NovelToon NovelToon
Pencarian Jodoh Sang CEO

Pencarian Jodoh Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mariah

Arya adalah seorang CEO dari salah satu Perusahaan Besar di Kota-nya. Ia juga merupakan Pemimpin dari perkumpulan mafia terkuat di kota-kota dalam negeri itu.

Diusianya terbilang cukup matang, ia masih suka dengan kehidupan hingar-bingar tanpa mikirkan pernikahan. Hal itu membuat pihak keluarga memaksanya untuk segera mencari pasangan hidup. Tapi justru tuntutan itu membuatnya kesulitan dalam menemukan pasangan yang tulus mencintai apa adanya.

hingga suatu ketika, perusahaan yang ia dirikan itu berulang tahun dan ia memutuskan untuk merayakannya dengan berlibur ke sebuah pulau bersama para karyawan selama sebulan penuh. Menyamar sebagai karyawan biasa adalah tujuan utama untuk menemukan cinta sejati. Bersama sang asisten Bobby yang akan setia menemani.

Alona adalah gadis tomboy yang tak mengenal cinta. Kehidupan serba sulit membuatnya tak memikirkan calon pendamping hidup. Yang ia tahu hanya bagaimana cara agar bisa menghasilkan uang untuk kelangsungan hidup keluarganya yang harus terus berjalan. Ayah yang sudah lama meninggal membuat gadis itu terpaksa menggantikan posisinya menjadi tulang punggung keluarga. karena saking acuhnya ia terhadap laki-laki, ia bahkan rela dijuluki si wanita jadi-jadian.

Tapi siapa sangka, bertemu dengan Arya perlahan-lahan mengubah jalan hidupnya. Ia yang awalnya bar-bar, akhirnya berubah menjadi anggun.

Simak kisahnya dalam novel "Pencarian Jodoh Sang CEO"

Karya : Mariah_Alrayzan




Tak disangka, kisah cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alona Tenggelam

Sementara itu, di satu sisi, Arya juga merasakan debaran pada jantungnya yang seakan hendak melompat keluar.

Mendadak ia menepi.

"Lu ... bisa lepasin pegangan lu gak? Gue merasa gak nyaman nih!" ungkapnya. Spontan gadis polos itu melepas.

"Lu jangan kege-eran yaa! Gue juga merasa gak nyaman kok pegangan sama loe! Lagian, loe kan yang maksa gue buat pegangan!"

"Iyee! Iyee! Gue gak nyalahin elu kok!"

"Ya udeeh! Jangan bahas soal perasaan lo yang gak enak!"

Keduanya hening sesaat.

"Terus sekarang, tujuan kita ke mana?" tanya Alona berusaha meyakinkan pada Arya tujuan mereka.

"Gue juga gak tau!" sahut Arya dengan nada lesu. Sedetik ia melamun. Pria itu masih bersedih. Tak percaya jika wanita yang ia idamkan ternyata salah satu dari ribuan wanita matre.

"Yaah! Gimana sih!" jawab Alona.

"Lu aja deh yang nentuin! Terserah mau ke mana! Asal jangan paksa gue ke hotel, gue masih perjaka!" tukas Arya. Seketika wajah Alona memerah.

"Dasaaar mesuuum!" Ditaboknya kepala Arya yang masih menggunakan helm.

"Aduuuh!" Pria itu meringis, pura-pura kesakitan.

"Sekate-kate banget loe yee! Terus, loe pikir gue udah gak perawan, gitu! Kamvret banget! Mau bonyok dua kali loe!" hardiknya.

"Eheheh, Bercandaaaa! Jangan tersinggung dong! Biar gak tegang aja kok!"

"Gak lucu tau gak!"

"Iye sorry!"

"Ya udah! Kalo gitu kita ke pantai aja!"

"Pantai??"

"Ho-oh! Lu bilang, terserah gue kan! Gue mau kita kepantai!"

"Oke deh! Seperti kata gue tadi, terserah loe!" sahutnya. "Jadi siap berangkat lagi nih!"

"Siap dong!"

Kedua insan itu kemudian kembali berada di atas lajur. Kini tak ada rasa canggung pada keduanya, mereka asyik menyanyikan lagu yang berjudul jomblo dengan nada seirama.

Seolah tak peduli dengan puluhan mata yang menyaksikan mereka. Beberapa pengendara terganggu dengan suara melengking dari keduanya. Namun, lebih banyak yang tertawa dan mengatakan mereka romantis.

