NovelToon NovelToon
Pembantuku Canduku

Pembantuku Canduku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: risna afrianti

"Jika kamu tidak mau menikah dengan Louis secara suka rela, anggap saja ini sebagai tanda balas budimu karena aku telah membiayai seluruh pengobatan ibumu."

Perkataan Fradella membuat dunia Irene runtuh. Baru saja dia bahagia melihat ibunya bisa berjalan kembali, tapi kini Irene harus ditimpa cobaan lagi.

Menikah bukanlah sesuatu yang mudah. Menyatukan dua insan yang berbeda, dua kepribadian menjadi satu dan saling melengkapi kekurangan masing-masing itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Bagaimana dengan nasib Irene setelah pernikahannya dengan Louis. Pernikahan antara pelayan dan sang presdir, akankah berjalan layaknya pernikahan pada umumnya?

Lalu akankah Louis membukakan hatinya untuk Irene setelah mereka menikah? Ikuti kisah Irene dan Louis disini ya🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon risna afrianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MANUSIA ES

“Irene tengah mengandung anak Louis,” ucap Antoni kepada seseorang yang dia telfon.

“….”

“Aku sendiri tidak tahu kenapa si dingin Louis bisa dengan cepat memberikan hatinya untuk Irene.”

“…..”

“Tentunya, aku akan melakukan cara lain untuk memisahkan mereka.” Mendengar pintu kantor terbuka membuat Antoni segera mematikan panggilannya.

“Kita lanjut nanti,” ucap Antoni sebelum mematikan sambungan telfon.

“Selamat siang Pak.” Soraya sang sekertaris Antoni masuk membawa tumpukan berkas.

“Iya selamat siang,” jawab Antoni dengan suara yang berwibawa.

“Ini dokumen yang harus ditandatangi dengan segera Pak.” Soraya menaruh tumpukan berkas itu di meja kerja Antoni.

“Iya letakkan saja nanti akan saya hubungi jika sudah selesai.” Antoni tidak mengalihkan pandangannya dari dokumen yang tengah ia baca.

Sial, kenapa dia mengabaikanku seperti ini. Gerutu Soraya dalam hatinya.

“Kamu nunggu apa lagi?” tanya Antoni saat melihat Soraya masih berdiri di tempatnya.

“Emm tidak Pak, saya permisi.” Dengan kesal akhirnya Soraya terpaksa harus keluar dari ruangan Antoni. Sebenarnya hari ini Soraya sengaja memakai rok pendek dengan belahan yang tinggi untuk menggoda Antoni. Wanita ini sudah menaruh perasaan suka terhadap Antoni sejak pertama dia bekerja di perusahaan ini sebagai resepsionis. Karena kerja kerasnya, Soraya akhirnya lolos saat mengikuti seleksi menjadi sekertaris direktur utama.

Kesempatan Soraya untuk mendekati Antoni menjadi sangat luas karena dia kini bisa selalu berdampingan dengan laki – laki tampan itu. Tak hanya Soraya yang menaruh hati kepada Antoni, karyawan yang lain juga melakukan hal yang sama. Hanya saja mereka tidak seberuntung Soraya yang bisa selalu berdekatan dengan Antoni.

Suasana kantor menjadi hening seketika saat Louis mulai memasuki gedung Chen Contruction. Para karyawan diam seketika saat melihat presdir Chen Company itu melangkahkan kakinya dengan sangat gagah. Mereka terdiam bukan hanya karena takut dengan presdir dingin itu, tapi mereka juga terkesima dengan ketampanan Louis yag tidak pernah pudar.

“Selamat siang Pak.” Soraya menyapa Louis dengan sedikit membungkukkan badannya sebagai tanda hormat.

“Pak Antoninya ada di ruangan?” tanya Louis dengan nada yang dingin.

“Iya Pak, beliau ada diruangannya sekarang,” jawab Soraya dengan gugup karena sikap dingin Louis.

Setelah Louis masuk ke dalam ruangan Antoni, Soraya menghela nafas panjangnya.

“Huuuhhhff.. akhirnya pergi juga,” ucapnya karena merasa lega.

“Apa aku mengganggumu?” pertanyaan Louis yang membuyarkan konsentrasi Antoni.

“Ohh Louis, ada apa kamu jauh – jauh ke kantorku?” tanya Antoni yang merasa dirinya sedang dalam bahaya.

“Aku hanya ingin membicarakan tentang keuangan Chen Contruction.” Dan benar saja, mendengar Louis mengucapkan hal itu wajah Antoni menjadi tegang seketika.

“Memangnya ada apa dengan keuangan Chen Contruction?” tanya Antoni pura – pura tidak tahu.

“Sepertinya ada anggaran dana yang keluar tapi tidak terkonfirmasi dana itu dipergunakan untuk apa.” Louis melihat kegugupan pada wajah Antoni.

Tidak ingin adik iparnya ini melihat rasa khawatir pada dirinya, Antoni memilih berdiri dan mendekati jendela. Dia berpura – pura membuka tirai jendela agar sinar matahari bisa masuk ke dalam ruangan itu.

“Emm aku tidak tahu akan itu, nanti akan aku bicarakan dengan departemen keuangan,” ucap Antoni menutupi rasa gugupnya.

“Kita adakan rapat besok pagi.” Seperti mendengar genderang perang, hal yang Antoni takutkan akan segera menghampirinya. Korupsinya di Chen Construction akan segera terbongkar jika Louis benar – benar akan melakukan rapat seluruh divisi besok pagi.

“Sepertinya tidak perlu Louis, aku akan mengeceknya dengan segera. Akan aku tangani masalh ini seddiri, aku tidak ingin membebanimu.” Antoni mencoba untuk menghentikan rencana Louis. Sejenak Louis berfikir, mungkin dia akan memberikan sedikit kelonggaran untuk kakak iparnya ini untuk mengatasi masalah.

