Diana wanita 24 tahun, harus rela menikah dengan orang yang sama sekali tak di kenalnya, Diana harus menikahi anak dari majikan ibunya, karna telah membayarkan semua pengobatan sang ayah ..karna membutuhkan banyak uang, untuk biaya pengobatan ayahnya Diana rela menikah,walau tak mencintai pria tersebut Diana harus berpasarah.
Davin laki-laki dingin yang selalu berkata ketus kepadanya,dia adalah calon suaminya" akankah Diana bahagia dengan menikahi pria dingin seperti Davin?atau ini penderitaan baru untuk Diana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nissa mpay sakhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kantor Davin.
"Di.. Kamu-
Namum suara Davin terpangkas oleh Diana,
"Ini .."sambil menyodor kan Map yg di bawa nya, saya mau mengantarkan Map ini, "Ujar Diana.
Davin langsung meraih Map yg Diana berikan,
"Aku bisa jelasin, "Ucap Davin..
Diana tersenyum, "Tidak ada yg perlu di jelaskan, "jawab Diana,
"Kalau begitu Aku permisi dulu, "Pamit Diana,
"Aku akan mengantar mu ke bawah, Feb taro berkas ini ke Ruangan Saya, "Davin menyodorkan Map yg di pegangnya, lalu Davin langsung meraih tangan Diana,Tanpa mendengar jawaban dari Feby.
Feby dan wanita yg tadi bergelayut di tangan Davin seketika membulat kan matanya melihat Davin meraih tangan Diana,
"Flashback
"Ada apa kamu datang lagi ke kantor Ku? Bukan sudah ku katakan jangan pernah mengunjungi kantor ku atau pun mengunjungi ku lagi..Kenapa kamu masih berani datang mengunjungi Ku lagi? "Ujar Davin dingin..
"Vin..Tolong Maaf kan semua yg pernah keluarga Aku lakukan..,Gisel Diam sesaat, "Vin.. Gisel menunduk memainkan jari jemarinya, Vin..Gisel kembali melihat ke arah Davin, "Kedatangan Aku kesini untuk meminta bantuan pada mu, Aku mohon Vin, Papa Ku sedang berada di Rumah sakit, Papa Ku membutuhkan Uang banyak untuk melakukan Oprasi.,Perusahaan papa sudah bangkrut Vin,
"Maksud Mu? Davin mengerutkan dahinya mendengar Gisel meminta tolong padanya..
"Pinjami Aku uang Vin. Aku sangat membutuh kan uang yg banyak saat ini aku bingung harus meminta tolong pada siapa, hanya kamu yg aku kenal,keluarga papa ku tidak mau meminjami kami uang untuk biaya pengobatan Papa .Aku mohon Vin. Sebagai gantinya Aku akan bekerja dengan mu.kamu bisa memotong setiap bulan gajih Ku, "Gisel terus memohon sambil menitikan air mata,
Davin yg melihat Gisel menangis tak tega, "Huuhh .."Davin membuang nafas kasarnya,
"Baik, berapa yg kau butuh kan? "Tanya Davin tenang,
Wajah berbinar langsung terlihat jelas di wajah Gisel, Gisel langsung meraih tangan Davin.."Vin Aku memang wanita bodoh dulu pernah melepaskan mu untuk pria brengsek seperti Bagas,Dan memilih meninggalkan laki-laki sebaik kamu.Aku menyesal Vin, Ujar Gisel memegang tangan Davin,
Davin melepaskan tangan Gisel, "Baik berapa uang yg kau butuh kan? Dan untuk pekerjaan ada bagian yg kosong di bagian Resepsonis. "Ujar Davin Sambil berjalan menuju pintu keluar,
"Apa Vin? Resepsonis? Vin apa aku tidak bisa menjadi Sekertaris Mu?
"Itu jika kau mau., jika tidak mau tidak masalah, banyak peminat untuk menjdi Resepsonis disini, "keluar lah Davin hendak menarik hendle pintu.
Gisel berlari mengejar Davin dan bergelayut di tangannya, "Baik Vin, Aku mau, Aku mau,Aku tau kamu masih perduli sama Aku, sambil membuka pintu dengan tangan Gisel masih bergelayut di tangan Davin..
Flashback end
Diana yg melihat Wanita tadi bergelayut di tangan Davin, Diana merasakan sesak di dada nya,
"Ada apa dengan ku? kenapa begitu sesak dada ku melihat ada wanita lain bergelayut pada Davin, "Batin Diana
"Namanya Gisel, Dia sahabat ku dia membutuhkan pekerjaan, "Ujar Davin membuyarkan lamunan Diana,
"Oh..I-itu..Tidak masalah "ucap Diana gelagapan..
"Jangan berpikir hal yg aneh-aneh.sanggah Davin.
"Ti tidak..Aku-aku tidak pernah berpikir yg aneh-aneh,
"Bagai mana bisa Aku tidak berpikiran yg aneh-aneh, Kau keluar Ruangan dengan bergandengan tangan dengannya, "Grutu Diana,
"Kenapa? "Tanya Davin yg melihat Diana terdiam,
"Ah itu Aku tidak kenapa-napa, Kenapa kamu antar aku? bagaimana dengan sahabat mu,yg kamu tinggal?