Setibanya di pantai, keduanya langsung turun. Segera Arya melunasi tiket masuk, sementara si gadis ia biarkan masuk terlebih dulu.

Alona langsung berlari menghambur di atas ombak pesisir pantai. Gadis itu sangat riang. Berkali-kali ia mengibaskan air laut ke udara. Tampak jelas kebahagiaan terpancar dari sikap senyum dan tawanya.

Sesekali ia memanggil Arya untuk ikut bermain air bersama. Namun, pria itu hanya tersenyum sambil tetap duduk di atas karpet di ujung pantai. Hanya tangan yang ia lambaikan, menandakan kalau ia mendengar seruan dari si gadis.

"Mesuum! Ayo sini! Rugi loe kalo gak ikut main air." serunya dari kejauhan.

"Sialan, masih juga dia manggil gue dengan sebutan itu!" gumamnya.

"Gak! Malas!" sahut Arya.

"Kenapa!"

"Dingin!"

"Dasar kambing!"

Ucapan terakhir Alona berhasil membuay Arya tertawa geli. "Sialan!" gumamnya, masih dengan senyum yang mengembang.

Kruuuuk!

Suara keroncong dari perut Arya membuat perhatiannya teralihkan. "Duuh! Laper!" gumamnya.

Meski telah menyambangi restaurant. Namun, pria itu tak sempat menyentuh satu pun menu yang tadi ia pesan. Kini  sang pria tangguh mulai kelaparan.

"Alona! Gue beli makan dulu yaa!" serunya.

"Iyaa! Jangan lama!" sahut si gadis.

Bergegas Arya menuju kafe mini yang terletak di pinggiran pantai. Ia memesan dua porsi makanan berat, minuman beserta makanan penutup. Dan langsung membayarnya.

Kembali Arya menuju pinggiran pantai tempat yang sebelumnya duduki, sambil menunggu pesanan datang.

Diedarnya pandangan ke sekitar pantai. Namun, tak ia jumpai sosok si gadis.

"Ke mana tuh anak?" gumamnya.

Deburan ombak terlihat semakin tinggi dari sebelumnya. Sesekali menyeka mata kaki Arya yang tengah berputar-putar di bibir pantai.

Sudah beberapa menit Arya mencari, tapi ia masih belum menemukan sosok Alona. Ia mulai khawatir, seketika darah panas berdesir dalam tubuhnya.

"Jangan-jangan, tuh anak ...." Ia panik dan mulai menduga-duga.

"Alonaaaaa!" teriaknya. Namun, tak ada jawaban. Kembali diedarkannya pandangan. Tetap saja tak ada tanda-tanda kehadiran si gadis.

"Aduhh! Ke mana sih loe? Jangan ngilang dong!" gumamnya. Kembali Arya berteriak.

"Aloonaaaa! Alonaaaa!"

Namun, tiba-tiba ....

Ia melihat satu buah tangan yang melambai-lambai di tengah pantai. Sedang saat itu ombak sedang tinggi.

Deg!

Seketika Arya merasa tubuhnya panas dingin. Dengan cepat ia berlari dan langsung berenang ke tengah pantai. Hatinya tak karuan, teramat khawatir dengan si gadis yang tampak lemas karena ombak yang terus menerjang tubuhnya.

"Alona! Plis! Bertahanlah!" Arya membatin.

Tak butuh waktu lama, pria yang berperawakan atlet itu langsung meraih tubuh si gadis begitu ia mendapatkannya, dengan cepat ia menepikan Alona ke bibir pantai.

"Alona! Alona! Bangun Alona!" Ia menepuk-nepuk pipi si gadis. Namun, si gadis belum juga tersadar.

Diletakkannya telunjuk pada lubang hidung Alona. Masih jelas terasa napas si gadis keluar masuk.

Kembali ia menepuk pipi Alona.

"Alonaaa! Banguuun!" Tetap saja si gadis tak menyahut. Lalu, dengan sigap sang pria bertekat memberikan bantuan pernapasan dengan napas buatan pada bibir Alona.

Arya pun menjepit hidung si gadis dengan jemarinya. Perlahan ia menurunkan kepala mendekat ke arah wajah si gadis.

Dan ....

Seketika Alona berteriak.

"Aaaa! Lu mau ngapain!??"

Arya terkejut. "Loh! Lu gak bener-bener pingsan?"

"Iyaa! Gue cuma pura-pura! Tapi barusan lu mau ngapain? Mau mesum lu yaa!"