“Baiklah dua hari lagi aku ingin menerima laporan keuangan dan masalah tentang dana yang tidak tahu perginya itu sudah selesai ditangani.” Louis bangkit dan meninggalkan kantor Antoni.

Setelah kepergian Louis, Antoni terlihat berbica serius dengan seseorang dari telfon. Antoni berusaha menutupi masalah penggelapan dana ini dengan serapat mungkin, namun tidak tahu kenapa Louis si manusia es bisa mengetahuinya.

“Lakukan dengan cepat dan jangan membantah,” ucap Antoni sebelum mematikan sambungan telfonnya dengan kasar.

“Sial, aku harus segera menyingkirkan manusia es itu,” gerutu Antoni.

Di dalam kantornya, Louis yang baru saja tiba mendapat panggilan video call dari Irene. Dengan semangat Antoni menjawab panggilan itu dan senyumnya langsung menghiasi wajah Louis saat dia melihat Irene yang sangat cantik.

“Ada apa Sweetheart?” tanya Louis dengan lembut.

“Ihh kan dedek bayi kangen sama papanya,” jawab Irene dengan manjanya.

“Papa juga kangen sama dedek bayi, tapi lebih kangen sama mamanya yang cantik.”

“Sayang, nanti jangan makan di kantin ya. Aku udah masakin buat kamu.” Irene menunjukkan kotak makan yang telah disiapkannya.

“Kamu tidak perlu repot – repot Sweetheart, kamu jangan terlalu kecapekan. Istirahatlah dan jaga calon anak kita dengan baik Sayang.” Louis berucap dengan lembut dan hati – hati karena tidak ingin menyinggung perasaan Irene. Dia tahu suasana hati seorang ibu hamil memang selalu berubah – ubah, jadi Louis tidak ingin mood Irene down karena itu tidak baik untuk kehamilannya apalagi masih dalam trimester pertama.

“Kamu ngak mau makan masakan aku?” tanya Irene dengan wajah sendunya.

“Tidak Sayang, aku sangat mau. Aku hanya takut kamu kecapekan jika harus bolak – balik ke kantorku.” Louis menjelaskan dengan hati – hati.

“Aku bosan jika harus beristirahat terus, di rumah momy juga berkata seperti itu. Sekarang kamu juga.” Irene memasang wajah cemberutnya hingga membuat Louis merasa bersalah.

“Baiklah, tapi hati – hati di jalan ya. Hari akan menjemputmu nanti.”

Mereka berbincang meluapkan rindu sampai hampir setengah jam. Hari sang asisten Louis merasa bosnya ini sedang dimabuk asmara, karena baru pertama ini Hari melihat Louis begitu perhatian kepada seorang wanita. Dulu saat Louis menjalin hubungan dengan Scarlet dia juga tidak pernah menunjukkan ekspresi sebahagia ini.

“Kenapa kamu tersenyum?” tanya Louis hingga membuat senyum di wajah Hari musnah seketika.

“Tidak Bos, aku hanya senang melihat anda sebahagia itu,” jawab Hari dengan hati – hati.

“Tentu saja, aku sebentar lagi akan menjadi seoran Papa. Kamu harus menikah Hari agar kamu merasakan apa yang aku rasakan sekarang. Merasakan rindu kepada canduku hingga membuat aku ingin segera menyelesaikan pekerjaanku dan bergegas pulang untuk bisa memandang wajahnya.” Louis tidak sadar jika senyumnya sudah menghiasi sudut bibirnya.

“Akan aku pikirkan lagi Bos. Setelah ada wanita baik yang mau menerimaku, akan aku pinang dia dengan segera.” Hari mejawabnya dengan serius.

“Baiklah, jangan lupa untuk mengundang karyawan semua.” Louis mengedipkan sebelah matanya ke arah Hari, membuat asistennya itu menggeleng – gelengkan kepalanya.

Aku lebih suka melihat Bos seperti ini. Dia menjadi orang yang lunak sekarang setelah dia menikah dengan Irene. Ucap Hari dalam hatinya.

1
Tua Jemima
gak jelas ceritanya hedeh
Tua Jemima
selidiki terus tapi gk ada hasil hedeh udah mau tmat pun tamat juga irine
Tua Jemima
itulh kalau istri gk nurut kata suami celakakn
Tua Jemima
hedeh kesannya molor certa ini mask kejahatan yg seemrit gk bisa diboksr bertela tele
yahya alhakim
lanjutkeun Thor
suka dg kisahnya yg tdk memperdulikan kasta
Mishbah Ando Ibang
lanjut season 2. ceritanya masih gantung
Mishbah Ando Ibang
yang nabrak siapa? trus scarlet belum ketahuan kalau dia yg sengaja membuat ibunya irene meninhgal
Faidhol Baroka
ko gitu sih tor ceritanya ga selesai,,gantung bgt si pengemar kecewA ...kecewa bgt tor.
Rajendra Mbx Iput
Kecewa
Anas
lanjut sayang
Tiwik Firdaus
masak nabung 5 the cuma dapat 9 jt berapa nabungnya setiap harinya kok aneh emen
Leni Maysaroh
novel sebagus ini kok aku baru Nemu ya ..... thanks tor ..... novel karyamu T O P B G T pokok e
Martinus DanarPrasetyo
lanjut donggg
baby mochi 🥰
next.. smoga plaku ny cpt ktngkp
arfan
up
Nur mala
lanjut thor
🌺 Lady Rin 🌺
ko endingnya ngantung
Arga Brimansyah
ayo thor lanjutkan
Arga Brimansyah
lanjut thor
Yeni Nawati
tk ad lnjutannya kah??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!