Berawal dari siksaan yang kerap ia alami dari ibu tiri. Elga memutuskan melarikan diri dari rumah yang sudah seperti neraka setelah ayahnya meninggal dunia. Elga pikir hidupnya bisa lebih baik setelah keluar dari rumah itu, tapi dalam perjalanan ia menemui penderitaan yang lebih menyakitkan.
Seorang pria yang tidak tau seperti apa wajah dan rupanya memaksa Elga masuk ke dalam mobil lalu merenggut kesuciannya hingga ia tidak sadarkan diri. Saat terbangun Elga masih berada di mobil tapi di tempat berbeda. Sedangkan pria itu pergi ntah kemana. Tidak mau diperjual belikan Elga memilih melarikan diri dengan sisa tenaga yang ia punya. Seorang wanita menawarkan tempat tinggal yang layak untuk Elga hingga satu bulan kemudian Elga dinyatakan hamil. Apakah Elga akan mempertahankan janinnya atau justru menggugurkannya? Lalu bagaimana dengan pria yang telah menodai Elga?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10
10
Kevin memiliki anak dan istri, tapi di belakang mereka ia sering bermain dengan wanita malam. Kevin sudah banyak mengenal bermacam sifat dari berbagai wanita yang rela melakukan apa saja demi uang, apa lagi biasanya akan berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatiannya.
Tapi, wanita yang ada di hadapannya terlihat berbeda. Wanita itu bukan sekedar gemetaran tapi menggigil ketakutan. Kevin yang penasaran semakin memungkas jarak mereka.
"Mereka bilang namamu Elga, malam ini untuk pertama kali kau di sini dan aku adalah pelanggan pertamamu. Tapi, kenapa kau seperti tidak berniat me la ya niku? Kau tamapak ketakutan sekali?" Kevin melihat Elga dari atas sampai bawah.
"Se-sebenarnya, bukan kemauanku ada di tempat ini. A-aku terpaksa melakukannya, Tuan. Tolong jangan sentuh aku." Elga tidak tau apakah keputusan bicara yang sebenarnya kepada pria ini bisa membuat ia terbebas dari ruangan ini atau tidak, ia berusaha mencari cara untuk menyelamatkan dirinya tanpa membuat Jesica marah padanya.
Baru pertama kali Kevin merasa iba pada wanita biasa seperti Elga, padahal biasanya ia suka memaksa mereka. "Duduklah." Kevin menggiring Elga hingga duduk di bibir tempat tidur, botol minuman ia letakkan di atas meja lalu Kevin ikut duduk di samping Elga.
Elga mendekap tubuhnya sendiri seolah tidak mau tubuhnya dilihat Kevin. "A-apa Tuan tetap akan menyentuhku?" Ia bertanya tanpa melihat Kevin. Sedari tadi hanya menundukkan pandangan.
"Kau sendiri mau disentuh atau tidak?" Kevin kembali bertanya.
Elga menggelangkan kepala. "Tidak mau, tolong biarkan aku keluar dari sini," katanya memohon.
"Apa kau pikir jika kau keluar dari sini kau bisa bebas dari tangan para pria di luar sana? Jesica pasti akan menawarkanmu pada orang lain," kata Kevin, ia tersenyum meremehkan Elga.
Elga tidak bisa membendung air matanya lagi hingga ia menangis ketakutan. Melihat itu Kevin menjadi sedikit panik karena baru pertama kali ada wanita menangis di hadapannya.
"Tenanglah, katakan apa alasannya kau tidak mau me la yaniku. Jika alasanmu masuk akal dan bisa kuterima maka, kau boleh pergi tapi jika sebaliknya jangan harap malam ini kau bisa lolos dariku."
Tangisan Elga perlahan memudar, ia beranikan diri melihat Kevin yang masih menatap dan menunggu jawabannya.
"Alasannya adalah putriku, aku punya seorang putri yang masih sangat kecil, aku tidak mau apa yang aku lakukan saat ini akan berakibat buruk padanya. Jadi, kumohon bebaskan aku, Tuan." Elga menakupkan kedua telapak tangan mengharapkan belas kasihan Kevin.
Kevin tersentak mendengarnya dan hal itu mengingatkan dirinya pada anaknya sendiri.
***
"Tuan, kita sudah sampai," ucap Derel setelah mematikan mesin mobil.
Dengan tidak bersemangat Ken melihat ke luar jendela. Mengernyit dahi melihat apa yang ada di luar sana.
"Kenapa kau bawa aku ke sini?"
"Sedari tadi Tuan diam saja, jadi aku pikir membawa Tuan ke sini bisa mengembalikan semangat Tuan. Ayo, kita masuk." Pria itu turun sangat bersemangat dan membukakan pintu mobil Kendrick. "Aku pikir Tuan butuh hiburan."
"Dasar kau!" Kendrick enggan, tapi tetap mengikuti Derel masuk ke dalam rumah bordir yang cukup terkenal di kalangan para pria hidung belang.
Kedatangan Kendrick disambut para wanita yang berusaha merebut perhatian Ken, tapi pria itu menolak mereka semua.
"Tuan, bukankah dia Kevin?" Derel berbisik sambil menunjuk Kevin yang saat itu sedang bicara dengan Jesica yang ia tahu adalah pemilik tempat ini.
"Kenapa kau heran? Bukannya dia sudah biasa datang ke tempat seperti ini?" Kendrick tidak perduli.
Derel membenarkan dan langsung mengalihkan perhatiannya dari Kevin. Sementara Kendrick masih melihat Kevin sampai pria itu tampak memasuki suatu ruangan yang diyakini untuk menemui wanita yang sudah dibayar.
Sementara itu, Jesica gemetaran melihat nominal angka yang tertera di chek pemberian Kevin. Ya, pria itu baru saja membeli Elga dengan mahal sebagai jaminan Elga tidak boleh diberikan kepada pria mana pun. Dengan kata lain Elga sudah menjadi milik Kevin dan hanya boleh me la yani pria tersebut.
masuk kndang singa ini mah namaya..... elga elga
kayay ka violla lom move on dari kisah papa anak ku
Jessica akan menjeratmu layaknya lintah darat 🙈🙈
masa nyari gadis yg 5 tahun lalu pernah ia perkosa aja gak bisa😝
Tanya Kaka othor saja🤭
pasti ada maksud lain 🤔🤔🤪🤪