NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gaun Merah Darah dan Perangkap di Aula Megah

​Pintu ganda berlapis emas murni di aula utama Kediaman Grand Sterling terbuka lebar dengan bunyi derit mekanis yang megah, memantulkan kilau ribuan kristal dari lampu gantung raksasa berukuran raksasa yang menerangi setiap jengkal ruangan. Malam perjamuan agung para petinggi sindikat dunia bawah resmi dibuka. Ratusan tamu undangan dari kalangan elit mafia kelas kakap, pebisnis gelap internasional, hingga para pewaris sindikat terkemuka tampak hadir memenuhi ruangan dengan balutan busana formal terbaik mereka. Para wanita mengenakan gaun malam bergemerlap permata, sementara para pria mengenakan setelan jas rapi berpotongan tajam. Namun, di balik kemewahan pesta yang tampak sempurna di permukaan tersebut, udara di dalam aula terasa begitu pekat oleh intrik dingin, ancaman tersembunyi, dan ambisi busuk yang siap meledak kapan saja.

​Di ambang pintu aula yang megah itu, langkah kaki rombongan keluarga Sterling mendadak menarik seluruh perhatian para tamu undangan yang hadir. Seketika itu juga, obrolan riuh rendah berubah menjadi bisik-bisik tertahan yang memenuhi ruangan.

​Kaiser, Zero, dan King melangkah masuk secara berdampingan dengan memancarkan aura dominasi mutlak yang langsung membekukan nyali siapa pun yang berani menatap mata mereka. Di tengah-tengah ketiganya, berjalan sosok yang menjadi pusat perhatian utama malam ini—Ceira, yang kini sepenuhnya membiarkan sorot mata tegas, dingin, dan tanpa rasa takut menghiasi wajah cantiknya. Ia mengenakan gaun malam haute couture berwarna merah darah yang menjuntai anggun dengan potongan off-shoulder berbelahan tinggi, mempertegas status barunya sebagai ratu mutlak yang berdiri di sisi para penguasa dunia bawah.

​“Lihat cara mereka memandang kita dengan penuh rasa iri dan ketakutan, Ceira,” suara Scarlett berdengung penuh kemenangan di dalam ruang kesadaran mereka. “Mereka mengira kita adalah tawanan lemah yang bisa dipermainkan. Padahal, malam ini kita adalah badai maut yang siap menghancurkan ketenangan malam mereka.”

​Di sudut terjauh aula yang agak redup, tersembunyi di balik pilar pualam putih yang besar, Audrey menggertakkan giginya hingga rahangnya bergemeletuk keras penuh amarah. Gelas champagne mahal di tangannya hampir remuk akibat cengkeraman emosi yang meluap-luap tanpa kendali.

​"Wanita sialan itu..." desis Audrey penuh racun kepada ayahnya yang berdiri tegang di sampingnya. "Dia benar-benar merenggut tempatku! Seharusnya aku yang berdiri di sana bersanding dengan Kaiser dan King di hadapan para petinggi dunia bawah, bukan wanita murahan itu!"

​"Bersabarlah, Audrey," bisik sang ayah dengan nada memperingatkan, matanya terus mengawasi setiap gerak-gerik keluarga Sterling dengan tatapan penuh perhitungan licik. "Jangan bertindak bodoh di sini. Rencana kita akan segera berjalan. Malam ini, posisi itu akan direbut kembali dengan cara apa pun, entah dengan kerja sama maupun kehancurannya."

​Sementara itu, di sisi lain ruangan yang berlawanan, Clara bersama ayahnya berdiri dengan keringat dingin yang membasahi sekujur pelipis mereka. Clara terus meraba clutch bag berbahan satin di tangannya, memastikan botol kecil berisi cairan perangsang kuat kelas atas yang ia bawa tersembunyi aman tanpa tersentuh orang lain.

​"Ayah... aku takut," bisik Clara gemetar dengan suara nyaris tak terdengar, melihat betapa mengerikannya aura penjagaan ketat dan tatapan mematikan dari para pengawal di sekitar meja utama keluarga Sterling.

