NovelToon NovelToon
Ketika Hatimu Tak Lagi Untukku

Ketika Hatimu Tak Lagi Untukku

Status: tamat
Genre:Ketos / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:403.7k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Mia Novita

Aryan Alberto, Karna sebuah insiden yang tak disengaja, Dia terpaksa harus menikahi gadis yang amat dia benci karna kejadian dimasa lalu.

Namun siapa sangka jika Aryan justru kembali mencintai masa lalunya disaat hati Mika sudah bukan miliknya lagi. Akan kah Aryan berhasil mengambil hati Mika kembali?

Ikuti kisahnya, Ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terciduk

Setelah Mika sampai di tempat janjian dengan orang itu ,Mika langsung bisa melihat keberadaan seseorang yang sudah menunggunya di meja nomor 13. Melihat itu membuat Mika semakin mempercepat langkahnya dan berjalan menuju meja nomor 13.

"Maaf Kak aku terlambat" Ujar Mika setelah sampai di depan orang yang sejak tadi menunggu kedatangan Mika

Dia hanya mengangkat kedua sudut bibirnya sambil mempersilahkan Mika untuk duduk di sampingnya.

"Tidak masalah, Mika. aku juga baru saja sampai di sini" balasnya sambil tersenyum.

Hari ini adalah hari pertama kali mereka bertemu setelah kelulusan SMA, karena memang kebetulan setelah wisuda saat itu Marvin memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di luar negeri.

Marvin, ya Marvin. laki-laki yang selama ini sudah Mika anggap seperti Kakaknya sendiri. Namun tidak dengan Marvin, karena sebenarnya sejak dulu Marvin memiliki perasaan yang lebih terhadap Mika. Hanya saja Mika tidak pernah merasakan hal itu. Menurut Mika perasaan Marvin terhadapnya tak lebih dari seorang kakak pada adiknya.

"Hai Kak Marvin apa kabar? Kapan kembali dari dari Milan?"kata Mika sambil menatap pada Marvin yang sejak tadi memperhatikannya.

Setelah lulus sekolah SMA, Marvin memang memutuskan untuk melanjutkan kuliah ke negara Italia. Karena selain kuliah, di sana Marvin juga diminta untuk belajar mengurus bisnis milik keluarga besarnya. Karena memang kebetulan kedua orang tua Marvin adalah seorang pengusaha besar yang ada di Eropa.

Marvin tersenyum hangat pada Mika. sikapnya memang terlihat seperti seorang kakak pada adiknya. Namun, sebenarnya jauh dari lubuk hatinya, Marvin mencintai Mika bukan seperti layaknya seorang adik, Melainkan kekasih. Hanya saja Marvin masih belum memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaannya.

Karena mau bagaimanapun Marvin masih terlihat jelas akan pesan dari kedua orang tuanya. Mommy serta daddy nya Marvin melarang keras agar dia tidak menjalin hubungan asmara dengan wanita manapun sebelum Malvin bisa menjadi pria sukses seperti apa yang diinginkan oleh kedua orang tuanya.

Sebagai anak yang baik serta penurut, Marvin hanya mengikuti apa yang diminta oleh kedua orang tuanya. Oleh karena itu untuk saat ini Marvin lebih memilih untuk fokus akan kuliah serta Belajar bisnis, dan semua itu Marvin lakukan semata untuk Mika. Kedua orang tuanya mengatakan jika Marvin sudah menjadi pria sukses maka dia bisa membawa gadis manapun yang ingin Marvin sunting. Tidak perduli gadis itu dari kalangan manapun.

Tapi yang pasti yang menjadi syarat mutlak adalah Marvin bisa menjadi pria sukses seperti yang diinginkan oleh kedua orang tuanya.

"Aku baru saja sampai tadi subuh" balas Marvin sambil tersenyum.

"Oh begitu. Lalu bagaimana dengan kuliah Kakak yang di sana? Kenapa kak Marvin harus pulang ke Indonesia? Memangnya ada apa?"tanya Mika pada Marvin. karena memang sebelumnya Marvin pernah mengatakan Jika dia akan menetap di Italia sampai lulus kuliah.

