NovelToon NovelToon
LOVE IN SILENCE

LOVE IN SILENCE

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:545k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Dara

Warning 21+
Bijaklah dalam membaca!

Clarissa Louise (biasa di panggil Rissa)harus menerima kenyataan pahit. Di usianya yang masih belia orang tuanya meninggal dalam kecelakanan tunggal. Sejak itu ia pun dititipkan pada kakeknya yang bekerja di sebuah mansion megah. Kediaman milik seorang pengusaha kaya raya yang berhati dingin dan juga misterius. Namun diam-diam Rissa jatuh cinta pada pria itu.

Kini setelah lima tahun berlalu, kakeknya pun sakit hingga mengharuskan Rissa mencari biaya untuknya. Kemudian seseorang datang untuk menawarkan perjanjian pernikahan pada Rissa. Seorang pria yang sebenarnya menyimpan dendam yang dalam pada gadis itu. Apa yang akan terjadi dengan Rissa selanjutnya?

Penasaran dengan kisah Rissa? lanjut aja yuk! Author usahakan update setiap hari ya.
Happy reading.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 Meminta restu.

"Tuan Daniel, ini di rumah sakit," ucap Rissa mengingatkan.

"Apa kamu ingin aku cium dibibir? karena dari tadi memanggilku dengan sebutan, Tuan," goda Daniel lalu berdiri menatap Rissa

Rissa langsung beranjak pergi meninggalkan Daniel yang sedari tadi menggodanya.

"Apa dia sudah gila? ini di rumah sakit kenapa dia berkata seperti itu, dasar mesum!!" gumam Rissa karena malu banyak orang memandang mereka.

Rissa berusaha menutupi wajah yang memerah dengan mangkuk yang dibawanya.

"Mangkuk itu tidak akan cukup untuk menutupi wajahmu, kesinilah aku akan membantumu menutupinya dengan tubuhku!!"

"Pria itu sungguh membuatku gila," ucap Rissa sambil berlari kecil menghindari Daniel.

Daniel membuntuti Rissa sambil tersenyum. Betapa bahagia hatinya hanya dengan menggoda gadis polos itu. Kemudian Rissa membuka pintu kamar kakek Adam dan Daniel mengikutinya dari belakang.

"Maaf aku lama mencuci buahnya," ucap Rissa lalu mulai memotong buah apel yang tadi sudah dicucinya.

Daniel terlihat tersenyum tanpa alasan dan pipi Rissa masih terlihat memerah karena tadi Daniel terus saja menggodanya.

Ada apa dengannya kenapa pria itu masih terlihat tersenyum bahagia? batin Rissa sambil melirik ke arah Daniel.

Mata kakek Adam terus mengawasi mereka berdua, rasa penasaran membuat kakek Adam tidak bisa menahannya lagi.

"Tolong tinggalkan kami berdua, aku ingin bicara dengan Cucuku," ucap kakek Adam.

Shasa keluar dari kamar, tetapi Daniel tetap tinggal di dalam kamar. Kakek Adam menatap Daniel lalu selanjutnya menatap Rissa.

Rissa menoleh dan tanpa sengaja dia melukai jarinya saat sedang memotong buah.

"Aww..." suara Rissa kesakitan karena sayatan pisau melukai jarinya.

"Apa kamu tidak apa-apa?" tanya Daniel dan dengan sigap menarik tangan Rissa untuk melihat lukanya.

"Tidak apa-apa, cuma luka sedikit," ucap Rissa gugup.

Rissa ingin menarik tangannya dari pegangan Daniel, karena menurutnya Daniel terlalu berlebihan.

Daniel lepaskan tanganku, aku takut kakek berpikir yang tidak-tidak padaku, batin Rissa berharap Daniel melepas tangannya.

Namun Daniel menahan tangan Rissa dan dengan cepat membungkus luka Rissa dengan sapu tangan miliknya. Ada rasa takut di dalam hati gadis ini, pasalnya dia sudah di beritahu dulu sekali jika tidak boleh berdekatan dengan anak-anak dari majikan kakeknya karena status mereka berbeda.

