NovelToon NovelToon
Exs Mr.Playboy

Exs Mr.Playboy

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Nikahmuda / Duda / Tamat
Popularitas:8.1M
Nilai: 5
Nama Author: Vey Vii

Di sarankan membaca "SANG PENGANTIN BAYARAN" lebih dulu, karena semua tokoh berkaitan erat dalam novel tersebut.

Alexavier Bancroft, menjadi duda di usianya yang masih muda. Istrinya, Melanie Rendra, meninggal satu hari setelah melahirkan bayi perempuan cantik secara prematur yang di beri nama, Sunny Chalondra Bancrof.

Berbagai tekanan dari keluarga mertuanya membuat Alex berusaha move on dari masa lalunya, namun sulit bagi dia untuk kembali membuka hati pada wanita manapun yang ia temui.

Keluarga Rendra, menjodohkan Alex dengan keponakan mereka bernama Felicia, namun hati Alex berkata lain, ia tertarik pada wanita yang menjadi pengasuh putrinya, Nora Arabella.

Akankah Alex bisa bertahan dengan hatinya untuk memilih Nora, atau memilih untuk mundur dan menerima perjodohan itu dengan rela?

---
WARNING 21+

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vey Vii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Friska

Satu jam berlalu, acara bagi-bagi hadiah kembali berlangsung meriah, Alex dengan sigap berusaha mengembalikan suasana hati Sunny yang sempat sedih karena salah seorang teman yang hadir membuatnya mengingat kesedihan akan Melanie.

Dalam perayaan hari ulang tahun Sunny, tidak hanya gadis kecil itu yang mendapatkan hadiah, melainkan semua anak yang hadir pun akan mendapatkan satu mainan yang mereka inginkan.

Setelah acara potong kue selesai, anggota keluarga memberikan hadiah untuk Sunny, di mulai dari nyonya Gio dan tuan Gio, Hayley dan Aaron, hingga Nick dan kedua adik kembarnya lalu berlanjut ke semua anak dari sahabat dekat Alex.

Acara akan berakhir, satu persatu tamu undangan pamit mengundurkan diri. Terlihat seorang wanita paruh baya dengan dua laki-laki tampan di belakangnya berdiri di depan pintu utama. Mengalihkan pandangan semua mata yang ada di dalam rumah.

"Selamat ulang tahun, cucu kesayangan grandma," ucap wanita yang tak lain adalah Friska, bersama dua anak tirinya.

"Mama," sapa Alex, ia mendekat dan memeluk Friska, menumpahkan kerinduan yang teramat dalam.

"Grandma, Sunny kangen," ungkap Sunny, ia pun dengan girang melompat ke gendongan neneknya. Dua saudara tiri Alex pun tak lupa membawa hadiah untuk keponakan mereka dan bergantian menggendong.

"Mama kenapa nggak bilang kalau mau datang?" tanya Alex, sambil menggandeng Friska masuk.

"Ini kejutan, Alex. Sepertinya mama terlambat, ya," ucap Friska. "Seharusnya mama sudah sampai di sini semalam, tapi tiba-tiba cuaca buruk dan jadwal keberangkatan mama tertunda," lanjutnya.

"Iya, mama hampir semalaman nangis karena takut nggak bisa datang," sela salah satu saudara tiri Alex.

"Ma, kalau terjadi apa-apa bagaimana. Kalau memang nggak bisa jangan maksa, Ma."

"Mama kan mau lihat cucu mama ulang tahun, Alex."

"Ya, Ma. Tapi ...."

Friska tidak memperdulikan putranya yang mulai protes dengan kebiasaannya yang selalu khawatir berlebih, Friska memilih untuk menghampiri Sunny yang sedang asik duduk di pangkuan anak tirinya, Chandra.

"Grandma kenapa nggak bilang kalau mau ke sini? daddy kan bisa jemput ke bandara," ucap Sunny, lalu beralih duduk di pangkuan Friska.