"Aku pulang karena ada urusan penting" balas Marvin singkat. tatapannya masih terus memperhatikan Mika begitu dalam, sangat terlihat jelas dari kedua sorot matanya jika Marvin begitu merindukan sosok yang ada di depannya saat ini. Gadis yang dia cintai sejak masih kelas 1 SMA yang tak lain adalah Mika.

Memang sebenarnya Marvin sudah mencintai Mika sejak mereka kelas satu semester 2, hanya saja Marvin tidak pernah memiliki keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya. Dan oleh karena itu Marvin lebih memilih untuk diam hingga kelulusan tiba.

Bukan Tanpa Alasan Marvin tidak mengatakan yang sebenarnya tentang perasaan yang selama ini dia miliki. Hanya saja Marvin sudah mau satu hal. Marvin tahu jika Mika menyukai Aryan, sosok yang selama ini selalu menjadi saingan terberatnya di sekolah itu.

Bahkan bukan hanya itu, Marvin dan Aryan selalu bersaing dalam berbagai hal. mulai dari geng motor, pelajaran dan juga bahkan percintaan. Bisa dibilang jika Marvin dan Aryan adalah musuh bebuyutan saat jaman SMA.

"Memangnya kalau boleh tahu ada urusan apa, Kak.? Tanya Mika yang sejak tadi banyak sekali bertanya. Membuat Marvin terkekeh. Pria itu semakin menatap Mika dengan intens.

Mika yang melihat Marvin menatapnya intens sembari terkekeh membuat gadis itu tidak mengerti"Kenapa kak Marvin malah tersenyum? Memangnya ada yang lucu dari pertanyaanku?" tanya Mika

Marvin menggeleng"Tidak ada, Hanya saja kakak itu tidak habis pikir, Ternyata kamu masih tidak berubah"

Mendengar itu membuat Mika mengerutkan kecil keningnya. Sungguh Mika tidak terlalu paham dengan sayang baru saja Marvin katakan padanya.

"Maksudnya, Kak? Memangnya kenapa denganku?" tanya Mika sambil menatap pada Marvin.

Marvin tersenyum"Tidak kenapa-napa. Kamu masih saja suka banyak tanya. Bikin kakak teringat saat kita sekolah"

Tak berselang lama, makanan yang sejak tadi Marvin pesan Akhirnya datang. Marvin memang sudah memesan beberapa menu makanan sebelum Mika datang. Dan saat melihat menu makanan yang ada di atas meja yang baru saja dibawakan oleh waiters membuat kening Mika sedikit menurut.

"Kak Marvin masih ingat Makanan kesukaan aku,?"tanya Mika sambil menatap pada Marvin.

"Tentu saja,Mika. Kakak bahkan tidak akan pernah melupakan apapun yang menjadi kesukaanmu, apalagi soal makanan" balas Marvin sembari mengambil nasi

Hal itu membuat Mika kembali menatapnya. Mika bangun dari tempat duduknya lalu memeluk Marvin begitu erat"Emm kak Marvin. Kakak memang yang terbaik. Mika benar-benar tidak menyangka jika kak Marvin masih ingat dengan semua makanan kesukaan ku"

Marvin yang mendapat pelukan tiba-tiba seperti itu membuatnya terpaku, Setelah lebih dari enam bulan, Akhirnya dia kembali bisa merasakan pelukan gadis yang selama ini hanya bisa menganggapnya sebagai kakak.

"Astaga, Kenapa jantungku harus berdebar seperti ini. Bahkan debarannya semakin kencang, Lebih kencang saat masih jaman SMA. Apa karna aku terlalu merindukannya" batin Marvin.

Awalnya dia ragu untuk membalas pelukan Mika, Namun karna rasa rindunya semakin berkobar, Akhirnya pria itu membalas pelukan Mika tak kalah erat.

"Aku merindukan mu, Mika. Sangat. Seandainya saja kamu bisa menganggap aku lebih dari pada sebatas kakak, Mungkin saat ini aku menjadi pria yang paling bahagia" lagi-lagi Marvin hanya bisa membatin.

Di saat Mika masih berpelukan dengan Marvin, Tiba-tiba saja ada suara yang begitu familiar menerpa indra pendengaran mereka. Sehingga membuat mereka melepaskan pelukan itu.

