NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Alana 2

Takdir Cinta Alana 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Cute

******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. TCA 2

━━━━━━♡♥♡━━━━━━

"lho Hen mana Helen?" tanya Vino dan Chan hanya menatap kearah Mahendra yang terlihat tak enak hati saat Vino menanyakan keberadaan putrinya.

"Dia pergi bersama Riski." jawab Hendra.

Alan yang tak sengaja ada di dekat situ mendengar jika Helen lebih memilih pergi bersama Riski dari pada datang keacara yang di adakan keluarga.

"Ya susah ayo gabung." ajak Vino.

Setelah acara makan malam bersama keluarga besar selesai, satu persatu mereka semua pulang dan saat semua orang akan pulang mereka tak sengaja melihat kearah Helen yang baru pulang bersama dengan Riski. Chan menarik nafas saat melihat keponakan nya baru pulang bersama Riski.

"Mahendra, abang bukan mau ikut campur urusan mu dan putri mu tapi setidaknya lihat jam berapa dia pulang ini sudah jam 11 malam Hen, gak baik anak gadis pulang selarut ini, dia gadis kalau ada apa- apa keluarga kita semua akan malu." ucap Chan.

"Iya aku paham Chan, akan aku kasih dia pengertian." jawab Hendra.

Mahendra benar - benar tak habis pikir apa yang dilakukan putrinya mengabaikan acara keluarga demi keluar bersama Riski.

"Jam berapa besok pegi Lan?" tanya Ken.

"Lupa bang, nanti Alan lihat jadwal tiket nya, nanti Alan kirim pesan ke abang." jawab Alan.

Saat semua orang sudah pulang Adit dan Vina mengajak Alan untuk masuk, sedangkan semua bekas makan di bersihkan oleh asisten rumah tangga yang selalu datang tiap hari untuk membantu pekerjaan rumah Vina.

Di rumah Mahendra yang baru pulang dengan berjalan kaki melihat Riski duduk di teras rumah nya dan langsung mendekat kearah Helen.

"Malam om." sapa Riski dengan ramah.

"Hemm...! Kamu tau ini sudah jam berapa Riski dan jam berapa kalian pulang. Apa bagus di lihat tetangga sudah tengah malam kamu masih berada di rumah gadis." ucap Mahendra dengan tatapan dingin.

"Maaf om kalau begitu aku pulang dulu." ucap Riski.

"Tunggu dulu!" cegah ayah Helen.

Helen yang melihat wajah ayah nya yang berubah dingin dan tatapan tajam hanya bisa diam dan melirik kearah Riski yang menghentikan langkah nya untuk pulang.

"Dengar Riski jika kamu ingin mengajak Helen pergi saat sore dan pulang lah sebelum magrib bukan pulang tengah malam. Gak wajar jika kalian pergi berdua dan pulang sampai larut malam, jika terjadi sesuatu dengan Helen apa kamu mau bertanggung jawab masa depan Helen masih panjang dan dia dari keluarga Admaja." ucap Mahendra.

"Iya om aku paham kalau begitu aku pamit pulang dulu om, assalamu'alaikum." salam Riski.

"Waalaikumsalam." jawab Mahendra dan Helen bersamaan.

Setelah kepulangan Riski, Mahendra langsung mengajak putrinya untuk masuk dan menegur Helen secara baik - baik.

"Dengar Helen kamu putri tunggal ayah dari keluarga Admaja dan keluarga Prayuda, kita semua masih ada ikatan saudara Helen dengan keluarga Alana, contoh lah Alan dia berusaha ingin membuat kedua orang tua nya bangga, ayah ingin kamu fokus dengan sekolah mu Helen, ayah gak mau kamu salah pergaulan Len kamu gadis, gak baik pergi malam - malam dan pulang larut malam. kamu lihat Alan gak pernah keluar malam contoh lah kakak mu." ucap Helen.

"Maaf ayah, maaf sudah buat ayah cemas Helen janji gak akan pulang larut malam lagi. dan akan fokus pada sekolah." jawab Helen.

"Sudah istirahat lah. ini sudah malam." ucap Hendra.

Hendra memang tak mengatakan apapun tentang kepergian Alana karena dia mengira putri nya tau tentang kepergian Alana.

*******

Saat sore hari Alan sudah bersiap untuk pergi ke bandara dan dia juga semalam sudah mengirim pesan ke Saga dan Ken tentang kepergian sore hari.

Saat sampai di bandara Alan pamit ke semua orang kecuali dengan Helen dan juga Riski yang tak tahu jika Alan akan pergi selama 2 tahun ke negri orang.

"Ayah bunda Alan pamit ya, bunda jangan sedih nanti kalau sudah sampai Alan langsung telpon." ucap Alana setelah berpamitan kesemua orang.

"Iya kamu di sana baik - baik ya jangan keluar malam hari, jika ingin pergi siang hari ya." ucap Vina.

"Iya bunda Alan gak akan luar malam." ucap Alan sambil memeluk kedua orang tuanya.

"Ingat walau kamu jauh dari pantauan orang tua dan semua keluarga jangan tinggalkan sholat ya, di mana pun kamu berada mau itu luar negri atau bukan kamu tetap punya kewajiban." ucap Adit ayah Alan.

"Iya ayah Alan gak akan ninggalin sholat walau sesibuk apapun Alan." jawab Alan dengan tersenyum kecil.

Setelah semua keluarga mengantar Alan pergi, mereka pulang karena kerumah masing - masing, saat sampai di rumah Mahendra sengaja duduk di teras menunggu kedatangan putri yang belum pulang sejak pagi dari sekolah.

