NovelToon NovelToon
TEGA!

TEGA!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:285.3k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Tujuh tahun pernikahan, tak pernah terbayangkan dirinya akan menjumpai hal yang paling menyakitkan dalam perjalanan hidupnya.

Arimbi, ia menemukan jejak wanita lain dalam biduk rumah tangganya. Bahkan wanita tersebut telah memiliki anak yang usianya sudah lebih dari setahun.

"Kita masih merintis usaha, jadi kita jangan punya anak dulu ya."

Ucapan sang suami terngiang begitu jelas di telinganya. Arimbi yang naif menyetujui. Namun itu jadi bumerang bagi dirinya karena oleh keluarga suami Arimbi di cap mandul.

Dan yang lebih mengejutkannya lagi, nama perusahaan yang didirikan suaminya ternyata ada unsur dari nama wanita itu.

Apakah Arimbi akan terpuruk? Atau dia akan bangkit dan membalas rasa sakit hatinya dan menemukan cinta lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketuk Palu 33

Waktu bergulir dengan sangat cepat. Hari dimana persidangan terkahir untuk bercerai antara Arimbi dan Amar pun tiba.

Amar mengikuti perkataan Arimbi untuk tidak datang ke sidang mediasi, sehingga sidang perceraian bisa dilakukan dengan waktu yang lebih cepat. Amar juga mengikuti semua keinginan Arimbi tentang harta gono-gini, sehingga proses persidangan benar-benar berjalan lancar.

Arimbi tidak meminta banyak sebenarnya karena perusahaan telah dibagi dua. Dia hanya menginginkan rumah mereka dijual dan dibagi dua hasilnya.

Awalnya Amar menolak, karena sebelumnya dia tidak akan menjual rumah tersebut dan akan ditempatinya bersama dengan Farrah. Namun Arimbi bersikukuh bahwa rumah itu harus dijual karena pembangunannya menggunakan dana bersama.

"Baiklah, aku akan jual rumah itu dan hasilnya lansung ku kirim ke rekening mu."

Alhasil, Amar dan Farrah yang sudah pindahan ke rumah itu, harus segera pergi dari sana. Mau tidak mau Amar harus mencari rumah lagi karena rumah yang dia belikan untuk Farrah juga sudah dijual.

Sementara proses pencarian rumah, Amar memutuskan untuk tinggal di rumah Yani. Walau awalanya menolak, tapi mau tidak mau Yani menerima Amar dan Farrah untuk tinggal bersama.

Kembali ke persidangan. Arimbi dan Amar duduk bersebrangan di kursi mereka di depan hakim. Di belakang, tepatnya di bangku penonton hadir kedua orang tua Arimbi yakni Arga dan Aliya. Mereka berdua menatap penuh kebencian kepada Amar. Pasalnya hingga detik ini Amar dan Yani sama sekali tidak meminta maaf.

"Dasar sombong, pria brengsek!" umpat Arga. Meski pelan, tapi beberapa orang bisa mendengar ucapannya. Namun tak ada yang protes, bahkan mereka setuju dengan rutukan Arga terhadap Amar.

"Nggak tahu malu memang. Udah selingkuh, khianat, bohong, tapi kepalanya masih tegak berdiri kayak gitu,"imbuh Aliya. Ibu dari Arimbi itu benar-benar marah. Bahkan saat ini tangannya sangat gatal sekali ingin menjambak rambut Amar dan meremas wajah pria tersebut.

Akan tetapi mereka berdua harus sabar. Seperti pesan putri mereka, bahwa mereka tak boleh mengotori tangan mereka untuk membuat Amar babak belur. Itu sungguh sangat tidak diperlukan.

"Dengan ini, Saudara Amar Subagyo dan Saudari Arimbi Azzahra Wibisono sudah lagi bukan suami istri."

Tok tok tok

Palu diketuk selama tiga kali oleh hakim ketua. Sebuah tanda bahwa dua orang yang telah menjalin hubungan pernikahan selama tujuh tahun itu kini hanyalah orang asing.

"Alhamdulillah Ya Allah,"ucap Arimbi sambil mengusap wajahnya. Dia sangat lega. Ikatan yang terlepas tersebut membuat nafasnya bisa kembali lancar. Dadanya juga terasa sangat lepas seolah batu besar yang ada di sana telah hilang.

