Seorang gadis cantik berusia 18 tahun bernama Tiara, terpaksa menikah dengan Kenan, Boss Ayahnya yang berusia 26 tahun untuk melunasi hutang Ayahnya.
Awalnya Tiara menolak karena ia masih ingin melanjutkan pendidikannya, tapi Kenan memaksanya sehingga Tiara tidak dapat menolaknya.
Tiara juga harus menerima kenyataan, setelah menikah dia hanya dianggap pelayan.Kenan sendiri sebenarnya memiliki seorang kekasih.
Penasaran sama kisah mereka?
Simak aja ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fani Andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
Siang hari setelah makan siang Cempaka ngajak main ditaman.Kenan dan Tiarapun pergi ketaman bersama Cempaka.Mama Dahlia yang nyuruh.Mereka pergi ketaman yang dekat dengan perumahan Kenan.Sampai ditaman Cempaka main bola bersama Tiara.Sedangkan Kenan duduk dibangku taman sambil memainkan ponselnya.
"Tante.Main beldua nggak selu.Cempa mau ajak Om Kenan main bial lebih selu,"ucap Cempaka lalu menuju Kenan.
"Om.Main baleng yuk!,"ajak Cempaka sambil menarik tangan Kenan.Kenan di tarik menuju tempat Tiara.Mereka lalu main bola bertiga.
Ditengah bermain datanglah teman Cempaka bernama patrick. Patrick datang bersama Mamanya.Patrick anak laki-laki berwajah tampan.Bisa dibilang wajahnya seperti oppa-oppa korea.Cempaka berhenti bermain ketika Patrick menghampirinya.
"Halo Cempa... Eummm. Halo Mama Cempa dan Papa Cempa,"ujar Patrick memberi salam.Tiara dan Kenan bertatapan lalu saling memalingkan wajah.
"Apaan? Aku bukan papanya.Dia siapa sih?,"batin Kenan.
"Patlick.Kamu mau ikut main?,"tanya Tiara.Patrick menganggukkan kepalanya.
"Cempa. Ini siapa?teman kamu?,"tanya Tiara.
"Ini Patlik.Patlik bukan teman Cempa, tapi pacal Cempa,"ucap Cempakan dengan polosnya.Tiara dan Kenan menganggap Cempaka bercanda.
"*Ada-ada aja!Masih kecil pacaran,"batin Kenan.
"Kalau Jimmy tahu pasti marah,"batin Kenan*.
"Cempa. Kamu masih kecil nggak boleh pacaran.Nanti kalau udah besar baru boleh,"ucap Tiara.Cempaka cemberut. Patrick lalu memeluknya.
"Cempa.Jangan cembelut! Nanti cantiknya ilang lo,"ujar Patrick.Cempaka senyum lagi. Kenan lalu mensejajarkan dirinya dengan Cempaka.
"Udah.Ini Om kasih uang.Kalian beli eskrim sana!,"suruh Kenan sambil mengulurkan uang ke Cempaka. Cempaka mengambilnya dan pergi beli eskrim bersama Patrick.Kenan lalu berdiri.
"Maaf ya.Cempaka tadi bercanda,"ucap Tiara pada Mama Patrick.
"Nggakpapa.Namanya anak-anak, pasti kelakuannya aneh-aneh.Lagipula Cempaka anak ibu mennggemaskan,"ucap Mama Patrick.
"Cempaka bukan anak saya.Sebenarnya dia anaka kakak sepupu suami saya,"Tiara mengatakan yang sebenarnya.Mama Patrick kaget ternyata dia salah sangka.
Tak lama Cempaka dan Patrick kembali dari beli eskrim. Mereka makannya belepotan.Setelah eskrimnya habis mereka bermain berdua. Sedangkan Tiara, Kenan dan Mama Patrick berbincang sambil duduk dibangku taman.
***
Malam hari saat makan malam.Makam malam yang semula hening jadi rame karena Mama Dahlia mengutarakan sesuatu.
"Kalian semalam sudah melakukannya kan?,"tanya Mama Dahlia pada Kenan dan Tiara yang sibuk makan.
