NovelToon NovelToon
Pacar Kecil Tuan Muda

Pacar Kecil Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Beda Usia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: mul

" Aku menyukai dia sejak pandang pertama, jadi dia harus menjadi pacarku " ucap Arasya menatap penuh damba pria dewasa yang duduk bersandar di sofa restoran masih dengan stelan jas kerjanya .

......

Sean Brisbane menjadi terheran-heran memikirkan gadis yang sudah beberapa hari ini selalu mengejar nya bahkan berusaha mendekati nya tanpa ragu .

" Sangat centil " ucap Sean mengambil lipstik di tangan Ara lalu membuangnya ke lantai agar bodyguard yang lain tidak melihat dia memakai lipstik lagi .

" Kenapa? apa aku terlalu cantik hingga Kakak tidak kuat menatapku memakai lipstik?" tanya Ara memungut lipstik nya yang di jatuhkan Sean .

" Cantik?" ulang Sean dengan tatapan geli nya pada gadis kepedean itu.

" Ayolah Kak jadi pacar Ara aja , Ara suka sama Kak Sean, ganteng !" gemas Ara dengan tampang cegil nya mencuri kesempatan untuk memeluk sebelah lengan Sean yang masih melek mendengar apa yang barusan dia katakan.


next

yuk baca cerita Ara , sicegil Bang Sean

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 sedikit kecewa

" Kenapa, kamu keberatan dengan usiaku?" pertanyaan Sean memang dagu Ara agar tidak menunduk lagi dan menatapnya.

" Sedikit " kata Ara dengan polos dan ekspresi wajah separuh sedih nya .

" Jadi, mau putus?" pertanyaan Sean melihat wajah Ara yang menggambarkan lebih banyak keberatan nya walaupun gadis itu bilang sedikit.

" Mmmmh, nggak mau. Ara suka sama Sayang " kata Ara memeluk Sean .

" Lah, kalau begitu kenapa wajahnya keberatan banget?" pertanyaan Sean yang sampai merasa tidak nyaman melihat wajah kecewa Ara .

" Ara cuma merasa ketipu aja sama wajah Sayang yang masih muda " lesu Ara .

" 29 tahun memang masih muda Baby" kata Sean mengelus-elus kepala Ara .

" Muda apa nya , Daddy Ara aja pas usia dia 29 tahun Ara udah sekolah TK" ucap Ara yang membuat Sean langsung melotot .

" Jadi kamu menyarankan aku menikah sekarang agar tidak punya anak di usia tiga puluhan nanti?" pertanyaan Sean.

" Hmmmm, Sayang nggak boleh nikah sekarang apalagi sama wanita lain, Sayang cuma bakalan nikah sama Ara aja" pernyataan Ara dengan tegas

" Kalau nikah sama wanita lain?" pertanyaan Sean mengangkat sebelah alisnya.

" Nggak boleh, Ara bakalan bakar pelaminan kalian " kata Ara yang terdengar tidak main-main.

" Kalau cuma bakar pelaminan kan masih bisa," ucapan Sean belum selesai Ara sudah menyambungnya.

" Ara bakar pelaminan nya sekalian sama kalian berdua " ucap Ara tanpa belas kasih .

" Katanya kamu mencintaiku lalu kenapa tega membakar?" pertanyaan Sean menatap Ara dengan detail bahkan memperhatikan setiap ekspresi di wajahnya .

" Karena Sayang nggak bales cinta Ara, mending Ara lihat Sayang mati dari pada nikah sama yang lain " pernyataan Ara yang cukup membuat Sean terkejut .

...........

Ting

" Boss sudah hampir 3 jam aku menunggu, apa meeting di undur besok saja?" pesan singkat Bimo .

Sean juga terkejut melihat jam di pergelangan tangannya ternyata sudah hampir tiga jam dia menghabiskan waktu bersama Ara , namun rasanya baru sebentar.

" Astaga, Ayang lupa ya kalau harus balik kekantor " kata Ara begitu melihat jam juga terkejut, padahal rasanya baru sebentar mereka mengobrol rupanya sudah tiga jam saja .

" Meeting nya sudah diundur besok jadi kita akan mengobrol lebih lama hari ini " kata Sean yang tiba-tiba memilih mengundur meeting karena masih ingin menghabiskan waktu bersama Ara .

