NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:789.2k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepikiran

Max menatap punggung Cassia yang berjalan pergi. Wanita itu kembali ke meja kerjanya di balik sekat kaca, duduk dengan rapi, dan mulai mengetik keyboard seolah tidak ada yang terjadi.

Max menggenggam cangkir kopinya, menghirup aroma pahit yang biasanya bisa menenangkannya. Hari ini tidak berhasil. Pikirannya masih tertambat pada percakapannya dengan Cassia barusan.

‘Dia hanya bilang ... dia suka padaku.’

Kalimat itu masih diingatnya sampai sekarang. Bryan. Pria iti tiba-tiba mengaku suka pada Cassia? Cassia? Sekretaris yang pendiam, yang selalu datang tepat waktu, yang jarang berbicara lebih dari yang diperlukan?

Tidak. Ada yang tidak beres. Max meletakkan cangkirnya terlalu keras hingga sedikit kopi tumpah ke meja.

Dia mengumpat pelan, mengambil tisu, dan membersihkannya dengan gerakan kasar.

‘Bukan urusanmu,’ bisik suara rasional di kepalanya. ‘Dia hanya sekretarismu. Bukan kekasihmu. Bukan milikmu.’

Tapi kenapa dia merasa terganggu dengan hal itu? Apakah dia takut jika Bryan berniat mempermainkan Cassia? Bagi Max, Cassia begitu polos dan lugu, yang tetap harus dilindunginya karena dia adalah bosnya. Max tak mau sesuatu yang buruk terjadi pada Cassia.

‘Sialan. Aku harus memeriksa ini. Aku ingin tahu motif Bryan sebenarnya meskipun aku mengenal baik ayahnya.”

Lalu Max mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada anak buahnya. [Cari tahu apa yang terjadi di pesta bisnis kemarin lusa. Fokuskan pada Bryan dan Cassia.]

Max menutup ponselnya lagi. Dia merasa seperti orang bodoh. Mengapa dia melakukan ini? Mengapa dia peduli?

Pertanyaan itu tidak terjawab ketika ponselnya bergetar. Sebuah pesan dari Julian datang.

"Malam ini aku berpesta lagi, Max. Datanglah ke penthouse ku. Ini pesta Jenni. Dia baru saja membuka butik baru.]

Max ingin membalas dengan tidak. Tapi jarinya mengetik sebaliknya. [Oke, aku datang.]

Mengapa dia setuju? Karena dia butuh gangguan. Karena jika dia sendirian malam ini, dia akan terus memikirkan Cassia dan Bryan. Dan itu sangat tidak masuk akal.

*

*

Sore harinya, Max keluar dari ruangan lebih awal. Dia berjalan melewati meja Cassia tanpa menatapnya.

"Sampai besok, Tuan," suara Cassia dari belakang.

Dia hanya mengangguk. Di lift, Max menatap bayangannya sendiri di dinding cermin ruang lift. Ekspresinya tampak kusam. Dia menghela napas panjang.

Mobilnya melaju keluar dari gedung parkir. Tepat saat dia akan berbelok ke kanan, dia melihat Cassia.

Berjalan sendirian. Membawa tas kerja kecilnya. Menunggu mungkin taksi atau bus. Max seharusnya terus melaju. Tapi entah bagaimana kakinya menginjak rem.

Dia menurunkan kaca jendela.

"Cass."

Wanita itu menoleh, terkejut. "Tuan? Ada yang perlu disiapkan untuk besok?"

"Tidak. Naiklah. Aku antar."

Cassia terdiam beberapa detik, bibirnya sedikit terbuka masih terkejut. Tapi mungkin karena lelah atau karena dia tahu Max tidak akan menerima penolakan, dia akhirnya mengangguk dan membuka pintu mobil.

Mereka melaju dalam keheningan. Max tidak bertanya di mana rumahnya—dia tahu alamatnya, tentu saja.

“Bukan di jalan ini, Tuan. Tapi ke kanan,” kata Cassia tiba-tiba ketika Max berbelok ke kiri.

Max mengernyit dan meminggirkan mobilnya ke bahu jalan. “Aku tahu alamat rumahmu, Cass. Aku melihatnya di CV mu.”

