NovelToon NovelToon
M.U.A Modern Di Zaman Kuno

M.U.A Modern Di Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Sistem
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora79

Aurielle Veyra (25 tahun), seorang Make Up Artist kelas dunia, dikenal mampu mengubah wajah biasa menjadi sebuah 'Mahakarya'.

Namun setelah tertidur usai bekerja tanpa henti, dia terbangun … bukan di Apartemen mewahnya.

Melainkan di raga seorang gadis yatim piatu miskin di desa terpencil dalam Kekaisaran Shang Agung, yang bernama Lin Yue. Yang meninggal karena menyerah menjalani kehidupan di dunia itu.

Di dunia tanpa kosmetik modern, Aurielle terikat dengan sebuah ruang dimensi misterius berisi resep kecantikan kuno yang telah lama hilang dari sejarah.

Dari bunga liar, mutiara, hingga ramuan rahasia, dia menciptakan kosmetik yang mampu membuat siapa pun terlihat memukau.

Namun, di balik kecantikan yang dia ciptakan …
tersembunyi rahasia racun halus, dan permainan kekuasaan yang mematikan.

Karena di dalam dunia Kekaisaran~

Sebuah wajah yang sempurna bisa menjadi sebuah 'senjata' yang mematikan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13: Rencana Perburuan Musim Dingin!

***

Sesampainya di Istana, Lin Yue langsung masuk ke dalam kamar untuk membuat kembali produk-produk ajaibnya.

Suasana di sekitar Istana terasa lebih berat malam ini, seolah-olah menunggu 'sesuatu' yang besar terjadi~

Sesuatu yang dapat mengubah seluruh tatanan Istana di kemudian hari!

--

"Ugh, Tango ... Apakah tidak ada hal-hal menarik disekitarku? Aku sangat bosan sekali!" keluh Lin Yue sambil bersantai di dalam ruang dimensinya.

Disana memang tempat ternyaman dan teraman bagi Lin Yue, dimana sudah banyak pohon buah-buahan dengan aura spiritual yang tumbuh dengan sendirinya di dalam sana.

Ada sebuah pohon buah aneh yang sangat Lin Yue sukai, buahnya berbentuk kristal segitiga sama sisi dan warnanya merah keunguan, yang terlihat seperti batu permata, namun bisa dimakan.

Lin Yue menamakan buah itu 'Pearpel', karena rasanya seperti perpaduan antara buah pear dan apel yang mengandung energi spiritual murni.

[Host sudah membuat banyak produk ajaib yang siap jual, kenapa host tidak membuat pil dan ramuan ajaib untuk menyembuhkan berbagai penyakit sekarang dan menjualnya di Paviliun Orchid Bulan?]

[Banyak tumbuhan dan buah spiritual langka di sini, dan Host bisa mengolahnya menjadi sesuatu yang menakjubkan!]

Lin Yue menimbag usul yang diberikan oleh Tango, sambil memakan buah Pearpel yang manis dan renyah.

Krauk! Krauk! Krauk!

"Boleh juga usulmu itu, Tango. Sekalian aku memanfaatkan ilmu peracikan Pil dan Ramuan penyembuh itu ... Apakah akan ada jadwal acara yang menarik dari Istana nanti?" tanya Lin Yue kepada Tango.

[Sepertinya Istana akan mengadakan acara perburuan musim dingin, Host.]

"Apa?! Perburuan musim dingin? Wah, menarik sekali!" ujar Lin Yue.

"Baiklah! Sepertinya aku harus mempersiapkan semuanya sekarang, karena para musuh diluar sana sangat ingin mengambil nyawaku!"

--

Keesokan harinya, semua orang penting berkumpul di dalam Aula Naga Emas, karena perintah mendadak dari Kaisar Longhui.

Lima belas orang Selir Istana yang sakit hanya bisa mengirimkan utusan yang mereka percaya untuk hadir, karena kondisi mereka yang tidak memungkinkan untuk hadir.

Kaisar Longhui duduk diatas singgasananya dengan santai, namun ketegasan dan ketajaman matanya terlihat menakutkan.

