NovelToon NovelToon
Love At Second Chance

Love At Second Chance

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:24.9k
Nilai: 5
Nama Author: Tabir Senja

Ruri dan Zainudin adalah orang yang sama-sama punya kisah gagal dalam rumah tangga. Zai mempunyai putra yang menguak tabir rumah tangganya, sementara Ruri harus berjuang sendiri demi anak-anaknya.

Pertemuan keduanya tak terduga di sekolah anak mereka. Apa yang terjadi selanjutnya dengan mereka berdua? Yuk, ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tabir Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LSC 24

Begitu sampai di rumah, Gabriel dan Zai keluar bersama. Keduanya, masuk ke rumah dan mengucap salam.

"Assalamualaikum," ucap salam kompak keduanya.

"Waalaikumsalam," jawab kedua orang tua Zai yang kebetulan sedang menonton televisi berdua di ruang tamu.

Zai pun langsung berjalan menuju kamarnya untuk istirahat sebentar di kamar, sekaligus ingin menghubungi Ruri.

Sedang Gabriel hanya menatap punggung papanya sekilas dan memilih bersama dengan kakek juga neneknya.

Di kamar, Zai tersenyum sedang mengirim pesan dengan Ruri dan telah memasukkannya ke grup alumni sekolah mereka.

Beberapa teman-teman yang lain langsung heboh saat ada nomor baru masuk ke grup mereka.

Ruri pun mengucap salam pada semua anggota di grup. "Assalamualaikum, teman-teman. Saya, Ruri."

"Waalaikumsalam, Ruri. Selamat datang di Grup Alumni SMP kita." kata Dinang selaku ketua grup.

Ruri pun menyapa semua teman lamanya dan disambut dengan saling memperkenalkan diri mereka masing-masing.

Kemudian mereka pun saling mengobrol satu sama lainnya. Hingga mengenang masa-masa sekolah dulu waktu memakai putih biru.

Di dalam kamar, Zai dan Ruri saling berbagi cerita di grup kelas dan juga chat pribadi. Obrolan mereka pun tak terasa hingga larut malam di telepon.

"Sudah larut malam. Aku tutup ya? Besok harus bekerja," kata Ruri yang sudah mulai mengantuk.

"Baiklah. Selamat malam, Ruri."

"Selamat malam, Zai."

Obrolan mereka berakhir. Zai dan Ruri mulai tidur di sisa waktu mereka untuk menyambut pagi hari dengan ceria.

*

Beberapa hari kemudian. Seperti biasa, kehidupan Zai maupun Ruri berjalan sebagaimana mestinya. Mereka sering bertemu di sela-sela kesibukan dan di saat libur mengajak anak-anak mereka jalan bareng untuk mengenal satu sama lainnya.

Sedang Gabriel, mulai menyukai Ruri setelah Zai mengajaknya mengobrol dengan Ruri di telepon. Kini, mereka sekarang berada di wahana bermain kolam renang dimana hari sabtu banyak orang berwisata di tempat tersebut.

"Aaaaargh!"

"Aaaaargh!"

Rere, Gabriel, Berry, dan Bobby bermain seluncuran di kolam renang. Ada rasa canggung antara Rere dan Bobby karena mereka baru pertama kali bertemu. Berbeda dengan adik mereka yang sudah kenal di sekolah. Sehingga, membuat keduanya hanya tersenyum kecil saja.

Namun, Bobby berusaha mengenal gadis itu walau dirinya juga masih malu untuk berbicara. Mereka hanya bertugas menjaga adik-adik mereka atas perintah orang tua.

Sedang Zai dan Ruri sibuk mengobrol seraya menunggu tas anak-anak dengan makan cemilan yang mereka bawa dari rumah.

Baik Zai atau Ruri, sama-sama menjadi single parent. Mereka kenal karena dulu satu sekolah saat SMP. Bahkan, Ruri adalah salah satu siswa Osis yang dimana sering mengikuti kegiatan sekolah dan juga sering juara lomba di sekolahnya dulu.

