NovelToon NovelToon
TEROR DI ALAS PURWO

TEROR DI ALAS PURWO

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Iblis / Kutukan / Hari Kiamat / Evolusi dan Mutasi / Pusaka Ajaib
Popularitas:20.3k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Kisah sepuluh orang pecinta alam yang sedang melakukan wisata alam disebuah hutan untuk mengunjungi situs peninggalan purbakala di Goa Istana Alas Purwo yang dianggap sangat menantang.

Hutan Alas Purwo adalah salah satu hutan terangker di Indonesia, dimana dinyatakan sebagai salah satu gerbang menuju alam ghaib.

Akan tetapi, petualangan itu membawa mereka pada sebuah masalah, dimana tanpa sengaja, salah satu diantaranya mengambil sebuah benda purbakala dan kitab kuno yang membuat mereka harus mengalami hal mengerikan. Hal itu membuat mereka mengalami mutasi dan menjadi petaka yang mencekam.

Apakah mereka dapat terbebas dari semua itu? ikuti kisah selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tersesat

Sang pimpinan berdiri dalam diam. Ia tak lagi melihat kilatan cahaya senter, dan semua tampak hening, dan juga gelap.

Hembusan nafasnya bagaikan mengeluarkan uap dingin yang begitu membekukan.

Tap tap tap

Suara derap langkah kaki terdengar menghampirinya, ia merasa semakin bergidik ngeri. Andai saja ia mengikuti saran dari anggotanya agar menghentikan pencarian ini, maka ia tidak akan terjebak dalam kengerian yang terjadi.

Suara itu menghilang, tetapi membuat hati Samsul merasa tak nyaman.

Sekelebat bayangan melintas dari arah depan, lalu tak terlihat, sebab tertutup oleh kabut.

Hingga ia melihat sesosok yang tak pasti itu apa, sedang berjalan menuju kearahnya dalam tebalnya kabut.

Deguban jantungnya mulai tak terkontrol, hingga saat jarak mereka cukup dekat, sosok itu terlihat sangat jelas dan membuat ia bergidik ngeri.

"Hah!" ia bergerak mundur, ketika makhluk berkepala biawak tersenyum menyeringai kepadanya.

"S-siapa, Kau?" tanyanya dengan wajah ketakutan.

Sosok itu tak menjawab, ia hanya melangkah semakin mendekat, dan tiba-tiba saja, terlihat dari dalam tebalnya kabur, sosok-sosok mutasi hewan lainnya dengan ukuran yang cukup besar mengelilinginya.

Samsul semakin menegang, ia merasakan tubuhnya tremor, berharap dengan segala keyakinan jika akan datang sebuah keajaiban yang menolongnya.

Ia berulang kali mengalihkan perhatiannya ke segala sisi, dan terlihat para makhluk mutasi itu semakin mendekat.

Dengan menghunuskan tongkat hikingnya, ia mengancam para makhluk itu agar tidak mendekatinya.

"Pergi, pergilah!" ucapnya dengan wajah yang semakin pucat.

Sedangkan para sosok tersebut tak memperdulikannya.

Lalu dengan gerakan yang cepat, para hewan mutasi dari segala jenis datang menyerangnya.

Samsul mengayunkan tongkatnya, mencoba mengusir para makhluk itu, tetapi seperti tidak berpengaruh.

Pria itu kewalahan, ia hingga sebuah kelebatan dalam bentuk cahaya datang menyerang para makhluk mutasi.

Pertempuran terjadi, sepertinya ia memegang sebuah senjata yang berbentuk seperti belati, dan dengan kemampuan bela dirinya, ia menyerang para makhluk-makhluk tersebut, dan berhasil mengalahkannya.

Sosok yang tertikam belati ditangannya langsung tumbang, dan berubah menjadi asap hitam yang mengepul.

Samsul tampak terluka, sosok tersebut adalah seorang pemuda, ia tak lain adalah Kenny, yang mana terpisah dari ke sembilan temannya yang terkurung dalam alam ghaib.

Ditengah rasa takut pria itu, ia seperti mendapatkan seorang pelindung.

"S-Siapa, Kau?" tanya Samsul dengan suara yang gemetar.

