NovelToon NovelToon
Kontrak Pernikahan Season2

Kontrak Pernikahan Season2

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:15.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: samudra lee

Pratama Attarilah Putra Wijaya (Tama), adalah seorang yang usil dan jahil. Sejak kecil dia sering menjahili anak dari sahabat ibunya, Kiara. Akankah kejahilan itu terus berlanjut dan menumbuhkan cinta?

Mikhaila Azzariyah Putri Wijaya(Mikha), dia lahir lebih lambat 2 menit dari saudara kembarnnya Tama. Mikha yang memiliki sifat lugu dan polos bertemu dengan seorang pemuda bernama Dion Sebastian yang memiliki sifat jutek dan temperamental. Dan suatu kesalah pahaman membuat mereka terpaksa harus menikah. Akankah keduanya saling jatuh cinta, ketika ternyata di hati Dion sudah ada wanita lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Tama menghampiri Kiara yang sedang duduk, dia duduk di sebelah Kiara sambil memberikan gelas berisi jus jeruk di tangannya.

"Minumlah!" seru Tama sambil menyodorkan gelas di tangannya tanpa menatap ke arah Kiara.

"Terimakasih," ucap Kiara. Dia menerima minuman yang di berikan oleh Tama. Kiara meneguk minuman tersebut hingga habis.

"Tam..," belum sempat Kiara menyelesaikan ucapannya, Tama sudah meninggalkannya seorang diri.

"Kenapa hatiku terasa sesak saat Tama menjauhiku. Bukankah ini yang aku mau," Kiara membatin.

Kiara menatap ke arah Tama yang kini sudah berjalan meninggalkandirinya, kini dia sedang berbincang dengan saudara sepupunya yang lain.

"Kiara, bukankah ini keinginanmu? Mungkin kamu merasakan begini karena kamu belum terbiasa saja," lirih Kiara lagi.

"Kia, jangan ragu dengan keputusan yang sudah kamu ambil. Kamu pasti akan terbiasa dengan semua ini." Kiara tersenyum kecut, baru sehari Tama menjauhinya hatinya terasa benar-benar merasa sesak.

"Apa sebenarnya aku sudah mencintai dia?" lagi-lagi Kiara berperang dengan perasaannya sendiri. "Tidak! Kia, kamu adalah pacar Zeno. Titik!"

Kiara memilih untuk pulang sebelum acara berakhir, dia tidak ingin keputusan yang telah dia ambil menjadi goyah saat hatinya merasakan sakit ketika Tama benar-benar menjauhinya.

*****

Acara makan malam itu pun terbilang sukses. Bintang dan para sahabatnya merasa puas karena bisa kembali berkumpul setelah sekian lama. Apalagi sudah lebih dari satu tahun, mereka tidak pernah berkumpul karena kesibukan masing-masing.

Waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam, Ana bersama Alea anaknya serta Alex suaminya, berpamitan untuk pulang.

"Bi, kita duluan ya! Semoga lain kali kita bisa berkumpul seperti ini," ucap Ana setelah memeluk sahabatnya.

"Semoga ya, An. Aku juga senang bisa berkumpul dengan semuanya," jawab Bintang sumringah.

Setelah Ana berpamitan, kini giliran Dewi dan keluarganya yang berpamitan.

"Aku pulang ya, Bi. Terimakasih untuk makan malamnya," ucap Dewi.

"Aku juga berterimakasih karena kalian mau datang," balas Bintang. "Ohya, di mana Kia?"

"Dia sudah pulang duluan tadi, katanya tidak enak badan," jawab Dewi.

Ana dan Dewi juga berpamitan dengan Dinda dan Harry yang sudah berdiri di depan pintu.

"Semoga perjalanan kalian besok lancar ya," ucap Dewi kepada Dinda dan Harry.

"Amiinn, semoga kita juga bisa berkumpul seperti ini lagi." ucap Dinda.

Usai berpamitan Ana, Dewi beserta keluarganya pun meninggalkan kediaman Wijaya.

Dua mobil mewah yang di tumpangi Ana dan Dewi, keluar dari halaman parkir keluarga Wijaya. Setelah mobil-mobil tersebut tidak lagi terlihat Bintang dan yang lainnya segera masuk ke kamar masing-masing.

*****

Keenan dan Mikha langsung pergi menemui Tama di kamarnya, mereka ingin tahu apa yang terjadi antara dirinya dan Kiara.

"Ngapain kalian disini? Ini sudah malem!" Tama yang baru saja naik ke atas tempat tidurnya merasa terganggu dengan kehadiran dua saudaranya tersebut.

