NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Istri Yang Di Benci Suaminya

Masuk Ke Tubuh Istri Yang Di Benci Suaminya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Elzaluza2549

Kara seorang artis cantik yang mengalami kecelakaan dan masuk ke dalam novel kebencian memerankan seorang wanita bernama Aleca seorang istri yang di nikahi suaminya karena sebuah dendam.



Dengan jiwa tangguh dan pengalaman hidupnya sebagai pabrik figur, dia mengubah takdir istri yang teraniaya itu dengan kekuatan baru.


Matanya yang dulu bercahaya kini membara, Dan suaranya yang dulu lembut kini tegas. Dia siap melawan suaminya yang menindasnya, dan mengambil kembali kendali kehidupan yang layak untuk sang istri yang lemah.


"Aku sudah siap bermain!” katanya dengan senyum dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mr Chen

Mario berjalan dengan percaya diri, matanya menyapu ruang kantor dengan tajam. Para staf yang sedang bekerja langsung menundukkan kepala, beberapa di antaranya mengangkat kepala untuk melirik Mario sebelum kembali ke pekerjaan mereka. Suasana kantor menjadi lebih tenang, hanya terdengar suara keyboard dan bisikan bisikan pelan.

Asisten pribadi Mario seorang wanita muda, bergegas menghampiri Mario.“Selamat pagi pak Mario”

Mario membalas, "Selamat pagi." sambil membuka laptopnya dan mulai memeriksa email.

Asisten itu melanjutkan, "Pak, kita akan mengadakan rapat penting dengan perusahaan milik Mr. Chen hari ini jam 2 siang. Saya sudah mengkonfirmasi dengan tim, dan semua dokumen sudah disiapkan."

“Tolong kamu pastikan semua berjalan lancar. Da apa ada perkembangan dari negosiasi sebelumnya?"

Asisten itu menjawab, "Sudah, Pak.Mereka siap untuk menandatangani kontrak jika kita bisa memenuhi permintaan mereka."

Mario tersenyum seraya memutar-mutar kursi nya, "Baik, kita akan bahas itu di rapat nanti."

Mario memutar kursi ke arah jendela, menatap keluar dengan pikiran yang sibuk. Asisten itu menunggu beberapa detik sebelum melanjutkan bicaranya. "Pak, apakah ada yang lain yang perlu saya persiapkan?"

Mario berbalik, "Tidak, terima kasih. Saya akan review dokumennya dulu." Asisten itu mengangguk dan meninggalkan ruangan, meninggalkan Mario sendirian dengan pikirannya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Di sisi lain Luiz memukul meja kerjanya sendiri ketika mendengarkan kabar jika perusahaan milik mr.chen membatalkan bekerja sama dengan nya.

“Siall! Lagi-lagi kenapa aku kalah dengan perusahaan milik Mario itu!"

“Kenapa selalu dia yang bisa merebut apa yang harusnya menjadi milik ku!"

Assisten nya Bima masuk ke ruangan Luiz ia begitu terkejut ketika melihat semuanya berantakan

 "Pak... apa yang terjadi?"

Luiz menatapnya dengan mata merah, "Mario! Dia lagi-lagi menghalangi jalan saya! Mr. Chen membatalkan kerja sama dengan saya karena dia!"

Bima mencoba menenangkan atasannya, "Pak, mungkin ada cara lain. Kita bisa__

"Tidak ada cara lain Bima!"Kata Luiz memotong omongan Bima.“setidaknya saya harus melakukan sesuatu. yah kita bisa saja membuat Mr Chen tak jadi bekerja sama dengan perusahaan Mario!”Kata Luiz yang mulai mengambil ponselnya.

Bima terkejut dengan ide Luiz, "Pak, apa yang Anda maksud? Kita tidak bisa melakukan itu!"

 Luiz tersenyum sinis, "Kita bisa saja membuat penawaran yang lebih menarik. Atau... kita bisa membuat Mario terlihat tidak kompeten di mata Mr. Chen."

Bima merasa tidak nyaman, "Pak, itu tidak etis."

Luiz tidak peduli, "Etis? Ha! Di bisnis, yang penting adalah menang. Lakukan apa yang aku katakan, Bima!"

Bima masih terlihat tidak setuju, tapi dia tahu bahwa Luiz tidak akan mendengarkan. "Baik, Pak. Saya akan lakukan apa yang Anda katakan."

Luiz mengangguk, "Itu yang saya ingin dengar. Sekarang, hubungi kontak kita di perusahaan Mr. Chen. Aku ingin tahu apa yang sedang terjadi di sana." Bima mengangguk dan mulai mengetik di ponselnya.

Bima mengetik di ponselnya, mencari nomor kontak yang tepat. Setelah beberapa detik, dia menemukan dan menekan tombol panggilan. Luiz menunggu dengan sabar, matanya tidak lepas dari Bima.

Ketika Bima berbicara dengan kontaknya, Luiz bisa mendengar nada suaranya yang rendah dan serius. Setelah beberapa menit, Bima mengakhiri panggilan dan menatap Luiz. "Pak, kontak kita mengatakan bahwa Mr. Chen sedang dalam rapat dengan tim Mario. Mereka sedang membahas detail kontrak."

