Belum Direvisi 🙏🙏🙏
Selain menceritakan kisah cinta seorang gadis biasa "Alya"... Novel ini berlatar belakang spot-spot wisata di Yogyakarta.
🍁🍁🍁
Alya seorang gadis yang sangat polos dan disayangi oleh semua sahabatnya. Namun dalam hal berpacaran dia memiliki prinsip yang kuat.
Prinsip Alya yang demikian membawanya pada kisah cinta yang penuh liku dan ujian.
Mungkinkah seorang gadis biasa "Alya" akan memperoleh kebahagiaan dari cinta sejati yang ia harapkan? Yuk ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayuwidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sehari Bersama Sahabat
(Bisikkan doaku dalam butiran tasbih....) suara nada dering ponselku terdengar, rupanya ada panggilan dari Big Boss.., Arif.
👧 : "Assalammu'allaikum, ada apa Rif?"
👦 : "Wa'allaikumsalam, aku sudah di Jogja Al."
👧 : "Syukur Alhamdulillah."
👦 : "Besok bisa libur kerja?"
👧 : "In shaa Allah aku usahakan."
👦 : "Kita main lagi yuk...!! Ke Taman Sari.
Ajak yang lain juga...!"
👧 : "Ok, nanti aku kirim pesan ke mereka."
👦 : "Siiipppp, makasih Al.."
👧 : "Masama Big Boss..., hhehe."
👦 : "Assalammu'allaikum Al."
👧 : "Wa'allaikumsalam."
Setelah menutup panggilan telepon dari Arif, aku langsung mengirim pesan ke semua sahabatku, mereka dengan cepat membalasnya, namun ternyata besok tidak ada satu pun yang mempunyai waktu luang untuk pergi bersama ke Taman Sari.
Aku mengirim pesan ke Arif,
19.15] Lapor Boss, besok tidak ada yang bisa ikut ke Taman Sari.
19.30] Ya sudah, kita pergi berdua saja
19.35] Baiklah
19.40] Aku jemput kamu jam 09.00 ya Al?
19.45] siappp
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Pukul 08.30 wib aku selesai berdandan, dan bersiap-siap menunggu jemputan Arif. Tak lupa aku mengirim pesan ke mas Abi, jika hari ini akan pergi hanya berdua dengan sahabatku itu.
Entah mengapa, sejak mengenal mas Abi.., seolah-olah aku mempunyai kewajiban melaporkan semua kegiatanku pada pria itu. Memang sedikit berlebihan, tapi aku merasa nyaman dan terlindungi apabila mas Abi tahu, aku sedang apa.., aku pergi dengan siapa...
"Assalammu'allaikum.., Al.." Terdengar suara yang familiar itu mengucapkan salam, dari luar rumah...
Aku bergegas membukakan pintu..., terlihat Arif sudah berdiri di depan sambil menebarkan senyuman manis..
"Wa'allaikumsalam.. Masuk dulu Rif...!!"
"Okey Al.." Arif berjalan di belakangku.
"Duduk dulu..!! Mau aku buatkan minum Rif..?"
"Enggak usah Al, kita langsung ke Taman Sari aja, atau ke mana..? Terserah kamu.."
"Lohh.., kan kamu yang mau pergi ke sana Rif..?"
"Aku cuma beralasan Al.., biar bisa pergi bersama seperti dulu.., tapi sayang semua sahabat kita tidak ada yang bisa..., hufttt..."
"Mmmm..., bagaimana kalau kita ke rumah Rudy..?? Katanya dia sakit.., makannya nggak bisa ikut.."
"Hmmm..., boleh juga.., skalian kita njenguk dia.."
"Huum.., rumah Rudy dekat persawahan dan pemancingan, kita bisa memancing di sana seharian Rif..."
"Ide brilian Al..., hhhehe..."
"Idenya siapa dulu donk..?? Alyaaaa..., hhhhehe.."
"Hhhhaha, iya...iya.. Oya Al.., akhirnya aku memenuhi janjiku lima tahun yang lalu..., untuk berkunjung ke rumahmu.."
"Iya.., saat itu seolah kita tidak akan bertemu lagi Rif.." Ucapku mulai berkaca-kaca.
"Sudahlah Al.., jangan bersedih lagi...!! Aku sudah ada di hadapanmu sekarang..., hhehe..."
"Iya Rif.., Alhamdulillah..."
"Mana ibu dan adik2mu..?"
"Mereka sedang pergi ke pasar Beringharjo."
"Owhh... Ya sudah.., kita berangkat sekarang...!!"
"Baiklah Tuan Muda..."
********************
Arif berjalan terlebih dahulu untuk mengambil motor. Kemudian dia menuntunnya sampai tepat dihadapanku.
"Ayo Al, buruan naik..!!"
"Okey Rif..."
Arif mulai melajukan motornya dengan kecepatan sedang.
Kami menikmati perjalanan dengan bercerita tentang kenangan di SMA, tentang perjuangan Arif ketika di Jerman, dan tentang keluargaku...
