Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 21
mendengar apa yang dikatakan oleh Sang adik itu begitu masuk akal jika ia tetap merahsiakan pernikahan ini mungkin saja akan berlaku sesuatu yang tak akan ia jangka,mana tidak sang ayah selalu menyuruhnya menghadiri pelbagai jenis kencan buta dari tamat persekolahan hingga saat ini.
"bagaimana khabar orang tua itu?"soal Cheng Lei dengan nada datar waktu terselit rasa peduli di dalam kata-kata nya.
"Pak tua itu,hem..sangat sihat hingga bisa melakukan tugas setahun penuh tanpa cuti,tugas pertahanannya lebih penting berbanding keluarga.."jelas Cheng Ya berbicara ketus dengan nada kesal tapi lebih kepada perasaan hampa.
Keduanya saling terdiam buat seketika tanpa kata,membuat suasana menjadi hening seketika.Mereka saling duduk berhadapan di meja makan sedangkan Bai Qing telah lama tertidur di sofa ruangan tak jauh dari mereka saat ini jadi mereka mencoba untuk berdiskusi tanpa bersuara lantang.
'kapan ya..terakhir kali aku dan hehe berbicara dengan suasana yang tenang seperti ini'batin Cheng Ya merasa sedikit tidak biasa dengan keadaan ini.
'kapan terakhir kali kami duduk berbicara seperti ini tanpa terjadi kegaduhan 'batin Cheng Lei merasa sedikit sebanyak tidak terbiasa dengan situasi ini.
Meraka berdua merasa canggung dengan suasana saat ini Kerna saling berhadapan sudah beberapa lama sejak mereka menghadapi situasi tenang dan hening tanpa bersilat lidah dan saling menyindir sesama sendiri,suasana begitu tenang dan santai saat mereka tidak mula melakukan pembicaraan akan hal-hal yang bisa membuat mereka saling memanas saat ini.
Sesaat Cheng Ya langsung mengingat sesuatu jadi ia memulakan pembicara lebih dulu,Cheng Lei langsung dengan sigap bersiap mendengar apa yang akan dikatakan oleh adiknya itu.
"oh iya...Ge, ayah bilang saat ulang tahun mu nanti ia akan mengadakan sebuah pesta pertunangan untuk MU."jelas Cheng Ya membuat Cheng Lei langsung mengangguk menandakan ia memahami situasi saat ini jelas menunjukkan bahawa ia harus segera bertindak sebelum Isterinya Bai Qing terluka mendengar khabar ini.
"Ge..saranku..selain memberitahu ayah kau juga harus berterus terang tentang kondisi keluarga kita pada QingQing Kerna ia dan kita sudah menjadi anggota keluarga sekarang..aku akan pergi jadi aku akan datang lagi untuk menemui QingQing"jelas Cheng Ya langsung keluar dari apartmen meninggalkan Cheng Lei yang masih denagn benaknya sendiri.
'Apa aku harus tetap mengatakannya atau biarkan saja,aku harap kehidupan seharian kami lebih baik untuk kedepannya'batin Cheng Lei ia langsung bangkit dari duduk menuju sofa ia menatap wajah tidur sang isteri yang terlihat begitu polos saat tertidur.
"Sayang..terima kasih Kerna hadir dalam hidupku,kembali padaku jika saat itu bukan kamu yang menyelamatkan ku maka mungkin tidak ada lagi aku disini bersama dengan mu..sayang aku menantikan masa depan kita bersama nanti"ungkap Cheng Lei mengusap lembut pipi Bai Qing yang halus dan lembut
"sayang,disini dingin kita ke kamar ya"bisik Cheng Lei pelan membuat tidur Bayi Qing sedikit terusik dengan tatapan penuh cinta Cheng Lei mengecup pelan jidat Baik Iqng yang masih tertidur dengan nyaman tanpa Sadar kedua lengannya telah melingkar di leher Cheng Lei yang saat itu langsung mengendong nya memasuki kamar mereka.
Bersambung...
Please Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter ya guys Makasih semua Kerna Like dan komentar Author ya (◠‿◕)