" Nggak apa-apa kalau diundur?" pertanyaan Ara yang tidak ingin Sean kena masalah.

" Meeting nya diundur besok karena Presdir yang mengundur nya " jelas Sean yang membuat Ara langsung tersenyum senang .

" Wahhhhh, berarti Ara bisa main lebih lama lagi sama Sayang dong " senang Ara sampai meronta-ronta kesenangan memegang tangan Sean .

" Ayo kita jalan " ajak Ara berdiri menggenggam tangan Sean .

" Sayang tau nggak, Ara seneng banget bisa jalan sama Sayang soalnya semenjak Daddy dan Mommy pergi ke Australia kemarin Ara jadi kesepian " cerita Ara terus berjalan menggenggam sebelah tangan Sean .

" Memangnya Daddy pergi berapa hari?" pertanyaan Sean yang jadi iba melihat pacar kecilnya ditinggal orang tua, pasti merasa sangat kesepian untuk anak yang terbiasa dengan belaian orang tua seperti Ara .

" Katanya sebulan soalnya perusahaan Daddy lagi ada masalah disana " kata Ara tiba-tiba dengan wajah sedihnya.

" Sudah jangan sedih lagi, jika nanti kamu merasa kesepian hubungi saja aku dan kalau ada waktu senggang main lah ke kantor ku " ucap Sean mengelus kepala Ara yang berjalan menyandarkan kepala dilengan Sean .

" Nanti Ara malah ganggu Sayang kerja " kata Ara dengan polos .

" Ya makanya jangan mengganggu Baby tapi menemani " kata Sean membayangkan betapa senangnya jika bekerja ditemani pacar kecilnya yang manis ini .

" Emang di kantor Sayang boleh bawa pacar?" tanya Ara dengan serius .

" Kalau cuma beberapa jam bolehlah, asalkan jangan sepanjang hari karena dapat mengganggu profesionalitas dalam bekerja " jelas Sean dengan alasan logis seolah dia juga harus mematuhi aturan kerja yang ketat .

" Emangnya Sayang kalau ada Ara jadi nggak profesional dalam bekerja ya?" tanya Ara lagi terus berjalan sampai mengajak Sean berjalan di trotoar pinggir jalan raya .

" Bukan tidak profesional tapi pikiranku teralihkan melihat pacar kecilku yang manis ini" gemas Sean mengacak rambut Ara .

" Ayang, rapikan rambut Ara kembali" rengek Ara yang masih berjalan manja memeluk sebelah lengan Sean di tengah keramaian.

" Iya-iya, maafkan aku Baby " tawa Sean merapikan rambut Ara .

" Ohhhh tuhan, kenapa bersama Ara rasanya sangat nyaman sampai aku lupa jati diri sendiri " Ucap Sean yang jadi mencintai kehidupan merakyat setelah bersama Ara .

Sean merasa kembali seperti remaja diajak Ara pacaran di tempat-tempat umum yang banyak sekali orang , tidak mewah tapi Sean sangat bahagia .

" Ayang kenapa bilang Ara pacar kecil, emang Ara masih kurang besar ya? Walaupun pendek tapikan nggak kecil-kecil banget " suara lesu Ara yang membuat Sean langsung tertawa.

" Ayang kenapa malah tertawa " Ara mencubit perut Sean .

.............

Hampir jam lima sore Sean baru pulang kerumahnya .

" Selamat sore Tuan muda" sapa bodyguard dan pelayan yang sudah berbaris rapi menyambut Sean.

" Ada tamu?" pertanyaan Sean pada pelayan yang mengambil jas dan tas ditangan Sean .

" Iya Tuan muda, keluarga nona Shania" jawab pelayan dengan sopan .

Sean melanjutkan langkah memasuki rumah utama yang sangat luas dan mewah itu.

" Sean " panggil Ibu ketika Sean akan menaiki tangga.

" Iya Bu" ucap Sean tersenyum dengan mood baiknya akan berjalan menghampiri Ibunya yang duduk diruang tamu .

" Kau sudah pulang?" pertanyaan Ayah yang berjalan dari arah berlawanan juga akan menuju ruang tamu .