​"Jangan menjadi pengecut sekarang, Clara!" bentak Ayah Clara pelan namun tajam menusuk. "Ini adalah satu-satunya pertaruhan terakhir kita untuk bertahan hidup di lingkaran elit. Tunggu saat salah satu dari mereka meninggalkan meja utama untuk mengambil minuman atau menyapa tamu lain. Masukkan cairan itu ke dalam gelas tanpa ragu sedikit pun. Begitu mereka menenggaknya, malam ini takdirmu akan terikat mati dengan keluarga Sterling secara paksa."

​Di meja utama yang terletak di panggung terhormat, Kaiser menuangkan segelas whisky amber bersih ke dalam gelas kristal berukir mewah, lalu mendorongnya perlahan ke hadapan Ceira, sementara Lucid dan Zero mengawasi seluruh sudut ruangan dengan insting predator yang sangat tajam.

​"Minumlah sedikit untuk menghangatkan tubuhmu di ruangan yang dingin ini, Kucing Liar," ucap Kaiser rendah, manik matanya menatap lekat manik mata Ceira tanpa celah sedikit pun.

​Sebelum Ceira sempat menyentuh gelas tersebut untuk membuktikan perlawanannya, pintu utama aula mendadak berderit keras. Musik klasik yang tadinya mengalun lembut terhenti total seketika. Seluruh pasang mata menoleh serentak ke arah pintu masuk utama, tempat sesosok pria berbalot jas gelap bergaris tajam melangkah masuk dengan senyuman miring yang misterius dan mematikan.

​Zayn Al-Fayed.

​Pria itu datang tanpa diundang, dikawal ketat oleh barisan anak buah bersenjata lengkap yang langsung mengepung sisi kanan dan kiri pintu masuk aula. Manik mata tajam Zayn menyapu seluruh ruangan yang mendadak tegang sebelum akhirnya terkunci lurus pada sosok Scarlett yang duduk anggun di samping Kaiser.

​"Selamat malam, para Tuan Sterling..." suara bariton Zayn menggema berat ke seluruh sudut aula yang mendadak sunyi mencekam bagai kuburan. "Kudengar malam ini adalah perayaan besar... jadi, tidak adil rasanya jika aku melewatkan kesempatan emas untuk menyapa sang ratu yang berada di tempat yang salah."

​Suasana di dalam aula mendadak berubah menjadi medan perang tanpa senjata. Kehadiran Zayn Al-Fayed di tengah-tengah perjamuan eksklusif keluarga Sterling memicu gelombang ketegangan yang luar biasa tinggi di antara ratusan tamu undangan yang hadir. Para petinggi sindikat dunia bawah yang tadinya saling melempar senyum basa-basi kini memilih menahan napas, tidak berani mengeluarkan suara sedikit pun demi menghindari amukan para penguasa yang menguasai takhta tertinggi.

​Kaiser, Zero, dan King sama sekali tidak beranjak dari tempat duduk mereka. Namun, perubahan fisik dan mental yang terjadi di dalam diri ketiga pria berdarah dingin itu terasa sangat nyata. Manik mata kelam Kaiser mendadak menggelap, sementara Lucid—yang berbagi kesadaran dengan King—memajukan tubuhnya perlahan dengan seringai dingin yang amat mematikan.

​"Kau punya nyali yang sangat besar untuk menginjakkan kaki di wilayah kekuasaan kami tanpa undangan, Zayn," suara King mengalun berat, memecah keheningan yang mencekam. Suaranya terdengar tenang, namun menyimpan daya rusak yang mampu meratakan gedung tempat mereka berdiri dalam hitungan detik.

​Zayn melangkah maju dengan santai, mengabaikan barisan pengawal bersenjata yang mulai mengarahkan moncong senjata ke arahnya. Pria berjas gelap itu berhenti tepat beberapa meter di depan meja utama keluarga Sterling, lalu mengangkat dagunya sedikit untuk menatap lurus ke arah Ceira yang berada di balik gaun malam merah darahnya.

​“Wah, lihat siapa yang datang membawa malapetaka,” suara Scarlett mendengus penuh minat di dalam benak Ceira. “Pria gila ini benar-benar nekat datang ke sarang singa hanya untuk mencari mati. Tapi harus diakui, keberaniannya cukup menghibur.”

​Ceira mempertahankan ekspresi datarnya, menolak untuk menunjukkan rasa terkejut ataupun gentar di hadapan pria yang menyimpan rahasia kelam masa lalunya itu. Ia menatap Zayn tajam lewat balik sorot matanya yang tegas.