"Sialan! Gue mau nolongin loe! Jadi lu ini pura-pura pingsan doang??!"

"Iyee! Habis lu gak mau main air sih! Kan jadinya gak asyik!"

"Wah! Kebangetan lu! Lu barusan bikin gue khawatir setengah mati tau gak!"

Seketika Alona terdiam. "Lu serius barusan khawatir sama gue?"

"Iya, Pekok! Udah ah! Lu udah ngulur waktu gue! Mana baju gue jadi basah!" tukasnya.

"Emang lu mau ngapain??"

"Mau ganti baju, makan, laper gue!" ungkap Arya. Bergegas ia pergi dari bibir pantai. Namun, tak terdengar langkah si gadis mengikutinya.

Pria itu berbalik badan. Dilihatnya Alona yang masih duduk dengan baju basah di pinggir pantai. Sedang wajahnya tertunduk lesu.

Merasa kasian. Arya kembali mendatangi Alona dan menepuk pundaknya.

Gadis polos itu menoleh. Tampak satu buah lengan besar mengulur ke hadapannya.

"Ayo!" ajak Arya padanya.

Gadis itu terdiam untuk sesaat. Kemudian diraihnya tangan Arya yang langsung membawanya menuju butik.

Butik yang juga berada di pinggiran pantai. Mereka kemudian masuk masih dengan pakaian basah.

"Lu pilih aja baju yang cocok! Yang mana aja yang loe suka!" ungkap Arya. Dan langsung berlalu menuju ruang pakaian pria.

Alona diam dan hanya menurut. Sesaat setelah Arya pergi, barulah gadis itu menggerutu.

"Ishh! Padahal kan gue mau ajak dia main di pantai! Ahh gak seru banget sih!" gumamnya sambil menendangkan betis ke lantai.

Namun, tanpa sengaja, jempolnya justru tersandung besi pajangan patung. Membuat si gadis kesakitan sambil memegangi jempolnya yang kini mulai memar. Hingga beberapa saat, barulah rasa sakit itu memudar.

1
Day Lee
andai aku ada di situ pengen kutabok muka Alona🤣🤣🤣😂😂
ayy
ini
Liberta Nyoma
Kecewa
Riani Simatupang
nama nya aja briliant,,tp otak nya gx da briliant nya sama sekali
Riani Simatupang
kok bisa tepat gitu y jatuh nya😅😅😅😅
Feby Feby febriyanty
ya Thor season 2 nya mna nih,,, habis seru di tmbh Qea dan boby lucuuuu
Luh Astitiwati
sip
🍒⃞⃟🦅ƒαᷚмͣιᷠℓуͩ ѕєͦηᷤנα FєSт
Aku lebih suka Alona pasangan dengan Bobi
wati
benar kan apa yg aku tebak.udah kebaca ma kelakunan anak gak balaan jauh dari ayah nya , sama2 gak tau malu.udah untuk biaya rumah sakit dibantuin malah ngelunjak.gak ada bersyukur-sukurnya jadi orang 🤦🤦
wati
masih bingung aku Thor alur ceritanya 🤔🤔🤔 tapi penasaran.......
lanjut ah....
Sri Lestari
nggak heran punya temen seperti itu karna gue juga punya temen seperti itu rubah betina loe Jesika.I hate you
Sri Lestari
sedih bangettttt sih😭😭😭😭😭
Sri Lestari
Apes banget sih penyamaran loe Arya....tapi seru tuh awal berantem jd bucin 😂😂😂😂🤭upssss jangan marah Arya.
Sri Lestari
😀😀😀😂😂😂🤭seru kayaknya nih.ok aku stay disini...
Sri Lestari
wah ini Mr.crab nya supel banget Cui 50%saham dibagi percuma 👍🤔🤔🤔🤔
Linda Yani
kisah y cuma segitu aja, lanjut dong thor
Niesa punya Kenz Arbeto🌸
dah gitu masa tiba2 arya mau nemuin alona,,td d bus dia menghindar denger suara alona malah jln sm jesica🥴🙄
Niesa punya Kenz Arbeto🌸
cerita nya janggal banget..td arya naik bus k restoran sm jesica..eh kluae resto nemuin alona pake motor? & ga ada penjelasan itu motor arta dr mana??!🤦cerita berbelit2 thor...
Niesa punya Kenz Arbeto🌸
kerenn tu arloji beli di manaa arya 😆🤭
Fattah Ismail Rasyid
kok arya or bima mirip sm oppa siwon y? 🤭🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!