"Nggak usah, Sayang. Grandma kan ada uncle Chanda sama uncle Brian. Ini, grandma bawakan hadiah untuk Sunny," ucap Friska, Brian mendorong kotak besar yang di bungkus kertas warna warni ke hadapan Sunny.

"Wah, apa ini, Grandma?" tanya Sunny.

"Ini hadiah, nanti kita buka sama-sama, ya."

Friska kemudian menghampiri besannya yang masih menemani tamu undangan yang belum pulang. Mereka berbincang dan membahas tentang keseharian cucu mereka, Sunny.

Friska pun sangat menyayangi Sunny, setiap hari, ia akan mengirim pesan pada Alex dan menanyakan bagaimana kabar cucunya itu. Setiap satu bulan sekali, Friska juga mengirimkan mainan dan hadiah pernak pernik untuk Sunny.

Cinta dan kasih sayang terus mengalir dari berbagai arah pada gadis kecil itu, semua orang menyayangi Sunny dan mengistimewakannya. Namun lagi-lagi Sunny masih merasa kurang, ia rindu akan hadirnya seorang ibu.

Nyonya Gio menceritakan pada Friska kalau mulai hari ini Sunny akan tinggal bersama Alex, mereka semua sepakat untuk mengangkat Nora sebagai pengasuh bagi Sunny.

"Saya percaya pada anda, semoga Nora adalah pilihan terbaik," ucap Friska.

"Alex menjamin bahwa gadis itu mampu merawat Sunny. Kami sebagai nenek dan kakeknya juga akan mengawasi kinerja pengasuh itu. Jangan khawatir, Nyonya Friska," ungkap tuan Gio.

"Saya bersyukur, Alex memiliki mertua seperti kalian. Setidaknya, saat saya jauh, ada orang yang akan memantau anak laki-laki saya," ujar Friska.

"Jangan begitu, Nyonya. Saya yang harusnya bersyukur karena Alex adalah menantu saya. Meskipun Melanie sudah tidak ada lagi, tapi dia tetap memperlakukan kami layaknya orang tuanya sendiri. Melanie beruntung pernah menjadi istri Alex," timpal nyonya Gio.

"Hanya saja, saya khawatir dengan kondisi tumbuh kembang Sunny. Sampai saat ini, Alex sama sekali tidak berniat menikah lagi untuk mengganti sosok Melanie. Dia benar-benar belum bisa menerima. Yang kami khawatirkan adalah Sunny." Tuan Gio ikut berbicara.

"Benar. Saya sendiri menyadari bahwa Alex belum bisa menerima kepergian Melanie, ini bukan lagi soal waktu, 4 tahun sudah lebih dari cukup. Alex benar-benar butuh dorongan dari orang-orang di sekitarnya," terang Friska.

Tidak hanya nyonya Gio dan suaminya. Friska pun begitu khawatir dengan Alex dan juga Sunny. Tahun-tahun pertama kepergian Melanie, Alex memang tampak murung, namun perlahan ia bangkit karena sosok Sunny.

Semua orang berpikir bahwa Alex hanya butuh waktu, lalu setelah Sunny besar dan memintanya menikah, Alex akan setuju. Tapi semua tidak seperti yang mereka kira, Alex benar-benar sulit untuk di takhlukkan.

"Saya akan berusaha memberi pengertian pada anak saya agar dia lebih mengerti dan mau menerima keadaan ini. Saya tau, Sunny butuh sosok seorang ibu, tapi saya sebagai ibu dari Alex, juga tidak bisa memaksa Alex begitu saja untuk segera menikah dengan alasan Sunny. Menikah adalah urusan hati dan perasaan, Alex pun harus menyembuhkan lukanya untuk menerima cinta baru," jelas Friska.

