davindra Shaquille adijaya ,,, adalah seorang anak tunggal dari Narendra adijaya yang terkenal sebagai mafia kejam di seluruh jagat raya dunia hitam,
ia selalu menjadi anak kebanggaan ayah nya ,namun sejak ibu nya meninggal Narendra adijaya menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki satu anak , Gilbert Robert adalah saudara tirinya ,sejak saat itu kehidupan Davindra mulai berubah , kepercayaan sang ayah yang mulai memudar , kasih sayang sang ayah yang mulai luntur dan terbagi, membuat davindra tumbuh menjadi seorang yang keras kepala dan tidak mau mengalah ,,
di masa remaja nya ia menyukai gadis yang bernama
Aurora zahera ,gadis cantik dan manis yang membuat hari hari nya berwarna ,namun warna itu seketika hilang Ketika Aurora pergi dan pindah ke luar negeri ,,
mungkin kah mereka akan bertemu kembali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pembajakan kapal
" dokter Adam itu baik"
" iya ,,saya bisa lihat ,apa lagi sama kamu"
"Bisa kita makan sekarang ,saya lapar " ucap Aurora
" oh iya , silahkan ,,,"
Aurora memulai makan nya, sementara Davin hanya memandangi nya
" kenapa lihat saya begitu?"
" tidak apa apa ,saya hanya senang melihat mu"
" saya merasa tidak nyaman, kalau anda melihat saya seperti itu"
" oke ,,oke,,,maaf"
" oh iya Ra , gimana kabar Tante kamu?"
Aurora terdiam
" kenapa Ra?"
" Tante sama om saya,,,,," ia tak melanjutkan ucapan nya
" ada apa, kenapa Tante sama om kamu?"
" oh iya saya udah selesai makan nya , sepertinya saya gak bisa tidur di sini"
" eh nggak ,,oke kalau kamu gak nyaman kamu gak usah cerita ,gak apa apa,tapi saya mohon ,ini udah tengah malam ,gak mungkin saya biarkan kamu pulang jam segini, yaudah sekarang kamu istirahat saja ,biar nanti saya tidur di sini "
" oke,, terimakasih ,makan malam nya "
" iya sama sama"
Aurora pun kembali ke kamar .,,
Tak lama suara ponsel Davin pun ber dering
" Raka,mau ngapain dia"
" hallo Raka ,ada apa ,kita baru bertemu loh barusan"
" gawat pak"panik Raka
" gawat kenapa?"
" 6 kapal pesiar kita di bajak "
" apa, serius kamu ,ko bisa?"
" pak kita harus segera ke pulau Raven wood sekarang "
" oke ,kita berangkat sekarang ,"
Davin mengambil jaketnya dan menghampiri Aurora ,namun ia melihat Aurora sudah tertidur pulas , perlahan ia menghampiri nya dan berbisik.
" saya pergi sebentar ya ,," ucap nya ,lalu mengecup kepala gadis itu, setelah nya ia pun langsung pergi bersama Raka menuju pelabuhan Oceanic
pulau Raven wood adalah pulau rahasia milik perusahaan Aurora Oceanic,
di mana tempat para kapal pesiar di simpan di sana sebelum akhirnya menuju pelabuhan,
" Raka ,di mana mereka di bajak , bagaimana bisa ,bukan kah pengawalan sudah di tingkat kan?"
" mereka di bajak di laut selatan ,ketika akan menuju taman anggrek,
" bagaimana para penumpang dan para awak kapal nya?"
" mereka mengalami trauma ringan,,
" berikan ganti rugi pada mereka atas hilangnya barang barang mereka"
" baik pak "
" Raka ,kita ke pelabuhan dulu , sebelum ke pulau Raven wood "
" baik pak"
tak lama mereka pun sampai ke pelabuhan , kedatangan mereka di sambut hangat oleh para keamanan di sana
"selamat malam pak " sapa mereka
" mana ringgo" tanya Davin
Ringgo adalah ketua keamanan di sana
tak lama seorang pria muda pun datang,, ia terlihat sangat gagah .
" selamat malam pak"
" gak usah basa-basi , kenapa bisa sampai kena bajak ,saya sudah bilang untuk meningkatkan pengamanan, bagaimana kinerja kalian " bentak Davin
Ringgo pun langsung menunduk ,
" maaf pak ,"
" saya gak butuh maaf "
" saya mau kalian waspada "
" kamu ,bereskan semua kekacauan ini , saya gak mau ada trauma yang berlebih pada menumpang dan para awak kapal" tegas Davin
" baik pak "
" yakin kan mereka untuk selalu merasa aman, di mana mereka sekarang?"
" mereka sudah sampai di taman anggrek pak" jawab ringgo
" berikan pelayanan yang terbaik untuk mereka dan jangan sampai berita ini bocor ."