"Tam, apa yang terjadi antara kamu dan Kia? Kenapa sikap kalian aneh tadi?" tanya Mikha tanpa basa-basi, dia duduk di sebelah kanan saudara kembarnya yang sudah berbaring.

Tama tidak menjawab, dia malah menutup matanya dengan lengannya.

"Ayolah, Kak. Cerita sama kita!" seru Keenan sambil menyingkirkan lengan kakaknya yang di gunakan untuk menutup matanya.

"Kee, Mik, kalian tidur sana! Aku sudah ngantuk!" jawab Tama yang malah mengusir kedua saudaranya dari kamar.

"Ayolah Tam, cerita sama kita berdua!" seru Mikha sekali lagi.

Tama bangkit dari tempat tidurnya, dia menghembuskan napasnya kesal.

"Kalian berdua cepat keluar dari kamarku! Sekarang!" Tama menarik tangan kedua saudaranya dan menyuruhnya untuk keluar.

"Ish, awas ya kalau sampai minta bantuanku lagi nanti!" ancam Mikha sebelum dia meninggalkan kamar saudara kembarnya.

Demikian juga Keenan, dia kesal karena di usir dari kamar kakaknya.

Tama kembali membaringkan tubuhnya setelah kedua saudaranya itu keluar dari dalam kamarnya. Dia menatap langit-langit kamarnya sambil membayangkan kenangan masa kecilnya bersama Kiara. Kenangan yang menurutnya sangat membahagiakan baginya.

"Kenapa masa itu cepat sekali berlalu," gumam Tama, dia kembali menghela napasnya.

"Kiara! Kenapa wajahmu selalu muncul di di kepalaku? Padahal aku sudah berjanji untuk tidak berharap lebih darimu."

Tama kembali menutup matanya dan kali ini menggunakan bantal yang tadi dia gunakan sebagai penyangga kepalanya. Dia berharap dengan melakukan hal itu, wajah Kiara tidak akan nampak lagi di mata dan pikirannya.

*****

Mikha pergi ke kamarnya sendiri, dia menutup pintu kamarnya dengan kasar. Dia kesal karena saudara kembarnya tidak mau menceritakan apa yang terjadi kepadanya.

"Awas saja kalau minta bantuanku! Jangan harap aku akan membantumu!" gerutu Mikha.

"Sepertinya istriku ini sedang kesal, kenapa?" tanya Dion yang memang sejak tadi menunggu kedatangan Mikha.

"Bukan urusanmu."

Mikha langsung mendudukkan dirinya di pinggiran tempat tidur.

"Malam ini kamu tidur di sofa, aku sedang tidak ingin berbagi tempat tidur denganmu!" seru Mikha, kekesalan dia terhadap saudara kembarnya dia limpahkan kepada Dion.

"Eh, Cewek resek! Kamu kenapa sih? Dateng-dateng langsung bilang tidak mau berbagi tempat tidur?"

"Kalau kamu tidak mau tidur bersamaku di sini, sana kamu yang tidur di sofa!" seru Dion.

"Inikan kamarku, jadi yang harusnya tidur di sofa itu kamu bukan aku."

"Cewek resek kamu lupa atau hilang ingatan? Kita ini sudah menikah, jadi kamarmu juga menjadi kamarku. Jangan harap aku akan beranjak dari tempat tidur ini!"

Dion malah sengaja melebarkan kaki dan tangannya untuk menguasai tempat tidur tersebut.

"Sana, kamu tidur di sofa!" Mikha berusaha menarik tubuh Dion agar bangkit dari tempat tidurnya.

"Tidak akan!"

"Ih! Bangun sana!" Mikha kembali berusaha menarik tubuh Dion, namun karena tubuh Dion lebih besar dari dirinya, jangankan berpindah bergerak pun tidak! Dan pada akhirnya tubuh Mikhalah yang jatuh tapat di atas tubuh Dion.

Mata keduanya saling mengunci. Hembusan nafas Dion terasa hangat mengenai wajah Mikha.

"Semakin dilihat, wajah cewek resek ini semakin cantik," puji Dion dalam hati.

"Cowok nyebelin ini ternyata tampan juga," Mikha ikutan memuji di dalam hati.

Cukup lama mereka pada posisi seperti itu, hingga ketukan seseorang dari luar pintu membuyarkan keduanya.

Mikha dan Dion segera membenarkan posisi mereka.

"Siapa?" tanya Mikha dari dalam.

"Ini, Bibik Non. Bibik bawakan susu untuk Non Mikha."

Sudah menjadi kebiasan Mikha sejak kecil, dia akan meminum susu sebelum tidur. Mikha membuka pintu kamarnya dan menerima susu yang telah di buatkan oleh pembantu rumahnya.

"Makasih ya, Bik," ucap Mikha.

