NovelToon NovelToon
Mendadak Menikah (Sean & Mauren)

Mendadak Menikah (Sean & Mauren)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahmuda / Lisa / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ria Mariana

Cerita ini mengandung humor yang tinggi. Wajib dibaca sendirian!
Jika tidak anda akan dianggap gila karena tertawa sendiri sampai guling-guling, jingkrak-jingkrak, salto-salto.

Season 2
Kehadiran buah hati Sean dan Mauren menambah hari-hari mereka semakin penuh makna. Seina dan Daleon, kakak beradik yang akan membuat sempurna rumah tangga mereka.

Bagaimana Sean dan Mauren yang sangat konyol merawat anak-anak mereka?


Season 1
Apa jadinya jika Mauren si gadis bodoh dan konyol mendadak menikah dengan pria yang baru dikenalnya? Pria itu adalah Sean seorang presdir muda berumur 25 tahun memiliki wajah tampan tetapi sama bodoh dan konyolnya seperti Mauren.

Mereka menjalani hari-hari dengan kekonyolan yang tak terduga terlebih lagi Mauren bekerja satu perusahaan dengan Sean. Padahal Sean membuat aturan di perusahaannya bahwa tidak boleh sesama pegawai memiliki hubungan spesial yaitu berpacaran, saudara kandung bahkan menikah.
Bagaimana mereka menjalani pernikahan yang disembunyikan?



Cerita ini hanya fiktif belaka jika ada kesamaan nama, tempat dan lain-lain itu tanpa ada unsur kesengajaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ria Mariana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di pecat

Jam dinding berdetak mengikuti alunan waktu yang terus berputar.

Jemari tangan terlihat mulai memainkan meja kantor termahal di dunia itu dan pikirannya menerawang jauh mencerna fakta sesungguhnya.

Sang asisten hanya berdiri melihat sang tuan yang kebingungan. Dia hanya menunggu tuannya untuk memerintah apa yang harus dilakukan.

"Aku tidak menyangka jika kakekku seperti itu Kim. Pantas saja bapak Mauren sangat membencinya"

Sean mengelus rambutnya, ia menemukan beberapa helai rambut yang rontok di tangannya. Dia berpikir jika akan menjadi botak seperti profesor karena memiliki jabatan seorang presdir sangatlah berat. Dia harus memimpin Young Group yang terdiri dari perusahaan utama dan perusahaan cabang yang berada di setiap kota-kota besar. Sean sudah menekuni di bidang bisnis sejak berumur 15 tahun atau setelah lulus SMP, ia harus menjadi pemimpin setelah kakeknya memutuskan untuk pensiun.

"Sepertinya tuan harus berganti sampo, saya merekomendasikan sampo yang cocok untuk tuan, saya sudah meriset semua sampo di seluruh dunia dan saya menemukan yang terbaik untuk anda pakai," ucap sang asisten ketika melihat sang tuan memandangi rambut rontoknya itu.

"Aku jadi duta sampo lain?" jawab Sean menatap tajam asisten Kim.

Asisten Kim terdiam seolah tau tuannya tidak suka dengan rekomendasinya.

"Brengs*k kau beraninya menyuruhku! Pakailah sampo itu di rambut kau yang keriting! Sekalian kau catok biar lurus!"

"Maaf tuan rambut saya lurus bukan keriting," ucap Asisten Kim dengan ekspresi datar.

"Aneh kau! Bagian dari tubuhmu saja kau tidak tau. Sekolah lagi kau yang benar! Pergilah kau!" ucap Sean kesal sambil mengibaskan jemari tangannya.

Asisten Kim keluar dengan langkah yang kebingungan, sifat seorang asisten yang pandai dan juga berwibawa seolah sirna karena masalah rambut yang membuatnya bingung. Sampai ia menganggapnya sebuah PR yang harus di pecahkan.

Sampai ketika ia bertemu dengan Mauren di lantai lain, dia memberanikan diri untuk bertanya.