"Selamat untuk kebebasan mu, Arimbi,"ucap Ran memberi selamat.

"Terimakasih Kak, semua berkat Kakak. Aku nggak nyangka hanya dalam waktu tiga bulan semuanya bisa selesai dengan tuntas,"jawab Arimbi dengan wajah yang berseri.

Arimbi yang mengenakan gamis berwarna putih dengan hijab senada itu nampak sangat cantik dan elegan. Wajahnya tak mengenakan riasan tebal, namun terlihat sangat bercahaya.

Tap tap tap

Ketika Arga dan Aliya berbicara dengan Kieran, tak diduga Amar menghampiri Arimbi. Pria itu berdiri dengan menatap lurus ke arah wanita yang kini sudah bukan lagi istrinya.

"Maaf,"ucapnya lirih. Ya tidak disangka Amar mengucapkan kata maaf kepada Arimbi.

"Untuk apa kata maaf itu hmmm? Untuk perselingkuhan kamu, atau untuk sikap tak acuh mu kepadaku di depan keluarga mu? haaah Aku nggak butuh ya Mar, aku sama sekali udah nggak butuh kata maafmu itu karena basi tahu nggak. Dengan ini kita udah bukan siapa-siapa lagi, jadi please jangan ganggu aku. Hiduplah dengan bahagian bersama gundikmu itu."

Arimbi membalikkan tubuhnya, dia lalu menghampiri Kieran dan juga kedua orang tuanya dan mengajak mereka untuk segera meninggalkan pengadilan.

Wajah Arimbi yang penuh senyum berseri itu tak lepas dari mata Amar yang masih berdiri di sana. Serbuan awak media seolah hanya lalu lalang serangga bagi Amar karena fokusnya adalah menatap wajah Arimbi.

"Kita beneran udah bukan siapa-siapa lagi sekarang. Kamu jadi kayak burung Mbi, burung yang terbang bebas. Kenapa rasanya ada yang hilang di sini." Amar berkata demikian sembari memegang dadanya. Terasa sakit, padahal sama sekali tidak ada yang luka dan juga tidak berdarah. Akan tetapi rasa sakit itu nyata.

Sesak, nyeri, dan pengap. Seolah tak ada udara yang bisa dihirupnya. Amar merasa demikian, dimana dia belum pernah merasakan hal semacam itu sebelumnya.

"Gimana Pak Amar perasaannya setelah resmi cerai? Senang dong pasti? Akhirnya bisa bersama tanpa sembunyi-sembunyi lagi dengan istri sirinya."

"Bentar lagi nikah resmi ke KUA dong? Wah makan-makan nih."

"Jadi bingung mau ngucapin ikut prihatin dengan status dudanya, tapi nggak duda juga soalnya kan masih ada istri."

Amar hanya diam, dia sama sekali tidak ingin menjawab ucapan-ucapan tersebut. Saat ini hal yang perlu dilakukan adalah kembali ke FAE dan bekerja.

Pekerjaannya yang sangat banyak itu harus segera ditangani. Bukan karena banyak klien, tapi karena dia harus terus mencari klien besar agar usahanya bisa berdiri seperti dulu.

Beberapa bulan ini FAE memang masih berjalan, hanya saja barang yang dikirimkan berskala kecil saja. Itu sungguh tidak bisa menutup biaya akomodasi. Maka dari itu Amar tengah sibuk mengirim proposal kesana kemari agar mendapat tender yang lebih besar.

"Mas?"

"Lho kamu kok di sini?"

Amar terkejut ketika melihat Farrah ada di dalam ruangannya. Dia memang melarang istrinya itu datang ke persidangan dan setahu Amar, Farrah tadi sedang di rumah sibuk membuat design baju yang ingin dibuatnya.

"Aku nggak tahan sama Mama. Mama ngomel mulu tiap saat. Ada aja yang bikin dia ngomel. Jadi aku milih ke sini aja. Sekalian nih bawain kamu makan siang."

Farrah sama sekali tidak bertanya tentang sidang perceraiannya dengan Arimbi. Tapi itu malah bagus, karena tak ada juga yang perlu dibahas.