"Akhir-akhir ini ... keadaan di Istana sangat membosankan,"

"Kasim Zhang ..."

Kasim Zhang langsung bersujud di depan Kaisar Longhui dengan penuh hormat.

"Hamba, Yang Mulia ..."

Kaisar Longhui menatap semua yang hadir dengan wajah datar, membuat semua orang langsung menundukkan kepalanya.

Tidak ada yang berani menanggapi pria nomor satu itu sembarangan.

Tidak lama kemudian, Kaisar Longhui tersenyum tipis.

"Zhen ingin mengadakan perjamuan musim dingin dengan para utusan Kekaisaran lain di wilayah kita ..." ujar Kaisar Longhui dengan nada dingin.

Suasana langsung berubah, membuat beberapa bangsawan saling melirik penuh tanda tanya.

"Perjamuan musim dingin, Yang Mulia?" beo kasim Zhang dengan kepala tertunduk.

"Benar! Namun, kali ini dibuat sedikit ... berbeda ..." sahut Kaisar Longhui.

Dia berdiri perlahan dari atas singgasananya, dan menatap ke arah para bawahan terpercayanya di bawah sana.

"Selama satu bulan penuh ... Zhen akan mengadakan perjamuan di Hutan Shesan, dengan berburu binatang buas level tinggi," ujar Kaisar Longhui.

"Dan siapapun yang dapat hewan buruan terbanyak, akan dapat hadiah spesial dari Zhen. Siapapun berhak mengikuti acara ini, tidak perduli status mereka, yang penting mereka ingin berpartisipasi," lanjut Kaisar Longhui dengan nada tegas.

DEG!

Wajah para pengikut setianya langsung pias, saat mendengar keinginan sang penguasa itu.

Bagaimana tidak pias?

Beladiri mereka hanya berada di level menengah, dan hanya para pengawal mereka saja yang memiliki kekuatan beladiri di level tinggi.

Bukankah itu namanya 'mencari kematian sendiri'?

Para Selir dan utusan Selir mengangkat wajah pucat mereka, berharap mereka dapat keringanan untuk tidak mengikuti acara tersebut.

"Ampuni hamba, Yang Mulia ... Apakah kami bisa tidak mengikuti acara ini? Ketrampilan kami hanyalah untuk melayani Anda, bukan untuk berburu hewan buas ..." ujar salah satu Selir Istana.

Kaisar Longhui menyipitkan matanya sebentar, lalu dia menatap wanita itu dengan wajah datar.

"Itulah kesenangan utamanya! Selain melayani Zhen, kalian harus bisa menjaga diri sendiri disana, dan menunjukkan jika kalian pantas menjadi Selir Pilihan Zhen!" jawab Kaisar Longhui dengan nada dingin.

"Keputusan Zhen tidak dapat diganggu gugat! Menteri Ritus dan para Jenderal bertugas mengatur semuanya! Dan Kasim Zhang ... buat undangan untuk semua Kekaisaran yang ada di wilayah Shang Agung dan pengumuman kepada rakyat kita akan acara ini!" perintah Kaisar Longhui dengan nada tegas.

"Dan semuanya harus siap dalam waktu dua minggu kedepan!"

Tanpa banyak kata bantahan kembali, para pengikutnya hanya bisa bersujud untuk mematuhinya.

"Kami akan melaksanakan perintah Anda, Yang Mulia Kaisar Agung!"

"Bagus! Lakukan sekarang!"

"Baik, Yang Mulia!"

--

Di dalam Paviliun Teratai Hitam, Selir Zheng menyeringai tipis saat mendengar kabar itu.

"Hutan Shesan ..." gumamnya pelan.

Matanya dipenuhi kilatan dingin dan kekejaman.

"Sebuah tempat sempurna untuk sebuah ... 'kecelakaan' ..." gumamnya sambil menyesap tehnya perlahan.

Dia sedang mengadakan acara minum teh di dalam kediamannya bersama para Selir yang juga terkena penyakit sepertinya.

"Apakah ini akan menjadi kesempatan kita untuk memusnahkan dia dan temannya itu, Selir Zheng?" tanya salah satu Selir.

