NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Istri Pengganti

Mengejar Cinta Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti Konglomerat / Romansa / Konflik etika
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Veline ll

"Kau hanyalah pemeran pengganti dalam hidupku, Shena. Jangan bermimpi lebih!"

Shena berhenti bermimpi dan memilih pergi. Tapi justru saat itulah, Devan baru menyadari bahwa rumahnya terasa mati tanpa suara Shena. Sang CEO arogan itu kini rela membuang harga dirinya hanya untuk memohon satu kesempatan kedua.

Bagaimana jadinya jika sang pembenci justru berubah menjadi pemuja yang paling gila? Masih adakah tempat untuk Devan di hati Shena yang sudah beku di Hati nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veline ll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1: Altar Air Mata

Lonceng gereja berdentang tujuh kali, suaranya menggema di sepanjang lorong katedral yang megah itu. Namun, bagi Shena, suara itu tidak terdengar seperti undangan pesta, melainkan dentang lonceng kematian bagi masa depannya.

Di balik pintu kayu ek yang besar, Shena berdiri dengan tubuh gemetar. Jemarinya mencengkeram buket bunga mawar putih hingga durinya sedikit menusuk telapak tangannya, tapi rasa sakit itu tak sebanding dengan sesak di dadanya. Gaun putih panjang dengan ekor menjuntai itu seharusnya milik Sarah, kakaknya. Namun, Sarah memilih kabur dengan kekasih rahasianya dua jam sebelum ibadah pemberkatan dimulai, meninggalkan surat pendek yang menghancurkan kehormatan keluarga mereka.

"Tegakkan kepalamu, Shena," bisik ayahnya dengan suara parau dan dingin di sampingnya. "Jangan biarkan jemaat tahu bahwa pengantinnya telah ditukar. Kau tahu berapa banyak hutang keluarga kita pada perusahaan Devan? Jika pernikahan ini batal, kita semua akan berakhir di jalanan."

"Tapi Ayah... ini bohong. Tuhan melihat ini," rintih Shena pelan.

"Tuhan akan memaafkanmu karena telah menyelamatkan orang tuamu. Sekarang, jalan!"

Pintu terbuka. Musik Wedding March mulai berkumandang dari pipa organ yang megah. Seluruh jemaat berdiri, menatap ke arah pintu. Shena melangkah dengan wajah tertutup kain veil (cadar pengantin) yang sangat tebal, sengaja digunakan untuk menyamarkan identitasnya dari kejauhan.

Di ujung altar, Devan Adiguna berdiri dengan setelan jas hitam yang sempurna. Wajahnya tampan, rahangnya tegas, namun tatapannya lurus ke depan dengan dingin. Devan adalah pria yang taat, namun hatinya hanya diberikan untuk Sarah—atau setidaknya, itulah yang semua orang kira.

Saat tangan Shena berpindah dari lengan ayahnya ke tangan Devan, ia merasakan dingin yang luar biasa. Genggaman tangan Devan tidak hangat. Pria itu meremas jemari Shena begitu kuat, seolah ingin meremukkannya saat itu juga.

"Kau bukan Sarah," bisik Devan sangat pelan, nyaris tak terdengar oleh pendeta di depan mereka.

Shena tersentak, jantungnya seolah berhenti berdetak. Devan sudah tahu.

"Diam dan selesaikan sandiwara ini," desis Devan lagi, matanya tetap menatap salib di depan altar tanpa ekspresi. "Atau aku akan memastikan ayahmu mendekam di penjara besok pagi."

Ibadah pemberkatan berlangsung seperti mimpi buruk yang panjang. Saat pendeta menanyakan janji nikah, suara Devan terdengar mantap namun hampa. Ketika giliran Shena, suaranya nyaris hilang di tenggorokan.

"Ya, saya bersedia... di hadapan Tuhan dan jemaat-Nya," ucap Shena dengan air mata yang membasahi bagian dalam kain veil-nya.

Setelah pendeta mengumumkan mereka sebagai suami istri, tiba saatnya untuk membuka kain penutup wajah. Di hadapan ratusan pasang mata kolega bisnis dan keluarga besar, Devan mengangkat kain itu perlahan.

Dunia seolah berhenti sejenak saat wajah Shena terpampang nyata. Kasak-kusuk mulai terdengar di bangku jemaat. Namun, Devan dengan cepat mencium kening Shena—sebuah ciuman yang terasa seperti kutukan—untuk meredam kecurigaan publik.

"Senyum, Istri Pengganti," bisik Devan di telinga Shena saat mereka berbalik menghadap jemaat. "Pesta baru saja dimulai."

Di Kamar Pengantin: Malam Kelam

Resepsi mewah telah berakhir. Kini, mereka berada di kamar penthouse milik Devan. Shena duduk di tepi ranjang, masih mengenakan gaunnya, sementara Devan menuangkan anggur ke dalam gelas kristal dengan kasar.

"Berapa harga yang ditawarkan ayahmu agar kau mau melakukan kegilaan ini?" Devan bertanya sambil melonggarkan kerah kemejanya. Ia berjalan mendekat, menatap Shena dengan jijik.

"Aku tidak dibayar, Mas. Aku hanya ingin membantu—"

"Membantu? Atau memang kau sudah lama mengincar posisiku sebagai istrimu?" Devan tertawa sinis. Ia menjatuhkan diri di kursi depan Shena. "Sarah itu cerdas, dia memilih lari dariku. Tapi kau? Kau justru masuk ke dalam kandang singa dengan sukarela."

Shena memberanikan diri menatap mata suaminya. "Aku tahu kau kecewa, Mas. Tapi kita sudah berjanji di depan Altar. Di depan Tuhan. Bukankah pernikahan ini sakral?"

"Jangan bawa-bawa Tuhan dalam pernikahan busuk ini!" Devan membanting gelasnya ke lantai hingga hancur berkeping-keping. "Kau bukan pengantinku. Kau hanya jaminan hutang. Mulai malam ini, jangan pernah berharap aku akan memperlakukanmu sebagai istri. Kau akan tinggal di sini, menjalankan peranmu di depan publik, tapi di balik pintu ini... kau tidak lebih dari orang asing yang sangat aku benci."

Devan bangkit dan berjalan menuju pintu kamar. "Malam ini, tidurlah di lantai atau di mana pun kau mau. Aku tidak sudi berbagi ranjang dengan wanita yang mendapatkan posisinya lewat penipuan."

Brak!

Pintu tertutup rapat. Shena jatuh terduduk di atas karpet bulu yang mahal. Ia menyentuh cincin pernikahan di jari manisnya. Simbol suci yang kini terasa seperti borgol yang dingin.

"Tuhan," bisik Shena dalam tangisnya yang pecah. "Jika ini adalah jalan yang harus aku tempuh untuk menebus kesalahan keluargaku, kuatkan aku. Karena aku tahu, mencintai pria itu akan jauh lebih menyakitkan daripada kebenciannya padaku."

...****************...

Hai semuanya mohon dukungannya!!!

jangan lupa like dan Comment ya ^~^ Terimakasih◉⁠‿⁠◉

1
Kostum Unik
🤭🤭🤭...
Kostum Unik
🤣🤣🤣
MayAyunda
keren 👍👍
😍
Marine
semangat author! ceritanya bagus
Veline: makasih 🔥🔥🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!