NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Sempurna

Bukan Wanita Sempurna

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Okta Diana

Kisah Kinan dan Rivan sepasang kekasih yang saling menyayangi. Akibat salah dalam pergaulan dan mengikuti ajakan buruk teman-teman yang menjerumuskan nya, membuat Rivan berubah memaksa Kinan untuk memberikan kesuciannya tanda cinta kepadanya.

Tanpa disadari perbuatan buruknya Kinan hamil, Rivan yang kebingungan akhirnya menyuruh Kinan untuk menggugurkan kandungannya. Karena Kinan tidak mau, membuat kemarahan Rivan bertambah. Sampai menjadikan Kinan bahan taruhan di teman-temanya dan membuatnya hampir mati.

Tapi Tuhan telah mengirimkan wanita tua untuk menolongnya. Kesulitan dalam perekonomian membuatnya pergi ke kota, tapi kepergiannya ternyata malah menjerumuskannya ke dunia malam.

Kevin laki-laki yang berusaha menolongnya keluar dari dunia malam. Namun karena sering bergonta-ganti pasangan, tidak ada yang percaya ketulusan cintanya pada Kinan. Rasa trauma Kinan terhadap laki-laki juga menambah kesulitan Kevin untuk mendapatkan cintanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Okta Diana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 25

Dia melihat keadaan sekitar, ruang yang sangat nyaman, fasilitas yang sangat lengkap. Kekaguman itu langsung membuyarkan pikirannya setelah mengingat kejadian semalam.

"Eh bagaimana bisa aku ada disini?" ucap Kinan lirih sambil pelan-pelan untuk bisa duduk. Perbuatan Risa semalam membuat badannya kesakitan. Dia hanya ingat sampai Risa melemparnya ke jalanan.

Dibalik pintu terdengar suara langkah kaki.

Cekleek.

Pintu itu terbuka, terlihat senyum manis seorang perawat yang membawa obat.

"Sudah bangun? Apa ada yang masih sakit?" tanya seorang perawat itu dengan ramah. Tangannya sibuk menyiapkan sarapan dan obat untuk Kinan.

"Tidak. Siapa yang membawa ku kesini?" Kinan seperti tak menghiraukan sama sekali sakit yang ada di badannya.

"Ada seorang laki-laki yang membawamu semalam," ucap perawat itu.

"Kevin apa dia Kevin? Atau Rey? Pasti salah satu dari mereka. Aku sudah tidak percaya lagi pada mereka," bisik Kinan dalam hati. Di matanya terlihat ada kekecewaan setelah Risa memberitahu kenyataan tubuhnya diperebutkan oleh dua laki-laki itu.

"Sekarang waktunya sarapan ya!" Perawat itu menyiapkan makanan di depan Kinan lalu menyuapinya.

"Aku bisa makan sendiri, tidak perlu disuapi. Apa dia yang menyuruhmu perhatian seperti ini padaku?" terlihat jelas raut wajah perawat itu kecewa seperti tidak dihargai. Dia menghela napas sejenak. Ya mungkin dia sadar mengetahui kondisi Kinan mengalami depresi perlu banyak bersabar untuk menghadapinya.

"Baiklah, kalau begitu Saya melanjutkan tugas yang lain dulu. Ini sarapannya dan ini obatnya tolong diminum. Jika perlu apa-apa bisa segera panggil Saya!" ucap perawat itu sebelum pergi meninggalkannya.

Kinan memandangi perawat itu pergi meninggalkannya. Dan sedikit demi sedikit untuk memakan sarapan yang telah dia berikan. Tapi tangannya tiba-tiba membanting sendok itu. Mulut terasa malas untuk mengunyah, lidah juga terasa pahit. Akhirnya dia hanya memainkan makanan itu dan tidak memakannya.

Di balik pintu kamarnya terlihat seorang laki-laki yang mengintipnya. Siapa lagi kalau bukan Rivan. Pikirannya berubah seketika saat dokter memberitahu kondisi Kinan. Dia sadar kedatangannya lagi dalam hidup Kinan pasti akan membuat kondisi Kinan semakin memburuk.

