NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: Noda Merah Pernikahan

Berbagi Cinta: Noda Merah Pernikahan

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:22.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Novel Noda Merah Pernikahan adalah webseries Novel Pertama yang tayang di Genflix dengan judul "Cinta Albirru" yang dibintangi oleh Michelle Joan dan Kiki Farel.

Zeya gadis yatim piatu yang terpaksa karena keadaan membuat dirinya terjun ke dunia hitam menjadi seorang wanita penghibur.

Suatu hari tanpa di duga ia bertemu dengan seorang pria yang bernama Albirru anak seorang ustad.

Tak lama berkenalan Albirru mengajak Zeya menikah, Zeya yang memang ingin bebas dari dunia hitam menerima tawaran Albirru untuk menikah dengannya walaupun hanya secara siri.

Belum genap setahun pernikahan mereka, Zeya harus menerima kenyataan jika suami yang ia harap dapat membimbingnya menjadi wanita yang lebih baik ternyata telah menikah lagi dengan jodoh dari kedua orang tuanya.

Apakah yang akan Zeya lakukan. Apakah ia bisa menerima pernikahan suaminya.

Siapkan sapu tangan dan tisu. Novel ini akan banyak menguras air mata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Kesedihan Zahra

Dua hari sudah Zahra berada di ruang ICU. Hari ini keadaannya sudah jauh lebih membaik. Zahra telah dipindahkan ke ruang rawat inap.

Ia sudah mulai sadar. Kedua orang tua Albirru dan Zahra menemaninya. Ia tampak masih lemah dan pucat.

"Mas Al mana, Umi." Zahra bertanya karena tak tampak Albirru di ruang itu.

Albirru saat ini sedang berada di salah satu panti asuhan. Ia dan anak-anak panti asuhan mengadakan acara tahlilan buat anaknya yang telah tiada.

"Albirru lagi ada acara di luar. Bagaimana keadaan kamu sekarang nak. Apa yang kamu rasakan saat ini?"

"Badanku terasa lemah banget, Umi."

"Apa yang sakit?" ucap Umi Albirru.

"Nggak ada, cuma perutku masih terasa nyeri. Umi, anakku mana? Apa ia sehat?"

"Sekarang kamu jangan banyak pikiran dulu. Pikirkan aja tentang kesehatan kamu."

"Aku mau melihat anakku, Umi." Zahra memohon pada Uminya lagi.

"Zahra, kamu belum sembuh."

"Tapi aku hanya ingin melihatnya."

Abi Zahra mendekati putri kesayangannya dan menggenggam tangan wanita itu. Ia mengusap tangan itu.

"Zahra, kamu pasti tau ... jika setiap yang bernyawa pasti akan mati. Dan setiap ciptaan-Nya akan kembali kepada-Nya lagi."

"Abi, katakan saja. Apa sebenarnya yang terjadi."

Suara ketukan pintu mengalihkan semua perhatian. Tampak Albirru masuk dengan memberikan senyum pada istrinya itu.

"Mas, Al .... " ucap Zahra. Albirru mendekati ranjang istrinya.

"Anak kita mana, mas. Pasti ia ganteng!"

"Zahra, maafkan mas."

"Kenapa mas harus minta maaf."

"Maaf, karena anak kita tak bisa diselamatkan," gumam Albirru.

"Maksud mas, apa?" ujar Zahra. Air mata sudah mulai menetes dari pipinya.

"Zahra, kamu yang sabar dan ikhlas. Jangan meratapi orang yang telah tiada."

"Semua pasti bohong,kan.Anakku pasti selamat." Tangis Zahra pecah akhirnya.

Albirru memeluk tubuh istrinya erat. Ia juga tak bisa menahan air matanya.

"Mas, semua salahku. Andai saja aku tak berjalan tergesa-gesa pasti aku tak akan jatuh."

"Tidak ada yang salah, semua sudah menjadi takdirnya."

"Maafkan aku, mas. Aku tak bisa menjaganya."

Tangis Zahra makin pecah di dalam pelukan. Albirru. Selama beberapa menit barulah Zahra mulai tampak tenang.

"Kamu harus ikhlas, Zahra. Karena pasti ada hikmah dibalik semua musibah. Dan yakinlah Allah akan menggantikan dengan yang lebih baik. Kamu masih muda, masih bisa memiliki keturunan lagi."

"Kenapa semua ini harus aku alami, Umi. Apa salahku. Kenapa anakku cepat diambil kembali, aku belum sempat melihatnya."w

"Zahra, dengarkan kata Abi," ucap Abi Albirru.

"Ya, Abi."