"Melakukan apa,Ma?tanya Kenan.
"Tentu saja melakukan yang seharusnya dilakukan suami istri.Jadi kapan kalian kasih Mama cucu?,"ucap Mama Dahlia sambil tersenyum tipis.
Tiara membulatkan matanya.Untung dia tidak makan, kalau makan ia mungkin tersedak seperti Kenan.Kenan dan Tiara lalu salin menatap.
"Ma. Kita mungkin akan memikirkannya setelah Tiara lulus sekolah.Tiara nggak mungkin hamil pas sekolah.Dia bisa dikeluarin dari sekolahnya,"jawab Kenan.
"Ya udah.Setelah Tiara lulus sekolah kasih mama momongan ya!,"pinta Mama Dahlia.
"Bagaimana aku mau melakukannya? Dia dipeluk saja tidak mau,"batin Kenan.
Selesai makan malam Tiara,Mama Dahlia dan Cempaka menuju kamar.Sedangkan Kenan keruang kerjanya.Kenan punya ruang kerja dirumahnya.
Dikamar Tiara belajar karena besok dia try out.Ditengah belajar ponselnya berbunyi. Ada sms dari Farel.
Farel:Selamat malam Tiara.Kamu lagi apa?
Tiara:Aku lagi baca buku, Rel.Besok kan try out.Kamu sendiri lagi apa?
Farel:Baca buku juga. Ngomong-ngomong soal buku.Kamu tahu nggak ada buku paling indah.
Tiara:Buku apa?
Farel:Buku nikah kita nanti.
Tiara:Ya elah.Kamu gombal. Belajar dari mana?
Farel:Internet hehe....
Tiara:Rel.Udahan ya smsnya!Aku mau belajar
Tiara lalu menutup ponselnya dan lanjut belajar.Sementara itu Kenan diruang kerjanya mendapat telfon dari mata-mata bayarannya. Mata-mata tersebut memberi informasi kalau Sarah hari ini tidak pergi dengan seorang pria.Kenan curiga Sarah tahu kalau dimata-matai jadi dia tidak kencan dengan selingkuhannya.
"Arghhhh...,"umpat Kenan.
"Sudahlah.Aku ngantuk. Lebih baik aku tidur daripada memikirkan hal yang nggak penting,"gumam Kenan.
Saat Kenan masuk kamarnya.Ia melihat Tiara tidur dikursi.Kenan hendak memindahkannya kekasur, tapi Ia melihag ponsel Tiara berdering.Ia membukanya. Ponsel Tiara tidak pernah dikunci.Kenan lalu melihat isi SMSnya dari Farel.Betapa kesalnya Ia membaca SMS itu banyak gombalnya dan kata-kata romantis.
"Berani sekali dia berhubungan dengan pria lain. Padahal aku sudah melarangnya,"batin Kenan.
Kenanpun membangunkan Tiara.Tiara bangun dan kaget ponselnya ada ditangan Kenan.Tiara meminta ponselnya tapi Kenan tidak memberinya.
"Bukannya aku sudah melarangmu berhubungan dengan Farel? Kenapa kamu masih berhubungan dengan dia?,"tanya Kenan.Tiara bisa lihat Kenan marah padanya.
"Aku berhubungan dengan Farel.Aku hanya berteman dengan dia.Lagian Mas melarangku berhubungan dengan pria lain,tapi Mas sendiri berhubungan dengan wanita lain,"ucap Tiara.
"Heh. Suka-suka aku.Kamu harus nurut sama suamimu. Kamu tidak boleh berhubungan dengan Farel.Kamu juga tidak boleh mengusik hubunganku dengan Sarah,"ucap Kenan. Tiara sakit hatinya.Kenan seenaknya sendiri.
"Sudah.Tidurlah!,"ucap Kenan. Kenan lalu memblock no Farel lalu mengembalikan ponsel Tiara.Setelah itu Ia naik kekasurnya.Tiara tidak tidur dikasur.Ia memilih tidur disofa.Ia tidak mau kejadian tadi pagi terulang lagi.Kenan membiarkannya.
tokohnya anak usia sekolah/pelajar
terkesan penulis ABG