarwiyah Nasa
waht Alea mewarisi sifat kiana
Aidil Kenzie Zie
up lagi donk tor lagi sert
Aidil Kenzie Zie
👍 Dok
Nisa Naluri
hahahahah🤣....ngakak
Bu Dewi
lanjut kak
Savana Liora: siap kk
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
kirain Rigel bakal pamer
Savana Liora: lihat lanjutannya besok. lebih daripada pamer
total 1 replies
Arix Zhufa
makin seru aja
Aidil Kenzie Zie
Papa Gavin nggak dicek dulu siapa sebenarnya dokter Rigel
Savana Liora: nantik2 katanya
total 1 replies
Arix Zhufa
ini adek tiri ya min?
Savana Liora: iya kk
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
panggil Mama Kia pawang papa Gavin
Aidil Kenzie Zie
Alea masuk jebakan Batman Arka 🤣🤣
Arix Zhufa
si arka dpt dobel untung...
Arix Zhufa
keren lo cerita nya
Arix Zhufa
gak mgkn Rigel jatuh cinta tiba2
Arix Zhufa
😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!