Tak terasa kami sampai di depan rumah Rudy. Rumah yang sederhana, namun halamannya sangat luas. Rumah Rudy dikelilingi beberapa pohon kelapa yang menjulang tinggi, dan banyak sekali buahnya. Di samping kiri rumah, ada dua kolam ikan.
Sedangkan di sisi kanan rumah Rudy, terhampar sawah yang sangat luas.... Seketika aku menikmati kesejukkan udara di tempat ini...
"Alya..., Arif..." Terdengar suara seseorang mengejutkan kami. Rupanya Rudy sudah berdiri di depan rumahnya.
Aku segera melangkah ke arah Rudy.., diikuti oleh Arif.
"Hei bro.., kata Alya kamu sakit.." Ucap Arif sambil menjabat erat tangan Rudy.
"Iya aku sakit..., tapi boong..., hhhahaha.."
"Huhhh.., dasar kamu Rud..., ketularan komandanmu yang super usil itu ya..??"
"Hhhaha..., sebenarnya kami bersepakat, agar kalian bisa pergi berduaan..., ehh..malah nggak taunya ke sini..."
"Kalian dari dulu enggak berubah ya keusilannya, seneng bangettt bikin aku gemes..." Ucapku dengan nada sebal..
"Tapi senengkan Alll....?? Hhhhaha..."
"Huuuhhhh..., dasar Rudy, sudah terkontaminasi kebiasaan Aldi...."
"Hhaha....." Arif dan Rudy tertawa lebar mendengar ucapanku...
"Oiya.., nanti aku mau mancing di kolam ikanmu ya Rud..?"
"Silahkan Big Boss.., kalau mau menikmati kesegaran kelapa muda juga ada lho..."
"Dengan senang hati.., tapi kamu ambilin ya kelapanya...!! Aku nggak bisa ngambilnya.."
"Siap Rif.., kalian duduk dulu..!! Aku buatkan teh.., sekalian aku bawakan alat pancingnya juga.."
"Okey Rud, makasih ya.."
"Sama2 Big Boss..." Balas Rudy sambil berlalu ke dapur...
💖💖💖💖💖
"Arif....., Alya, nich tehnya sudah siap..., buruan diminum, trus kalian mancing berdua..!!"
"Maksudmu apa Rud..?"
"Hhehe.., biar kalian romantis Al..., ehhh maksudku...., aku nggak ikut mancingnya ya, mo ambilin kelapa buat kalian berdua..."
"Hmmm..., mulai lagi..."
Aku mulai meminum teh nasgitel buatan Rudy.. "Pinter juga Rudy membuat teh senikmat ini...." Batinku..
"Al.., yukk kita ke kolam ikan..!!" Ajak Arif penuh semangat.
"Baiklah..."
Kami berjalan menuju kolam ikan.... Mata Arif tampak berbinar ketika melihat ikan nila yang berukuran besar-besar.
Kami duduk bersebelahan, Arif mengajariku cara menggunakan pancing. Berjam-jam kami menikmati suasana itu.
Ketika waktu Dzuhur tiba, kami berhenti melakukan aktivitas memancing dan bergegas menuju Mushola yang berada di seberang rumah Rudy.
Kami mengambil air wudhu.., kemudian melaksanakan sholat berjamaah.
Sepulang dari Mushola, Rudy sudah menyiapkan beberapa buah kelapa muda di atas meja yang ada di teras rumahnya.
"Yukkk.., silahkan dinikmati kelapanya..!!"
"Makasih Rud.." Jawabku dan Arif bersamaan.
Kamipun mulai menyesap air kelapa dengan pipet.
"Gimana.., segerkann...?"
"Wuihhh..., suegerrrr banget Rud.." Jawab Arif dengan mantap.
"Al.., setelah ini kita ke mana..?"
"Pulang aja ya Rif.."
"Mampir ke rumahku dulu ya Al.."
"Terserah kamu ajalah Rif..."
"Cie....., yang mau berduaan.." Kata Rudy, menggoda.
"Uhukkk..., uhukk.." Aku tersedak mendengar perkataan Rudy yang terdengar konyol itu.
"Kenapa Al..?"
"Nggak apa2 Rif, cuma tersedakk.."
"Syukurlah kalau begitu..."
"Rud..... Kami mau pamit nich..."
"Okey Rif.., jaga sahabatku ini baik-baik ya.. dan jangan dinakalin..!!" Ucap Rudy sambil melirikku.
"Siap.., aku akan menjaga tuan putri dengan senang hati..., hhhehe.."
"Yasudah Rud, kami pamit dulu ya.. Makasih untuk kelapa dan ikan nilanya.." Ucapku sambil beranjak dari duduk, dan diikuti oleh Arif...
"Masama Al... Oiya, ikannya dibawa ya Al..!! Ni dah digoreng sama adikku.."
"Okey.., makasih ya Rud, sering2lah menyedekahkan ikan nilamu.., hhhehe..."
"Huuhhh dasar Alya..."
"Asalammu'allaikum Rud..."
"Wa'allaikumsalam Al.. Hati2 ya kalian di jalan..!!"
"Iya..." 😉😉😉
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Jangan lupa like, koment, beri rate 5..agar author lebih bersemangat 😉😉😉
bagus bnget critanya..../Good/