“Itu rumah ayahku. Aku tak tinggal di sana lagi.” Cassia kemudian menunduk.

“Owh. Oke.” Lalu Max memutar kemudinya ke kanan. “Pandu aku jikau mau berbelok atau menunjukkan arah rumahmu.”

“Ya.” Cassia mengangguk.

"Hari ini berat?"

Cassia menoleh ke samping, agak terkejut karena bosnya bertanya seperti itu. "Biasa saja, Tuan. Tidak ada kendala."

"Bukan tentang pekerjaan. Aku bertanya tentang ... Bryan. Apa dia mengganggumu?"

Cassia tersenyum tipis. "Dia tidak mengganggu, Tuan. Bryan benar-benar baik. Dia humoris dan—"

"Semua pria bilang begitu di awal. Berhati-hatilah.”

"Bryan berbeda. Saat bersamanya, aku merasa ... dia benar-benar melihatku dan memperhatikanku. Tapi … kau benar, aku tetap harus waspada. Terima kasih, Tuan."

Apakah Cassia merasa tidak pernah dilihat dan diperhatikan? Ah ya, Max sadar bahwa dia hanya memperhatikan wanita cantik dan menarik saja selama ini.

1
Win wina
oh manis sekali mereka 🥰
Patrish
@ Zarin...selalu romantis.. tanpa konflik yang rumit.. tapi kenapa tidak ada visual tempat2 romantisnya...😩😩
Yeni Fitriani
heheheh efek kebanyakan ngobat.... obat kesuburan ternyata jg bisa bikin org tampak rusak secara jiwa dan raga😩badan jd jelek dan gendut...pikiran jd gak fokus seringnya over tingking
Yeni Fitriani
laaah salahmu Boby tdk bisa menjaga konxxxxl liar mu.... maknya keluargnu jd bagai neraka.... coba aja para laki2 jg suka baca novel yg begini kurasa mereka yg waras akan berpikir ribun kli sebelum menghadirkan anak haram di rumah mereka.

wlopun semua anak terlahir suci tp klo anak hasil selingkuh dan di bawa dibesarkan di rumah keluarga Sah sdh pasti akan jd bencana karna saling tdk terima.
Yeni Fitriani
gak bisa terlalu menyalahkn semua ucapan ibu tiridan neneknyalah wong fakta.... posisi cia adalah ank hasil berselingkuh jd ya begitulah.... lain hal klo posisi cia adalah anak sah dr istri sah istri pertama yg di sakiti... auto reader sejagt raya akan membelamu....

ya cia memang ydk disala terlahir kedunia dlm keadaan suci tp perbuatan hina ibu dan ayahnya itu akan terus diungkit dan menempel od cia....
Patrish
❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌼🌼🌼🌸🌸🌸🌻🌻🌻
Una_awa
lanjut kak
Una_awa
honeymoon nya 3 bulan,,wehh benar² sultan 😁
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ariyatti
jadi pengen ikutan keliling,keliling kabupaten 🤣
HR_junior
terserah kalian aja lah kita tinggal liat kalian bahagia dah seneng
merry yuliana
happy forever maxcia...cepat dikasih momongan ya kak
HR_junior
mng CIA mau kabur model gimana LG max..gaun pengantinnya aja km yg ngirim ganti baju n riasan j km tungguin,brangkat ke tempat nikh ja km yg nyupiri/semobil denganmu Lo..ya gak ada celah buah kabur lagi Lo ya..selamat bahagia y..moga cepetan otw junior km max
HR_junior
ya mana bis kabur lagi si cia Lo max..wong km berada si sisinya Lo ya gak ada kesempatan buat Kabur lah
Sri Ariyanti
akhirnya yg mengajak Cassia menikah. Good
Lina Cuang
lanjut
Lina Cuang
semoga segera hamil 🤗😍
HR_junior
kan kan kan .kalo di tinggal dah kebingungan n ketakutan kan..max baru sadar apa ya kalo CIA bener2 membahayakan.baru dandan sekali aja dah ada yg jatuh cinta,trs sekrng dah banyak penggemar .max dah ketakutan
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
💪💪💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!