"Apa kalian ingin menjelaskan sesuatu padaku?" tanya kakek Adam masih menatap ke arah Rissa dan Daniel merasa sangat penasaran.

Rissa terdiam dia terlalu takut untuk mengatakannya. Sebenarnya keluarga Rissa tidak ingin mereka selalu tergantung dengan keluarga Richardson, apalagi kalau sampai menjalin hubungan dengan mereka. Keluarga Richardson sangat terkenal dengan kekayaannya di kota berbanding terbalik dengan keluarga Rissa yang hanya kaum rendah.

"Sebenarnya kami tidak ingin membuat Kakek terkejut, tetapi..." ucap Daniel pelan takut membuat kakek Adam kaget.

"Tidak apa-apa bicaralah, aku sudah merasa jauh lebih baik dari sebelumnya," ucap kakek Adam merasa yakin dengan kesehatannya.

"Rissa dan aku akan menikah minggu ini, aku harap kakek akan merestui kami," ucap Daniel kemudian duduk menghadap pada kakek Adam.

"Tidak bisa Rissa sudah di jodohkan dengan seseorang," tolak kakek Adam.

"Apa?" ucap Rissa kaget karena dia sendiri tidak tahu jika sudah di jodohkan.

"Ayah dan aku sudah mengurusnya," ucap Daniel menjelaskan bahwa dirinya dan ayahnya sudah membatalkan perjodohan Rissa dengan putra pemilik hotel di kota mereka.

Kenapa Daniel tahu aku di jodohkan? sedangkan aku sendiri tidak tahu! ada apa ini sebenarnya? batin Rissa.

Gadis itu merasa sangat bingung kemudian menatap Daniel.

"Tetapi," ucap kakek Adam terpotong karena Daniel menyela.

"Aku sangat mencintai Rissa," ucap Daniel dan langsung menggenggam tangan Rissa.

"Rissa, adalah satu-satunya keluargaku, aku ingin gadis ini selalu bahagia dan kau pun tahu jika Rissa tidak memiliki siapa-siapa lagi di dunia ini selain aku," ucap kakek Adam panjang lebar.

Kakek Adam merasa khawatir karena Daniel dulu sering menyakiti Rissa tanpa alasan.

"Apa kamu juga mencintainya?" tanya kakek Adam pada Rissa.

Rissa hanya menganggukkan kepalanya tanpa menatap mata kakeknya. Gadis itu merasa malu juga sedih karena telah berbohong dan dia takut kakek Adam mengetahuinya.

Kakek pernikahan ini hanya pura-pura, batin Rissa ingin sekali dia mengatakan pada kakeknya.

"Jangan khawatir aku akan menjaganya dengan baik," ucap Daniel seperti tahu apa yang di pikirkan kakek Adam.

"Mendekatlah kesini," panggil kakek Adam ke Rissa dan Daniel.

Mereka mendatangi kakek Adam yang terbaring di ranjang rumah sakit.

"Kakek," ucap Rissa terhenti dan merasa bersalah.

"Buatlah Rissa bahagia dan jagalah Rissa untukku karena mungkin umurku sudah tidak lama lagi," ucap kakek Adam sambil menatap Daniel.

Rissa semakin merasa sedih, Rissa langsung memeluk kakeknya dengan erat dan gadis itu terdengar menangis.

Kakek tolong maafkanlah aku yang sudah membohongimu... ini semua aku lakukan demi kakek bisa sehat lagi, batin Rissa.

Daniel berkata, "Aku berjanji, aku akan selalu menjaganya dan akan membuatnya bahagia."

"Baiklah aku merestui kalian berdua," ucap kakek Adam lalu menyatukan tangan Daniel dan Rissa.

"Terima kasih, Kakek," ucap Daniel lalu tersenyum ke arah Rissa.