Nyonya Gio dan suaminya pun terdiam. Mereka sadar jika keinginan mereka mungkin terlalu menekan Alex, mereka tau bahwa Alex sangat mencintai Melanie, namun jika Alex terus menerus membekukan hatinya untuk wanita lain, mereka juga berpikir dampak buruknya pada psikolog Sunny. Apalagi, kemungkinan tahun depan Sunny sudah mulai di sekolahkan.

🖤🖤🖤

Semua tamu undangan sudah meninggalkan kediaman Alex, nyonya Gio pun masih berbincang hangat dengan besannya. Maklum, mereka jarang sekali bertemu, setahun sekali pun belum tentu.

Tiba-tiba, sosok Felicia datang dengan baju yang setengah basah karena gerimis. Nyonya Gio berlari menghampiri keponakannya yang berdiri depan pintu.

"Ya Ampun, Felicia. Kenapa naik ojek online?" tanya nyonya Gio terkejut, Felicia melepas jaket berlogo ojek online yang ia kenakan.

"Ada kecelakaan, Tante. Hampir 3 jam menunggu tapi evakuasi korban sangat lama, beberapa jalan alternatif di tutup. Terpaksa, aku naik ojek online," jawab Felicia, nyonya Gio menuntun wanita itu masuk ke dalam rumah.

Felicia, wanita itu terjebak macet karena kecelakaan beruntun yang di akibatkan oleh kendaraan besar, hampir 3 jam dia duduk di dalam mobil tanpa bisa melakukan apapun karena mobil yang ia tumpangi hampir tidak bisa berjalan sejengkal pun. Kecelakaan itu membuat lalulintas macet total.

Dengan membawa hadiah di dalam tas, wanita itu meninggalkan mobil beserta supirnya di tengah kemacetan, ia memilih berjalan kaki beberapa kilometer untuk sampai di persimpangan jalan dan memesan ojek online.

"Fel, bajumu basah. Ganti baju dulu," ucap Alex.

"Nggak usah. Basah dikit aja, kok," tolak Felicia, ia buru-buru membongkar tas jinjing yang ia bawa. "Kemana keponakanku?"

Alex memanggil Sunny yang asik di ruang tengah bermain bersama Nick, Danish, dan Danial.

"Hallo, kesayangan aunty. Maaf, ya. Aunty telat, aunty bawa hadiah," ucap Felicia, ia duduk berjongkok di depan Sunny sambil menyerahkan hadiah.

"Wah, terimakasih, Aunty." Sunny tanpa ragu memeluk Felicia.

🖤🖤🖤

1
ZrLee Darman
🤣🤣🤣🤣🤣
ZrLee Darman
oh ya Allah Nora sebegitu polos nya kamu...ngakakkk 🤣🤣🤣🤣
ZrLee Darman
berasap ga' tuh 🤣
ZrLee Darman
ingat ily brownis jgn gosong ya
Mutia
Aku bingung disini nama ibu Felicia Nerisa atau Anindita, apa aku yg salah
Irma Dwi
kog foto aq dipajang di situ sih Thor
Irma Dwi
😭
Irma Dwi
visual nya kog cakep2 sih
Irma Dwi
🥰
Irma Dwi
part pertama sudah mengandung bawang
Lismardiana
Biasa
🌺Ulie
keren.. konfliknya tidak terlalu berat, sukses buat outhor dan jangan lupa katya2 barunya.. apresi banget tanpa batas ya buat penulis dan tetap semangat
Sri Wahyuni
Luar biasa
Fitria Astutik
👍
Gita mujiati
Luar biasa
Gita mujiati
Lumayan
安呢
Luar biasa
Juleha. Siti
jodohny alex si nora y thor
Puspita Sari
ternyata emaknya Aroon si Samantha anak yg dipungut juga tapi di ceritanya Aron hayley sombongnya ga ketulungan wkwkwjj
Puspita Sari
abis haid lsg gempur gmn ga lsg jadi kan dlm masa subur itu udh gtu digempurnya ber ronde ronde/Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!