NovelToon NovelToon
Xiao Nan: Kebangkitan Godfather Sang Raja Dunia Bawah

Xiao Nan: Kebangkitan Godfather Sang Raja Dunia Bawah

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Mafia / Reinkarnasi / Kelahiran kembali menjadi kuat
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: King Nan

Xiao Nan pernah menjadi Godfather paling ditakuti di Bumi, membangun kerajaan kriminal sebelum tewas akibat pengkhianatan orang terdekat. Namun kematian bukan akhir. Jiwanya bereinkarnasi ke dunia kultivasi di Pulau Matahari Abadi, bangkit sebagai penguasa bayangan sebelum kembali dikhianati dan dijatuhkan ke Pulau Bulan Surga.

Di sana ia terlahir sebagai tuan muda Keluarga Xiao. Ibunya dibunuh, bakat Akar Naga dirampas ayahnya sendiri, dan ia dibuang ke Reruntuhan Dewa dan Iblis. Di neraka itulah Xiao Nan bangkit. Ia mewarisi Sutra Bayangan Naga dan Tulang Naga Dewa, memadukan insting mafia dengan hukum kultivasi. Bersama entitas misterius Finn, ia membentuk Fraksi Shadow Dragon, menghancurkan Keluarga Xiao dari dalam. Namanya mengguncang dunia dan menyeretnya ke Turnamen Jalan Langit Sepuluh Ribu Ras.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon King Nan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 24 - OPERASI PEMUTUS URAT NADI

Hujan badai mengguyur wilayah luar Pulau Bulan Surga, seolah alam tahu bahwa darah akan segera tumpah. Di jalur utama menuju markas besar Keluarga Xiao, Patriark Xiao dan pasukannya bergerak dengan suasana hati yang gelap. Mereka baru saja dipermalukan di Kota Terbuang, dan kelelahan mulai merambat di wajah para murid inti.

Namun, di saat yang sama, beberapa kilometer dari jalur tersebut, Xiao Nan berdiri di atas bukit yang menghadap ke Lembah Angin Puyuh lokasi gudang logistik rahasia Keluarga Xiao.

Gudang ini adalah urat nadi keluarga. Di sinilah tersimpan ribuan ton Batu Roh, tanaman obat tingkat tinggi, dan persenjataan untuk tentara keluarga. Tanpa gudang ini, Keluarga Xiao tidak akan bisa membayar tentara bayaran atau memberi makan ribuan muridnya selama sebulan ke depan.

"Bos, penjagaan di bawah terdiri dari dua puluh pengawal ranah Pembentukan Qi dan dua Pemimpin pengawal ranah Pembentukan Tulang Tingkat Rendah," lapor Finn yang baru saja kembali dari pengintaian udara.

"Hanya itu?" Xiao Nan menyeringai, memperlihatkan taringnya yang kini tampak lebih tajam. "Patriark terlalu percaya diri dengan lokasinya yang tersembunyi. Yue Niang, kau ambil sisi timur. Ruoxi, tetap di belakangku dan gunakan panah energimu untuk mengunci pelarian mereka. Jangan biarkan satu pun burung pembawa pesan lepas."

"Dimengerti, Nan ge," jawab Ruoxi dengan mata yang kini berkilat penuh tekad. Xiao Nan melompat dari tebing. Tubuhnya melesat seperti peluru hitam menembus kegelapan malam.

BOOM!

Xiao Nan mendarat tepat di gerbang utama gudang, menghancurkan barikade kayu sekeras besi hanya dengan beban tubuhnya. Dua pengawal yang berjaga bahkan tidak sempat berteriak sebelum kepala mereka hancur terkena gelombang kejut dari pendaratan Xiao Nan.

"SIAPA ITU?!" teriak seorang pemimpin pengawal sambil menghunuskan pedang besarnya. Xiao Nan tidak menjawab. Ia menggerakkan tangan kanannya, dan Belati Jurang Langit kini diselimuti api hitam yang dihasilkan dari perpaduan Sutra Bayangan Naga dan Darah Dewa.

Sret!

Dalam satu gerakan melingkar, Xiao Nan menebas lima pengawal sekaligus. Kecepatannya di ranah Pembentukan Tulang Tingkat Menengah membuat para pengawal Pembentukan Qi tampak seperti patung yang diam.

"Taktik Mafia nomor delapan puluh," suara Xiao Nan menggema di tengah kekacauan. "Jika kau ingin menghancurkan sebuah bangunan, hancurkan pondasinya. Jika kau ingin menghancurkan keluarga, buat mereka kelaparan."