​"Aku tidak datang untuk berperang, King," jawab Zayn dengan nada suara yang tenang namun penuh provokasi terselubung. "Aku hanya datang untuk meluruskan keadaan. Bagaimanapun juga, wanita yang duduk di samping kalian itu memiliki ikatan yang tidak bisa kalian pisahkan begitu saja dengan rantai besi."

​Mendengar ucapan tersebut, emosi di dalam diri Kaiser dan Zero langsung tersulut membara. Zero—yang alter egonya mendadak mengambil alih kendali kesadaran fisik dalam sekejap—bangkit berdiri dari kursinya. Cengkeraman tangannya pada tepi meja marmer begitu kuat hingga meninggalkan retakan halus pada permukaan batu mewah tersebut.

​"Jaga mulutmu, Zayn!" desis Zero tajam, manik matanya berangsur-angsur berubah menjadi merah pekat menyala. "Dia adalah istri kami. Milik kami seutuhnya. Dan jika kau melangkah satu langkah lagi mendekatinya, aku pastikan malam ini adalah hari pemakamanmu!"

​Zayn sama sekali tidak gentar menghadapi ancaman pembunuhan secara terang-terangan itu. Pria itu justru menyunggingkan senyuman miring yang semakin memperluas ketegangan di dalam aula. "Istri? Ataukah tawanan malang yang kalian kurung rapat karena kalian tahu... dia tidak akan pernah menyerahkan hatinya pada monster seperti kalian?"

​Suasana di aula semakin memanas hingga titik didih. Di sudut ruangan, Clara yang melihat perhatian seluruh tamu teralih pada konfrontasi antara si kembar dan Zayn memanfaatkan situasi tersebut dengan gerakan cepat. Dengan tangan yang bergetar hebat, ia merogoh clutch bag-nya, mengeluarkan botol kecil berisi cairan perangsang kuat, dan melangkah mengendap-endap mendekati meja utama di saat semua orang lengah.

​Rencana busuk itu bergerak di balik punggung para penguasa, siap meledakkan kekacauan baru di tengah malam perjamuan agung.

1
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: karena ceira memiliki sisi rapuh kak, nanti akan ada dimana masa lalu Ceira kenapa memiliki alter ego kak😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku kaj😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
up banyak banyak lah thor nggak cukup ini
namice: 😄😄, nanti aku tambahkan satu bab kak.... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
kasihan clara😭😭😭
namice: 😄😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
lanjut........
namice: 😍😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
good
namice: 😍😍😘😘😘😘, terimakasih banyak ya kak bintangnya 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 6 replies
Restu
semangat Thor......lanjut
namice: 😘😘😍, terimakasih support dan terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Restu
mampir thor.jangan setengah jalan thor🙏
aku tunggu👍👍👍👍
semangat......
Restu: sama-sama
total 2 replies
°RhaiKen™
/Scare//Scare/ ngeri nya KLO jdi MC cwe..
gak jdi tuker tempat ma kamu ah..atutt 🤣🤣🤣🤣 jiwa halu ku meronta 😩😩
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
Keren abis pokonya...
namice: 😍😘😘🌹 dan ❤️ rose🌹 dan love ❤️ untukmu sekebon juga😘😘😘
total 5 replies
°RhaiKen™
Makin seru ceritanya..🥰🥰
aahhh...gak sabar up lgi..👏👏👏
namice: 😘😘😘... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Adidatur Rizki
kok sama sih ka,
namice: maaf kak salah kirim, sudah aku hapus dan aku ganti🙏🙏, terimakasih banyak ya infonya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Syadza
lanjut secepatnya dongs🥰
Semangat
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku.. besok aku update doubel kak..ini novel baru tapi setiap hari nanti aku doubel up.. terimakasih banyak ya kak 😘😘😘😍😍😍
total 1 replies
Feni sang penulis novel
saya izin memberikan komentar ya dan saya izin memberikan bintang 5 kita saling bantu aja ya kak saling mendukung aja karya kita masing-masing
Feni sang penulis novel: terima kasih atas sukanya kak boleh kak di sebarluaskan ke teman-teman dari aplikasi kakak bawa novel saya yang berjudul jalan menuju masa depan tolong promosikan oleh kakak dari novel kakak pun akan dipromosikan oleh saya ke teman-teman saya terima kasih kak assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!