Belum Direvisi 🙏🙏🙏
Selain menceritakan kisah cinta seorang gadis biasa "Alya"... Novel ini berlatar belakang spot-spot wisata di Yogyakarta.
🍁🍁🍁
Alya seorang gadis yang sangat polos dan disayangi oleh semua sahabatnya. Namun dalam hal berpacaran dia memiliki prinsip yang kuat.
Prinsip Alya yang demikian membawanya pada kisah cinta yang penuh liku dan ujian.
Mungkinkah seorang gadis biasa "Alya" akan memperoleh kebahagiaan dari cinta sejati yang ia harapkan? Yuk ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayuwidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bawalah Ia Kembali
"Al... Bantu aku..!!" Terdengar suara Angga dari ruang tamu..
Aku beranjak dari duduk dan berkata pada Salsa... "Gadis cantik.., sebentar ya, tante akan menemui ayah dulu.. Doakan tante ya sayang, supaya tante berhasil merayu ayah untuk membawa ibu ke rumah ini lagi..."
"Okey tante..." Balasnya dengan tersenyum..
Aku berjalan menemui Angga ke ruang tamu.
"Yank.., bantuin memasukkan camilan2 ini ke dalam toples ya..!!"
"Okey..... Ngga..., pasti ada yang kamu sembunyikan dariku kan..?" Tanyaku sambil masih menyibukkan diri memasukkan camilan ke dalam toples.
"Maksudmu Al..?"
"Putrimu sangat cantik Ngga, mirip sekali dengan ibunya.." Jawabku tersenyum ke arahnya.
"Huftttt..., pasti ibu sudah cerita semuanya ya Al..?"
"Huum.., tapi jangan marah pada beliau Ngga..!! Ada benarnya aku tau semua ini sekarang.."
"Maaf Al.., aku tidak bermaksud menipumu.." Ucapnya lirih...
"Selama ini.., kamu hanya terobsesi padaku Ngga, kamu hanya mengagumiku.., dan aku rasa itu bukan cinta.."
"Ngga.., ajak Ratna kembali ke rumah ini, jadilah imam yang baik untuk keluarga kecilmu...!! Harusnya kamu bersyukur lho Ngga.., punya istri cantik dan setia, apalagi dia sudah melahirkan seorang gadis cantik buah cinta kalian..."
"Tapi Al.., selama ini perasaanku hanya untukmu.."
"Lupakan tentang perasaan itu Ngga, berpikirlah dengan rasional..!! Ketika istrimu kembali tataplah ia, tatap juga putri kalian.., rengkuhlah mereka dalam pelukkanmu...! Pasti kamu akan merasakan kehangatan dan kebahagiaan..."
"Tinggalkan kebiasaan lamamu yang sering membawa perempuan lain ke rumah ini..! Ingat Ngga.., anakmu seorang perempuan, apa kamu tega dan iklas melihat putrimu dipermainkan lelaki dengan seenaknya.., pastinya enggak kan Ngga..?"
Angga menghela nafas dalam2, dia terdiam seolah meresapi semua perkataanku.
"Iya Al.., apa yang kamu katakan semuanya benar.."
"Segeralah ajak istrimu pulang ke rumah ini..okey..!! Buat putri kalian bahagia..!!"
"Iya Al.., tapi bagaimana denganmu?? Aku sudah bersalah lagi kali ini..."
"Hhhehe.., aku tidak akan kenapa2 Ngga.. Oya, nich aku kasih sesuatu, biar hatimu lebih tenang.." Aku mengeluarkan Al qur'an kecil dan tasbih yang selalu tersimpan di dalam tas, kemudian memberikannya pada Angga.
"Terimakasih ya Al.." Angga menerima pemberianku dengan mata berkaca-kaca.
"Aku memang bukan wanita yang sangat religius Ngga, karena belum menutup rambutku dengan hijab.. Namun aku selalu berusaha mendekat pada Nya, semoga dikemudian hari aku benar2 istiqomah menjadi wanita solekhah ya Ngga.."
"Aku akan mendoakanmu Al..."
"Ngga.., sebentar lagi aku pamit.., janji ya akan membawa Ratna kembali dengan segera..!"
"Iya Al.., aku akan segera menyusulnya ke Bandung.., dan membawa Ratna pulang.."
"Syukur.. Alhamdulillah.."
"Nanti aku antar Al..?"
