NovelToon NovelToon
Travel To The World Of Ca Li

Travel To The World Of Ca Li

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / TimeTravel / Contest / Balas Dendam / Reinkarnasi / Isekai / Wuxia / Perubahan Hidup / Peningkatan diri -peningkatan kemmapuan / Romansa Fantasi
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Salma Calistha

Apa jadinya saat sedang mencuci pakaian dan mesin cuci yang kau pakai itu adalah portal gerbang dimensi?

Kejadian mengejutkan yang mengungkap kisah lama di masa lalu, yang terhubung dengan dirinya.

Saat seseorang yang melakukan perjalanan waktu atau dimensi—yang berpindah roh atau jiwanya, Saat seseorang yang melakukan perjalanan waktu atau dimensi—terbangun di kediaman keluarga terhormat atau di istana megah, Saat seseorang yang melakukan perjalanan waktu atau dimensi—orang pertama yang akan dilihatnya adalah lelaki tampan, terhormat, dominan, dan kaya raya.

Berbanding terbalik dengan Alesha yang begitu tiba malah jatuh dari atas langit dan terbangun dihutan belantara. Melihat adegan pembunuhan dan menolong menguburkan mayat seorang diri. Tidak memiliki apapun selain kaos lengan pendek dan celana pendek yang dia pakai sehabis mandi dan mencuci pakaian.

Alesha hanya gadis biasa seperti kalian—yang baru saja lulus sekolah menengah atas, tidak ada yang spesial kecuali cara berpikirnya yang nyeleneh, dia hanya gadis yang memiliki hobi menonton drama kolosal, bermain game dan membaca buku fantasi. Satu lagi kegemarannya yaitu suka melihat pria tampan dan dikehidupannya ini—dia tidak pernah bisa dan tidak ingin memilih antara para pria tampan, karena dia ingin semua pria tampan menjadi miliknya.
Begitu Rakuskan?


The World of Caliiearth
(The Wash Machine)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salma Calistha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalung dan Gelang Giok

Ji Gui dan Xiao Taoli membiarkan Xiu Qixuan untuk beristirahat, mereka berjalan keluar ruangan dan berada di halaman depan Manor Xing. Ji Gui menunda kegiatan mengajarnya, lagipula hari ini dia merasa sudah cukup melakukan perkenalan dengan gadis yang akan menjadi muridnya.

Sebenarnya Xiu Qixuan tidak merasa membutuhkan istirahat, lagipula entah kenapa dia yakin asal ada gelang giok biru dan kalung giok putih miliknya---luka apapun yang ditubuhnya akan pulih.

"Apakah Nona Besar Xiu sering melukai dirinya sendiri seperti yang dia lakukan hari ini?" Tanya Ji Gui ingin mengetahui beberapa hal tentang muridnya, lagipula menurutnya--ini bukan masalah sepele.

"Jawab, Tuan. Saya baru hari ini melihat Nona ingin melukai dirinya sendiri," Jawab Xiao Taoli

"Bawa saya bertemu Jenderal Besar," Perintah Ji Gui

Xiao Taoli ingin menolak, karena sebelum dia pergi mengantar Ji Gui-----Xiu Qixuan sudah memperingati untuk tidak melaporkan apapun kepada ayah dan kedua kakak lelakinya, tetapi sepertinya hal tersebut tidak bisa dilakukan kala melihat perintah Ji Gui yang ingin menemui Jenderal Besar.

Xiao Taoli memasang ekspresi kesulitan,

Sementara didalam ruangan Xiao Rou menjadi lebih memperhatikan Xiu Qixuan.

"XuanXuan, Biar saya membantu memapahmu ke kamar." Ucap Xiao Rao menghampiri Xiu Qixuan.

"Xiao Rou, Aku tidak lumpuh dan bisa berjalan sendiri." Jawab Xiu Qixuan menolak, dia berdiri dan berjalan lebih dulu kedalam bilik pembatas ruangan dan kamar miliknya.

"Xiao Rou, Aku ingin beristirahat dan tidak membutuhkan hal lain---jadi tinggalkan aku sendiri, aku membutuhkan suasana yang tenang." Ucap Xiu Qixuan melihat Xiao Rou terus mengekorinya dari belakang, Xiu Qixuan ingin melihat apakah dugaannya benar terhadap kalung dan gelang yang bisa menyembuhkan itu jadi dia tidak membiarkan Xiao Rou untuk terus mengawasinya.

"Saya tidak akan membuat suara, XuanXuan bisa tenang." Jawab Xiao Rou membantah, dia masih mengkhawatiri Nona nya akan melakukan aksi nekat seperti sebelumnya.