"Maaf Nona, apakah rambut saya keriting?" tanya Asisten Kim dengan polosnya.

"Ha?" ucap Mauren kebingungan.

_____________________________________

Sean nampak sedang fokus pada pekerjaannya, ia di kagetkan dengan pintu yang di buka secara keras.

Matanya yang tajam melihat seorang gadis dengan ekspresi marah sambil membawa sebuah kertas menghampirinya.

Gadis itu dengan berani menyobek kertas penting itu di depan sang bos besar.

Mata Sean terperanjat seolah tidak percaya apa yang di lakukan gadis itu.

"Kenapa Tuan Sean begitu tega dengan saya? Saya baru 3 hari bekerja disini tetapi dengan tega Tuan memecat saya?" ucap gadis itu yang ternyata Mauren.

Mauren menahan tangisannya, ia sangat kesal dengan suaminya yang memecatnya secara tiba-tiba. Dia menatap suaminya dengan mata nanar seolah meredam tangis, ia merem*s jemarinya seolah melampiaskan kekesalannya.

"Kau tau sendiri kan aturan di perusahaan ini?"

"Aku tau tapi kan kita bisa merahasiakannya"

"Sampai kapan hah? Kau mau aku terkesan menjilat ludah ku sendiri di depan semua pegawaiku?"

Mauren terdiam, ia menggigit bibirnya dan tidak berani memandang wajah Sean yang sudah marah.

"Bagaimana jika Tuan yang keluar dari perusahaan ini, mengalah lah demi istri Tuan!" ucap Mauren dengan menunduk.

Sial! Baru kali ini aku dipecat oleh pegawaiku sendiri. Beraninya dia berucap seperti itu.

Sean berdiri dari kursi kerjanya, ia melangkah menuju Mauren. Dia terlihat mulai mengendorkan dasi yang di pakainya, ia tersenyum menyeringai. Mauren masih menunduk ketakutan, tubuhnya mulai bergetar saat Sean sudah berada di dekatnya.

"Kemarin kau menolak untuk melakukan itu denganku, aku memecatmu adalah hukuman yang tepat untukmu," ucap Sean berbisik di telinga Mauren dengan penuh sensual.

Sean menatap wajah Mauren yang ketakutan, ia merasa puas sudah menakuti Mauren yang sifatnya membangkang dan keras kepala itu.

Padahal kertas yang di robeknya tadi hanyalah kertas PHK palsu yang sengaja dibuat untuk menakuti Mauren.

Sean menggandeng tangan Mauren yang mendingin ke arah kursi kerjanya, Sean lalu duduk di kursi itu.

"Puaskanlah aku! Tidak usah sampai melakukan itu yang terpenting kau bisa merilekskan pikiranku. Maka dari itu aku akan membiarkanmu tetap bekerja disini"

Mauren berdecak, ia tau jika sedang di kerjai oleh suaminya sendiri. Tapi tak masalah baginya jika tidak sampai melakukan itu.

Dia menatap Sean masih tersenyum menyeringai.

Mauren membuang pikiran buruknya. Toh lelaki dihadapannya adalah suami sahnya.

"Aku mau memuaskanmu Tuan. Tapi berjanjilah jangan memaksaku untuk mengarah terlalu intim dan berjanjilah agar tidak memecatku"

Mauren lalu naik di pangkuan Sean yang duduk di kursi kantornya, gadis itu ******* habis bibir Sean dengan lembut, lidah saling beradu kasih di dalam kehangatan.

Nampak tangan Sean mulai mencoba membuka kancing Mauren tetapi gadis itu melepaskan ciumannya.

"Tuan sudah berjanji jika tidak terlalu intim," ucap Mauren.

Sean berdecak lalu memasangkan lagi kancing baju yang sudah ia lepas, Mauren tersenyum ia melanjutkan ciuman panasnya tadi. Dia kini mengarah ke leher Sean, ia menciuminya dengan penuh gairah, gadis itu memang sangat pandai membuat sang tuan jatuh di alam kebahagian yang tiada tara.