Selir Zheng menganggukkan kepalanya.

"Jika di dalam Istana kita di awasi, namun jika di dalam hutan sana ..."

Dia menyeringai kejam, sebelum melanjutkan ucapannya.

"Mereka tidak akan tahu, siapa yang telah membunuhnya ... Hahahahaha!"

"Lin Yue ... Mei Fang ... Tunggu saja kematianmu! Hahahaha!"

--

Sementara itu di dalam Paviliun Naga Kembar, Lin Yue terlihat duduk santai bersama para bawahannya di dalam taman Naga.

[Tring!]

[Host! Tango akan merekomendasikan peningkatan kekuatan tempur dan persenjataan.]

Suara mekanis itu terdengar kembali di dalam benak Lin Yue.

"Aku sudah merencanakannya ..." jawab Lin Yue dalam benaknya.

Mei Fang datang dengan wajah pucat, dimana dia baru saja mendengar tentang berita itu.

"Kamu sudah mendengarnya, Yue?" tanya Mei fang dengan napas tersengal.

"Sudah ... Dan aku akan mengikutinya, karena itu adalah perintah mutlak Yang Mulia Kaisar Agung," sahut Lin Yue.

Mei Fang langsung panik mendengarnya.

"Kamu serius dengan ucapanmu? Itu adalah hutan terlarang yang paling berbahaya loh, Yue!" serunya dengan wajah serius.

Lin Yue menolehkan kepalanya ke arah Mei Fang.

"Ya, mau bagaimana lagi kan? Yang Mulia mewajibkan semua Selirnya ikut kesana dan meramaikan acara berburu itu dengan ikut berpartisipasi kegiatan di dalamnya, bukan untuk liburan!" sahut Lin Yue dengan nada santai.

"Aku tidak mau mati diterkam Harimau atau Serigala buas, Yue ..." gumam Mei Fang dengan wajah nelangsa.

Lin Yue tertawa kencang, saat melihat raut wajah nelangsa temannya itu.

"Hahahahaha! Jika kamu mati dimakan binatang buas, maka kamu tidak memiliki kualifikasi untuk menjadi sahabatku, dong! Hahahaha!"

"ITU BUKANLAH HAL YANG PATUT DI TERTAWAKAN, YUE!" teriak Mei Fang, kesal.

Lin Yue berdiri dari duduknya, lalu dia meregangkan badannya.

Krek! Krek!

"Aaaah! Sepertinya ... sudah waktunya aku mencoba kekuatan terbaruku ..." ujarnya.

"Kamu mau latihan sekarang?" tanya Mei Fang.

"Ya, mau ikut lihat?"

"Oke."

Di halaman belakang Paviliun itu, Lin Yue berdiri di tengah-tengah halamannya.

Angin berhembus pelan, mengibarkan rambut ikalnya yang halus.

"Fang-Fang, perhatikan baik-baik," ujarnya dengan wajah serius.

"Hah?!"

Belum sempat Mei Fang mengucapkan kata selanjutnya, tiba-tiba~

Swisssh!

Tubuh Lin Yue sudah menghilang dari hadapannya.

"LOH?! ... EH?!"

Kemudian Lin Yue sudah muncul kembali dibelakang Mei Fang.

"Aku di sini ..." ujar Lin Yue sambil menepuk bahu Mei Fang.

"ASTAGA!!!" teriak Mei fang yang hampir terjungkal ke arah depan karena kaget.

"Kamu manusia atau hantu?!"

"Hihihihi! Ini baru pemanasan saja, Fang-Fang!" sahut Lin Yue sambil terkikik geli.

Tidak lama kemudian, dia kembali berjalan ke posisi awalnya sambil mengangkat tangannya membuat posisi kuda-kuda.

"Ini namanya tekhnik beladiri kombinasi yang aku ciptakan sendiri ..." ujarnya membual bangga.

Sistem yang menjual tekhnik itu: "..."

Sementara Author yang sudah mengarang nama tekhnik tersebut, memandang kedua karakternya dengan wajah kesal.

