NovelToon NovelToon
Affer Gariad

Affer Gariad

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Percintaan Konglomerat
Popularitas:23.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Rose Moore, seorang desainer perhiasan elit di Boston yang sukses dan cantik, mendapati dunianya hancur tepat di malam perayaan ulang tahun pernikahannya yang ke-2. Suaminya, Asher Hudson, seorang Direktur Pemasaran terpandang, ternyata telah menikah siri selama tiga bulan dengan wanita bernama Mia Ruller atas paksaan orang tuanya. Alasan keji di baliknya: Rose dianggap "tidak suci" karena masa lalunya yang yatim piatu dan tidak perawan, sementara keluarga Hudson menuntut ahli waris dari darah yang mereka anggap "murni".
Alih-alih menangis dan meminta cerai, Rose yang terluka memilih jalan yang lebih dingin, ia menerima pernikahan tersebut hanya demi mempertahankan status hukumnya. Ia bertekad menyiksa Asher secara mental, menguasai hartanya, dan menghancurkan reputasi keluarga Hudson yang sombong dari dalam.
Namun, rencana balas dendam Rose tergoncang saat ia secara tak sengaja bertemu kembali dengan Nikolai Volkov, kekasih masa SMA-nya dari Texas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#24

Lampu gantung kristal di suite mewah hotel Boston itu berdenting pelan, seirama dengan langkah gusar Helen Volkov. Di depannya, Sasha Moretti sedang mengemas barang-barangnya ke dalam koper desainer dengan gerakan yang kasar dan penuh amarah. Ketegangan di antara kedua wanita itu mencapai titik didih setelah siaran pers Nikolai yang menggemparkan seluruh penjuru Amerika.

"Sasha! Apa yang kau lakukan? Kau tidak bisa pergi begitu saja!" teriak Helen, suaranya melengking karena panik. "Kita harus menyusun rencana baru. Nikolai hanya sedang tersesat, dia hanya sedang terobsesi sesaat!"

Sasha berhenti bergerak. Ia berbalik dan menatap Helen dengan tatapan yang sangat tajam, mata birunya berkilat penuh penghinaan. "Obsesi sesaat, Tante? Apakah Tante buta atau tuli? Laki-laki itu baru saja mengumumkan pernikahannya di depan seluruh dunia! Dia membela wanita itu seolah wanita itu adalah Tuhan-nya!"

Sasha melempar sebuah gaun ke dalam koper dan tertawa sinis. "Aku menyesal... aku benar-benar menyesal menerima perjodohan dan pertunangan konyol ini. Aku adalah seorang Moretti. Aku punya harga diri, Tante. Bagaimana mungkin Tante ingin aku menikahi laki-laki yang hatinya bahkan sudah mati untuk wanita lain?"

"Sasha, dengar—"

"Tidak, Tante yang dengar!" potong Sasha dengan suara yang lebih keras. "Syukur aku tidak jadi menikah dengannya. Kalau tidak, aku bisa gila menghadapi laki-laki yang pikirannya hanya tertuju pada selangkangan cinta pertamanya! Nikolai bukan lagi pria yang dingin dan rasional yang aku kenal di kontrak bisnis kita. Dia sudah menjadi budak Rosemary. Dia rela menghancurkan segalanya hanya untuk wanita yang kalian sebut bekas itu."

Helen melangkah maju, mencengkeram lengan Sasha dengan tangan yang gemetar. "Kau tidak mengerti, Sasha! Ini bukan hanya soal kau atau Nikolai. Ini soal kehormatan Volkov! Aku tidak terima... aku tidak akan pernah terima anakku harus berlutut pada gadis hina sepertinya!"

Mata Helen memerah, penuh dengan kebencian yang mendalam terhadap Rose. "Gadis yatim piatu itu sudah ku hancurkan sekali, dan dia berani kembali? Dia berani merebut anakku dan membuatnya membangkang pada ayahnya sendiri? Aku tidak akan membiarkan wanita kelas bawah itu menjadi Nyonya Volkov yang sah!"

Helen menatap Sasha dengan tatapan memohon yang menyedihkan. "Tante mohon, Sasha... jangan menyerah dulu. Kita harus mencoba cara lain. Kita bisa merusak reputasi wanita itu lebih dalam, kita bisa membuat Nikolai meragukan kehamilan itu—"

"Cukup, Tante! Hentikan kegilaan ini!" Sasha menyentakkan lengannya hingga pegangan Helen terlepas. "Dia bahkan memiliki anak! Media sudah tahu! Dunia sudah tahu dia hamil bayi kembar Nikolai! Apa Tante ingin aku menjadi perusak rumah tangga di mata publik? Apa Tante ingin keluarga Moretti terseret dalam skandal murahan ini?"

Sasha mendengus, merapikan rambutnya yang sempurna dengan jemari yang gemetar. "Aku datang ke sini untuk aliansi bisnis yang bermartabat, bukan untuk memperebutkan laki-laki yang bahkan tidak sudi melihat wajahku karena matanya sudah dipenuhi oleh Rosemary. Jika Tante ingin berperang dengan menantu Tante sendiri, lakukanlah. Tapi jangan bawa-bawa namaku lagi."

Helen terpaku. Ia melihat Sasha sebagai harapan terakhirnya untuk menyingkirkan Rose, namun kini Sasha justru menjadi orang pertama yang menyerah. Rasa frustrasi Helen memuncak. Ia merasa segala rencananya selama lima tahun ini berantakan hanya dalam hitungan hari.