Rivan hanya berani melihatnya dari jauh. Ingin sekali memeluk dan meminta maaf padanya tapi dia yakin kesalahannya tidak akan bisa dilupakan Kinan begitu saja. Keadaan tidak akan mungkin kembali seperti awal. Tapi satu tujuannya ingin melihat Kinan sembuh dan membantu mengembalikan senyumannya seperti dulu.

Dokter pun mulai memeriksanya.

"Dok aku ingin segera pulang. Aku sudah baik-baik saja."

"Tidak keadaan Anda masih belum terlalu pulih. Saya juga harus berkonsultasi pada psikiater dulu," jawab dokter itu berharap dia tenang.

"Dokter Saya tidak gila." Kenyataan ini membuat Kinan semakin ingin keluar dari rumah sakit. Dia juga tidak ingin berlama-lama menikmati fasilitas yang dia kira Kevin berikan padanya.

"Saya tidak menyebut Anda gila. Tenanglah dulu! Biar Saya jelaskan."

"Tidak, tidak dok. Saya sudah sehat dan Saya ingin pulang sekarang." Kinan menampik kenyataan yang akan dokter jelaskan. Terlihat sangat lemah jika dia gila hanya karena para laki-laki buaya itu.

"Tapi Kami dari pihak rumah sakit tidak menanggung akibatnya jika Anda bersikeras untuk pulang," ucap dokter dengan tegas.

Rivan mengetahui itu semua. Ingin sekali dia membujuk Kinan tapi tidak mungkin untuk sekarang muncul di hadapannya. Dia berniat untuk selalu mengikuti Kinan.

...****************...

Keesokan harinya Kinan sudah bertekad bulat untuk segera keluar dari rumah sakit. Tidak ada yang bisa menghalangi niatnya saat itu.

Rivan menyuruh salah satu perawat untuk memberikan Kinan baju ganti. Rivan tau baju yang dikenakan semalam tidak terlihat pantas untuknya dan seperti bukan Kinan yang dia kenal dulu. Terlalu ketat, memperlihatkan semua lekuk tubuhnya. Rivan juga terheran-heran mengapa Kinan memakai baju seperti itu.

"Permisi, ini ada baju ganti yang bisa Anda kenakan," ucap perawat itu sambil memegang sebuah kotak berisi baju.

"Itu pasti dari Kevin. Tapi jika aku menolaknya, Aku harus memakai baju apa? Sedangkan yang ku kenakan sekarang baju rumah sakit ini."

"Iya taruh saja di meja." jawab Kinan. Perawat itu pergi meninggalkannya. Dibukalah kotak itu, Kinan tersenyum melihat baju yang perawat berikan padanya. Sebuah rok selutut berwarna merah muda dengan atasan kaos putih beserta jaket boomber cantik berwarna merah marun.

"Bagaimana dia tau seleraku?" ucap lirih Kinan. Dia sudah tidak sabar untuk memakainya. Itu mengingatkan dia saat dulu.

Tanpa berpikir-pikir lama Kinan langsung meninggalkan rumah sakit itu. Dia tidak tau juga akan pergi kemana. Dilihatnya kiri kanan tidak ada yang mengenalnya. Dia hanya berjalan dan terus berjalan tak tau arah. Sesekali dia berhenti duduk untuk mengumpulkan tenaganya kembali. Keadaan yang belum terlalu pulih membuatnya sangat cepat lelah.

Rivan yang mengikutinya terus dari belakang tiba-tiba merasa kasihan. Dia ingin menyuruh seseorang untuk memberikan minum pada Kinan yang terlihat lemas.

Tapi tak lama kemudian muncullah seorang laki-laki tampan keluar dari mobil berlari menghampiri Kinan.

"Kinan, Kinan, akhirnya ketemu juga. Aku mencarimu kemana-mana. Apa kamu tidak apa-apa. Aku dengar Risa membuangmu?" ucap Rey terlihat sangat bahagia. Tangannya memegang tangan Kinan dan meyakinkan bahwa misinya selesai untuk membantu sahabatnya yang masih terbaring lemah di rumah sakit. Terlihat dari jauh seperti pasangan yang sangat serasi.