" Sudah " kata Sean dengan tiba-tiba memeluk Ayahnya yang sangat jarang dia peluk sampai pria paruh baya itu berdiri terdiam dan perlahan membalas pelukan anak semata wayangnya.

" Ji, jika , lelah mandilah, dulu baru keruang tamu ada beberapa hal yang ingin Papa Shintia katakan" ucap Ayah dengan nada rendah begitu Sean melepaskan pelukan nya .

" Baiklah, aku mandi dulu " kata Sean kembali menaiki tangga.

" Pelayan siapkan makanan untuk nya" perintah Ayah yang membuat langkah Sean berhenti di seperempat tangga .

" Ayah aku sudah makan" kata Sean menatap Ayahnya dengan senyum yang tidak pernah lepas dari bibirnya.

" Makan dimana?" tanya Ayah karena Sean baru pulang dari kantor

" Makan diluar " jawab Sean dengan senyum lebarnya kembali menaiki tangga.

" Ada apa dengan anak itu?" ucap Ayah melihat Sean yang jadi versi jauh berbeda semenjak tinggal kembali dirumah utama hampir sebulan ini .

" Ayah " panggil Ibu melihat suaminya yang hanya terdiam saja .

Ayah berjalan menuju ruang tamu dan duduk disamping istrinya " silahkan diminum " kata Ayah pada ketiga tamunya .

" Aku membawakan Om dan Tante brownies coklat cobalah, aku membuatnya sendiri " ucap Shania yang setiap datang selalu membawa buah tangan.

Ayah malah jadi teringat bolu pandan yang dibawa Sean waktu itu bahkan sampai sekarang Ayah belum mendapatkan nya lagi .

1
Yel
ehh jgn lah sampai sean nikah dgn yg lain jg 🫠 ga relaaa
partini
siapa sih Thor ortunya Ara penasaran
Yel
lagi thor 🤭
Yel
selama ini kan ara trs yg ada untuk sean, nah nanti bikin ga direstui dulu trs bikin sean yg ngejar 🤣
partini
bikin konflik ga ada restu dari pihak cewe Thor ,Ara kan cinta ma Sean masih so so only bisa dong jodohin ma yg lain buat Sean kelimpungan sebentar
Arin
Nah lo.......cara Daddynya Ara menilaimu, tergantung bagaimana kemarin Sean memperlakukan Shania. Apakah seperti pasangan? atau menjaga jarak..... Kalau sudah merasa bahwa dirimu akan mengecewakan Ara, paling tidak akan direstui
Dan harus lebih berjuang dengan keras lagi untuk mendapatkan restu. Bukan hanya Ara yang harus dituntut untuk mengikuti aturan di keluarga Sean saja
Dewi kunti
Apa yang akan.......
Dewi kunti
bapamu gendeng Sean
Yel
itu ayah sean minta di geplak 🤣
partini
ko ayah gitu ,,ga beres ini mah jangan dia yg punya istri dua ayo buk cari tau jangn anda di poligami
Arin
Wah.... Hati-hati Bu.... Kalau suamimu mengizinkan anakmu Sean buat ber istri 2 jangan-jangan suamimu juga sama..... ingin juga punya istri 2🤣🤣🤣🤣
partini
Thor bikin Ara tantrum Dong biar Sean kelimpungan,aku yakin mantan Sean pasti menggatal deh
Ara pergi agak jauh dulu jujurly aku penasaran Ara anak siapa yah dari sekian novel kan mafia semua
Dewi kunti
🤭🤭🤭🤭🤭Oalah noooookkk ,sean njededek😂
Arin
Memang cari masalah si Sean nih..... udah tau pacarnya suka tantrum. Masih saja mau di pegang-pegang tangannya sama cewek lain
Yel
jambak ra jambak!! 🤣
partini
3 bilang dikit Sean parah 😂
Yel
baru aja mau blg thor, bnyk juga cewenya sean 🤣 ada rose, shania, irene lagi
Dewi kunti
🙈🙈🙈🙈 aduuuuuuhhhh nich bocil tantruman,sabar Sean 🤭🤭🤭
Dewi kunti
wis timbang rame terus Ndang dirabeni wae, kesuwen
partini
ehhh putus,, alamak kalian berdua ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!