NovelToon NovelToon
Si Kumis Tipis

Si Kumis Tipis

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:764.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Si Gadis Imut

"Apa kita jalani aja dulu, sampai kita merasa bosan."

"Lah kok, Abang bilang kayak gitu, sama aja itu gak ada hubungan, gak ada ikatan, aku gak mau terjebak dalam satu hubungan yang bernama Friendzone, apa itu? Hubungan yang buat muak aja!!"

Seketika dengan sekali tarikan nafas, Embun mengeluarkan semua isi hatinya mengenai perkataan Gerry tadi, dengan seluruh kata-kata yang ada di fikirananya tanpa berfikir ulang untuk ia ucapkan.

Ikuti dan tunggu cerita selanjutnya. Terima kasih.


❌ DILARANG PLAGIAT KARYA SAYA


Dipublish: 13 September 2020

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Si Gadis Imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Mereka pun menempuh perjalanan menuju rumah dalam waktu kurang dari 20 menit.

Mereka pun sudah sampai rumah tidak lupa Papa Embun memasukkan mobil ke garasi terlebih dahulu lalu mengunci pager dan masuk kedalam rumah yang sudah terlebih dahulu masuk Mama Embun dan Embun dan Papa Embun mengunci rumah lalu naik keatas kamar guna mengganti pakaian dan mandi terlebih dahulu. Tidak lupa Embun yang telah meletakkan bungkusan yang berisi Soto Bogor itu di meja makan, ia pun lalu naik keatas kamar untuk mengganti pakaian dan mandi dikarenakan hari sudah Malam.

Papa Embun, Mama Embun dan Embun pun sudah selesai mandi turun kebawah untuk makan malam dengan soto yang tadi telah dibeli diperempat jalan.

Mereka pun makan dengan tenang dan hening hanya ada dentingan sendok yang saling bersahutan.

Beberapa menit kemudian mereka pun telah selesai dan Embun yang sekarang tiba-tiba tidak ingin Mamanya kecapekan ia pun berinisiatif untuk mencuci piring sendiri dan membereskan meja sendiri.

"Mama mau apa?" tanya Embun saat melihat pergerakan Mamanya yang ingin membereskan piring-piring dimeja.

"Ya mau cuci piring lah, Kak." jawab Mama Embun santai.

"No...no...no...biarkan Embun yang cuci piring, Mama susul Papa saja sana di ruang tipi santai, biarkan Embun saja yang bereskan semua dan cuci piring, Oke." jawab Embun dengan mendorong Mamanya pelan untuk keluar dari ruang makan menuju sang Papa diruang tipi.

"Iya...iya.." jawab Mama Embun pasrah.

"Semangat Embun saatnya eksekusi." ucap Embun sendiri dan ia pun bergegas membereskan meja dan mencuci piring dengan riang gembira dikarenakan ia akan segera memiliki adik. yah dia sangat bahagia akhirnya sudah lama ia menantikan adiknya datang kedunia, walau ia enggan untuk memintanya kepada sang Papa ataupun Mamanya.

"Huuuuft, akhirnya selesai juga, saatnya menghampiri Papa dan Mama.".ujar Embun bahagia lalu ia pun menghampiri kedua Orangtuanya lalu tak lupa ia akan duduk saling berhimpitan dia akan berada ditengah-tengah Papa dan Mamanya.

"Mama, jangan capek-capek ya, nanti Pagi setelah Embun olahraga, pasti Embun bantu Mama masak tapi Mama jangan bangun dulu sebelum Embun pulang ya.".ucap Embun panjang lebar dengan tangannya yang sudah bertengger diperut Mamanya yang sedang asik mengelus-elus perut Mamanya yang masih rata.

