NovelToon NovelToon
One Piece: Legenda Spider Fruit

One Piece: Legenda Spider Fruit

Status: sedang berlangsung
Genre:One Piece / Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Isekai / Time Travel / Reinkarnasi / Transmigrasi
Popularitas:539
Nilai: 5
Nama Author: Tang Lin

Kenji Arashi terbangun di dunia One Piece setelah kematian yang tak masuk akal.
Tanpa sistem, tanpa takdir istimewa, ia justru mendapatkan Buah Iblis Web Web no Mi—kekuatan jaring laba-laba yang memberinya refleks, insting, dan mobilitas layaknya Spiderman.
Di lautan penuh monster, bajak laut, dan pemerintah dunia, Kenji memilih jalan berbahaya: bergabung sebagai kru resmi Topi Jerami, bertarung di garis depan, dan tumbuh bersama Luffy dari awal hingga akhir perjalanan.
Di antara jaring, Haki, dan takdir laut, satu hal pasti—
legenda baru saja di mulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tang Lin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Pulau Tanpa Nama dan Pertemuan Tak Terduga

Pagi berikutnya, kami tiba di pulau kecil yang disebutkan Nami—pulau tanpa nama yang hanya berupa gundukan batu dengan vegetasi tipis dan sumber mata air di tengahnya.

"Tidak ada tanda-tanda kehidupan," kata Zoro sambil mengamati pulau dari dek. "Bagus. Kita bisa cepat selesai dan pergi."

"Aku, Sanji, dan Kenji akan turun untuk mengambil air," kata Nami sambil memeriksa barrel kosong. "Yang lain jaga kapal."

"Ehhh? Aku juga mau turun!" protes Luffy.

"TIDAK!" Nami menolak keras. "Kalau kau turun, kau pasti akan cari masalah! Diam saja di kapal!"

Luffy cemberut tapi tidak membantah lagi.

Aku, Sanji, dan Nami turun dari Going Merry dengan membawa barrel kosong. Vivi memutuskan ikut karena dia ingin meregangkan kaki setelah berhari-hari di kapal.

Pulau itu kecil—hanya butuh sepuluh menit berjalan kaki untuk sampai ke tengah di mana sumber mata air berada. Air nya jernih dan segar, mengalir dari celah batu.

"Perfect," kata Nami sambil mulai mengisi barrel. "Ini cukup untuk persediaan sampai Alabasta."

Sanji menyalakan rokok sambil mengamati sekeliling. "Pulau ini terlalu sepi. Tidak ada binatang, tidak ada burung. Aneh."

"Mungkin karena tidak ada makanan di sini," aku berkomentar sambil membantu mengisi barrel. "Vegetasinya terlalu tipis untuk mendukung ekosistem."

Tapi Spider Sense ku tiba-tiba berdering pelan.

Aku berhenti dan menatap sekeliling dengan waspada.

"Ada apa, Kenji?" tanya Vivi yang menyadari perubahan sikapku.

"Aku tidak yakin," jawabku sambil tetap waspada. "Spider Sense ku berdering. Ada sesuatu... atau seseorang... di pulau ini."

Sanji langsung membuang rokoknya dan mengambil posisi siaga. "Di mana?"

Sebelum aku bisa menjawab, suara langkah kaki terdengar dari balik batu besar.

Dan kemudian... seseorang muncul.

Seorang pria tinggi dengan mantel bulu merah muda, kaki panjang, dan riasan tebal di wajahnya. Dia bergerak dengan cara yang... aneh. Seperti penari balet.

"Ara ara~" dia berbicara dengan suara yang dibuat-buat feminim. "Ada tamu di pulau kecilku~"

Spider Sense ku berdering lebih keras.

Pria ini... berbahaya.

"Siapa kau?" tanya Sanji dengan waspada.

Pria itu tersenyum lebar dan berputar seperti penari. "Namaku Mr. 2 Bon Clay~ Salah satu officer agent Baroque Works~"

Semuanya langsung tegang.

"Baroque Works!" Vivi mundur selangkah.

"Mr. 2..." gumamku sambil mengingat informasi dari kehidupan lamaku. Mr. 2 Bon Clay—pengguna Mane Mane no Mi, Buah Iblis yang membuatnya bisa mengubah wajah dan tubuhnya menjadi siapapun yang pernah dia sentuh dengan tangan kanannya.

"Oh my~" Mr. 2 menatap Vivi dengan mata berbinar. "Princess Vivi~ Akhirnya aku bertemu denganmu~ Boss sangat ingin bertemu denganmu~ Well, untuk membunuhmu sih~"

"Kau tidak akan menyentuhnya," kata Sanji sambil melangkah maju, menempatkan dirinya di antara Mr. 2 dan Vivi.