Sang pemimpi pengawal mencoba menyerang dengan jurus terkuatnya, namun Xiao Nan menangkap bilah pedang itu dengan tangan kosong. Berkat Tulang Naha Dewa, tangan Xiao Nan kini lebih keras daripada baja tingkat tinggi mana pun.

KRAK!

Xiao Nan mematahkan pedang itu dengan satu remasan, lalu menusukkan patahannya tepat ke jantung sang pemimpi.

"Satu pemimpin lagi tersisa," gumam Xiao Nan.

Sementara itu, Yue Niang bergerak seperti badai kelopak mawar di sisi lain gudang, menebas siapa pun yang mencoba mendekati tumpukan Batu Roh. Ruoxi, dari atas menara pengawas yang baru saja ia rebut, melepaskan anak panah cahaya yang secara akurat menembus tenggorokan setiap murid yang mencoba melarikan diri untuk melapor pada Patriark.

Penyerbuan itu berlangsung singkat dan brutal. Dalam waktu kurang dari lima belas menit, gudang logistik yang paling dijaga ketat itu telah jatuh. Xiao Nan berdiri di depan tumpukan kotak berisi Kristal Roh Ungu. Ia mengambil satu dan meremasnya hingga hancur, menyerap energinya secara instan.

"Finn, bawa semua yang bisa dibawa ke dalam dimensi Fragmen Waktu. Sisanya... bakar habis," perintah Xiao Nan dingin.

"Semuanya, Bos? Ini harta yang sangat banyak!" Finn terkejut.

"Jika aku tidak bisa memilikinya sekarang, maka Keluarga Xiao juga tidak boleh memilikinya. Aku ingin Patriark Xiao kembali dan menemukan bahwa dia tidak hanya kehilangan targetnya, tapi juga kehilangan masa depan keluarganya."

Beberapa menit kemudian, api hitam mulai melahap gudang tersebut. Api itu bukan api biasa, itu adalah api energi yang sulit dipadamkan oleh air normal.

Dari kejauhan, di jalur utama, Patriark Xiao tiba-tiba menghentikan tandunya. Ia melihat cahaya kemerahan di ufuk barat, searah dengan lokasi gudang rahasianya.

"A-apa itu?" Xiao Han gemetar, merasakan firasat buruk.

"Gudang logistik..." mata Patriark Xiao membelalak, urat-urat di dahinya menonjol. "TIDAK! BERBALIK! CEPAT KEMBALI KE LEMBAH ANGIN PUYUH!"

Namun, saat Patriark dan pasukannya yang kelelahan tiba di lembah, mereka hanya menemukan abu yang beterbangan. Di atas gerbang gudang yang sudah hangus, terdapat sebuah pesan yang ditulis menggunakan darah kapten pengawal:

"Pajak pertama untuk darah ibuku telah diambil. Bersiaplah untuk cicilan berikutnya, Patriark. Lord Shadow"

Patriark Xiao meraung sangat keras hingga pegunungan di sekitar bergetar. Ia memuntahkan darah karena amarah yang tersumbat di dadanya. Xiao Nan tidak hanya mencuri hartanya, tapi secara terbuka menyatakan perang di wilayahnya sendiri.

Di kegelapan hutan, Xiao Nan melihat api itu dari jauh dengan tatapan dingin. "Ini baru awal, 'Ayah'. Aku akan membuatmu merasakan bagaimana rasanya kehilangan segalanya, sepotong demi sepotong

1
Pecinta Gratisan
lagi thor updatenya💞
Pecinta Gratisan
no komen thor yg penting gak hiatus thor
Pecinta Gratisan
ok thor semangat updatenya sampai tamat thor⚡🔨
Pecinta Gratisan
mantap💞 thor cerita nya💞
hahaahaha
Luar biasa
Andi Heryadi
jgn cm buat diri sendiri,bikin juga anak buahnya tambah kuat
Andi Heryadi
ganti panggilan bos dgn tuan muda thor
Andi Heryadi
keren....terus bertambah kuat Xiao nan
Andi Heryadi
semoga gak berhenti ditengah jalan Thor, ceritanya lumayan bagus
I'm Alone❄️: insyaallah nggk berhenti ditengah jalan, saya usahain selesai Sampek season 3
total 1 replies
Andi Heryadi
bantai jgn ksh ampun ....
Andi Heryadi
mantap thor
Andi Heryadi
ttp semangat thor
Andi Heryadi
masih menyimak thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!