"Kaka, kamu itu berlebihan, kamu dengar sendiri kan apa kata Dokter tadi Mama masih bisa aktivitas hanya saja jangan terlalu capek, Mama juga tahu sayang mana saja pekerjaan yang membuat Mama capek, dan Mama juga tahu batasan tubuh Mama jika sudah sangat capek, Mama tidak apa, mungkin tadi Mama kecapekan saja, kalau masalah masak Mama masih bisa, sayang, kan Mama tidak mau Papa dan kamu lapar dan Mama juga nanti yang ada cepat capek kalau hanya tiduran atau santai-santai, badan Mama juga harus digerakkan sayang." jawab Mama Embun dengan lembut sembari menasihati anaknya dan mengelus surai lembut rambut anaknya.

"Tapi mah." ucap Embun terpotong.

"Tidak ada tapi-tapian, Mama ini tidak apa, Kaka, masih bisa masak, nanti Papa carikan asisten rumah tangga ya, Pah, karena tidak memungkinkan Mama bebersih rumah sendirian dan supaya ini anak gadis Mama tidak cerewet lagi sama Mama, Mama pusing dengerin celotehan dia yang panjang lebar dan tak mau kalah, Pah." ucap Mama seraya panjang lebar meminta asisten rumah tangga guna membantu untuk meringankan beban membersihkan rumah dan yang lainnya juga saran dari Embun dijawab Papa Embun dengan anggukan kepala tanda Papa Embun mengerti.

"Tapi cari asisten rumah tangganya yang sudah berumur saja atau tidak yang sudah menikah, Embun tak mau nanti asisten rumah tangga itu merusak rumah tangga Papa dan Mama, apalagi kalau yang muda cantik seksi, ih, Embun tak suka tak suka." ucap Embun menggebu-gebu yang disertai negosiasi perihal asisten rumah tangga.

"Ya Tuhan, Kaka, kamu kebanyakan baca novel apa nonton sinetron, Papa akan setia sama Mama, masa iya Mama kamu yang cantik ini pintar masak, sudah mau kasih Papa 2 anak untuk Papa masih ditikung orang dan lagi Mama kamu ini super duper galak mana berani Papa gantikan dengan yang baru, hanya maut yang akan memisahkan kita, jangan sampai hanya karena manusia Papa dan Mama terpecah belah, sayang." sahut Papa Embun dengan lembut menanggapi semua celotehan Embun.

"Janji ya, Pah." ucap Embun seraya memberikan jari kelingkingnya tanda janji.

"Iya Papa janji kepada Mama, Embun dan Tuhan." ucap Papa Embun seraya menautkan jari kelingkingnya dengan kelingking Embun tanda berjanji.

"Kaka sayang Mama Papa." ucap Embun seraya memeluk kedua orang tuanya.

"Eh, tunggu masa kamu tak sayang adik yang disini." ucap Mama Embun seraya menunjuk kearah perutnya yang masih rata.

"Oh iya, Embun lupa, Embun juga sayang adik, adik baik-baik ya didalam sana jangan buat Mama sakit ataupun lelah." ucap Embun seraya mengelus-elus perut Mamanya dan berbincang layaknya calon sang adik bisa mendengarkan ucapannya.

"Ya sudah, lebih baik kita tidur supaya Mama tidurnya tidak kurang dan kamu juga supaya bangun paginya segar untuk olahraga." ucap Papa.

"Iya Pah, Mama juga sudah ngantuk sekali." jawab Mama dengan mata yang sudah tinggal beberapa watt lagi alias sudah setengah menutup.

"Iya ayo, pintu pager dan rumah depan juga sudah Papa kunci, ayo kita tidur." ucap Papa seraya menggandeng tangan Mama Embun diikuti Embun dibelakang.

Seperti biasa mereka berhenti ditengah-tengah kamar akan melakukan ritual cium pipi tanda kebersamaan Keluarga Embun.

"Selamat malam, Papa, Mama dan adik Embun." ucap Embun seraya mencium kedua pipi orang tuanya dan tak lupa mencium perut Mamanya.

"Iya sayang, Selamat malam juga.", jawab kompak kedua orang tua Embun seraya mencium pipi anaknya.