"Apa-apaan ini!?"

Mendengar itu membuat Mika dan Marvin melepaskan pelukannya. Mereka berdua menoleh ke arah sumber suara.

Marvin mengangkat sebelah alisnya. "Aryan" Gumam Marvin sembari menatap pada Aryan yang berdiri di belakangnya. .

Namun Aryan tak menjawab perkataan Marvin. Tatapannya masih terus fokus pada Mika yang sudah terdiam" Mika, Kamu jelaskan pada saya, Kenapa kamu bisa mengingatnya? Bukan kah kamu sedang lupa ingatan?" Aryan menatap pada Mika dengan wajah datarnya. Membuat Marvin yang tidak tau apa-apa semakin mengerutkan keningnya.

Mika diam. Tidak tau harus menjawab apa atas pertanyaan yang terlontar dari mulut suaminya. Bagaimana bisa Aryan ada di tempat ini? Bukan kah tadi dia sedang tertidur pulas?

"Mika. Tolong kamu jelaskan sama saya, Kenapa kamu bisa ada di sini dan berpelukan dengan pria ini?" tanya Aryan lagi.

"A-aku"

1
Khairul Azam
alah alah hilang ingatan entar balikan lagi sama si aryan ckckck
Khairul Azam
ini lah salah satu perempuan bego, udah gak dicintai memaksa untuk dicintai, bahagiakan diri sendiri.
Mput Hary'bun
Luar biasa
ℛᵉˣ~𝘡𝘌𝘙𝘈sᴜғɪ~B⃟c💟
rasain aryan gmana rasanya bila mika ngak kenal sama kamu wkwkwk.
ℛᵉˣ~𝘡𝘌𝘙𝘈sᴜғɪ~B⃟c💟
dasar aryan bego, kenapa ngak kau tanya sendiri ke mikanya dengar sebelah pihak lah gini jadinya, kasian mika ngak tahu aja suaminya keluar senang2 sama kekasihnya huh.
ℛᵉˣ~𝘡𝘌𝘙𝘈sᴜғɪ~B⃟c💟
apa si aryan itu tama kok sakit hati smpai mau balas dendam apa kaitannya sama mika hurmm, gitu cara mereka nikah rupanya.
Enitritrieni trieni
Lumayan
sweetpurple
Luar biasa
Endang Werdiningsih
aryan bodoh karena hanya mendengar ucapan" dr temen'a,,
mika bodoh karena rela disakiti samoe bertahun" demi cinta..
hadeehhhhhh...
Endang Werdiningsih
kafang heran aja sama orang yg mengagungkan CINTA sdh tersakiti hati selama ini msh mau bertahan,,
menurutku mika sgt bodoh menyakiti diri sendiri demi orang yg tdk pernah memandang diri'a
Endang Werdiningsih: tergantung thor,, tp kalo berkepanjangan samoe bertahun" rela disakiti itu perlu dipertanyakan,,
untk sy pribadi tdk mau berlarut" memoerjuangkan orang yg tdk menghargai diri kira sama sekali,,
karena tdk hanya ada 1org didunia kan..
semua kembali ke cara berfikir masing",,,🙂🙏
total 2 replies
Ana_Mar
sabar yaa kenzo...ntar adeknya juga launching heheee
𝐂AND💋🅢🅐🅛🅢🅐🅑🅘🅛🅐👻ᴸᴷ
apa apa nya dong🤭🤭
Andariya 💖
semoga, kenzo segera dapat adik🤪
Andariya 💖
apa wajah adrian dan aryan ini mirip
Andariya 💖
mika, kamu jangan egois lah
pikirkan perasaan kenzo🤣🤣
Andariya 💖
apa erdin ini kandung mama sofia😘
Ana_Mar
alhamdulilah...happy ending.
☠ Novita ☘𝓡𝓳『⃟𝐉 zc❖ : Ikuti kelanjutannya di novel baru yok kak Ana
total 1 replies
Ana_Mar
alhamdulilah dita mau memaafkan adrian...
Andariya 💖
setuju mereka bersatu kembali
Andariya 💖
saya setuju, biar kenzo memiliki keluarga yang lengkap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!