Wussh! Wusssh! Wussh!

Gerakan Lin Yue berubah sangat cepat.

Tangan, kaki, dan tubuhnya bergerak sesuai presisi dengan sangat luar binasa ... eh, biasa maksudnya.

Setiap gerakan kakinya terasa ringan, namun sangat mematikan.

Hiaat! Hiaat! Hiaat!

Aling yang melihat gerakan menakjubkan majikannya langsung berlutut.

Brugh!

"Nona sangat luar biasa ...!" gumamnya takjub.

Setelah dia melakukan gerakan itu selama beberapa saat, dia langsung menghentikan latihannya.

"Haah! Lumayan, bisa mengeluarkan keringat hari ini ..." ujarnya dengan wajah puas.

Aling berlari ke arah Lin Yue, lalu dia mengelap peluh majikannya dengan lembut.

"Apanya yang lumayan, hah?! Gerakan kamu itu sudah seperti para pendekar legendaris tahu?!" seru Mei Fang sambil berlari ke arahnya.

Lin Yue hanya tersenyum kecil untuk menanggapi ocehan Mei Fang.

"Masih banyak yang aku harus persiapkan, Fang'er ..." ujarnya sambil memejamkan mata.

"Fang'er, kamu kembalilah dulu ke Paviliunmu. Aku ingin bebersih dulu ..." perintah Lin Yue.

"Baiklah, Yue ... Sampai nanti ..."

"Oke."

--

"Tango ..." panggilnya.

[Saya di sini, Host!]

"Buka Mall, aku membutuhkan senjata!" perintahnya.

Cling!

Sebuah layar transparan muncul di depan Lin yue, dengan gambar berbagai senjata zaman ini yang telah dimodifikasi.

Diantaranya ada:

-Jarum emas beracun yang tidak terlihat.

-Kipas cantik dengan pisau beracun.

-Gelang pelontar bom mini, yang bisa terisi otomatis.

Dan,

-Senjata Bayangan Kamuflase.

[Semua senjata itu akan terisi otomatis jika terpakai, jadi Host tidak perlu khawatir akan habis.]

"Sangat-sangat ... Menarik!" gumamnya sambil menyipitkan matanya.

[Racun yang ada di dalamnya semua senjata itu sangat efektif dan mematikan, Host! Tango memperingatkan agar Anda berhati-hati dalam memakainya nanti.]

"Aku mengerti ..."

Lalu dia menunjuk satu-persatu senjata yang dia inginkan.

"Aku ambi ini ... ini ... dan ini."

[Total pembelian: 350.000 poin kontribusi.]

"Oke."

Dalam sekejap mata, beberapa senjata langsung muncul ditangannya.

Sring!

Lin Yue mengambil sebuah kipas cantik yang terlihat sangat elegan, dia mengibaskan kipas itu untuk membukanya.

Srak!

Setelah terbuka, kipas itu menjadi sebuah senjata tajam yang beracun.

"Cantik dan mematikan ... seperti diriku ... Hahahaha!" ujarnya dengan rasa percaya diri yang tinggi.

Setelah itu, dia mengambil sebuah cincin dengan bentuk kepala naga yang elegan.

Lin Yue memakai cincin itu, lalu mengarahkannya ke sebuah batang pohon plum disana.

Swosh! Swosh! Swosh!

Beberapa jarum kecil keluar dari dalam cincin itu, dan langsung melesat dan menancap dibatang pohon plum tersebut.

Jleb! Jleb! Jleb!

"Sangat tipis dan kecepatannya hampir tidak terlihat oleh mata! Bagus sekali!"

Dalam hitungan detik, daun pohon plum itu langsung menghitam dan mati.

"Wooow! Keren sekali!"

Dan gelang pelontar berisi bom miliknya hanya dia pakai, dia tidak ingin menggemparkan Istana dengan suara ledakannya.

"Hari ini sudah cukup, aku akan beristirahat sekarang ..."

Lin Yue memasuki Paviliunnya, diikuti oleh kelima pelayan setianya.