"Biarkan saja, "Ucapnya enteng.
.
.
.
Sementara di tempat lain,Gisel menggerutu kesal melihat Davin pergi begitu saja, Dan melihat Davin dengan santainya merangkul tangan wanita lain.
"Siapa wanita yg datang barusan? "Tanya Gisel pada Feby..
"Saya tidak mengenalnya, ini kali pertama wanita tadi datang kesini, "jawab feby pada Gisel.
Gisel menggempal kan tangannya, "Siapa wanita kampungan itu? Awas aja kalau dia berani merebut Davin dari ku, Akan ku hancurkan wajahnya yg kampungan itu, "grutunya kesal.
.
.
.
Sesampainya Di parkiran Davin membuka kan pintu untuk Diana, Mang maman yg melihat Tuannya membuka kan pintu kendara untuk Nyonya-nya merasa sungkan,
"Tuan...Maaf Tuan saya tidak melihat Tuan dan Nona muda datang, "Ujar mang Maman menunduk.
"Tidak masalah..Jaga Istri saya saat berpergian. "Ujar Davin cepat.
"Baik Tuan, "jawab Mang Maman
Davin memiringkan tubuhnya, melihat Istrinya kembali di dalam, Bersenang-senang lah.Tapi ingat jangan terlalu lelah,Dan hati-hati sambil memebelai rambut Diana pelan,
"Hemm, "Jawab Diana, Tanpa melihat ke arah Davin
"Berangkat mang, "Perintah Diana..Diana pun meninggalkan Gedung Anggara Grup,
Davin terus melihat ke arah Mobil tersebut, Setelah mobil yg di tumpangi Diana tak terlihat lagi, Davin kembali masuk dan menaiki lift untuk menuju Ruangannya, yg beraada di lantai 17, Setelah sampai di lantai 17, Dimana itu adalah Ruangannya, Davin masih melihat adanya Gisel, Davin mengerutkan dahinya. "Kenpa kau masih berada disini? "Tanya Davin.
"Vin kamu tidak mengatakan Ruangan ku di mana, "Jawab Gisel.
"Feby.. kamu antar dia, sambil menunjuk Gisel,Antar dia ke bagian Resepsonis, mulai hari ini dia akan menggantikan Sinta,
Feby melihat ke arah Gisel, Tak lama melihat lagi ke arah Davin, "Baik Tuan. saya akan mengantar Nona Gisel,
"Apa? Dia hanya Resepsonis .Aku pikir dia kekasih Tuan Davin ternyata Dia hanya Resepsonis, bahkan lebih rendah dari ku. cih, kelakuannya sudah seperti Nyonya besar saja. "gumam feby
"Mari saya antar ke Ruangan Anda, "Ajak Feby.
"Saya pikir Anda orang penting untuk Tuan Davin, Ternyata Anda hanya kariawan biasa, "Ujar Feby .mencibir Gisel setelah masuk kedalam lift.
"Jaga ucapan mu, Gisel kesal Sambil menunjuk ke arah Feby.
"Turun kan telunjuk mu itu dari hadapan ku, "Ucap Gisel tak kalah ketus..
"Aku akan pastikan kalau dalam waktu dekat Davin akan memecat mu lihat saja, "Ujar Gisel kesal,
"Kau mengancam ku,? ha-ha- hah,Feby tertawa kamu tuh lucu ya, pekerjaan saja lebih rendah di bandingkan ku,mau mengancam ku?
Gisel menggempalkan tangannya,
"Sialan ...dasar wanita tak tau diri,lihat saja setelah Davin kembali pada ku, Bukan hanya di pecat tapi kau akan mendapat kan malu yg tak terkira, "Batin Gisel.
Feby dan Gisel pun sampai di meja Resepsonis,Disana sudah ada Mita yg akan menjadi fartner Gisel.
"Mita ini Fartner baru kamu namanya Gisel,Hari ini dia mulai kerja,menggantikan Sinta, "jelas Feby.
.
.
.
Di tempat lain Diana terus melamun, "Kalau Davin masih mencintai Wanita tadi kenapa dia mau menikahi ku?Kenapa dia menyeutujui pernikahan ini?. Apa dia berniat untuk mempermainkan pernikahan? Diana terus berperang dengan pikirannya,Tapi kenapa dengan ku,?Kenapa terasa sesak di dada ku melihat ada wanita lain di hati Davin, Bukan nya pernikahan ini hanya pernikahan penebus hutang saja, pasti Davin melihat ku hanya Wanita penebus hutang, tidak lebih, kenapa sangat sesak tuhan, Jangan biarkan hati ini jatuh sejatuh-jatuhnya pada Davin tuhan,Aku tidak ingin hanya mencintai, "Batin Diana
"Sudah sampai Nona, "Ucap Mang Maman membuyarkan lamunan Diana.
"Ah iya Mang, "Jawab Diana kaget.
"Maaf Nona jika Saya membuat Nona kaget, "Ujar mang Maman yg melihat Diana reflek duduk tegak.
"Tidak pa-pa Mang, "Jawab Diana.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
**Bersambung..
Maaf baru bisa up lagi.beberapa hari ini sibuk bantuin si kecil belajar karna sudah mulai aktif beajar lagi.
Jangan lupa tinggalkan jejak**.