Mereka pun masuk ke kamar masing-masing, Embun tidak lupa dengan ritual sebelum tidur ialah mencuci muka, tangan kaki, menggosok gigi dan mengoleskan lotion diseluruh tangan dan kakinya.

Akhirnya Embun pun tertidur dengan nyenyak didalam berselimut hangat dan ia tidak lupa untuk berdoa untuk keselamatan dan kesehatan ia dan kedua Orangtuanya.

Bahagia itu sederhana melihat sosok sang Papa ataupun Mamanya Embun sangat bahagia, ditambah kehadiran sang calon adik ditengah-tengah kehidupan keluarga mereka menambah kebahagian dua kali lipat bahagianya.

Ya benar, bahagia itu sederhana hanya dengan berkumpul dengan keluarga tanpa harus keluar rumah baik itu jalan-jalan di mall, berekreasi ataupun harus dengan jalan-jalan keluar negeri, tapi hanya dengan bersama keluarga tercinta berkumpul bersama, bercerita bersama, ataupun hanya nonton tipi bersama itupun sudah sangatlah bahagia.

Ya karena, keluarga adalah tempat paling utama jikalau kamu susah dalam menghadapi tantangan hidup baik menimba mu, bekerja, gagal dalam hal cinta, keluargalah yang selalu ada bersama kita tak ada hujatan ataupun cacian. Keluarga adalah harta yang paling berharga tidak bisa diperjualbelikan..

1
nency.rhyn249
t
AwIcha
mana nih
nency.rhyn249
up
𝓐𝓷𝓪𝓲𝓴𝓪𝓟𝓾𝓽𝓻𝓲
otor
𝓐𝓷𝓪𝓲𝓴𝓪𝓟𝓾𝓽𝓻𝓲
next
𝓐𝓷𝓪𝓲𝓴𝓪𝓟𝓾𝓽𝓻𝓲
uppppppp
AwIcha
sweet
Astirai
nyimak dulu thor...
baca jg bukalah hatimu untukku ya..
A - 𝐙⃝🦜
sekarang 5M ya?
★PELEM🥭⃝𒁍
hallo kk ceritanya bguz boleh ikut gbung gc nya🤗
★PELEM🥭⃝𒁍: gua ni lg tanya kak.

gc kan bisa di privat
total 2 replies
Rola
Dua like, akan mampir lagi kalau ada respek nya, di tunggu kaya baru bunya.
Susi Ana
lanjut
Ade _ Lagi off 🍇 🌪
Ade was hereeee 😘kangeeeen sama embun udah end tapi ko gantung 😭
Susi Ana
lanjut
ILS
Lanjut thor, semangat. Ditunggu up nya 🔥
Pow
Hai kak 🙌
Dukunganku mendarat ✨💐
Semangat yaaa 🔥
Susi Ana
jempol hadir,mampir ya
Senja
Kok udah end kak
⁹⁹𝒮COKLAT🍫
semangat upnya💃💃
Ellaa🎭
akhirnyaaaaaaaa uppp juga huaaaa
udah kangen sama si Rudy yang kelewat
gemessinnnn saking gemesnya jadi pengin nampol eekkkhhhh candaaaa jahahahaha😂😂😂🙈🙈🙈

walah walahhhh sabar mama embun😌😌😌 anakmu memang begitu sikapnya, dah lah terimain aja wkwkwkwk itu kan juga hasil goyangan anda dan suami anda eeeehhhh🤣🤣🤣🤣🙈🙈🙈

enak banget ya kerja di rumah embun😌😌😌 dianggap keluarga 😍😍😍 iya sih pasti orangtuanya Rudi merasa gak enak, toh itu majikannya 😳😳😳

mama embun takut calon bayinya bersifat kayak embun astaga ngakak bangettt🤣🤣🤣🤣 semoga sikapnya kagak kayak kakaknya ya bund😂😂😂😂
UNA: betul setuju aku sama akka
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!