Mr. 2 tertawa dengan suara yang nyaring. "Oh~ Seorang ksatria~ Aku suka pria sepertimu~ Tapi sayangnya..." Dia mengambil pose balet. "Aku harus membunuh kalian semua~"

Dia langsung menyerang!

Dengan kecepatan tinggi, Mr. 2 melompat dan menendang ke arah Sanji!

Sanji memblokir dengan kakinya sendiri—tendangan bertemu tendangan!

CLANG!

Suara benturan seperti logam bertemu logam!

"Sepatu dengan ujung baja," gumam Sanji sambil mundur. "Kau juga fighter kaki."

"Exactly~" Mr. 2 tersenyum. "Aku adalah master dari Okama Kenpo—seni bela diri paling fabulous di dunia~"

Dia menyerang lagi dengan kombinasi tendangan yang cepat dan akrobatik!

Sanji menghindari dan membalas dengan tendangannya sendiri!

Pertarungan antara dua fighter kaki dimulai—tendangan demi tendangan dipertukarkan dengan kecepatan tinggi!

"Kenji!" Nami memanggilku. "Kita harus bantu Sanji!"

"Tidak," aku menggeleng sambil mengamati pertarungan. "Sanji bisa handle ini. Kita harus waspada—mungkin ada agent Baroque Works lain di pulau ini."

Dan benar saja—Spider Sense ku berdering dari arah berbeda!

"NAMI! VIVI! MENGHINDAR!" teriakku.

Aku menembakkan jaring dan menarik mereka berdua ke sampingku tepat sebelum—

WHAM!

Seseorang mendarat di tempat mereka berdiri barusan dengan kekuatan yang menciptakan kawah kecil!

Seorang wanita dengan rambut hitam pendek dan pakaian ketat berdiri di sana. Jari-jarinya... berubah menjadi pisau tajam!

"Miss Doublefinger," kata wanita itu dengan suara dingin. "Dan sepertinya kalian sudah bertemu partnerku, Mr. 2."

"Miss Doublefinger..." gumamku sambil mengenali dia dari pengetahuan masa laluku. Partner dari Mr. 1—yang berarti Mr. 1 juga ada di pulau ini!

Tapi tunggu—dalam cerita asli, Mr. 2 bekerja sendirian tanpa partner. Kenapa sekarang dia ada bersama Mr. 1 dan Miss Doublefinger?

"Kenji," Nami berbisik dengan panik. "Apa yang harus kita lakukan?"

"Bertahan," jawabku sambil mengambil posisi siaga. "Dan tunggu bantuan dari kapal."

Miss Doublefinger tersenyum dingin. "Kalian pikir bantuan akan datang? Mr. 1 sedang menuju kapal kalian sekarang. Dalam beberapa menit, kapal kalian akan tenggelam."

"APA?!" Vivi berteriak panik.

Sial! Aku harus memberitahu yang lain!

Tapi sebelum aku bisa bergerak, Miss Doublefinger sudah menyerang!

"Toge Toge Needle!"

Jari-jarinya yang berubah jadi pisau melesat ke arahku dengan kecepatan tinggi!

Spider Sense! Aku menghindar ke samping—pisau-pisau itu melewati wajahku dengan jarak sentimeter!

"Kenji!" Nami berteriak.

"Aku baik-baik saja!" teriakku sambil menembakkan jaring ke Miss Doublefinger.

Tapi dia terlalu cepat—dia menggunakan pisau di tangannya untuk memotong jaringku!

"Jaring lemahmu tidak akan berguna melawanku," katanya sambil menyerang lagi.

Aku terus menghindar—refleksku yang ditingkatkan Spider Sense membuatku bisa menghindari serangannya. Tapi aku tidak bisa menyerang balik—setiap kali aku mencoba menembakkan jaring, dia memotongnya dengan mudah!

"Sial!" gumamku frustasi. "Aku butuh strategi berbeda!"

Di sisi lain, Sanji masih bertarung melawan Mr. 2. Tendangan mereka bertabrakan berkali-kali, menciptakan gelombang kejut!

"Kau bagus~" kata Mr. 2 sambil tertawa. "Tapi aku lebih fabulous~"

Dia tiba-tiba menyentuh wajahnya sendiri dengan tangan kanan—dan wajahnya berubah!

Menjadi wajah... Nami!

"EH?!" Sanji terkejut melihat wajah Nami di tubuh Mr. 2.

