NovelToon NovelToon
Perempuan Desa Yang Selalu Dihina

Perempuan Desa Yang Selalu Dihina

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Nikahmuda
Popularitas:672
Nilai: 5
Nama Author: Nur silawati

"Amelia kita sudah menikah, ingat perjanjian kita jika pernikahan ini hanya sementara. Aku menikahimu karena terpaksa.. jangan berharap banyak dari pernikahan ini. Aku pun tidak akan menyentuhnya."ucap Rudi.
Amelia gadis berasal dari desa kidul, bertemu dengan Rudi pria asal ibukota,ia seorang kontraktor yang sedang membangun jalanan di desa Amelia.
Amelia terpaksa menerima lamaran Rudi karena ingin melunasi hutang kedua orang tuanya.
Rudi terpaksa menikahi Amelia karena tunangannya Sarah hilang entah ke mana menjelang 1 minggu pernikahan mereka.
Sementara undangan sudah menyebar kemana-mana.
Untuk menutupi aib keluarga Rudi memilih Amelia untuk ia nikahi.
"Apapun persyaratannya aku terima yang terpenting uang yang kamu janjikan harus tepati..." jawab Amelia tegas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur silawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 25. pesta pernikahan mantan suami

Hari ini pernikahan Rudi dan Kamila diselenggarakan di sebuah hotel bintang lima di kawasan ibukota.

Keduanya sangat bahagia menyambut hari bahagia mereka hari ini.

Senyum menawan terukir di sudut bibir Rudi. Tidak seperti waktu Ia menikah dengan Amelia wajahnya muram.

Hotel bintang lima telah dihiasi sedemikian rupa cantiknya. Lilin-lilin menyala indah menambah romantis suasana.

Kamila sudah cantik dengan kebaya pengantin berwarna putih tulang dan kain jarik batik Pekalongan.

Begitupun dengan Rudi, ia tampak gagah dengan mengenakan jas berwarna putih senada dengan warna kebaya  Kamila.

Keluarga besar Rudi tampak bahagia sekali terutama  Ainun.Ia membusungkan dadanya kepalanya tegak dan tersenyum menatap semua tamu.

Senyum manis mengembang di sudut bibir Ainun. Ia  sangat puas bisa menunjukkan pada tetangga, sanak saudara dan teman-temannya jika anak laki-laki bungsunya berhasil menikahi wanita karier.

Ia pun mengundang keluarga besar Zahra mantan tunangan Rudi yang sampai hari ini hilang tidak kembali.

Berita terakhir yang  Rudi dengar Zahra menikah dengan pengusaha minyak asal Timur Tengah.

"Ibu Ainun cantik sekali dengan kebaya warna sage." Puji tetangganya.

"Seragam keluarga dari pihak laki-laki tersage-sage?" Ucap  Salamah.

Diantara tamu undangan itu, tidak tampak Azizah dan  keluarganya.

Azizah menolak untuk menghadiri pesta pernikahan Rudi dan Kamila.

Ia masih sakit hati dengan perlakuan mertuanya. Bahkan kebaya warna sage yang menjadi seragam keluarga. telah ia bakar kemarin ia tidak Sudi mengenakan seragam tersebut.

Arman tampak murung karena istrinya keras kepala tidak mau menemaninya menghadiri, pesta pernikahan adiknya.

Bahkan Azizah menolak pulang ke rumah mertuanya.ia tidak akan pernah menginjakkan kakinya di rumah mertuanya lagi.

"Azizah tidak kelihatan ya? Apa ia masih marah dengan Bu Ainun?" Tanya para tetangga yang lain.

"Sepertinya begitu, orang tua Azizah pun tidak hadir. Aku kalau jadi Azizah akan melakukan hal yang sama tidak akan pernah hadir. Biar tahu rasa ibu Ainun, baru saja dikaruniai menantu yang asal-usulnya tidak jelas ia sudah sombong dan semena-mena terhadap menantu lamanya."para tetangga Ainun sibuk bergosip ria.

Akad nikah pun berlangsung suasana sangat khidmat sekali.

"Untuk wali siapa?tanya Pak penghulu.

"Papah mempelai wanita, telah menyerahkan wali nikah diwakilkan wali hakim." Jawab Paman Kamila.

Paman Kamila yang bernama Alex yang mengurus semua perwalian.

"Iya Pak penghulu, orang tua Kamila telah meminta diwalikan oleh Hakim. Karena beliau tidak bisa hadir di acara sakral ini. Bukannya tidak sayang, tetapi memang benar-benar tidak memiliki waktu untuk pulang ke Indonesia dalam bulan-bulan ini." Jawab pria tersebut yang bernama Alex.

"Pak Alex siapanya Mbak Kamila?"tanya Pak penghulu lagi.

"Saya adik ibunya. Papanya Kamila anak tunggal, jadi tidak ada saudara yang bisa menjadi wali nikah kamilah."  Laki-laki yang bernama Alex yang mengaku adik kandung mamahnya Kamila menjelaskan pada Pak penghulu kenapa Papanya Kamila tidak bisa menjadi wali nikah.