"Xiao Rou!" Ucap Xiu Qixuan tegas

Xiao Rou sedikit terkejut dengan tekanan yang diberikan Xiu Qixuan tetapi kemudian dia tetap mencoba untuk tenang dan berdiri tegak didekat bilik pembatas.

Xiu Qixuan yang melihat itu menghela napasnya, Peningkatan Xiao Rou dari pertama kali mereka bertemu cukup melesat tinggi, dia memang masih penakut seperti sebelumnya tetapi dia menutupi sifatnya itu dengan perilakunya yang seakan dia kokoh dan tidak takut apapun.

"Xiao Rou, Aku mengerti kau mencemaskan diriku. Maaf membuat kalian cemas, tetapi aku sama sekali tidak berniat melukai diriku sendiri---akal sehatku masih berfungsi, hal tadi adalah ketidaksengajaan. Aku terkejut membuat pisau buah ditanganku meleset," Jelas Xiu Qixuan meyakini Xiao Rou

Xiao Rou memasang ekspresi kesulitan,

"Kau bisa meninggalkanku, aku akan tidur dan beristirahat." Lanjut Xiu Qixuan merebahkan dirinya dan memejamkan kedua matanya.

Beberapa menit kemudian

'Kriet.' Suara Pintu tertutup.

Xiu Qixuan membuka kedua matanya, dia langsung bangun dari tempat tidur dan menghampiri meja kecil yang terdapat kaca perunggu---itu adalah tempatnya merias diri.

Membuka laci dibawahnya dan mengeluarkan kotak kayu kecil yang tersimpan kalung giok putih.

Kalung Giok Putih itu dia dekatkan dengan Gelang Giok Biru.

'TRING' Cahaya Putih menyelimuti tubuhnya tetapi itu hanya sebentar.

Xiu Qixuan mencoba menyentuh lengannya memang sudah tidak terlalu sakit tetapi masih terasa kebas, apakah luka ini belum sembuh?

Membuka sedikit balutan kain tersebut dan melihat ternyata luka tersebut masih ada tetapi sudah lebih baik dari sebelumnya.

Xiu Qixuan berpikir keras, kenapa tidak langsung sembuh?

Banyak kemungkinan yang coba dia analisa akan kejadian ajaib ini kemudian dia mendapatkan kemungkinan yang cukup memungkin dibandingkan hal lain yang dia pikirkan.

Memakai kalung giok tersebut mendekatkan lengannya yang terbandol gelang giok membentuk posisi menyilang didepan dada.

'TRING' Cahaya putih tersebut kembali menyelimutinya tetapi lebih hangat dan lebih lama.

Saat cahaya itu perlahan memudar Xiu Qixuan membuka kedua matanya, tubuhnya terasa lebih baik.

Membuka balutan kain yang menutupi lukanya, terpampang nyata kulit lengannya yang mulus seakan tidak pernah terluka disana.

Xiu Qixuan berbinar pelan, keajaiban ini sungguh jackpot besar yang dia dapatkan.

"Dimana adik perempuanku itu?! Dia memang pembuat onar!" Suara keras seorang pria dari halaman depan ruangan.

Dengan cepat Xiu Qixuan membalut lukanya kembali dengan asal agar tidak menimbulkan kecurigaan dari beberapa pihak yang mengetahui lukanya sembuh secepat ini.

Membanting diri dikasur dan menyelimuti dirinya dengan selimut, pakaian dan riasannya sudah berantakan dengan aksinya tersebut.

Sebelumnya dihalaman depan,

Xiao Taoli memasang ekspresi kesulitan, Ji Gui yang melihat itu mengerti kesulitannya tetapi dia cukup geram---hal seperti ini tidaklah sepele dan harus memberitahu tetua dari gadis tersebut agar memberikan dukungan.

Ji Gui tidak ingin mencampuri urusan keluarga Jenderal Besar tetapi gadis itu akan resmi menjadi murid pertamanya, menjadikannya harus perduli.

Kemudian mereka melihat Xiao Rou keluar dari ruangan. Xiao Taoli yang melihat itu langsung menghampiri Xiao Rou dan bertanya.

"Xiao Rou, Kenapa kau meninggalkan Xu--Nona Besar seorang diri?" Tanya Xiao Taoli menyadari Ji Gui mengikutinya dari belakang, dia dengan cepat mengubah nama panggilan tersebut.