"Mane Mane no Mi~" kata Mr. 2 dengan suara Nami. "Aku bisa mengubah wajahku menjadi siapapun yang pernah kusentuh~ Dan aku pernah menyentuh Nami-chan sebelum kalian datang ke pulau ini~"

"Kau... kau menyentuh Nami-swan?!" Sanji berteriak marah.

Tapi kemudian dia bingung—karena sekarang wajah yang menyerangnya adalah wajah Nami!

Mr. 2 memanfaatkan kebingungan itu dan menendang Sanji dengan keras!

WHAM!

Sanji terpental ke belakang!

"SANJI!" aku berteriak.

Tapi aku tidak bisa membantu—Miss Doublefinger terus menyerangku tanpa henti!

"Fokus pada lawanmu!" kata Miss Doublefinger sambil menusuk dengan jari-pisaunya.

Spider Sense! Aku melompat ke belakang—tusukannya meleset!

Tapi dia tidak berhenti—dia terus mengejar, terus menyerang!

Aku menembakkan jaring ke tanah di bawahnya, mencoba membuatnya tersandung.

Tapi dia melompat dengan mudah, menghindari jaring!

"Terlalu mudah ditebak!" katanya sambil menendang ke arahku.

Spider Sense! Aku menunduk—tendangannya melewati kepalaku!

Tapi itu jebakan—dia menggunakan tendangan palsu untuk membuatku menunduk, lalu menyerang dengan tangan dari atas!

"Toge Toge: Stabbing Acupuncture!"

Jari-jarinya berubah menjadi jarum-jarum tajam yang menusuk dari atas!

Aku tidak bisa menghindar—aku sedang dalam posisi menunduk!

Dalam sepersekian detik, aku membuat keputusan.

Aku menembakkan jaring ke tanah dengan kedua tangan dan menggunakan jaring itu untuk mendorong tubuhku ke samping dengan kekuatan penuh—seperti catapult!

Tubuhku terpental ke samping dengan kecepatan tinggi, menghindari serangan Miss Doublefinger!

Aku berguling di tanah dan langsung bangkit.

"Hah... hah..." napas ku terengah. "Dia terlalu cepat dan terlalu presisi. Aku harus mengubah pendekatan!"

Tapi tidak ada waktu untuk berpikir—Miss Doublefinger sudah menyerang lagi!

Kali ini, aku tidak hanya menghindar.

Aku menembakkan jaring tidak ke arah dia, tapi ke batu-batu di sekitarnya!

Jaring menempel di batu—dan aku menarik batu-batu itu, melemparkannya ke arah Miss Doublefinger dari berbagai sudut!

Dia terkejut—dia harus menghindari batu-batu yang datang dari segala arah!

"Clever!" katanya sambil memotong batu dengan pisau tangannya.

Tapi itu memberi ku waktu!

Aku menggunakan kesempatan itu untuk membuat jaring di sekitarnya—jaring yang tipis, hampir tidak terlihat, tersebar di area pertarungan.

Miss Doublefinger tidak menyadarinya—dia terlalu fokus menghindari batu!

"Sekarang!" gumamku.

Aku menarik semua jaring sekaligus!

Jaring-jaring yang tersebar di area itu langsung mengencang, menciptakan jaringan jaring yang kompleks—seperti jaring laba-laba raksasa!

Miss Doublefinger terjebak di tengahnya!

"APA?!" dia berteriak sambil mencoba memotong jaring.

Tapi setiap kali dia memotong satu jaring, jaring lainnya menarik tubuhnya, membuatnya semakin terjerat!

"Spider Web Trap!" teriakku. "Semakin kau melawan, semakin kau terjerat!"

Miss Doublefinger mengertakkan gigi. "Kuso... bocah ini..."

Aku bernapas lega sejenak. Tapi Spider Sense ku tiba-tiba berdering sangat keras!

Bahaya dari arah kapal!

Aku menoleh ke arah Going Merry dan melihat—

Seorang pria dengan tubuh berotot, kulit gelap, dan rambut model pompadour berdiri di dek kapal. Dan yang paling mengerikan—tangannya berubah menjadi pisau besar!

Mr. 1. Pengguna Supa Supa no Mi—Buah Iblis yang membuat seluruh tubuhnya bisa berubah jadi pisau!

Dan dia sedang mengayunkan tangan-pisaunya ke tiang utama Going Merry!

"TIDAAAKK!" teriakku dengan putus asa.

SLASH!

Tiang utama Going Merry terpotong!

Kapal kami rusak!

1
Wahyu🐊
Semoga Kalian Suka Sama Karya ku ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!