Ainun sangat geram melihat penghulu yang banyak bertanya. Seolah-olah mempersulit jalannya pernikahan menurut Ainun.

Akhirnya wali hakim yang ditunjuk oleh keluarganya Kamila menikahkan Kamila dengan Rudi.

Rudi berjabat tangan dengan wali hakim tersebut.

Wali hakim mengucapkan kalimat ijab dan Rudi langsung menjawabnya.

"Saya terima nikah dan kawinnya Kamila Faisal binti Faisal Hidayat dengan mas kawin 50 gram logam mulia dibayar tunai."jawab Rudi dengan suara lantang sambil menjabat tangan wali hakim sebagai wali nikah Kamila.

" Sah?" Tanya Pak penghulu pada kedua saksi.

Kedua saksi menggangguk..

"Sah."jawab saksi dan yang hadir menyaksikan akad nikah Kamila dan  Rudi.

Lapas hamdalah diucapkan oleh Ainun dan keluarganya.

Pernikahan ini yang sangat bahagia adalah Ainun dan Dewi. Keduanya yang sangat antusias dengan pernikahan ini.

Ekspektasi mereka terlalu tinggi terhadap Kamila yang katanya seorang wanita karir. Yang memiliki uang banyak..

Acara  resepsi para tamu undangan banyak  sudah pada berdatangan.

Kamila sangat rapih menyusun rencana, ia menyempurnakan statusnya Yang wanita karir dengan tamu undangan yang datang dari kalangan atas.

Ada beberapa bule bule yang menghadiri pernikahan Kamila dan Rudi.

Hotel bintang lima itu bertabur bintang-bintang karena kehadiran beberapa penyanyi dangdut ibukota.

"Mbak Lilis! Bukannya itu artis dangdut ya? Yang baru menang akademi kemarin? Ternyata benar istrinya Rudi tidak kaleng-kaleng.. pantesan saja Ibu Ainun membelanya setengah Mati."ucap Lastri.

Ainun sangat bangga sekali semua orang memuji menantunya. Dan ia sangat bangga sekali memiliki menantu seperti Kamila.

Amelia datang bersama kasih dan Astina. Mereka bertiga menggunakan dress code warna nude dan jilbab navy sangat kontras dengan warna kulit mereka yang putih dan kuning langsat.

Semua orang menatap kagum Amelia yang sangat berbeda dengan Amelia yang dulu.

"Masya Allah Lia Kamu cantik sekali nak." Teriak Salamah.Ia Sudah lama tidak bertemu dengan Amelia. Salamah pangling sekali melihat penampilan Amelia yang semakin glowing .

"Ibu  Salamah sehat kah? Ibu Lilis, Ibu Lastri semuanya pada sehat?"Amelia menyapa semua tetangga Rudi.ia mencium takzim tangan Ibu Salamah dan Lilis beserta Lastri dan Sumini.

"Alhamdulillah kami sehat-sehat saja. Kamu semakin cantik, Lia kerja di mana? Jarang sekali kelihatan. Ibu sampai kangen dengan  Lia."tanya Salamah ia sangat haru bisa bertemu dengan Amelia dengan keadaan janda kampung itu baik-baik saja. Bahkan lebih baik dari perkiraannya.

" Lia bekerja di kota, bersama dengan kasih  Bu. Liburnya Sabtu Minggu, tetapi di hari Sabtu saya gunakan untuk kuliah. Lia juga rindu dengan ibu, insya Allah kalau Lia libur Lia akan main ke rumah ibu."Entah mengapa Amelia memiliki tempat tersendiri di hati Salamah. Dari pertama Amelia mengingatkan kaki di kampung itu Salamah sudah jatuh cinta dengan Amelia.

Perasaannya tulus menyayangi Amelia seperti anaknya sendiri. Mungkin, karena  Amelia seumuran dengan almarhumah putrinya Nabila. Yang meninggal karena sakit kepala.

"Yang penting kamu sehat-sehat  dan bahagia. Ibu pun ikut bahagia. Mainlah ke rumah ibu jika memiliki waktu senggang."Amelia tidak memberikan ucapan selamat pernikahan pada Rudi dan Kamila.

Ia menghabiskan waktunya ngobrol dengan ibu-ibu tetangganya dulu.

Keasikan Amelia bercanda dengan para ibu-ibu itu dikagetkan oleh kehadiran  Azizah.

"Hai Lia! Apa kabar kamu? Semenjak kamu meninggalkan rumah neraka itu? Kamu semakin cantik dan bersahaja.. aku pun akan mengikuti jejakmu meninggalkan rumah mertua yang seperti neraka." Ucap Azizah.

"Hai.. Mbak Azizah, Apa kabar? Arkan tidak ikut Mbak?"tanya Amelia sambil menjabat tangan Azizah. Amelia basa-basi dengan mantan kakak iparnya itu.

"Arkan ada di rumah Omanya ia tidak boleh hadir oleh orang tuaku. Aku hadir hanya ingin melihat seperti apa pesta pernikahan Rudi dan Kamila yang menjadi kebanggaan ibu mertua kita itu??"jawab Azizah.

