- Berawal dari benci -
Akhh!
"Lo, kalau jalan pakai mata! "
"Maaf, kak "
"Ck, cewek gendut kaya lo mending pergi deh dari sini! "
" Baik ka! "
"Gendut amat sih! "
- berakhir di pelaminan -
"Apa nikah sama dia?, what! "
" Dewa bangun! "
" Akh, mama dewa ngga bisa nikah sama dia! "
" Harus bisa! "
- love 100 kg -
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 24 Firasat
Kedua gadis cantik, sedang sibuk dengan tugas kelompok nya tetiba ilona menyenggol tangan Agatha. Dengan sikunya membuat Agatha mengumpat "Ilona!, liat nih! " Agatha mengerang marah sembari. Memperlihatkan buku tulisnya yang tercoret karena sang sahabat, membuat ilona menyengir kuda.
"Sorry, ngga sengaja! " Sahut ilona sembari melanjutkan tulisannya. Yang belum selesai Agatha menghela napas kasar, "awas, lo kalo kaya gitu lagi! " Jemari Telunjuk agatha menunjuk ke arah ilona yang acuh, ia pun kembali menulis. Tetiba ilona mengangkat pandangannya,
" Eh, menurut lo... Lo setuju ngga sih kalau, bunga sama irsyad, dewa sama aura? " Tanya ilona tetiba membuat Agatha menatap gadis tersebut. Dengan tatapan heran, " Kenapa lo tiba-tiba. Ngomongin mereka? Lo kan tau kalau dewa sama aura itu, bohongan doang ! " Sahut Agatha. Sembari mengangkat bahunya acuh,
"Ya, gue tahu tapi coba deh liat.. Bunga sama abang irsyad cocok ya ngga sih? " Tanya ilona Agatha menggeleng kan kepalanya. "Gue bukan, cenayang. Ilona! Stop! Mending kerjakan pr kita! " Sahut Agatha yang risih dengan pertanyaan gadis cerewet itu, " Gue bukan, suruh lo jadi cenayang Agatha gue suruh. Lo untuk bantu gue untuk jadi mak comblang! " Mulut agatha melebar mendengarnya. "Ngapain, bego! " Sarkas agatha yang tidak habis pikir oleh ilona. Yang hobinya menjodohkan orang,
Ilona terkekeh, membuat Agatha berdecak sebal. " Daripada, lo jodohkan mereka mending lo. Cari sana jodoh lo sendiri! " Cibir agatha pedas membuat ilona terkekeh geli, " Emang, kata lo jodoh itu ikan di cari? " Sahut ilona membuat agatha mencebik pedas, " Ikan mah di pancing woi!. Bukan di cari yang di cari mah duit! " Cebik Agatha
Drrrt!
Ilona dan Agatha sama-sama, menoleh ke arah benda tipis milik ilona tercantum nama 'Alex', membuat ilona segera mengambil nya. Membuat Agatha tersenyum menggoda melihat nya,
Ilona segera, mengangkat telefon ia menempelkan benda tersebut. di telinganya terdengarlah suara alex yang menyapanya, " 𝗚𝘂𝗲, 𝗴𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗻𝗴𝗴𝗮? "Tanya alex dengan suara berat. Ilona mengambil pensilnya lalu, menulis Tugas sekolahnya sementara, ponselnya masih menempel di telinga dan tangan satunya memegangi ponsel tersebut. " 𝗬𝗮, 𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗯𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗻𝗮𝗽𝗮? "Sahut ilona agak terlambat " 𝗟𝗼 𝘀𝗶𝗯𝘂𝗸? "Tanya alex dengan nada ragu. Ilona melirik ke arah Agatha yang sibuk dengan ponselnya ilona sangat tahu. Agatha sedang, memberikan kabar ke kekasihnya.
