Blurb:
Ketika seorang ibu pengganti meninggal tragis saat melahirkan putranya, Jasper Jones, sang CEO miliuner itu mencari ibu susu untuk putranya.
Di tengah seleksi, muncul Chloe Miller—yang ternyata merupakan sahabat dari sang ibu pengganti.
Chloe adalah seniman muralis dari Brooklyn, berjiwa bebas dan penuh warna, dan dengan sadar ingin menyusui putra sang sahabat meskipun dia belum pernah punya anak.
Dia menawarkan untuk menyusui anak yang bukan darah dagingnya, melalui induced lactation, untuk menyelamatkan bayi sang sahabat yang lahir prematur.
Kontrak itu akhirnya disepakati. Chloe hanya ingin membantu, Jasper hanya ingin yang terbaik untuk putranya.
Namun, setiap cairan susu yang diberikan Chloe bukan hanya berisi nutrisi, tapi juga kelembutan yang tak pernah dikenal bayi itu.
Dan setiap aturan ketat Jasper perlahan luluh oleh tawa Chloe, oleh caranya mengajarinya mengganti popok sambil menari, oleh cara dia melihat putranya bukan sebagai penerus bisnis, tetapi sebagai sinar kecil yang perlu dicintai.
Perasaan mulai terjalin, lebih kuat dari kontrak yang telah disepakati. Tetes demi tetes, Chloe tak hanya memberi kehidupan pada bayi itu, tapi juga mencairkan es di hati Jasper.
Namun, bisakah hubungan yang dibangun dari formula duka dan susu yang diinduksi, bertahan di dunia nyata yang penuh dengan perbedaan kelas dan masa lalu yang kelam?
THE MILK CONTRACT: Sebuah kisah tentang pengorbanan yang tak terduga, ikatan yang kuat, dan cinta yang tumbuh.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Merasa Diasingkan
Hari sabtu yang cerah …
Musim semi telah tiba. Matahari bersinar, menghangatkan.
“Mommy punya ide!” seru Chloe setelah Jonas menyusu. Mata Jonas berbinar-binar padanya. “Mari kita piknik! Di halaman belakang saja. Bawa selimut, beberapa makanan ringan. Kau pasti suka merasakan rumput.”
“Kedengarannya menyenangkan,” sahut Jasper yang tiba-tiba datang masuk ke kamarnya.
Chloe menengok. “Tidak usah repot-repot! Kau kan harus meeting virtual sebentar lagi. Aku dan Jonas saja yang pergi,” kata Chloe.
Chloe bangkit dan mulai mengumpulkan barang-barang, selimut, beberapa buah potong, biskuit bayi, botol air, dan mainan lunak Jonas.
Jasper terdiam. Meeting virtual itu bisa menunggu. Sebenarnya, dia tidak punya pekerjaan mendesak sama sekali.
Jasper hanya ingin bersama mereka. “Meeting bisa ditunda.”
“Jangan, Jasper. Kau lakukan pekerjaanmu, dan aku akan lakukan pekerjaanku,” jawab Chloe sambil tersenyum, meskipun sebenarnya dia sedikit kesal pada Jasper karena seperti sedang mengulur hubungan mereka hingga menjadi tak jelas.
“Oh … baiklah,” katanya akhirnya, rasa kesal yang tidak masuk akal menyerangnya. “Bersenang-senanglah.”
Chloe, dengan Jonas sekarang digendong di pinggulnya, menoleh dan memberinya senyuman hangat. “Kami akan di belakang. Panggil jika butuh apa-apa.”
Dan mereka pun pergi. Jasper mendengar pintu kaca geser terbuka, lalu tertutup.
*
*
Dari atas, Jasper bisa melihat mereka. Chloe membentangkan selimut di bawah pohon yang bunganya sedang bermekaran.
Dia dengan hati-hati meletakkan Jonas yang sudah bisa duduk. Jonas langsung tertarik pada sehelai daun yang jatuh, mencengkeramnya dengan tangan mungilnya.