"Kau pengecut, Sasha! Kau menyerah pada gadis yatim piatu?!" ejek Helen, mencoba memprovokasi harga diri Sasha.

Sasha menutup kopinya dengan bunyi klik yang keras. Ia menatap Helen dengan iba. "Bukan pengecut, Tante. Tapi pintar. Aku tahu kapan harus menarik diri dari investasi yang merugi. Dan Nikolai Volkov? Dia adalah investasi yang sudah hangus. Dia sudah terbakar oleh apinya sendiri."

Sasha berjalan menuju pintu, namun ia berhenti sejenak dan menoleh. "Satu saran untuk Tante... berhentilah menyebut Rose sebagai 'gadis hina'. Karena sekarang, dialah yang memegang kartu as. Dia memiliki cinta Nikolai, dan dia memiliki ahli waris yang Tante dambakan. Di mata dunia, Tante-lah yang sekarang terlihat seperti antagonis yang menyedihkan."

Sasha melangkah keluar, meninggalkan Helen sendirian di ruangan yang luas dan sunyi itu.

Helen jatuh terduduk di kursi, napasnya memburu. Pengkhianatan Sasha terasa seperti tamparan kedua setelah pembangkangan Nikolai. Ia merasa dikepung dari segala arah. Suaminya, Viktor, baru saja gagal di kantor Nikolai, dan sekarang tunangan pilihan mereka pergi begitu saja.

"Tidak..." bisik Helen pada kegelapan ruangan. "Ini belum berakhir."

Ia mengambil ponselnya, jarinya menekan nomor yang sangat rahasia. Seseorang yang mengenalnya sejak di Texas, seseorang yang tahu cara bekerja di balik bayangan tanpa melibatkan hukum secara langsung.

"Halo?" suara pria di seberang telepon terdengar berat.

"Aku punya pekerjaan di Boston," ucap Helen, suaranya dingin dan tanpa emosi. "Ada seorang wanita bernama Rosemary. Dia sedang hamil bayi kembar. Aku ingin kau memastikan bayi-bayi itu tidak pernah melihat cahaya dunia, dan wanita itu... buat dia menghilang selamanya dari hidup putraku. Aku tidak peduli berapa biayanya."

Helen menutup teleponnya dengan senyum jahat yang mengerikan. Jika ia tidak bisa memiliki Nikolai sebagai putra yang patuh, maka ia akan memastikan tidak ada seorang pun yang bisa memiliki kebahagiaan bersamanya. Baginya, Rose adalah noda, dan noda harus dihapus, tidak peduli seberapa banyak darah yang harus tumpah.

Di luar sana, angin Boston bertiup semakin kencang, membawa firasat buruk yang belum disadari oleh Rose dan Nikolai yang tengah terlelap dalam pelukan kemenangan sementara mereka. Badai yang sesungguhnya bukan lagi soal kata-kata atau media, melainkan soal nyawa yang kini menjadi incaran seorang ibu yang telah kehilangan akal sehatnya.

🌷🌷🌷🌷

Happy Reading Dear 😍

1
winpar
pokoknya siapun harus baca karya kk ini. d jamin psti seneng. kk pnulisnya punya karya2 yg bgus dan up nya jg bnyak2 jdi kita g nunggu lma2 u episode slnjutnya 🥰😍
ros 🍂: Terharu 😭 ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
pokoknya ceritanya seru bngt. 🥰😍
winpar: sama kk thorr. smngt terus mnulisnya🥰😍
total 2 replies
💞DARRA💞💖
oh tak terduga alurnya kak author🤣🤣
ros 🍂: Harap tenang ini ujian 🤭🙏
total 1 replies
💞DARRA💞💖
Katherine
Manis
katherine
winpar
seru bgt ceritanya kk💪
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
💞DARRA💞💖
terima kasih up nya kak😍
ros 🍂: Ma'aciww kembali kak🥰
total 1 replies
💞DARRA💞💖
kak aq nunggu bab permintaan maaf dan penyesalan dr ortu nikolai/kakek nenek theo.gak adil kan gara2 mereka kembaran theo meninggal
ros 🍂: baca nya malam saja habis buka kak🤣😭
total 3 replies
YuWie
lebay theo..laki2 lho kau ini
ros 🍂: kita harus memaklumi Daddy Theo kak🙏🤣
total 1 replies
YuWie
jare kau sdh mengucap kata putus tinggal stevie yg gak terima..kok masih menyebut kekasih..hmmm gimn mas theo nih
YuWie
kau hy candangan theo
YuWie
salah kau sendiri theo..udah tau gak cocok dg stevie yg menggebu2 dg tubuhmu..malah kau janjikan yg iya2.. bimbang kan
awesome moment
cinta mrk bgitu kuat
ros 🍂: Awet kakek nenek🤭
total 1 replies
Sulati Cus
jgn sp tar ada yg celakaun si feli
Sulati Cus
jgn sad ending, klu beneran sad, ku yg transmigrasi ke tubuh feli
ros 🍂: Hehe Harap tenang ini ujian 🙏🥰
total 1 replies
Ema Baktiani
ceritanya sangat bagus d tunggu kelanjutannya kak
Sulati Cus
slh baca🤔hrsnya baca pas buka😔msh ku menangis soalnya
Sulati Cus: neng sedih kan bgt thor
total 2 replies
💞Aulia Adriani💕
recommended
💞DARRA💞💖
setiap bab bikin candu
awesome moment
keteguhan nakhkoda kapal membuat navigator dan penumpang kapal aman..harta.tdk bisa membeli keteguhan hati dan loyalitas. nik sdh memilih..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!