" 𝗚𝘂𝗲, 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗸𝗲𝗿𝗷𝗮𝗶𝗻 𝘁𝘂𝗴𝗮𝘀 𝗯𝗮𝗿𝗲𝗻𝗴 𝗔𝗴𝗮𝘁𝗵𝗮 𝗸𝗲𝗻𝗮𝗽𝗮? "Sahut ilona membuat lengkungan sempurna di wajah alex, " 𝗚𝘂𝗲, 𝗺𝗮𝘂 𝗮𝗷𝗮𝗸 𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻? 𝗟𝗼 𝗺𝗮𝘂? 𝗞𝗶𝘁𝗮 𝗸𝗲 𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗺𝗮𝗹𝗮𝗺! " Tawar alex membuat ilona. Menautkan alisnya, " 𝗡𝗴𝗮𝗽𝗮𝗶𝗻? "Tanya ilona membuat alex di ujung sambungan sana. Menghela napas " 𝗠𝗮𝗻𝗰𝗶𝗻𝗴 𝗶𝗹𝗼𝗻𝗮!.. 𝗠𝗮𝗻𝗰𝗶𝗻𝗴 𝘂𝗱𝗮𝗵 𝘁𝗮𝘂𝗸, 𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻-𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻! 𝗖𝗸! "Alex berdecak sebal membuat ilona terkekeh geli mendengarnya. " 𝗠𝗮𝗹𝗮𝗵, 𝗸𝗲𝘁𝗮𝘄𝗮 𝗹𝗮𝗴𝗶! " Sarkas alex membuat ilona tambah ketawa.
"𝗔𝗯𝗮𝗻𝗴, 𝗷𝗲𝗺𝗽𝘂𝘁 𝗮𝗸𝘂 𝗮𝗷𝗮! 𝗔𝗸𝘂 𝗱𝗶 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗔𝗴𝗮𝘁𝗵𝗮. 𝗛𝗮𝗯𝗶𝘀 𝗶𝘁𝘂 𝗯𝗮𝗿𝘂 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗽𝗲𝗿𝗴𝗶! " Cakap ilona pada akhirnya. "𝗢𝗸! "
Ilona, meletakkan ponselnya ke meja. Membuat Agatha menatapnya penuh penasaran. Membuat ilona tergeltik menanyakan nya, "lo, kenapa liat gue kaya gitu? Gue tau gue cantik tapi ngga usah gitu. Juga kali! " Narsis ilona membuat, agatha menoyor dahi sang sahabat. " Narsis lo, sebelas dua belas sama alex! " Cebik Agatha
Ilona, menggeleng kan kepalanya " Ck!, ck. Ckk!. Gue bukan naris memang gue cakep kan terbukti! " Sahut ilona membuat Agatha menggeleng kan kepala nya, "terserah lo! " Ilona tidak peduli, ia melanjutkan tugasnya yang belum selesai. Tetiba Agatha menoleh ke arahnya dengan tatapan penasaran, membuat ilona menoleh ke arah Agatha.ia terusik dengan tatapan Agatha, " Lo, ada rasa sama bang alex? "Tanya Agatha matanya menatap penuh rasa keingin tahuan,
Ilona langsung berkata, "mana, mungkin gue ada rasa sama. Bang alex! Lo gila aja! " Agatha tersenyum tipis mendengarnya. " Tapi, firasat gue. Mengatakan kalau lo suka sama dia! "Ujar Agatha penuh keyakinan membuat ilona, mengibas tangannya. " Lo kenapa, sih jadi pikirkan itu? Ngga usah buang-buang akal sehat lo tha. Mending kerjain tugas! " Kata ilona yang tidak suka di bahas tentang perasaannnya, Agatha menyengir kuda kala mendengarnya. "Gue, yakin kalo lo suka sama abang alex! " Ujar Agatha dengan sebuah keyakinan.
"Ah! Berisik mending urus aja urusan. Sama lo sama ardian! Ngga usah usik! " Kata ilona dengan suara tidak suka. Membuat Agatha senang mengejek nya " Hahaha, lo suka ya!.. Suka tuh mukanya salting! " Goda Agatha sembari tertawa renyah,
"Enak aja! "
" Aahhaha! "
" Diem Agatha! "