NovelToon NovelToon
Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Wanita Kesayangan Pilot Angkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Aluza, seorang Office girl cantik di Bandara, terjebak dalam kenangan Ivan mantan kekasihnya yang sudah lama meninggal.

Namun di hari pertama Aluza bekerja ia di pertemukan kembali dengan seorang pilot bernama Bara yang wajahnya sangat mirip sekali dengan Ivan

Tapi Bara yang mirip Ivan itu ternyata memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Dia kasar, angkuh, dan tidak peduli dengan perasaan orang lain.

Aluza terjebak dalam dilema, apakah dia bisa melupakan Ivan dan jatuh cinta dengan Bara, atau justru Bara akan menjadi racun yang menghancurkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Tamparan

Bara tidak menjawab, dia terus melangkah menuju ke arah Aluza yang sedang melayani pelanggan. Rio tersenyum, "Haha, sepertinya ada yang tidak sabar," dia berkata kepada dirinya sendiri.

Aluza sangat terkejut mengetahui ada pilot Bara di clubbing ini. Ia berdiam diri tak bergeming di tempat.“Pak bara"Lirihnya pelan

“Saya dengar kamu tidak jadi di pecat?”Tanya Bara sambil menyerobot botol minuman yang hendak Aluza tawarkan ke orang lain.

Aluza membalas dengan nada dingin, "Itu bukan urusanmu, Pak Bara." dia menjawab sambil mencoba mengambil kembali minumannya, tapi Bara lebih cepat dan meminumnya dalam satu tegukan.

Bara tersenyum miring,dia berkata sambil meletakan gelas nya ke atas nampan minuman yang ia Aluza bawa.

“Bu Sinta menyuru mu untuk untuk tetap bekerja di bawah pengawasan saya kembali. Tapi Bu Sinta belum menyampaikan perintah saya kalau saya tidak ingin kamu bekerja lagi dengan Saya!"

Aluza yang berdiam diri dia memandang Bara dengan sorot mata yang penuh kebencian. Bara tersenyum sedikit "Hmm, sepertinya kamu punya masalah dengan saya," dia berkata dengan nada yang santai, sambil memandang Aluza dengan mata yang tajam.

Aluza tidak menjawab apa-apa. Bara mendekat sedikit, "Kamu tahu, saya tidak suka orang yang tidak bisa mengikuti aturan kerja" dia berkata dengan nada yang sedikit menekan.

Tiba-tiba, Aluza membuka mulutnya, "Apa yang kamu inginkan dari saya?" dia bertanya dengan nada yang tegas, matanya menatap Bara dengan tajam.

Bara tertawa renyah sambil bertepuk tangan.“Kamu bilang apa yang saya inginkan?”Bara membungkuk, meletakkan kedua tangan nya di dengkul nya menyamai tinggi tubuh nya dengan tubuh aluza yang lebih pendek darinya dan menatap Aluza dengan sorot matanya yang tajam.

“Kamu tidak perlu kembali bekerja di bandara mulai besok dan bukan kah pekerjaan semacam ini lebih baik dari bekerja di bandara hmm?”

Aluza menatap Bara dengan mata yang tajam, "Saya tidak meminta pendapatmu, Pak Bara. Saya akan tetap bekerja di bandara, dan saya tidak akan membiarkan kamu mengintervensi keputusan saya!”

Bara mendekat sedikit, suaranya menjadi lebih rendah, "Kamu tau siapa saya kan. Saya ini Bara, saya merupakan orang terkaya dan memiliki segalanya dan saya bisa saja membuat mu tidak bekerja kembali di bandara besok!”

Aluza mengepalkan kedua jemarinya menatap Bara dengan sorot penuh kebencian. dan tak terasa sesuatu yang hangat mengalir di wajahnya.

Bara tertawa pelan, "Ah yah, akhirnya kamu menunjukkan emosi yang sebenarnya," dia berkata dengan nada yang santai, sambil memperhatikan Aluza yang sudah mengeluarkan air mata.

Bara tersenyum jahat .“yAh, akhirnya kamu menunjukkan emosi yang sebenarnya," dia berkata sambil memperhatikan Aluza yang sudah mulai mengeluarkan air mata. "Tapi jangan berpikir kamu bisa mengintimidasi saya dengan air matamu, itu tidak berpengaruh”

Aluza menatap Bara dengan mata yang berkaca-kaca, "Kamu... kamu tidak tahu apa-apa tentang aku," dia berkata dengan suara yang bergetar, mencoba menahan tangisnya. "Kamu hanya seorang pria egois yang tidak peduli dengan perasaan orang lain! dan kenapa sih orang seperti kamu harus mirip dengan nya!”

Bara tersentak, matanya melebar karena kalimat Aluza yang menyentuh titik sensitifnya. "Cukup!" Bara berkata dengan nada yang tajam, "Jangan sebut dia lagi!badan jangan pernah kamu menyamai saya dengan orang yang sudah mati itu dengan saya, mengerti...!"

Aluza tidak bisa menahan lagi, dia mengangkat tangan dan... "Plak!" Suara tamparan keras menghiasi ruangan, membuat semua orang di sekitar mereka menoleh ke arah mereka.

Bara tersentak, matanya melebar karena kejutan, sambil menyentuh pipinya yang terkena tamparan. "Kamu... kamu berani!" dia berkata dengan nada yang rendah, sambil menatap Aluza dengan mata yang berkobar-kobar.

Aluza menatap Bara dengan sorot yang tajam, "Iya kenapa! kamu pikir aku tidak takut! Kamu pantas mendapatkannya," dia berkata dengan nada yang dingin, sambil mencoba menahan nafasnya yang berat.

seumur hidup Bara tak pernah di tampar oleh seorang wanita, tapi kali ini wanita yang bekerja sebagai Ob di bawah pengawasan berani menampar nya di hadapan semua orang.

Bara mengepalkan tangannya menjadi kepalan, wajahnya merah karena amarah dan malu. "Kamu... kamu akan membayar untuk ini,,"

Dia berbalik dan pergi meninggalkan ruangan Bara tidak bisa melupakan rasa tamparan itu, dan dia akan membuat Aluza membayar semua untuk kesombongannya.

Aluza masih berdiri di tempat, napasnya masih terengah-engah, sambil menatap Bara yang pergi meninggalkan dirinya. Dia tahu bahwa dia telah membuat kesalahan besar, tapi dia tidak bisa menahan emosinya lagi.

1
anggita
mampir ng👍like sana iklan☝aja. moga novelnya lancar.
Elzaluza2549: terima kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!