"Nona Besar, sedang beristirahat dan tertidur. Aku tidak ingin menganggunya dan menimbulkan banyak suara---menjadikanku menunggu diluar ruangan." Jelas Xiao Rou

Mereka mengangguk tetapi Ji Gui berkata,

"Tetapi lainkali jangan meninggalkan Nona Besar kalian seorang diri dikeadaan dia sadar,"

Xiao Taoli dan Xiao Rou mengerti maksud Ji Gui membuat mereka menunduk hormat dan berucap.

"Terimakasih atas nasihatnya, Tuan. Kami akan mengingatnya dikemudian hari,"

Ji Gui mengangguk acuh.

Tiba-tiba suara keras seorang pria yang memasuki gerbang Manor Xing terdengar.

"Dimana adik perempuanku itu?! Dia memang pembuat onar!" Ucap Xiu Huanran garang tetapi ada kecemasan yang tersirat di kedua bola matanya.

Xiao Taoli dan Xiao Rou bergegas menghampiri Tuan Muda Kedua keluarga Xiu itu.

Ji Gui tetap berada ditempatnya dan tidak beraksi apapun.

Sepertinya Xiu Huanran sudah mengetahui apa yang terjadi kepada adik perempuannya, membuat Ji Gui tidak harus merepotkan dirinya sendiri dengan menemui Jenderal Besar, karena dia yakin Xiu Huanran akan memberitahu hal tersebut kepada ayahnya.

Tetapi cukup cepat juga informasi yang Xiu Huanran dapatkan, membuat Ji Gui menatap sekitar kediaman Xing dia melihat penjaga didepan Manor Xing memberi hormat kepada Tuan Muda Kedua tersebut dengan cara yang sedikit berbeda dan salah satu dari mereka mengikuti Xiu Huanran dari belakang.

'Gadis Kecil, rupanya kamu diawasi dengan sangat ketat. Apa yang harus dicemaskan,' Ucap Ji Gui dalam hati, dia tersenyum miring.

"Xiao Rou memberi salam kepada Tuan Muda Kedua."

"Xiao Taoli memberi salam kepada Tuan Muda Kedua"

Mereka membungkuk memberi salam hormat.

"Ada angin apa yang membuat Tuan Muda Kedua menghampiri Manor Xing?" Tanya Xiao Taoli yang sungkan tetapi berani itu.

Karena dua hari kemarin Nona Besar sudah menghampiri Manor yang ditinggal Xiu Huanran untuk memperjelas perilaku Xiu Huanran yang seenaknya memperlakukan Nona Besar seperti tahanan rumah.

Tetapi Xiu Huanran menolak dengan berbagai alasan dan Xiu Huanran juga jarang berada di Manor tersebut.

Xiao Taoli tahu Nona Besarnya bersedih karena kebebasannya terenggut dan merasa sangat terkekang walaupun Nona Besarnya menutupi itu dengan perilakunya yang sangat tenang dengan bermain bersama dirinya dan Xiao Rou.

Menjadikan Xiao Taoli yang sungkan itu menjadi berani mengutarkan pertanyaan tersebut.

••••••••••••••••••

1
Nona Vemilia
terlalu lemah
LEGIASTARI
Luar biasa
missyy
jangan jangan bibi liu itu istri jendral
Yuniar
Kak lanjutannya mana nii??
Panglima Jayabayasurabaya
kenapa lama sekaki update nya.kami selalu menunggu.nanggung banget kalau berenti
lestari
laaaaaaaanjuuuuuuuuuutkaaaaaaaaaaaaan kaaaaaaaaaaaaak
Sara Umie'ny Nova Dina
autor tolong dengan sangat permintaan pembaca mu yg setia ini tolong lah UP , udah dong haitsu nya.. sumpah aq sangat menantikan kelanjutan dari cerita mu ini jgn bwat aq penasaran.... 🙏🙏🙏😭😭😭
Santy Susanti
Luar biasa
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
a jun matikah ??? coz aku skip 😆😆😆 ngak kuat bacanya
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂😂😂
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂😂
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂😂😂 duch...erge...erge
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂😂
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂😂😂
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂😂😂 Ayolah Erge..jgn pisahkan mereka
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂😂 ooohhh oohhh Omo...omo...omo....pintar sekali xuaner 😂😂😂😂
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
panggilkan dukun 😂😂😂😂😂😂😂 ngko sokile pe di tembel kro wesi panas 😂😂😂😂😂😂😂
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂 yyuuuhhuuu
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
😂😂😂😂😂😂😂
🌲🌲🌲 🍎🍎🍎 🌲🌲🌲
haduch...babang ji gui , ngomong ae nek lope yu....kesuen aacchh bang , ngko di disiki wong liyo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!