Chloe duduk bersila di sampingnya, memandanginya dengan tatapan yang begitu penuh cinta sehingga membuat Jasper tersenyum.
Dia melihat Chloe mengangkat Jonas, menciumi pipinya yang tembam, lalu menelentangkannya di selimut dan menggelitik perutnya.
Tawa Jonas yang jernih dan riang mencapai telinga Jasper. Itu adalah suara paling indah di dunia, dan dia ada di sini, terpisah dari mereka.
Rasa kesal yang mulai datang di dalam hatinya. Kenapa dia tidak diajak? Bukankah mereka sebuah tim? Kenapa Chloe terlihat begitu lengkap tanpa dirinya?
Tanpa berpikir panjang, Jasper mengakhiri meeting virtualnya dan berjalan menuju pintu balkon. Dia tidak bisa menahan diri. Dia harus berada di sana bersama mereka.
*
*
Saat akhirnya dia melangkah keluar, wajahnya masih membayangi rasa kesal yang dia rasakan. Chloe, yang sedang membantu Jonas meraih mainannya, menoleh.
Senyumnya sedikit memudar saat dia melihat ekspresi Jasper.
“Ada apa? Meeting-mu selesai?” tanyanya.
“Belum,” jawab Jasper pendek, duduk di atas selimut di sebelah Jonas. “Aku hanya butuh udara segar.”
Suasana berubah. Jonas, merasakan ketegangan, mengeluarkan suara merengek dan merangkak ke pangkuan Chloe.
“Lihat, Sayang,” bisik Chloe, mengalihkan perhatian. “Ada kupu-kupu!”
Tapi Jasper tidak bisa mengalihkan perhatiannya dari perasaan tersingkirnya. Dia memperhatikan bagaimana Jonas dengan mudahnya bersandar pada Chloe, mencari kenyamanan padanya, bukan pada dirinya.
“Dia selalu lebih memilihmu. Apakah dia sedang marah dan tidak cinta padaku?” ucap Jasper tiba-tiba.
Chloe menatap Jasper lalu tertawa pelan. “Ya, dia marah padamu.”
Lalu Chloe memeluk Jonas lebih erat. “Jasper, dia bayi. Bayi memiliki ikatan yang sangat kuat dengan pengasuh utamanya. Itu alami. Itu tidak ada hubungannya dengan cinta.”
“Atau kau yang marah padaku, Chloe?”
Chloe mengernyit. “Aku marah padamu? Karena apa?”
“Entahlah, mungkin kau kesal padaku atau …”
Tiba-tiba ada pelayan datang menghampiri mereka. “Nona Chloe, ada tamu untuk anda.”
Jasper menoleh dan keningnya berkerut. “Siapa, Bibi?”
“Temanku, Jasper. Kau bisa pegang Jonas dulu? Aku akan menemuinya dulu,” kata Chloe sambil menyerahkan Jonas pada Jasper.
“Sayang, kau ikut daddy dulu, oke? Mommy hanya pergi sebentar,” bisiknya pada Jonas yang tangannya mulai sibuk dengan mainannya lagi.
Lalu Jasper menggendong Jonas dan kemudian Chloe berbalik pergi. Jasper memanggil pelayannya lagi.
“Bibi, tunggu!”
“Ya, Tuan?”
“Siapa yang datang? Mia?” tanya Jasper.
“Bukan … dia bilang namanya Robert,” jawab pelayan.
“Robert? Untuk apa dia kemari?”
“Maaf, Tuan, saya tidak tahu.”
Lalu Jasper pergi menyusul Chloe ke dalam. Dia ingin tahu siapa yang menemui Chloe dan untuk urusan apa.
Ada sesuatu di dalam hati Jasper yang merasa tak suka jika ada pria yang mengunjungi Chloe.
Dulu aja gengsi mengakui perasaan cintanya pada Chloe😄
Dan skrg Jasper Chloe sudah punya 3 Anak lelaki😊
Tinggal menunggu kisah Jonas versi dewasa kak Zarin 🙏