“Mario sialan...!”Umpat Luiz sambil melempar gelas berisi kopi tepat mengenai dinding ruangan nya.Sekarang tak ada harapan lagi untuk menang.

Bima terkejut melihat gelas kopi yang pecah di dinding dan kopi yang juga tumpah ke lantai."Pak, tenang...!" Luiz berteriak, "Tenang?! saya tidak bisa tenang! Mario telah menghancurkan semua yang saya bangun!"

...----------------...

Mario berdiri, tersenyum lebar, dan mengulurkan tangan kepada Mr. Chen. "Selamat, Mr. Chen. Saya yakin kerja sama ini akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak."

Mr. Chen tersenyum kembali dan menerima jabat tangan Mario. "Saya setuju pak Mario. Saya percaya dengan visi dan misi perusahaan Anda." Asisten Mario menyerahkan dokumen yang sudah ditandatangani kepada Mr. Chen, dan sebaliknya. Kontrak itu kini resmi.

Setelah itu, Mario dan Mr. Chen duduk kembali dan mulai membahas detail kerja sama mereka. "Baik pak Mario. Saya ingin membahas tentang proyek yang akan kita kerjakan bersama," kata Mr. Chen.

 Mario mengangguk, "Tentu, Mr. Chen. Saya sudah menyiapkan proposalnya." Asisten Mario menyerahkan dokumen proposal kepada Mr. Chen, dan Mario mulai menjelaskan detail proyek tersebut.

Setelah rapat selesai Mario kembali lagi ke ruang kerjanya untuk mengambil dokumen-dokumen yang tersisa.kemudian Dia melihat ponselnya, ada beberapa panggilan tak terjawab dari Luiz. Dia tersenyum, "Hmm, pasti saat ini dia sedang marah."

Namun Mario mengabaikan nya, ia malah mengirimkan sebuah pesan untuk Aleca.(Sore ini kita makan-makan lagi yuk, sekalian aku mau traktir kamu)

Mario tersenyum sambil mengetik pesan ke Aleca. Setelah mengirimkan pesan, dia menunggu balasan dari Aleca sambil berjalan kembali ke pintu luar. Tak lama kemudian, ponselnya berbunyi, Aleca membalas.(Oke)

...----------------...

Setelah mengirim kan pesan pada Mario Aleca meletakkan ponselnya kembali ke atas meja, lalu ia kembali menjahit pakaian.

Selang beberapa detik meletakkan ponsel ke atas meja tiba-tiba ponselnya berbunyi.nama Luiz tertera di sana.Namun Aleca nampak acuh sambil terus melanjutkan pekerjaannya.

Tak lama sebuah pesan dari Luiz muncul seketika kedua bola mata Aleca membulat.(Cepatlah kemari Bu Widya datang mencari mu, saya tidak mungkin mengatakan jika saya dan kamu dalam proses perceraian)

Bu Widya siapa? Tanya Aleca pada dirinya sendiri. namun lagi-lagi Aleca nampak acuh dan ia kembali melanjutkan pekerjaannya.

Kemudian di detik berikutnya Aleca berdiri.“Ouh Tidak bukan kah Bu Widya itu ibu angkat Aleca, dan itu bearti wanita ini sangat dekat dengan beliau"

...----------------...

Bu Widya Duduk di hadapan Luiz sementara Catrin baru saja mengantarkan secangkir teh hangat untuk orang tua angkat Aleca.

“Ini Bu silakan di minum teh nya,"Kata Catrin dengan nada Lembut.

“Iya terimakasih yah,"

“Iya sama-sama bu, kalau begitu saya permisi ke dapur dulu yah, Mari Bu, tuan Luiz”

“Mari Bu di minum teh nya dulu, mungkin sebentar lagi Aleca segera sampai ke sini soalnya Ibu tau sendiri jalanan tengah macet"

“Loh kamu kan sudah ada perusahaan sendiri,punya segalanya,kok Aleca masih kerja?"tanya Bu Widya sambil mengambil cangkir teh dan meminumnya perlahan

Luiz menggaruk tengkuknya yang tak gatal, dia kebingungan harus menjawab apa. namun di sini Bu Widya mulai bertanya lagi.

"Kamu berdua sudah lama menikah, kapan rencana mau punya anak?"

Luiz sedikit tidak nyaman "Ehm, kami... kami belum memikirkan itu, Bu. Kami masih ingin menikmati waktu berdua dulu."

Bu Widya tersenyum, "Hmm, baiklah. Jangan lupa, anak itu penting, ya nak Luiz"

Catrin masuk ke ruang tamu, "Bu, Aleca sudah pulang tuan."

1
Uthie
Cerita genre transmigrasi yg selalu sukkaaa...
Uthie
Sy selalu berusaha menghargai penulis dengan meninggalkan jejak lohhh yaa Thor 😘🤩
Uthie
👍👍👍👍👍
Uthie
Sukkkkaaa tema genre transmigrasi 👍🤩🤩
Khairunisa Laras
h
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍💪
Herlina Susanty
suka cerita ny thor
smgt nulisnya di tunggu selalu up ny
Herlina Susanty
lanjut thor smgt 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!