Kisah ini merupakan kelanjutan dari kisah "Pernikahan Hangat" Musim Pertama, masih melanjutkan kisah cinta Embun dan Rendra, serta mengungkap jati diri Embun yang sebenarnya.
Diselingi juga oleh kisah kasih sekretaris Alister dan Manda, dan cerita lucu para tokoh.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La_Sha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhir Kencan
akhirnya hotdog yang ditunggu-tunggu pun datang juga, pelayan pria itu itu yang Meletakkan makanan tersebut di atas meja. "Selamat menikmati tuan dan Nona," pria itu pun tersenyum dengan ramah lalu menganggukkan kepala dan segera kembali untuk melanjutkan pekerjaannya.
Lihatlah betapa senangnya Embun, dia sedikit mengeluarkan lidahnya untuk mengelap bibir terlihat seperti orang yang sangat tergiur akan sesuatu, "Sayang ayo suapi aku, Aku sangat lapar dan aku akan makan jika kau yang menyuapinya."
Rendra yang mendengarnya pun langsung mengernyit menatap heran pada istrinya,
"hei, Sejak kapan kau jadi semanja ini hah?" meskipun dia terdengar seperti sedang menggerutu namun Rendra pun mengambil alih piring hotdog itu, Dia memotong motongnya menjadi beberapa bagian, "buka mulutmu."
tentu saja dengan senang Embun pun melakukannya, dia membuka mulutnya dengan lebar, Kalian bisa melihatnya betapa laparnya wanita itu semenjak hamil satu porsi pun tidak akan cukup untuknya, jadi paling tidak dia harus makan dengan menghabiskan 2 hingga 3 porsi.
dengan satu suapan yang diberikan Rendra mengunyahnya, ternyata rasa hotdog itu benar-benar nikmat dan sangat lezat. "sayang rasanya enak sekali, ayo pesan satu lagi untuk dibawa pulang."
"habiskan dulu yang satu ini setelah itu aku akan meminta mereka untuk membungkus kan beberapa hotdog untuk dibawa pulang."
lalu dengan senang embun menyahuti nya,"janji?" Embun mengangkat telunjuk kanannya ke hadapan wajah lalu dia menggerakkannya.
Rendra menatap heran, mengerutkan keningnya lalu bertanya, "apa itu?"
"Ini namanya janji kelingking sayang, ayo kemarikan kelingking mu."
"Tidak perlu, aku juga tidak akan mengingkari janjiku... ayo cepat habiskan hotdog nya, hari mulai gelap."
"Aaaaa, iya baiklah."
Satu jam kemudian kencan sepasang suami istri itu pun berkahir juga.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
tepat 07.00 malam Setibanya Rendra dan Embun di rumah, bibi Rita datang membukakan pintu dan menyambut kedatangan mereka.
"Selamat malam Nona dan Tuan Muda, Senang rasanya bisa melihat tuan dan Nona kembali."
Embun tersenyum, "Selamat malam juga Bibi Rita, coba lihat apa yang kami bawa," Embun memperlihatkan goodie bag yang ada di tangannya, "Kami membawakan beberapa hotdog untuk kalian. aku yakin kalian pasti belum makan kan?"
Bibi Rita pun mengangguk, malu-malu ya ingin menjawab namun lirikan mata Rendra membuatnya harus bersikap berwibawa sebagaimana biasanya, "terima kasih atas perhatian Nona untuk kami, berikutnya Nona tidak perlu melakukan hal yang seperti ini lagi."
mendengar jawabannya pun wajah embun terlihat sedikit kecewa, Padahal dia sudah sengaja meminta kepada Rendra untuk memesan beberapa hotdog agar bisa dibawa pulang. seketika itu pula Rendra termenung mungkin tidak ada salahnya juga sesekali membawakan makan malam untuk para pelayan di rumahnya.
"ambil saja, bawa Hotdog itu ke belakang jangan lupa untuk makan malam dan selalu jaga kesehatan kalian, karena jika kalian sakit ujung-ujungnya aku juga yang repot."
wah, perhatian sih perhatian tapi kalau ujung-ujungnya seperti itu ya memang seperti itulah tuan muda Alvarendra Raymond, dalam sekejap dia akan memuji dan Sedetik kemudian dia akan membantumu hingga jatuh ke dasar jurang yang terdalam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
malam di kota Z, Alister baru saja selesai mandi. dia melilitkan handuk putih di pinggangnya, punggung kekar dan otot-ototnya terlihat semakin seksi saat tetesan air berjatuhan dari rambutnya yang basah. Manda yang saat itu sedang mencari kan pakaian agar dapat digunakan alister, namun dia tak menemukannya selain kemejanya sendiri yang berukuran besar.
tapi itu tugas mu Rendra meyakinkan Embun klo itu ibu kandungnya...
kasihan loh, siapa juga yg mau terpisah dg anak kandung sendiri....
cepatlah menikah Alister dan Manda ...
udah kayak d senetron2, nanti baru d akhir2 d ceritain 😄😄😄😄
menyesali kebodohan Manda , udahlah malas cerita tentang Manda ...
bodoh sekali kau... 😄😄😄