"Aku Kenny, salah satu dari sepuluh mahasiswa yang melakukan wisata ke Goa Istana," ungkapnya dengan tenang. Ia mencoba mengobati luka pria tersebut, dan tampaknya ia memiliki sebuah keahlian dalam pengobatan tradisonal.

Tangannya begitu cekatan, ia menghentikan pendarahan Samsul yang terkena luka cakaran dari para makhluk mutasi itu.

"Apa yang membuatmu terpisah dari kesembilan rekanmu? Apa sebenarnya yang terjadi?" tanya Samsul, sembari menahan rasa sakitnya.

"Aku tidak tahu, tapi dugaanku karena Alessa dan Axel telah mencuri sebuah kitab kuno, lalu membaca mantranya, sehingga membuka segel dari makhluk yang sudah lama terkurung dialam ghaib, terutama penghuni hutan Alas Purwo,"

Samsul mengangakan mulutnya. Ia terkejut dengan apa yang dijelaskan oleh sang pemuda.

"Kita harus menemukan kitab kuno itu, sebab hanya dengan membacanya kembali, maka mantranya akan terpatahkan," ucap Samsul dengan wajah pucat.

"Bagaimana kita menemukannya?" tanya Kenny dengan rasa penasaran.

"Kita harus kembali ke goa Istana, apakah kau mengingat jalannya? Sebab kabut sangat tebal." Samsul mengamati sekitarnya, tak ada yang terlihat, jarak pandang mereka sungguh terganggu.

Kenny ikut menatap sekitarnya, ia mungkin mengingat jalannya, tetapi pandangan mereka terganggu, sehingga dapat menyebakan mereka nyasar.

"Tunggu, itu kamu mendapatkan belati dari mana?" tanya Samsul dengan rasa penasaran, ia menarik tangan Kenny, lalu memperhatikan senjata tajam tersebut dengan seksama.

"Ini adalah belati Ra Tanca, belati ini digunakan oleh pemiliknya untuk membunuh Raja Kala Gemet, karena dianggap telah mengganggu istrinya. Maka belati ini juga yang akan digunakan untuk membunuh sang Raja, agar ia kembali ke asalnya." Samsul menatap pemuda didepannya dengan seksama.

Ia ingin mencari tahu, bagaimana mungkin Kenny dapat menemukan belati tersebut, dan ia tidak terpengaruh oleh mantra yang telah dibacakan.

"Aku tanpa sengaja melihatnya tertancap diatas sebuah batu saat dinding goa bergetar hebat. Aku merasa seperti terdorong untuk mengambilnya, dan tiba-tiba saja aku terlempar keluar dari goa, dan tak mengingat apapun lagi, dan saat aku sadar, aku sudah berada diantara rumpun bambu, sedangkan suasana sudah tampak kacau," Kenny menjelaskannya.

"Aku merasa kau memiliki sebuah keistimewaan, dan sebaiknya kita harus menemukan Goa Istana, sebab hanya dengan menemukan kitab itu kembali, semuanya akan dapat teratasi," Samsul kembali mengingatkan.

Obrolan keduanya terhenti, saat mendengar suara teriakan meminta tolong yang cukup kencang dan terbawa angin.

"Tolong.....," suara teriakan itu terbawa oleh angin bertiup kencang, tetapi tak mampu menyapu kabut.

"Ada yang meminta tolong," Kenny menajamkan pendengarannya. "Sepertinya ada yang meminta tolong, datangnya dari arah sisi utara." pemuda itu mendapatkan asal suara tersebut.

"Ayo, kita cari," ujar Samsul dengan bersemangat.

"Tunggu, kita jangan terjebak oleh ilusi semata, bisa saja itu sebuah jebakan," Kenny mengingatkan. Ia menyapu wajahnya yang sudah dipenuhi oleh kabut embun.

Meskipun Samsul adalah pemimpin dari Tim Penyelamat, tetapi ia harus mendengarkan pendapat pemuda tersebut, sebab tampaknya ia sangat berpengalaman, mungkin ia seseorang yang biasa menaklukkan tantangan alam, semisal menjadi survivor atau pendaki, buktinya ia selamat diantara yang lainnya.

