NovelToon NovelToon
Cloudet : Kenangan Masa Lalu Sang Hellhound

Cloudet : Kenangan Masa Lalu Sang Hellhound

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Romansa Fantasi / Cinta Terlarang / Obsesi / Perperangan / Dark Romance
Popularitas:833
Nilai: 5
Nama Author: HOPEN

Apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu, hingga Calix sangat menyayangi Cloudet dengan obsesi menyimpang. Hingga dia rela bersekutu dengan kegelapan agar tidak satupun yang dapat merebut Cloudet darinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HOPEN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kelahiran Sang Buah Cinta

Tahun 721

menjadi angka yang akan terpahat selamanya dalam sejarah keluarga Grozen. Satu bulan setelah kepulangan Roland, sebuah garis takdir yang menakutkan sekaligus indah mulai terbentang.

Hari itu, langit di atas ibu kota kekaisaran tampak begitu cerah, namun udara terasa statis, seolah-olah alam semesta sedang menahan napas. Roland Grozen berada di istana utama untuk memenuhi panggilan dari sang penguasa tertinggi, Kaisar Flatian. Pemimpin Benua Magnus.

Kaisar Flatian bukanlah manusia; ia adalah puncak dari garis darah supranatural Silver Fox yang legendaris. Duduk di singgasananya, Flatian tampak begitu memesona sekaligus mengerikan. Rambut peraknya menjuntai panjang menyentuh lantai, dengan telinga rubah yang mencuat. Mata biru mudanya sedingin es di puncak pegunungan utara, membeku dalam ketampanan yang tak lekang oleh waktu.

Sang Kaisar menyambut Roland dengan keramahan yang jarang ia tunjukkan kepada orang lain. Suaranya rendah dan berwibawa saat ia memberikan ucapan selamat atas kembalinya sang Magus Agung, serta menyelipkan doa tulus untuk Irina.

"Semoga bayi yang dikandung istrimu lahir dengan sehat dan kuat untuk masa depan keluarga Grozen," ucap Flatian dengan nada formal.

Namun, di tengah audiensi tersebut, seorang telik sandi istana mendekat dan membisikkan sesuatu ke telinga sang Kaisar.

Mata biru Flatian berkilat, dan sebuah senyum miring yang penuh teka-teki muncul di wajah dinginnya.

"Tuan Grozen," Flatian memutus keheningan dengan nada yang tiba-tiba berubah tajam.

"Nampaknya takdir tidak ingin membiarkanmu hadir lebih lama di istana ini. Aku baru saja menerima kabar... kau harus segera kembali ke kediamanmu. Istrimu nampaknya sedang mengalami 'sesuatu' yang sangat mendesak."

Jantung Roland berdegup kencang. Ia tidak butuh penjelasan lebih lanjut. Bayangan Irina langsung memenuhi benaknya.

Sementara itu, beberapa jam sebelumnya di kediaman Grozen...

Suasana taman belakang begitu damai. Angin sepoi-sepoi memainkan kelopak mawar, dan ratusan kupu-kupu sihir milik Irina menari-nari di udara, menciptakan pendaran cahaya yang memukau.

Irina duduk bersantai di bangku taman, ditemani oleh Cloudet.

Hanya dalam satu bulan, perkembangan Cloudet sangat luar biasa. Ia kini sudah mulai lancar berbicara, meskipun kalimatnya masih pendek-pendek, dan instingnya jauh lebih tajam.

"Irina... kupu-kupu... biru," ucap Cloudet sambil menunjuk salah satu serangga sihir yang hinggap di jemari Irina.

Irina tersenyum lembut, mengelus rambut hitam Cloudet.

“Benar, Cloudet. Itu yang tercantik."

Tiba-tiba, perhatian Irina teralih pada seekor tupai putih kecil yang sedang sibuk mengunyah biji ek di atas akar pohon tidak jauh dari sana. Tupai itu tampak begitu lucu dan langka. Dengan perlahan, Irina berusaha bangkit berdiri untuk melihat lebih dekat.

Namun, saat tubuhnya baru saja tegak, dunia seolah berputar.

"Akh—!”