Jantung Sean berdegup dengan kencang, ia merasakan sensasi yang luar biasa.

Tetapi tiba-tiba terdengar teriakan gadis lain yang meneriaki namanya dan menggedor-gedor pintu. Mauren dengan cepat menghentikan aktivitasnya.

Dia langsung turun dari pangkuan Sean dengan panik.

"Kenapa kau? Kim tidak mungkin membiarkannya masuk"

"Itu pasti cewek itu. Jangan biarkan ia menunggumu"

Mauren segera pergi dari Sean, Sean menatapnya seakan tau jika Mauren hanya beralasan supaya tidak melanjutkan aktivitas kepadanya.

Ketika Mauren membuka pintu ia terkejut saat asisten Kim mencoba kasar terhadap Alana.

Mauren mencegahnya.

"Jangan kasar dengan perempuan Kak Kim"

Asisten Kim melepaskan cengkraman kuat di tangan Alana, wajah yang biasanya ceria dan nampak baik kini menjadi tajam seolah ingin membunuh.

Sean lalu datang ke ruangan asistennya melihat apa yang terjadi tetapi Alana tiba-tiba memeluknya dengan mesra. Sean terlihat tidak menolak pelukan itu justru ia seperti menerimanya. Mauren menelan ludah melihat suaminya sendiri di peluk gadis lain di depannya.

"Sayang. Nanti malam Papaku mengundangmu untuk makan malam. Kamu harus datang jangan sampai kecewakan keluargaku"

Hati Mauren terasa sakit mendengar ucapan itu, ia lalu melangkah keluar dengan perasaan yang sedih. Dia tak habis pikir kenapa setiap percintaannya selalu ada pelakor.

Apa karena terlalu banyak menonton sinetron jadinya kehidupannya sudah seperti sinetron selalu ada pihak ketiga yang mengganggu hubungannya. Dia menghela nafas panjang dam merilekskan pikiran karena pasti masalah baru akan muncul di kehidupannya.

Hidupku selalu dramatis bahkan begitupun masalah percintaanku.

Pelakor oh pelakor. Mereka selalu ada di bumi ini, aku harap mereka segera punah.

Aku sangat membenci kehadiran mereka.

________________

1
Ira Suryadi
Luar Biasa
Aysana Assyafa
yehe
Aysana Assyafa
iyyy
Aysana Assyafa
iay
Aysana Assyafa
bajsj
Aysana Assyafa
ngulang baca lagi dari 2021 ke 2025
Mayyuzira
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mayyuzira
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Khairul Azam
aku senyum 🤭🤭🤭
THE END.MD
semoga aja calon anak nya seru kaya calon ibu ma bapa nya ya aminnnn😇😇😇😇😇
THE END.MD
cakep 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣di suruh nulis nya bikin tepok jidat kelakuan mu mauren untung aja arse cinta kalo engak di jorokin dak ke laut🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
THE END.MD
sabr oren kelakuan sendiri itu emng rada"🤣🤣🤣🤣🤣🤣
THE END.MD
lebih aneh lagi kakek ya gak Zara
THE END.MD
iya ci Alana itu harus di karetin kalo perlu jangan dua tapi empat atau lima sekalian itu level nya neraka jahanam🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Meyke Joyce Rantung
bukanx Mereka baru selesai makan siang waktu sampai hotel... koq sekarang malah ke dapur dan masak...
inayah machmud
jadi untuk apa Sean km beli helikopter kalo km sendiri malah mabuk udara pas naik helikopter.
inayah machmud
udah cinta dari 2th lalu tapi kamu sakiti terus, ,, bahkan di peluk dan di cium sama alana diam aja. 😏
inayah machmud
kasihan Mauren, ,😭😭😭
inayah machmud
punya laki kaya Sean bisa darah tinggi.
inayah machmud
aku kasihan sama Mauren, , Sean kok malah diam aja bibirnya di cium sama alana di depan Mauren.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!