"Nggak usah Ngga.. Aku sudah kirim pesan ke mas Abi, untuk menjemputku.."
"Abi.., siapa dia Al..??"
"Hhhehe.., dia sudah kuanggap sebagai kakak sendiri.."
"Oh...."
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
"Asalammu'allaikum.." Terdengar suara salam dari luar rumah Angga.
"Bentar ya Al, aku bukakan pintunya dulu.."
Aku mengangguk membalas ucapan Angga..
"Wa'allaikumsalam.." Jawab Angga sambil berjalan menuju pintu, dan kemudian membukanya.
"Maaf.., Alya ada..?"
"Ada, Alya ada di dalam.. Mas Abi ya..?"
"Iya.. Saya Abimana.."
"Silahkan masuk Mas..!"
"Iya..., trimakasih.." Mas Abi melangkah mengikuti Angga.
"Alya..."
"Loh...., Mas Abi cepat sekali sampainya.."
"Huum Al, takut kamu menunggu lama.."
"Aku pamit ibu dan putrinya Angga dulu ya Mas.." Ucapku.. Tampak raut wajah mas Abi seolah penuh tanya.
"Iya Al, aku tunggu di sini saja ya..?"
"Okey Mas..." Jawabku sambil berjalan ke ruang keluarga, menemui mereka berdua yang masih asik melihat acara TV.
"Bu.., Alya pamit dulu ya, Alhamdulillah Angga bersedia membawa pulang Ratna dengan segera.."
"Alhamdulillah..., trimakasih.., trimakasih...., Alya.." Beliau memelukku sambil menangis bahagia.
"Iya Bu, sama2... Salsa sayang, tante pulang dulu ya... In shaa Allah, ayah akan segera menjemput ibu dan membawa kembali ke rumah ini..." Ucapku sambil mengelus rambutnya.
"Hore..., ibu akan kembali.... Hiks...hikss..., terimakasih ya te..."
"Iya sayang.., cium tante...!" Gadis kecil itu memeluk erat dan menghujani wajahku dengan ciuman.
Kami bertiga berjalan ke ruang tamu, tampak mas Abi dan Angga sedang bercakap-cakap. Mereka seolah membicarakan hal yang serius..
"Mas Abi.., ayo sekarang kita pulang..!"
"Eh....., okey Al.."
"Ngga aku pamit dulu.. Jaga anakmu dengan baik..! Sayangi keluarga kecilmu..!"
"Iya.. Terimakasih Alya.. Maafkan aku ya Al.."
"Iya, aku sudah memaafkanmu... Asalammu'allaikum.." Ucapku kemudian berjalan keluar rumah menuju mobil mas Abi yang sudah terparkir di depan rumah Angga..
"Wa'allaikumsalam Al.., hati2..!" Jawab Angga dan ibunya hampir bersamaan. Salsa melambaikan tangan kecilnya.., tampak kebahagiaan di raut wajah polos itu..
Mas Abi membukakan pintu mobil untukku, dan menyuruh untuk masuk ke dalam.
Mobil mas Abi melaju dengan kecepatan sedang. Diperjalanan aku bercerita tentang Angga dan keluarga kecilnya. Seperti biasa mas Abi selalu menjadi pendengar setiaku.
"Makannya Al....., jangan pacaran..! Jadian kog cuma seminggu putus.., seminggu putus..., hhhehe.."
"Terus gimana mas..??"
"Ta'aruf aja Al..., hhhhaha..."
"Heemm.., tapi ada hikmahnya juga ya mas aku jadian sama Angga, seolah aku diberi kesempatan untuk menyadarkannya.."
"Iya Al.. Diambil hikmahnya saja, mungkin ini yang terbaik...."
"Iya Mas, Alhamdulillah.. Allah menampakkan semuanya sebelum aku jauh melangkah.."
"Betulll Al, sabar dan iklas ya...., menjalani lika-liku kisah hidupmu...!!"
"Iya mas.. Alhamdulillah Allah mengirimkan malaikat yang selalu menjagaku.. Mas Abi namanya.., hhhehe..."
"Hhhaha.., bisa aja kamu Al..."
"Mas terimakasih ya.., sudah menjadi rekan terbaikku.."
"Sama-sama Alya.. Semangat ya Al....!"
"Iya mas...."
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Hayukkkss... jangan lupa tinggalkan like, koment, vote dan rating 5..
Trimakasih 😘😘😘😘😘
bagus bnget critanya..../Good/