Dengan nada berapi-api ia meluapkan segala emosi dan kekesalan terhadap ibu mertuanya itu.

Amelia sedikitpun Tidak menimpali Apa yang diucapkan oleh Azizah mengenai Ibu mertuanya yang zalim.

Sewaktu ia masih menjadi menantu Ainun. Azizah pun ikut membully  Amelia. Maka dari itu Amelia enggan berkomentar.

Azizah merasa tidak ditanggapi curhatan mengenai Ibu mertuanya pada Amelia. Ia mengganti topik pembicaraan mereka  yang lain.

"Sayang ..! Alhamdulillah kamu hadir, Arkan? "Tanya Arman dengan wajah berseri-seri.

"Jangan geer aku hadir. Aku hanya ingin melihat Seperti apa megahnya pesta pernikahan adikmu itu. Yang selalu ibumu bangga-banggakan, sampai menyingkirkan aku." Jawab Azizah dengan nada ketus.

"Ya sudah tidak apa-apa. Yang penting kamu hadir terserah niatnya apa. Ayo kita foto keluarga. Kamu belum jawab kenapa Arkan tidak ikut?"Arman tidak perduli tujuan Azizah hadir di pernikahan Rudi. Yang penting ia hadir itu sudah membuat Arman bahagia.

Di pelaminan Ainun paling bahagia foto keluarga bersama besan pengganti.

Disusul foto keluarga anaknya dan anak keponakan yang mengenakan seragam sage.

Amelia dan Azizah menatap dari jauh keluarga mantan suami yang sedang berbahagia.

"Hayoo sayang..! Kita foto keluarga Amelia pun ikut. Untuk kenang-kenangan."Arman setengah memaksa supaya Azizah ikut dengannya ke pelaminan.

Azizah mengepaskan tangan Arman yang menggenggam tangannya.

"Apa-apaan sih kamu maksa banget?? Kamu aja yang foto bersama keluargamu. Mereka itu bukan keluargaku."jawab Azizah dengan suara lantang. Orang di sekitar menatap Azizah dan Arman yang sedang bertegang sedikit.

Amelia diberi kode oleh Salamah dan Astina untuk meninggalkan Azizah dan Arman yang sedang berdebat.

"Lia..! Kok aku tidak asing ya melihat ibu-ibu pendamping pengantin wanita itu? Sepertinya aku pernah melihat di pasar. Mirip sekali dengan ibu-ibu penjual gado-gado yang terenak di pasar rumor."ucap kasih.

"Aku pun demikian mikirnya, pendamping mempelai wanita itu, wajahnya sangat familiar sekali. Dan aku baru ingat setelah kasih menyebut ibu gado-gado. Dari tadi aku tuh mikir mirip siapa wanita yang mendampingi istrinya Rudi?. Sahut ibu Lilis.

"Mungkin hanya mirip Bu. Tapi beda dari nasib, pendamping istrinya Mas Rudi katanya pengusaha batubara.."sahut Amelia. Dalam hatinya mengatakan bukan hanya mirip tapi memang itu orangnya ibu penjual gado-gado yang di pasar..

"Ayo Lia kita ke pelaminan mengucapkan selamat menempuh hidup baru pada pengantin baru itu, Setelah itu kita pulang." Ajak kasih dan Astina..

Ketiga perempuan itu mengekor rombongan Salamah menuju pelaminan..

"Selamat menempuh hidup baru Mas Rudi dan Mbak Kamila." Ucap kasih sambil menjabat tangan Rudi dan istrinya.

Rudi tidak menjawab hanya tersenyum kaku melihat kehadiran Mantan istrinya.

"Terima kasih doanya Mbak. Doa yang sama buat mbaknya."jawab kamilah dengan ada kemayu.

Amelia tidak mengucapkan selamat menempuh hidup baru.Ia hanya menjabat tangan Rudi dan Kamila.

Ia tidak mau mengucapkan selamat atas pernikahan sejenis itu.

"Hai..!  Mantan menantu akhirnya kamu datang juga.. nikmatin semua hidangan yang telah disediakan oleh hotel. Mumpung gratis. sampai mati pun kamu tidak akan pernah menikmati makanan yang super lezat di hotel bintang 5 ini." Ucap Ainun penuh ejekan. Amelia hanya tersenyum simpul menatap mantan Ibu mertuanya.

"Terima kasih Ibu mantan mertua tawarannya... Saya sudah kenyang dan saya tidak cocok dengan hidangan hotel bintang 5 ini. Sebaiknya Ibu saja yang menikmati kemewahan hotel bintang 5 beserta hidangannya. Karena ini hanya sekali terjadi dalam hidup ibu."sarkas Amelia.

Lalu ia turun dari pelaminan tersebut dengan hati yang sangat puas. Karena telah berhasil skakmat mantan Ibu mertuanya.

Astina  dan kasih mengacungkan jempol pada Amelia untuk jawaban yang ia lontarkan pada ibu mertua.

Wajah Ainun merah menahan malu disekak oleh mantan menantunya.

1
Sella Rahmantoni
selamat membaca buku baruku teman-teman semoga suka🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!