Saat dia duduk seorang diri dia melihat putri nya baru pulang bersama dengan Riski dan melihat Riski langsung pulang kearah rumah nya. Sedangkan Helen yang melihat ayah nya ada di teras rumah berjalan perlahan mendekat kearah sang ayah yang ada di teras rumah.

"Assalamu'alaikum ayah." Salam Helen.

"Waalaikumsalam, kamu dari mana Len?" Tanya Mahendra.

Helen yang akan masuk kedalam rumah langsung berhenti saat mendengar pertanyaan ayah nya.

"Dari sekolah ayah lihat pengumuman." Jawab Helen.

"Kamu tau kan hari ini kakak kamu Alan pergi ke malay untuk beberapa tahun, harus nya kamu ikut mengantar dia Helen ayah benar - benar kecewa dengan sikap kamu, dia yang dulu sangat menyayangi mu sekarang pergi tanpa melihat mu." ucap Mehendra.

"APA...! Kok kak Alan gak cerita sama Helen kalau dia mau pergi. Kak Riski juga gak cerita apa - apa tentang kak Alan yang pergi, kenapa gak ada yang bilang sama Helen, bang Saga dan bang Ken pun gak cerita apa - apa ayah, kenapa kalian gak kasih tau Helen?" Tanya Helen.

"Kamu nanya sama ayah nak? Ayah kira kamu tau tentang kepergian kakak mu karena kamu dan dia dekat, Dengar nak sejak kamu bersama dengan Riski kamu sudah tak ada waktu lagi untuk kumpul bersama dengan keluarga, saat keluarga besar kumpul makan malam bersama di rumah bunda Vina, kamu malah milih makan malam bersama dengan Riski. Saat ayah mau mengatakan alasan makan malam kamu malah pergi begitu saja." ucap Mahendra.

Helen terdiam dia mengingat dengan jelas semalam saat ayah nya mengajak nya untuk kerumah bunda nya Alana dia menolak tanpa mendengar alasan ayah nya mengajak nya. Helen terdiam dengan wajah yang menunduk karena merasa bersalah telah abai terhadap keluarga nya demi kebahagiaan diri nya sesaat.

"Ayah maafin Helen, Helen benar - benar menyesal ayah. Helen gak tau kalau kak alan akan pergi." Ucap Helen dengan air mata di pipi nya.

"Kamu harus nya bisa melihat dari mata Alana, Helen dia juga mencintai Riski, apa kamu tidak bisa melihat itu di mata kakak mu sendiri ada cinta yang besar untuk pria yang sama?" Tanya Mahendra.

Helen terdiam dia mencoba mengingat semua kejadian saat dia bersama dengan Riski, Alana selalu menghindar dengan wajah yang sedih dan tertunduk.

"Kak Alan.....! Maafin  Helen....!" Tangis Helen pecah saat dia ingat perubahan sikap Alana.

Helen menangis dengan memeluk tubuh nya sendiri dan Mahendra yang kecewa dengan sikap putri nya memeluk putri tunggal nya.

"Sudah lah jangan menangis percuma di sesali Alan sudah pergi ke malay." Ucap nya.

"Ayah... Helen sudah jahat sama kak Alan ayah....! Helen sudah buat kak alan kecewa." Tangis Helen bertambah jadi saat ayah nya memeluk nya.

"Sudah jangan nangis lagi nanti kamu minta nomor ponsel Alan saat dia sudah sampai. Perjalanan nya satu jam dari indo ke malay. Paling menghabiskan waktu dua jam untuk kesana." Ucap Mahendra dengan menghapus air mata putri nya.

Setelah tenang Helen kembali ke kamar nya saat di kamar dia berbaring dengan menatap langit kamar mengingat sikap nya terhadap semua orang saat dia bersama dengan Riski.

"Maafin Helen kak yang gak bisa merasa kesedihan kakak." Batin Helen dengan air mata yang menetes di pipi nya.

Bersambung....!!

━━━━━━♡♥♡━━━━━━

1
Ratih Tyas
kok kurang sreg sama sifat Radit ya
Ani Rohayani
makin seru nih yang Alana cemburuan 🤣
Ani Rohayani
lanjut aja lan siapa tahu kamu sama Radit cocok nggak masalah dia duda masih muda ini
Ani Rohayani
syukurlah Alana. udah move on dari riski
Ratih Tyas
semoga Radit tulus sama Alan
Anan Sah
😍😍😍
Ani Rohayani
alana jangan sampai kamu kecewa lagi sama laki laki
Anan Sah
😍😍😍
Estri Gunyani
alana masih polos banget sm cowok
Estri Gunyani
semangat alana kamu pasti bisa
Estri Gunyani
Alana hati2 ya jangan asal kenal cowok di dm
Estri Gunyani
alana beruntung banget semua abang suka dan sayang alana
falea sezi
np. di bahas peran pendukung harusnya full Alana lah yg peran pendukung dikit aja
Anan Sah
😍😍😍
Ratih Tyas
Saga cemburu sama Ken wkkwk
Ratih Tyas
Saga kesemsem sama Humaira🤭
Nina Ananda
syukurlah alana udah lupain perasaan nya sama Riski kalau nggak mungkin dia bakalan makan hati terus liat Riski sama Helen barengan, mana mereka gak peka lagi sama perasaan nya alana😒

wihh kelakuan Ken bikin semua keluarga besar nya pada penasaran, kalau sampai saga tau bakalan ngamok nggak ya sama ken😅😂
Nina Ananda
wahh jadi ikut penasaran juga, apa yang bakalan terjadi sama alana ke depannya, moga aja gak bakalan ada sesuatu yg bikin Alana sakit hati lagi😔
Anan Sah
😍😍😍
Ani Rohayani
syukurlah Alana udah pulang ke Indonesia biar nggak temenan lagi sama c aida
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!