Melihat ke arah Rivan, wajahnya berubah seketika. Matanya tak lepas untuk memandang mereka berdua. Hatinya terasa tertusuk sebilah bambu melihat keakraban mereka.

"Aku senang kamu sudah bahagia bersama laki-laki lain." ucap Rivan lirih. Dia mencoba tegar dengan menghapus air matanya yang tak sengaja mengalir di pipinya.

Tak beberapa lama dia mendengar "Lepaskan aku! Aku sudah tidak percaya padamu." Kinan berjalan cepat menjauhi Rey. Rivan tidak berani untuk mengikuti mereka karena matahari mulai terik jalanan sudah mulai sepi hanya ada mereka bertiga dan itu akan berakibat tidak baik baginya.

"Kinan kamu kenapa? Aku disuruh Kevin mencarimu. Jika kamu tidak tau mau kemana pulanglah ke rumah Kevin. Rumah itu selalu terbuka untukmu," ucap Rey yang masih mengejar Kinan.

"Aku sudah tidak percaya lagi dengan omongan kalian berdua. Kalian berdua itu sama saja."

"Maksudmu apa?"

Kinan menghentikan jalannya dan menengok ke arah Rey, "Tujuan kalian mendekati ku hanya untuk berebut siapa yang duluan meniduri ku kan? Dan dengan liciknya Kevin merayu Risa memberikan uang lebih dari harga yang Risa berikan agar dia bisa mengalahkanmu. Iya kan? Aku menyesal mengenal kalian." Kinan pergi begitu saja.

"Kinan biar Aku jelaskan, bukan seperti itu. Tolong berhentilah sebentar." Rey mencoba membujuknya.

1
kalea rizuky
uda kaya knp g di renov rmh neneknya haduh dia aj tinggal di rmh mewah
kalea rizuky
anak Kinan keguguran kah
Jambrud Setiawan
lebih ganteng rey
V_nee ' wife Siwonchoi ' 🇰🇷
Udah mampir looh okta aku baca kevin di ulang² ga bosen
V_nee ' wife Siwonchoi ' 🇰🇷: susah moveon dr sosok kevin
total 2 replies
Mery Septiyani
rey lebih cakep ya😍😍
❀𝖒𝖆𝘺, 𝘻𝖆𝖎𝖈𝖍𝖎𝖐🐇❀🌽
pen gua tonjok lu😣😣
❀𝖒𝖆𝘺, 𝘻𝖆𝖎𝖈𝖍𝖎𝖐🐇❀🌽
jahat kamu rivan
❀𝖒𝖆𝘺, 𝘻𝖆𝖎𝖈𝖍𝖎𝖐🐇❀🌽
kompor mulai. temen gk bagus gini jgan di ikuti😣😣😣
❀𝖒𝖆𝘺, 𝘻𝖆𝖎𝖈𝖍𝖎𝖐🐇❀🌽
modus ny si dino.bikin eneg😖
❀𝖒𝖆𝘺, 𝘻𝖆𝖎𝖈𝖍𝖎𝖐🐇❀🌽
lanjut next
❀𝖒𝖆𝘺, 𝘻𝖆𝖎𝖈𝖍𝖎𝖐🐇❀🌽
semangat kaka😙😙
❀𝖒𝖆𝘺, 𝘻𝖆𝖎𝖈𝖍𝖎𝖐🐇❀🌽
mampir ya kk
🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃
wah udah tamat aja nih thor😅😅😅tpi bagus ko cerita nya meskipun tdnya terlalu berbelit belit lngsung k inti ceritanya
🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃
kayanya selena ngincer kevin jg deh sbnrnya
🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃
akhirnya 🥰🥰🥰
🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃
hahaha lucu bgt kmu kevin😂😂😂
🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃
wah wah ngakak bgt sih gagal maning gagal maning😂😂😂
🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃
nonton apa coba kevin😂😂😂
🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃
buahahaha 🤣🤣🤣🤣
🏕V⃝🌟🍾ᚻᎥ∂ ᶢᵉˢʳᵉᵏ 💃V@X💃
akhirnya meski kinan blm bisa menikmati tpi setidaknya dia udah mau berhubungan badan dngn kevin,,, semoga kinan bisa sembuh dan bahagia dngn kevin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!