Mereka bertiga tersenyum bahagia, tetapi Rissa menyembunyikan kesedihannya dibalik senyuman.

Jika memang ini yang harus terjadi, ya terjadilah aku akan bertahan sampai saatnya tiba, batin Rissa.

"Aku akan menemui dokter dulu sebentar, kamu disini saja dulu menemani, Kakek," ucap Daniel lalu pergi meninggalkan Rissa bersama kakek Adam.

"Apa kamu benar-benar mencintainya?" tanya kakek Adam karena masih merasa janggal.

Rissa berkata, "Aku mencintainya."

"Apa kamu yakin dengannya? bukankah dulu dia sering menyakitimu tanpa sebab yang jelas dan umurnya 9 tahun lebih tua darimu," tanya kakek Adam merasa aneh.

"Itu dulu, tetapi sekarang dia sudah berubah dan aku tidak masalah dengan umurnya," ucap Rissa menundukkan wajahnya tidak ingin menatap kakeknya.

"Apa kamu tidak menyembunyikan sesuatu dari Kakek?" tanya kakek Adam merasa tidak yakin.

"Kakek, aku mohon jangan khawatir Daniel dan aku saling mencintai. Aku janji setelah menikah akan selalu bahagia," ucap Rissa menyakinkan kakek Adam.

Kakek Adam tidak mengatakan apa-apa lagi kakek tua itu hanya membelai lembut kepala Rissa dengan kasih sayang.

Hari sudah menjelang siang dan kakek Adam pun harus banyak istirahat, setelah pamit pada kakek Adam mereka pun langsung pergi menuju kantor tempat Daniel bekerja.

Rissa termenung selama perjalanan mengingat pertanyaan demi pertanyaan yang kakeknya lontarkan.

Bersambung.

Hai...

Lanjut lagi ga ya?

Jangan lupa dukungannya ya

vote dan commentnya aku tunggu biar akyu semangat. Please jangan jadi silent reader!!!

Mohon maaf 🙏🙏 TYPO masih dimana-mana dan EYD masih berantakan.

Terima kasih.

1
Mimi Ilham
aqu syuka.., syuka pake banget thor ama ceritanya...
aqu kasih Like 11 x
Mimi Ilham
coba mampir
Nelly
kpn ceritanya dilanjutin?
Rusmiati Mia
author bagaimana dgn Rissa dan anak ny apa mereka bahagia setelah berpisah dgn Daniel?
apa Rissa dan anak ny ada yg melindungi dan menjaga dan menyayangi mereka ?
jujur author aku pengen mereka bahagia . seperti ny cukup Rissa bersusah hati dalam cinta ny. biarkan Rissa bahagia dgn anak ny dan ada seseorang yg mencintai dan saling mencintai walau pun itu bukan Daniel
Rusmiati Mia: aku baca beberapa kali kaya ga rela ending ny bgn 😁
total 2 replies
Yuri Aida Yani
ok
Elminar Varida
sayang banget klu nggak dilanjutin thor..
ditunggu kelanjutannya thor..
Elminar Varida
salam kenal jg thor..
Indri Ani40
menarik, lanjut 👌
Birgitta Sulang
bagus ceritanya
SAURMA SINAGA
cerita yang menyenangkan
Tasya Putri
halo
angelシ
nyesel gue baca ni novel
bikin nangis anj😭😭
udah gitu ngegantung plis la author kasi s 2😭
주와
🖕
Diana Sari Natalia
usir aja semuanya Nil, yg lain mah cuma ngontrak 🤭🤭🤭
Diana Sari Natalia
Ga boleh Daniel tar kena karma lho
Diana Sari Natalia
jangan2 ibunya yg hampir tertabrak tadi 😌😌😌
Diana Sari Natalia
minta sih, dicium #rissa #daniel 🤭🤭🤭
Diana Sari Natalia
ganggu aja nih manager 😂😂😂
Diana Sari Natalia
Bagus ceritanya, suka bangettt
Diana Sari Natalia
kejam kau Daniel 🥺🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!