"Menurut sebuah hadis riwayat Ahmad nomor 2934 yang beebunyi, Aku mendengar Ibnu Abbas berkata; aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa dari umatku mempunyai dua farath (kematian anak kecil), maka ia akan masuk surga.” Maka ‘Aisyah berkata; Aku rela berkorban dengan ayahku, bagaimana nasib yang hanya mempunyai satu anak kecil yang mati? Beliau bersabda, “Begitu pula yang mempunyai satu farath, wahai wanita yang menyepakati (kebaikan).” Aisyah berkata lagi; Bagaimana umatmu yang tidak mempunyai farath? Beliau bersabda, “Maka akulah farath bagi umatku, mereka tidak pernah mendapat musibah seperti (kematian) ku.

Makanya kamu jangan bersedih, anakmu anak surga."

Zahra mengangguk mendengar perkataan Abi Albirru. Setelah minum obat Zahra kembali tertidur. Abi dan Umi membawa Albirru ke kantin rumah sakit.

"Abi ... Umi, aku titip Zahra sebentar. Aku akan ke kantin bersama Abi dan Umiku." Albirru pamit sebelum pergi bersama Abi dan Umi.

"Silakan, nak." jawab Umi Zahra.

"Jika ada apa-apa cepat hubungi aku, Umi."

"Baiklah."

Albirru berjalan bersama Abi dan Umi nya menuju kantin.

Mereka memilih duduk di sudut belakang kantin. Albirru telah memesan makanan. Setelah menyantap makanan, barulah dilanjutkan obrolan.

"Bagaimana kabar Zeya, apakah kamu udah bertemu."

"Tidak ada, Abi. Entah kemana perginya Zeya. Aku rasa ia marah karena waktuku lebih banyak dihabiskan bersama Zahra."

"Tapi sikapnya ini tidak dibenarkan dalam agama. Seorang istri yang pergi dari rumah tanpa izin dari suami, maka ia akan berdosa besar," ucap Abi.

"Aku yang salah, saat itu aku baru beberapa jam di rumah Zeya sudah harus kembali lagi ke kediaman Zahra."

"Ubahlah, lupakan saja Zeya. Kamu jatuhkan saja talak buatnya."

"Tapi Umi pernah melihat wanita mirip Zeya."

"Di mana, Umi."

"Di kota P saat Umi pulang kampung bersama Abi."

"Akan aku coba mencarinya."

"Itu tak mungkin Zeya, Umi," ujar Abi.

"Kenapa, Abi."

"Wanita itu sedang hamil, dan juga pergi bersama pria. Ia juga menggunakan hijab," ujar Umi.

"Itu tak mungkin Zeya. Kalau memang ia sedang hamil."

"Abi juga merasa jika itu bukan Zeya."

"Abi, apakah aku ini seorang pendosa."

"Kenapa kamu tanyakan itu, yang tau kamu pendosa atau tidak hanyalah dirimu sendiri."

"Kenapa anak-anakku selalu meninggal sebelum lahir."

"Anak-anakmu ... ? Apakah kamu pernah memiliki anak sebelum ini?"

"Zeya juga pernah mengalami keguguran saat pertama kali ia tau jika aku dan Zahra telah menikah.

"Kamu tak pernah cerita dengan Umi dan Abi,"

"Aku hanya tak ingin larut dalam kesedihan karena kehilangan calon bayiku."

"Tak ada yang salah atas takdir Allah. Semua yang terjadi pada kehidupan kita sudah dituliskan dan digariskan dalam kehidupan kita."

Lama mereka berbincang sebelum kembali lagi ke tempat ruang rawat Zahra.

...................

Setelah satu minggu di rawat Zahra kembali ke rumah. Umi masih menemani hingga ia bisa beraktifitas lagi.

Malam ketika akan tidur, Albirru melihat Zahra yang menangis.

"Zahra, kenapa kamu menangis."

"Aku masih belum bisa melupakan kepergian anak kita, mas. Apakah ini semua hukuman padaku? "

"Kamu tak boleh berpikir begitu, Zahra."

"Bukankah, mas pernah mengatakan jika mbak Zeya keguguran saat tau kita telah menikah. "

"Iya, emangnya kenapa."

"Apakah ini karma bagiku karena pernah menjadi penyebab mbak Zeya kehilangan bayinya? Apakah ini hukuman bagiku karena merebut mas dari mbak Zeya."

"Kamu jangan merasa bersalah begitu. Jika ada yang salah itu adalah mas. Mas yang tidak pernah jujur padamu, mas juga yang telah berbohong pada kalian berdua."