"Tolong...," kembali terdengar suara yang sangat panjang dan meminta bantuan siapa saja.

"Ayo, semoga saja bukan sesuatu yang menjebak." Kenny menggenggam erat belatinya, dan tampaknya belati itu mengeluarkan cahaya, sehingga seperti menuntunnya untuk melihat jalan.

Kedua menyusuri jalanan dengan mengikuti arah suara teriakan meminta tolong dan memastikan jika itu adalah manusia.

"Sepertinya suaranya berasal dari tebing jurang," ujar Kenny. Lalu melongok ke dalam kabut yang cukup tebal.

"Kamu tahu darimana jika disana jurang?" tanya Samsul sembari mengusir rasa dingin yang cukup membekukan.

"Dari ketebalan kabut yang lebih mencolok disisi bawah," Kenny memperhatikan sekitarnya.

"Apa yang harus kita lakukan, menyelamatkan seseorang disana, akan mengorbankan nyawa kita sendiri," Samsul terlihat sangat gelisah.

Kenny terdiam sejenak, ia mencoba berfikir untuk mengambil solusi.

"Tolong...," kembali suara itu terdengar berteriak, meskipun sedikit lemah.

"Siapa?" tanya Kenny dengan cepat. Ia seolah ingin memastikan sekali lagi siapa yang ada dijurang sana.

"Aku Awan," sahut suara tersebut.

Sontak saja Kenny terkejut, sebab itu adalah papanya Sena.

"Pak, apakah bapak memiliki tali untuk evakuasi?" tanyanya dengan cepat.

"Ya, "

"Bagus, ayo, kita lakukan penyelamatan," sahutnya cepat.

Samsul menganggukkan kepalanya, dan menurunkan tas ranselnya, untuk melakukan penyelamatan.

Sementara itu, Amara tampak gelisah, sebab ia melihat suaminya berada didalam jurang, dan berulangkali memanggulnya, tetapi seperti ada dinding lain yang menghalangi mereka.

1
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lah kk siti knp di gantung ya ahhh g rela dehh
V3
hahaha ..... si Gemet kta nya punya tongkat gak seberapa besar tp dh lelaguan ja gila wadonan 🤣🤣
V3
bujug busrak ..... dh telentang ja tuh si Gemet ,,, mna tuh tongkat nya dh berdiri 🤣🤣🤣
neni nuraeni
jreng... jreng... aku Yo deg... deg.. ser,,, ikutan cpe aku bcanya,, lnjut thor
renjani
hebat thor👍 bisa membawaku seakan ikut war didlm y 👍👍 sampai menahan sesak ingin cepat sampai kebatu besar...semangat thor💪 jaga kesehatan👍
Desyi Alawiyah
Ah, berhasil ngga yah Alessa menemukan kitab itu? Semoga saja berhasil...

Lanjut kak Author, semangat... 💪💪
Arinda Fira
akhirnya dunia nyata muncul
Arinda Fira
memannya bisa dipertanggung jwbkan
Arinda Fira
semudah itu terbukanya?
Arinda Fira
baguslah sang raja tertidur
Arinda Fira
kepala adalah kelemahan para mutasi.
Desyi Alawiyah
Wah, udah sebulan lamanya mereka hilang, dan sekarang belum ketemu juga..

Semoga kitab kuno segera ditemukan, jadi Sena dan yang lain bisa pulang dengan selamat ke rumah mereka masing-masing... 😙
🌹Widian,🧕🧕🌹
deg-degan nih bacanya 😬
Arinda Fira
hah raja bisa terkecoh🤣
Arinda Fira
Aduh
Ayuk Witanto
tinggal nyari tulisan kunonya
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
kira2 bisa nemu g ya
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎: hiiiiii ulooooo
total 2 replies
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
wuuuhh ekor nya lgsg di patahkanndan di hujam belati pas jantung nya ya 🤔
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎: sukses nya belakangan mbk ning
nnti adain syukuran deh
total 4 replies
neni nuraeni
weeeh seruuu lah lnjuut
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
aq wis deg deg an eee
untung wae lagsg crassss tesss tess tess ehh darah nya bukan merah ges apa mgkin darah nya biru 🙈🙈🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!