"Aling! Besok kita akan mengirimkan produk ke Orchid Bulan, persiapkan semuanya dan jangan sampai ada yang tertinggal," perintah Lin Yue kepada asistennya.

"Saya mengerti, Nona!"

--

Malam itu, Alung dan Alang muncul untuk melaporkan sesuatu kepada Lin Yue.

"Lapor, Nona! Para pembunuh bayaran sudah banyak yang mengincar Anda. Semua berasal dari Istana dan para bangsawan yang iri dengan Anda!" ujar Alung dengan badan membungkuk hormat.

"Biarkan saja ... kita jangan bergerak dulu. Biarkan mereka semua mengikutiku sampai Hutan Shesan nanti," jawab Lin Yue dengan nada santai.

"Besok kamu dan Aling pergi untuk mengantarkan semua produk yang sudah siap ke Paviliun Orchid Bulan. Aku tidak akan keluar Istana dulu, sampai kita berangkat ke Hutan Shesan!" lanjutnya memberikan perintah.

"Perintah akan kami laksanakan, Nona!"

"Hm, bagus! Dan kamu, Alang! Jaga Mei Fang dengan ketat, jangan sampai dia terluka!" perintah Lin Yue kepada Alang.

"Saya mengerti, Nona!"

"Bagus! Sekarang pergilah kalian ke dalam ruang dimensi untuk mengisi daya,"

"Baik, Nona!"

--

Di sisi lain Paviliun Naga Kembar, tepatnya di Paviliun Teratai Hitam, Selir Zheng dan para Selir Istana yang lain sedang merencanakan sesuatu.

Mereka duduk di depan sebuah meja oval, dan saling mengeluarkan suaranya.

"Aku akan menyewa para pembunuh bayaran elit dari cabang luar."

"Gabungkan dengan beberapa prajurit milik kita, agar tidak terlalu mencolok."

"Dan pastikan mereka tewas di hari pertama perburuan dimulai ..."

"Ya, dan pastikan semuanya bersih tanpa meninggalkan jejak apapun yang mengarah kepada kita!"

--

Kembali ke Paviliun Naga Kembar, Lin Yue dan Mei fang sedang duduk dihalaman depan sambil minum teh.

Mei Fang terlihat gelisah, sehingga tidak bisa duduk dengan tenang.

"Yue ..."

"Hm?"

"Kalau nanti terjadi sesuatu padaku ..."

"Tidak akan terjadi apa-apa," potong Lin Yue cepat.

"Tapi~"

"Aku tidak akan membiarkan hal buruk terjadi padamu, Fang'er!" sela Lin Yue dengan nada tegas.

Mei Fang menatap Lin Yue dengan tatapan aneh, dia seperti tidak mengenal temannya sekarang.

Suaranya tegas, pembawaannya tenang, dan semua perintah yang keluar dari mulutnya adalah mutlak bagi semua yang ada di Paviliun Naga Kembar, termasuk dirinya sendiri.

"Kamu benar-benar berubah, Yue ..." ujar Mei Fang.

Lin Yue tersenyum tipis.

"Dunia ini sangat kejam, Fang'er. Jika aku masih tetap lemah seperti dulu, aku takut ... aku sudah tewas sejak menginjakkan kaki ke dalam Istana ini ..." sahut Lin Yue.

Angin senja berhembus lembut, membawa aroma da-rah yang belum tertumpah.

Hutan ... Shesan ...

Ditempat ini semuanya akan terbukti ...

Siapa yang kuat bertahan di dalamnya, maka dia berhak mendapatkan kehidupan yang layak.

Lin Yue telah mempersiapkan semuanya dengan baik, dengan kekuatan baru dan senjata mematikannya, dia akan menjadi wanita paling 'berbahaya' di dalam lingkup Istana.

Hanya saja ...

Dia tidak boleh mengungkapkan semuanya sekarang.

"Silahkan kalian kirim semua andalan kalian ke dalam Hutan Shesan untuk memburuku ..." gumamnya sambil tersenyum.

Dan perlahan, senyuman itu berubah menjadi sebuah seringaian menakutkan.

"Karena aku akan menyambut kalian semua dengan cara yang tidak akan pernah kalian lupakan!"