Irina tersentak, tangannya refleks mencengkeram sandaran kursi. Sebuah rasa sakit yang luar biasa hebat menghujam bagian bawah perutnya—kontraksi yang datang tanpa peringatan, sekuat hantaman badai. Wajahnya yang semula cerah seketika memucat, keringat dingin membanjiri pelipisnya.

Cloudet terlonjak kaget.

Ia belum pernah melihat Irina seperti ini. Meskipun akal sehatnya sebagai anak kecil belum memahami konsep persalinan, insting hellhound-nya menjerit bahwa majikannya sedang dalam bahaya.

"Irina? Sakit? Irina!"

Cloudet panik. Matanya yang kuning melebar, ia memegangi ujung gaun Irina, namun ia tidak tahu harus berbuat apa.

Melihat Irina yang mulai merosot ke tanah sambil memegangi perutnya, Cloudet tidak berpikir dua kali. Ia berlari sekencang mungkin menuju bangunan utama mansion.

Kakinya yang kecil menghantam lantai marmer dengan suara keras.

Di persimpangan lorong, ia hampir saja menabrak Jover yang kebetulan hendak menuju area mansion belakang hendak mencari Calix yang sedari pagi tidak terlihat. Jover mengerutkan kening, bingung melihat putrinya yang biasanya tenang kini tampak sangat berantakan dan ketakutan.

"Cloudet? Ada apa denganmu—" ucap Jover datar

"Ayah! Ayah! Irina... Irina merah! Sakit!" teriak Cloudet sambil menarik-narik ujung jubah Jover dengan tenaga yang luar biasa kuat.

Jover terdiam. Ekspresi datarnya sedikit bingung saat ia melihat arah yang ditunjuk Cloudet sambil menyebut Irina.

Tanpa membuang waktu, Jover berjalan ke taman belakang dengan sangat penasaran dan betapa terkejutnya Ia menemukan Irina sudah bersimpuh di atas rumput, menggigit bibirnya menahan erangan sakit yang memekakkan telinga.

"Irina!" Jover segera berlutut dan menggendong tubuh Irina dengan sangat hati-hati namun cekatan.

Suara Jover yang biasanya tenang kini menggelegar ke seluruh penjuru mansion, memecah kesunyian siang itu.

"SIAPKAN KAMAR! PANGGIL TABIB DAN BIDAN SEKARANG JUGA! NYONYA AKAN SEGERA MELAHIRKAN!"

Seluruh mansion seketika pecah dalam kekacauan yang terorganisir. Para pelayan berlarian, air hangat disiapkan, dan Cloudet hanya bisa berdiri mematung di tengah lorong, menatap punggung ayahnya yang membawa Irina pergi.

Bersambung

1
Im_Uras
🤭🤭
Im_Uras
😍
kasychan❀ ⃟⃟ˢᵏ
lucu itu.. namanya juga masih masa pertumbuhan🤭🙏
kasychan❀ ⃟⃟ˢᵏ
wah.. pasti cakep banget
j_ryuka
namanya juga anak-anak
Tulisan_nic
ikut aku aja cloudet
Tulisan_nic
unyu banget,🫣
chrisytells
Kalau nggak keras, bukan kepala namanya 🤭😄
chrisytells
Udah otot kawat, tulang besi dari sononya nih si Cloudet
chrisytells
Gimana rasanya tuh, ditempelin? 🤣
Panda%Sya🐼
Benar kamu harus tumbuh jadi kuat
Diem Lu Move On Ege!
Cloudet masih masa pertumbuhan dan bimbingan orang dewasa, dan seusia dia lagi Lucu-lucunya
Vanillastrawberry
kasian nggak tau wajah ibunya 😥
Mentariz
siapp ntar kamu akan jatuh hati padanya😁
Mentariz
Kekuatannya emang gak main-main yaa 😂
Mentariz
Wuuiihh pasti cantik banget nih cloudet😄
j_ryuka
nyebelin tapi lucu
chrisytells
Iseng banget sih🤣
chrisytells
Udah nakutin, body shaming lagi😄
chrisytells
Nggak kebayang gimana karakternya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!