"Ini mungkin teguran buat kita berdua mas. Mbak Zeya pergi dari rumah juga karena aku. Aku sebenarnya tak pernah ingin memiliki mas seutuhnya. Tapi aku memang terkadang manja, dan ingin mas ada disampingku hingga aku melupakan jika mas memiliki istri selain diriku. Aku terlalu egois. Aku ingin bertemu mbak Zeya dan meminta maaf karena sering membuatnya sedih dan terluka."

"Mas juga masih berharap jika Zeya akan kembali ke rumah itu. Makanya mas masih terus mengontraknya."

"Semoga mbak Zeya segera kembali."

"Kita sama-sama berdoa. Sekarang tidurlah. Jangan banyak pikiran."

Albirru membawa Zahra tidur ke dalam pelukannya.

Bersambung

******************************

Terima kasih.... 😍😍😍😍😍😍😍

1
Masna Minabari
mudah2an zeya jgn kembali ke jln yg salah
Ellya Muchdiana
ada sih orang tua kasih ijin anaknya untuk jadi istri kedua, aneh aja kalo ada orang tua seperti itu
Mama Reni: Tapi dalam kenyataannya banyak
total 1 replies
Ellya Muchdiana
katanya ngerti agama si abinya Albirru, tapi ga tau Ratu sudah menjadi mahrom nya Azriel, karena telah menikahi ibunya apalagi sedang hamil anaknya Azriel
evi carolin
selalu menjadikan agama sbg alasan ga punya otak dan perasaan ni org
evi carolin
ga terima raja ngomong gt ,mo maksain kehendaknya lg ayoooo...klo mo dibenci ama raja n ratu
evi carolin
laki laki macam ni baiknya ditinggalkan aja biar diurus ama yg memonopoli waktu dan perhatian dari pada sakit hati dan pikiran berkepanjangan
evi carolin
ya kan terulang lg perlakuan Al pd istrinya dan skrg buat Zahra dan nerima balasan atas perbuatannya kpd Zeya
evi carolin
ga yakin klo dihatimu hanya ada nama raja dan ratu ,trus anakmu dr istri ketiga ditaruh dmana alias ga punya tempat dihati
evi carolin
albiru kamu pst nerima balasan dr rasa sakit para istri mu
evi carolin
sayangnya mereka ga punya anak perempuan klo ada apa perasaan mereka klo anak perempuan mereka diperlakukan begitu ,blm kena batunya keluarga mereka ini
evi carolin
albiru nyerah jg ....🤣🤣🤣 poligami jalan terus buat si Al dukungan ortunya Al hebat banget 👏👏👏
evi carolin
pantesan ga hamil hamil si biru galau merana beban pikiran dan perasaan jd ga nafsu dianya ama si Zahra
evi carolin
albiruuuu... ga usah pake acara terkejut segala pada akhirnya kau nnt pst cari daun muda n nikah lg,dasar tukang kawin alasan cari keturunan punya ortu tau di agama jg ga ngehargain perempuan
evi carolin
yakin deh pst Azril disuruh nikah lg dgn alasan memperoleh keturunan /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ dan kau Zahra ... selamat datang didunianya Zeya yg dl kau hancurkan ,kau akan merasakannya dan kau akan memelihara rasa nya
evi carolin
gt deh giliran ga dpt keturunan dr mantu pilihan eh taunya cucu dr mantu siri di harapkan ,egois pula semuanya ngerasa paling bener ,peduli amat zeya lawan terus kamu yg sakit dan menjalani semuanya mereka mau dpt instan nya aja dgn dalih anak dan cucu kandung ,usaha dong dr mantu pilihan
Ellya Muchdiana
katanya abi sama uminya Albirru faham agama, tapi kenapa selalu menilai Zeya tidak baik, itu nama su'udzon
Ellya Muchdiana
harus ikhlas dan rela Zeya melepas laki2 macam Albirru, mungkin Tuhan akan memberikan jodoh yg terbaik untuk Zeya
Ellya Muchdiana
visualnya bagus artis Indonesia, daripada yg mata sipit kulit glowing
Ellya Muchdiana
aku sih paling anti poligami, mana ada manusia jaman sekarang bisa berlaku adil, kecuali jaman Rasul, perempuan belum bisa mandiri, berkarya dan berusaha
Ellya Muchdiana
istri yg pertama dinikahin hanya tinggal di rumah kontrakan, walaupun nikah secara siri, nikah siri itu juga halal secara agama cuma tidak tercatat dalam negara yg peraturannya dibuat manusia, sedangkan istri yg baru saja dinikahin langsung dibelikan rumah, jadi dimana letak adilnya orang yg berpoligami
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!