Hanya saja Amar sekarang sedang membuang nafasnya kasar. Hidup bersama selama sebulan di rumah Yani, ada saja cerita dari Farrah maupun Yani. Mereka sama-sama mengeluhkan keberadaan mertua dan menantu.

"Mas, ayo kita pindah rumah. Aku beneran nggak bisa hidup satu atap sama ibu kamu,"pinta Farrah.

"Tunggu Far, aku udah cari tapi yang sesuai sama budget belum nemu. Coba kamu lebih memahami Mama. Aku yakin kalian bisa hidup berdampingan."

"Nggak! Aku nggak bisa, aku nggak bisa hidup bersama sama mama kamu. Dia kerjaan nyacat melulu. Pokoknya aku nggak bisa. Kalau emang belum nemu rumah yang cocok untuk dibeli, ya udah kita ngontrak aja. Pokoknya aku nggak bisa lama-lama tinggal di rumah mama. TITIK!"

Amar mengusap wajahnya kasar. Dia pikir semuanya bisa berjalan dengan normal, akan tetapi tidak demikian. Sekarang masalah baru muncul, padahal Amar ingin bisa lebih tenang dalam mengerjakan pekerjaannya.

"Dia beda banget sama Arimbi,"ucap Amar dalam hatinya.

TBC

1
mimief
😍😍😍😍🫰🫰
mimief
wahhhh...kelar juga
ga ada perjalanan hidup kita yg sia sia bukan
walaupun real life ga semulus jalannya di novel
tapi seenggaknya kita akan dapet kebahagiaan di setiap penderitaan kita
amiin, percaya aja terus 😍😍
terimakasih atas cerita indah nya Thor 😍😍
Rαtu Mαtchα🍿
Apa ini baru awal 😭
Anonim
Farah asli betul2 jadi murah meriah muntah, gk ada harganya lbh rendah dari perempuan2 yng memang bekerja menjual tubuhnya hadeh bodoh2
Ririn Nursisminingsih
rasain loo
aryuu
rame
Novita Sari
Luar biasa
Jetva
TERIMA KASIH FARAH...AKHIRNYA AMAR 20 TAHUN PENJARA, HUKUMAN MAXIMAL..DAN KAMU MUNGKIN 12 THN..ATW SAMA JUGA KRN BERUSAHA MENUSUK ARIMBI.....BARANG BUKTI UDAH DI POLISI🤣🤣🤣🤣AKHIRNYAAAA...AKLIAN BERDUA SEHIDUP SEPENJARA🤣🤣🤣🤣
yeni kusmiyati
🤣🤣😍
Vie
makasih juga buat kak ias atas cerita2 nya yang menarik dan gak ngebosenin, selalu seru..... aku tunggu juga bonchap nya ya kak... 👍👍👍👍👍
Vie: sama sama kak.... aku selalu stay di cerita lain juga.... apalagi tadi aku sampai nangis kejer pas baca ellio meninggal.... 😭😭😭😭😭
total 4 replies
yeni kusmiyati
jodohnya arimbi
Rohmi Yatun
makasih thor udah menghadirkan cerita yang menarik.. 👍🙏
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
aku tunggu itu kk
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒: 👍👍👍👍👍😅😅😅😅😅
total 4 replies
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
nauzubillah amit amit jau jau dari sifat kyk seperti itu
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
nah betul tuh,yg lain ajh tau ap nmnya taubat lah dia kerudung doang gede tp menyalahkan nasib ajh bisanya bukan memperbaiki diri
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
tuh amar buktinya KLO rimbi itu juga bisa PNY ank,lah bini suruh kerja ajh gmn mau fokus PNY ank mknya km selingkuh padahal istri masih bantu km kerja emng km kurang bersyukur
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
dasar sableng si bhumi ini
Yani
Bagus ceritanya
Damar Pawitra: terimakasih kakak. ditunggu next cerita lainnya ya
total 1 replies
dewi rofiqoh
Happy ending
Damar Pawitra: iya, makasih udah setia baca
total 1 replies
Faidah Ida
sudah tamat ternyata, saya kira msih puannnjaaaaanngggg. heheheheheh

tapi, terimakasih buat cerita nya, keren dan bagus....
semangat berkarya lagi Thor, ditunggu cerita selanjutnya.... 💪💪💪💪
Faidah Ida: siap, selalu setia menunggu.... 😄😄😄
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!