NovelToon NovelToon
JODOH YANG TAK DISANGKA

JODOH YANG TAK DISANGKA

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Enemy to Lovers / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riska

Cerita ini menceritakan tentang Alfa yang di jadikan sasaran balas dendam seseorang, karena perbuatan Faris Papanya di masa lalu. Tanpa di sadari, Alfa masuk di dalam jebakan yang membuat dia pada akhirnya harus terlibat, dengan seorang wanita yang tak berdosa. Wanita malang yang hanya di jadikan Alat, untuk merusak nama baik Alfa juga keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Awal Kedekatan Alfa Dan Shelina.

Dalam perjalanan menuju bandara, Alfa hanya terdiam memikirkan masalah yang sedang dia hadapi. Dia sangat bingung dengan keputusan yang sudah di ambil Papanya tanpa meminta persetujuannya terlebih dulu. Apalagi dia sama sekali tidak mengenali Shelina, yang saat itu sedang berada satu mobil bersama Papanya. Sedangkan Aldo yang sudah mengetahui semuanya dari Papanya Alfa, hanya berusaha untuk menghibur Alfa, yang terlihat sangat terbebani dengan semua yang telah terjadi.

"Fa,, kamu jangan terlalu kepikiran! Ikuti saja apa yang di katakan oleh Papamu! Apalagi wanita itu luar biasa cantik. Kamu termasuk laki-laki yang sangat beruntung, memiliki pendamping hidup sesempurna itu." Ujar Aldo mencoba untuk menyemangati sahabatnya, yang terlihat sudah seperti tembok.

"Yang ada di dalam otak kamu itu hanya kecantikan wanita. Kamu itu tidak berada di posisiku. Jadi kamu bisa seenaknya berkata seperti itu." Ujar Alfa tanpa menatap Aldo.

"Fa,, kalau ada laki-laki yang bilang dia menikahi wanita bukan di lihat dari fisik, itu sudah pasti mereka berbohong. Cinta itu datang dari mata. Ya mata itu kan gunanya untuk melihat." Perkataan Aldo yang membuat Alfa langsung terdiam tanpa ekspresi.

"Benar ngga apa yang aku katakan?" Tanya Aldo sambil menatap Alfa yang hanya menatap lurus ke depan.

"Saya ngga tahu lagi. Lagian sekarang ini saya sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Yang saya takutkan wanita itu hanya berbohong." Jawab Alfa tanpa menatap Aldo.

Sampainya di bandara, mereka semua langsung melangkah memasuki pesawat yang akan membawa mereka kembali ke Indonesia. Shelina yang melangkah di belakang Faris tiba-tiba jadi bingung, di saat menyadari kalau yang mereka naikin bukan pesawat penumpang. Dengan tiba-tiba timbul rasa takut di dalam benaknya. Dan tanpa menunggu lama dia langsung mendekat, ke salah seorang anak buah Faris kemudian bertanya.

"Pak,, kenapa kita tidak naik pesawat yang ada di sana?" Tanya Shelina dengan tampang kebingungan.

"Kita pulang dengan pesawat pribadi Pak Faris. Pak Faris sudah membatalkan keberangkatan dengan pesawat penumpang. Semua itu demi keamanan Nona." Jawab laki-laki itu menggunakan bahasa Inggris.

Shelina yang memang di besarkan di negara asing, sangat sulit menggunakan bahasa Indonesia. Untung saja semua rombongan yang ada bersamanya menguasai bahasa Inggris. Jadi tidak sulit untuk dia berkomunikasi dengan mereka. Ketakutan yang tadi sempat menghampiri benak Shelina, seketika hilang setelah mendengar penjelasan anak buah Faris.

Sampainya di dalam pesawat, Shelina di suruh duduk di samping jendela oleh Faris. Sedangkan di bangku sebelahnya di biarkan kosong. Shelina awalnya sedikit bingung dengan semua itu. Tapi dia kembali berpikir, mungkin Faris memang sengaja membuatnya duduk sendiri, biar dia bisa merasa lebih nyaman. Tapi ternyata semua yang Faris lakukan itu ada alasan tertentu. Yang tidak lain ingin mendekatkan Shelina dengan Alfa.

"Di mana Alfa?" Tanya Faris karena Alfa belum juga masuk ke dalam pesawat.

"Ada apa Pa?" Tanya Faris yang baru saja memasuki pintu pesawat.

"Kamu duduk di sebelah Shelina!" Ujar Faris sambil mengotak-atik ponselnya.

Tanpa bisa berkata-kata, Alfa pun terpaksa mengikuti perintah Papanya. Walaupun Alfa sangat keberatan dengan apa yang di suruh Papanya, namun dia sama sekali tidak membantah ataupun menolak. Alfa seperti itu karena dia tahu tempat di mana dia harus bersuara, dan di mana dia harus diam.

Dalam perjalanan, Shelina yang begitu tegang berada di samping Alfa, hanya menatap ke arah kaca dengan tampang serba salah. Tapi karena merasa kecapean, Shelina pun langsung menyandarkan kepalanya di sandaran kursi pesawat, dan memejamkan mata. Sedangkan Alfa yang berada dekat di sampingnya, hanya terdiam sambil berusaha menghirup aroma tubuh Shelina, karena dia ingin mencari tahu kebenarannya melalui parfum yang masih dia ingat sampai saat itu. Tapi tiba-tiba raut wajah Alfa seketika berubah, dan dia mulai berkata-kata di dalam hatinya.