" siap pak, kalau begitu saya permisi pak"
tak lama ponsel Raka berdering
" hallo "
" hallo pak Raka ," jawab seseorang di sebrang sana
" maaf pak Raka ,saya dapat informasi terkait pengeboman kapal kemarin ,dan ternyata Adi jaya group terlibat "
" apa , baik , terimakasih informasinya "
Raka pun menutup telponnya kembali
" ada apa Raka ?" tanya Davin
" maaf pak ,ada informasi terkait pengeboman kapal kemarin ,dan Adi jaya group terlibat "
" maksud kamu , Adi jaya group perusahaan papa saya?"
" iya pak,,"
Davin mengerat kan gigi nya ,,
" Raka ,,kita harus balas mereka "
" maksud bapak?"
" kita akan memberikan pelajaran pada mereka,dan jika sampai mereka terlibat lagi dalam pembajakan ini ,saya janji ,tidak ada kata anak dan ayah lagi " nafas nya memburu cepat
" pak , tenang dulu ya ,kita akan bicarakan ini besok bersama profesor Lukas "
" ada informasi apa lagi Raka?"
" untuk sementara itu pak"
" baik ,ayok kita pulang "
" kita gak jadi ke pulau pak?"
" besok saja , Aurora sendiri di apartemen "
" oke pak"
Mereka pun akhirnya memutuskan untuk pulang ke apartemen.
Di sebuah perusahaan lain ,seseorang sedang tersenyum puas sambil mengisap nikotin .
" Davindra , tunggu saja kehancuran mu " monolognya
ia mengambil ponselnya dan menelpon seseorang.
" hallo , bagaimana hasil tangkapan kalian ,?"
" hasilnya sangat banyak bos ,"
" amankan besok pagi saya akan ambil,dan jangan ada yang menyentuh "
" siap bos "
Pria itu pun mematikan sambungan telponnya.
" ternyata tidak sulit mencuri di kapal mu Davin " monolog nya
dia mengetik sebuah pesan di ponselnya dan tertawa
" hhhhh"tawa nya
mika mondar-mandir di kamar nya ,sejak tadi dia khawatir karena tidak mendengar suara pintu Aurora di buka ,dia takut terjadi apa apa pada Aurora , karena jika sampai terjadi apa apa padanya ,mika lah orang pertama yang akan di tanyain.
" duh,, kemana sih tu anak ,,, kalau gini kan gue juga yang repot "
Tak lama suara kaki terdengar ke arah pintu apartemennya, perlahan ia mendekat dan menempel kan telinga nya"
Dan brak!
" kamu ,,,,,?"
"siapa lho"
Perlahan seseorang itu mendekat dan mencekik leher mika
" awww, lepas " ucap nya terbata
" kamu harus bantu saya"
" mm maksud lho"
" bantu saya untuk hancurkan Davindra lewat Aurora "
" gu gue gak ngerti "
" kamu teman dekatnya Aurora Zahira kan?
" i iya tapi ,,,,,
" kamu harus buat hidup Aurora menderita agar Davin bisa lebih fokus pada masalahnya "
" tapi ,,gue,,,"
" lakukan ,atau kamu akan lihat mayat Kedu orang tua mu "
" tidak ,, jangan ,,, jangan sakiti orang tua gue"
" kalau begitu lakukan apa yang saya perintahkan "
" ba,,,baik ,,tapi ,,,"
" tidak ada tapi tapi ,, kalau kamu mau keluarga mu selamat " ancam nya
" baik ,saya akan lakukan itu" jawab mika
" good , ikuti perintah saya nanti.
Orang itu pun pergi dari kamar mika,
" maafin gue ya Ra , monolognya
Suara ponsel Mika pun berdering ,dan ternyata mama nya menelpon ,mika langsung mengangkat dan panik.
" hallo ma ,,mama gak apa apa kan?" tanya mika panik
" mama gak apa apa nak, kenapa,ko kamu panik gitu "
" ehh ,,gak apa apa ma,,mama ada apa nelpon tengah malam gini ?"
Mama mau bicara serius sama kamu ,besok kamu bisa pulang dulu?"
" bisa ma, Nanti selesai kerja aku pulang ya "
" oke sayang,mama tunggu ya"
iya ma,"
" kamu istirahat gih ,"
" iya ma"
Mika pun langsung menutup telponnya
" semoga apapun yang gue lakukan ke lho nanti ,lho gak benci sama gue Ra ,maaf ,gue harus egois ,lho udah ngambil perhatian dari orang yang gue suka ,dan gue juga gak mau terjadi apa apa sama orang tua gue"
Tingg!
Satu pesan dari orang yang tak di kenal
" lakukan rencananya besok"