⚛⚛⚛

1
Herma Irwan
lanjut Thor
Herma Irwan
Maha karya yg luar biasa , saya paling suka cerita seperti ini yg kuno ada yg modern ada apalagi ada sistem 👍 kereeen Thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih dukungannya, Kak Herma ... 🙏🏻😊🤗🫰🏻🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
dan author nya ngetik smbil nyemil wafer tango
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 🤯🤯🤯🤯🤯 🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
terimakasih thor ini baru bagus pasangan mcnya setia dingin kepada lain tapi tidak kepada mcnya tidak seperti Kaisar itu yang mempunyai banyak selir cih lebih baik Kaisar muda yang setia
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Oke2, Kak ... tapi gak cepat2, yak ... biar lin Yue mengembara dulu setelah perang ... 🤣🤣🤣🤣.

Btw, Kk juga penulis ya? aku cek profile, tapi kok gak ada novelnya?
total 4 replies
Fajar Fathur rizky
semangat thor di tunggu Kaisar tua mati oleh Kaisar muda thor hahahaha
Fajar Fathur rizky: bikin alur cerita pas linyue ke luar dari istana itu tidak sengaja ketemu Kaisar muda itu yang sedang menyamar
total 7 replies
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
seneng nih klo sistem nya kyk gini..
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih banyak, Kak ... 😊🙏🏻🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
aku
namanya estetik bgt tor 😁 xialan 🤣🤣🤣
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Udah pusing cari nama yang gak pasaran, Kak ... Eh, malah nemunya nama itu ...🤣🤣🤣🤣🤣. Terima kasih dukungannya, Kak ... 🙏🏻😊🤗💖💖💖
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
jangan bikin hamil anak Kaisar itu thor kapan bikin Kaisar itu tewas thor sama Kaisar muda thor yang belum punya selir dan setia agar sama linyue
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Sabar, Kak Fajar ... Karena permintaan Kk, alur yang sudah aku buat jadi dirombak semuanya nih ... Otak aku mau meledak mikirnya biar nyambung ...😅😅😅. Kasihanilah aku, Kak ... Author juga manusia soalnya, harus berpikir dengan otak mungilku ini ... 🙏🏻😁😊.
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Bunda ... 🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
setiap niat yang mulia pasti di ijabah sama Allah kak..
jadi semangat dalam menjalani niat yang mulia itu, terutama untuk kucing² manis itu..
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞: sama² kak 🤗
total 4 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin linyue makan pil lagi yg buat dia kembali perawan thor
Fajar Fathur rizky
thor bikin Kaisar itu tewas thor dalam peperangan oleh Kaisar muda Kekaisaran lain bikin Kekaisaran Kaisar itu di taklukkan oleh Kekaisaran lain thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Tunggu Sistemnya naik level dulu, ya kak ... 😅😅😅🙏🏻🙏🏻🙏🏻.
total 9 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin Kaisar itu tewas thor bikin pasangan mcnya hanya punya dia aja tidak punya selir thor
🌷🌸 Clarissa 🌸🌷: akhhh seruu nyaa, lanjutkann thorrr oh ya semoga tercapai yaa bikin rumah kucingnya, semangat!!!/Determined/
total 5 replies
Atalia
jadi menegangkan yaa author

pokoknya semangat ya 🥰

ditunggu yaa kelanjutannya author🤭
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Kak Atalia ...🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Bunda ... 😊🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
setuju, musuh yang paling nyata adalah sesama manusia itu sendiri
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Benar sekali, Kak Elle ...🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
total 7 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
wahh, hewan beast bisa narsis juga ternyata /Facepalm/
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ... pamer ... pamer ... 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Ashiaaap, Bunda ... 😊🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
secepatnya, ayo tingkat kan lagi kekuatan mu Yue sampai maksimal
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Kak Elle ... 🙏🏻🤗💖💖💖
total 5 replies
Atalia
makin penasaran aja

pokoknya semangat ee author

ditunggu yaa kelanjutannya author🥰
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Thank You, Kak Atalia ... 🙏🏻🤗😊🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!