Setelah menerima susu pemberian pembantunya, Mikha kembali menutup pintu kamarnya.

"Jadi kamu masih suka minum susu?" tanya Dion yang seakan mencibirnya.

"Bukan urusanmu!" lagi-lagi jawaban itu yang terlontar dari mulut Mikha. Dia segera menenggak susu tersebut hingga habis, setelah itu dia meletakkan gelas kosong tersebut di atas nakas.

"Karena kamu sudah selesai meminum susumu, gimana kalau sekarang kamu yang memberiku susu?"

Mendengar hal itu Mikha lansung memelototi suaminya.

"Hei Cewek resek apa yang kamu pikirkan? Akukan memang memintamu untuk membuatkan aku susu yang di campur dengan kopi. Atau jangan-jangan kamu berpikiran tentang hal lain ya." Dion kembali menggoda istrinya.

Mikha terdiam, dia memang sempat memikirkan hal yang lain.

"Gara-gara tuh cowok nyebelin, pikiraku sempat ngeres tadi," batin Mikha.

Karena tidak ingin beradu mulut dengan Dion, Mikha kembali memilih mengalah dengan mengambil bantal dan selimutnya dan tidur di atas sofa.

Lagi-lagi Dion merasa puas saat berhasil membuat istrinya itu kesal.

*****

(Keesokan harinya)

Hari ini Tama berangkat ke kampus sendirian karena saudara kembarnya Mikha tidak berangkat kuliah. Hari ini Mikha ijin dari kampus untuk mempersiapkan kepindahannya ke apartemen milik Dion.

Setelah memarkirkan mobil miliknya, Tama segera turun dan berjalan kaki menuju ke kelasnya. Karena terburu-buru tanpa sengaja Tam menabrak seseorang. Hingga semua buku yang di bawa orang itu berjatuhan.

"Maaf maaf, aku tidak sengaja," ucap Tama. Dia membantu memunguti buku-buku tersebut.

"Sekali lagi, maafkan aku!" ucap Tama lagi.

"Kamu!"

Tama dan orang itu saling tunjuk.

🍀Hai reader, yuk berikan like, komen dan votenya ya biar author makin semangat buat up. Terimakasih🤗

1
Jisa Ajach
luar biasa
Wahyu Nengsih
Luar biasa
Wahyu Nengsih
Lumayan
lizulfa anjani
aku jadi ngiler liat makanan korea nya
Amora
bisa saja otak bisnis 🤑🤑
Aiur Skies
huuuuu parasit, mau numpang hidup dg memanfaatkan orang lain🤧😜😜🤮🤮🤮🤮
Aiur Skies
klo ternyata hamidun dan ngidam mau makan megono, bisa2 terbang ke Indo langsung ke Pekalongan lagi🤪🤪🤪😅😅😅😅
Aiur Skies
udah lah Mikha, biar bagaimana pun Dion dan Aldo itu jauh lebih tua dari kamu, dan apa yg mrk lakukan pasti sdh diperhitungkan baik buruknya
Aiur Skies
bahan dasarnya Tauco (dari kedelai yg ditumbuk dan proses penyimpanannya di tungku2/kuali tradisional atau klo yg sudah modern di bak2/ember Drum besar dan ditutup selama beberapa hari)
Aiur Skies
Megono itu racikan dari Nangga muda (di cacah/potong acak kecil2) ditambah Kecombrang dan bumbu2😍😍😍 klo makannya bareng Tempe Mendoan dan Tempe Kluwek lebih yamik lagi, 💃💃💃💃😍😍😍✌
Aiur Skies
tidak apa apa krn yg terluka si Lisa, coba klo yg tertusuk Kia penyesalan yang terlambat deeh🤪🤪🤪
Aiur Skies
TULALIT lambretta
Aiur Skies
bisikan setan👹👹👹👹👹 gak sadar indah kamu tuh yang bayar Dion dan orang nya sudah bukan calon suami majikan loe
Aiur Skies
lemot Tama... giliran dah kejadian aja nyesel loe 😂😂😂
Aiur Skies
SALAH BESAR,,, HARUS NYA GAK PAPA DARI AWAL KETAHUAN SIAPA PENERORNYA, PALING TIDAK BUAT WASPADA
Aiur Skies
nantinya Lisa bakal jd salah satu pasiennya 😅
Aiur Skies
mestinya kmrn begitu gblok
Aiur Skies
klo perlu gak usah dimaafkan melainkan langsung dihempaskan saja
Aiur Skies
wis gak usah dipikirkan, biar dia juga mendewasakan sikapnya
Aiur Skies
semoga Mikha ikut Willy ke Amerika. biar Dion jadi Duda wkwkwkwkwk atau mengemis cinta dan kembali dg Mikha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!