"Wanita ini sudah membohongi Papa. Dia bukan wanita yang bersama saya di malam itu. Saya tahu betul wangi parfum wanita itu."

Alfa yang tidak mencium wangi Parfum dari tubuh Shelina begitu geram, dan ingin langsung bersuara. Tapi di saat dia berbalik hendak memanggil Papanya, tidak sengaja tangannya menyentuh tangan Shelina yang terasa begitu panas. Akhirnya dia hanya terdiam dengan tatapan tanpa ekspresi ke arah Papanya.

"Ada apa Fa..?" Tanya Aldo yang tidak sengaja melihat ekspresi Alfa. Dan suara Aldo itu membuat Faris langsung menatap ke arah Alfa.

"Ada apa Fa..?" Tanya Faris.

"Dia sepertinya sakit Pa." Jawab Alfa dengan tampang yang terlihat begitu datar.

"Apa...? Dia sakit...? Cepat bawa dia ke belakang! Pakaiannya harus di ganti. Karena sejak semalam dia memakai pakaian basah." Ujar Faris yang membuat salah seorang anak buahnya langsung berdiri.

"Kamu duduk saja! Biar Alfa yang membantunya." Ujar Faris yang membuat Alfa langsung menatapnya bingung.

"Ko saya sih Pa?" Tanya Alfa sambil menatap Faris dengan kening yang berkerut.

"Ya kalau bukan kamu mau siapa lagi? Masa Aldo yang mau melakukannya?" Tanya Faris yang membuat Aldo langsung tersenyum sambil bergumam di dalam hatinya.

"Aku si ikhlas melakukan semua itu. Siapa juga yang tidak mau melihat pemandangan indah yang jarang-jarang bisa di lihat gratis."

Dengan hati yang tak rela, Alfa pun langsung berdiri dan mengangkat Shelina yang masih terlelap, dengan wajah yang terlihat pucat juga di basahi keringat. Karena kaget dengan apa yang di lakukan Alfa, Shelina seketika membuka matanya dan menatap Alfa sambil bertanya.

"Ada apa ini..?" Tanya Shelina dengan tampang yang terlihat begitu kaget.

Tanpa menjawab pertanyaan Shelina, Alfa pun melangkah menuju ke arah belakang dengan raut wajah yang sangat datar. Sikap Alfa itu membuat Shelina semakin panik.

"Kamu mau bawa aku kemana..?" Tanya Shelina sambil berusaha turun dari gendongan Alfa.

"Kamu harus ganti pakaianmu." Ujar Alfa dan segera menurunkan Shelina, setelah berada di ruangan bagian belakang pesawat.

"Mengapa aku harus mengganti pakaian?" Tanya Shelina bingung.

"Ini Tuan." Suara salah seorang anak buah Faris, sambil memberikan sepasang pakaian yang ternyata itu pakaian Alfa.

"Ayo naik ke atas! Dan ganti pakaianmu!" Ujar Alfa sambil memberikan pakaiannya kepada Shelina. Kemudian dia membuka pintu ruangan yang ada tepat di atas kepala mereka.

"Tapi bagaimana caranya naik ke atas?" Aku tidak kuat untuk memanjat." Jawab Shelina sambil menatap beberapa anak tangga, yang terlihat sulit untuk dia naikin dengan dress pendek yang saat itu dia kenakan.

Sambil menarik nafas panjang dan tanpa bersuara, Alfa langsung memeluk Shelina dari bagian pahanya, kemudian mengangkatnya untuk naik ke ruangan yang sudah terbuka itu. Shelina yang begitu kaget dan takut terjatuh, dengan spontan langsung memeluk leher Alfa sambil menatap Alfa tanpa bersuara.

1
Yuniar Wulandari🐰
😢
Suparno Ulfa
Lumayan
Suparno Ulfa
Biasa
🔪😸
thor ini kelanjutannya dimana? saya mau lihat alfa dan shelina semakin bucin thor?
plis tor WA ny dh di undang emng si udh lama tapi saya mau baca tor plis jwab ya tor saya mohon sya ska skli cerita ny
🔪😸
Luar biasa
Hendrawan Hendra
Biasa
Imapurnama
Luar biasa
Siti Mariatun
bukanya anaknya Alfa kembar cewek cowok thor.. kok. jadi cewek semua
Srigowati Sri
kak saya lagi nunggu judul.zivanka dan Fernando
Asti Artika
up
Asti Artika
lanjut
Santi Sawitri
k saya lgi nunggu nih judul nya arsen sama. jefana
Sifaulqolbi
cerita yg bagus saya suka membacanya.
Saadiah Ahmad
Lumayan
Ningrum Sulistya
kisah Zivanna apa judulnya
Siti Farida
good job oma alira
Siti Farida
😾😾😾benar2 pingin tak sliding 🔨🔨🔨
Sri Paputungan
luar biasa
ALVERAAAA B
sgguh
an
bagus ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!