Flashback On

"Ruri…Ruri…Ruri." Teriakan teman-teman Ruri saat mengadakan pesta ulang tahun sekolah mereka. Ruri menyanyikan sebuah lagu Aku Bukan Boneka bersama dengan anak-anak band waktu itu.

Kemeriahan acara tersebut disambut suka cita oleh pihak sekolah dan murid lainnya. Banyak stand makanan, minuman dan jajanan lainnya yang berjajar di lapangan sekolah waktu itu.

Zai muda pun ikut menonton Ruri menyanyi saat tampil di panggung. Zai menatap wajah cantik Ruri yang tampak berbeda dari biasanya. Dia tampil cantik dan terlihat lebih dewasa dari usianya.

"Ruri. Nyanyi satu lagi dong?" teriak salah satu siswa yang menonton.

Ruri di panggung pun tersenyum kepada siswa tersebut dan langsung menyanggupi keinginannya. Dirinya, langsung menyanyikan lagu Kisah di Sekolah yang semakin membuat penonton di bawah semakin semangat dan ikut menyanyikan lagu tersebut.

"Cantik sekali. Andai aku bisa memilikinya. Tapi sayang, dia sudah ada yang punya." Zai berucap lirih di tengah hiruk pikuk para penonton.

"Zai. Lihat tuh, cantik ya Ruri. Sayangnya sulit digapai. Dia anak orang kaya bro," ucap Dinang disamping Zai ikut menonton Ruri bernyanyi.

Zai hanya tersenyum menanggapi perkataan Dinang. Lalu, dia bersorak dan bertepuk tangan bersama yang lain setelah Ruri selesai bernyanyi.

Melihat Ruri turun, Zai hanya sanggup menatap dari jauh walau hatinya masih mencintai gadis itu. Tetapi, lambat laun Zai semakin sadar bahwa dirinya semakin jauh dari gadis itu karena kesibukannya sebagai siswa teladan bersama Ketua Osis yang Zai tahu lelaki itu juga menyukai Ruri dan Ruri pun terlihat dekat dengannya.

Maka dari itu, Zai berusaha untuk tidak melihat Ruri lagi dan lebih giat belajar sampai kelulusan nanti. Sampai akhirnya, kelulusan sekolah pun tiba dan lanjut ke jenjang Sekolah Menengah Atas. Ruri dan Zai pun beda sekolah, disitulah Zai yakin bahwa Ruri bukan jodohnya walau dirinya berharap suatu saat bertemu dengan gadis itu di masa yang akan datang.

Flashback Off

Kini, gadis itu sudah beranjak dewasa dan semakin cantik di matanya. Sebenarnya, Zai sendiri masih merasa canggung untuk berbicara hal pribadi kepada Ruri. Tetapi, dirinya berusaha menahan untuk bersikap biasa dulu.

"Papa, mau mie instan?" pinta Gabriel dan Berry yang berdiri di hadapan Zai dan Ruri. Disusul Rere dan Bobby dari belakang, lalu duduk di kursi kosong.

"Baiklah. Papan belikan dulu."

"Biar Ruri saja Zai yang beli. Kalian tunggu disini." Ruri berdiri dan menuju ke tempat penjual di kolam renang tersebut.

Setelah beberapa menit, Ruri kembali membawa satu kantong beberapa snack lagi karena cemilan yang dibawanya dari rumah telah habis dimakan anak-anak.

Ruri membawa pesanan mie instan dan minuman es jeruk. Keempat anak tersebut langsung mengambil satu persatu mie di meja dan menyantapnya dengan cepat karena mereka ingin berenang kembali.

"Makan pelan-pelan saja. Jangan terburu-buru. Waktu kita masih lama," tutur Ruri lembut.

Keempat anak tersebut pun mengangguk bersamaan. "Baik Mama. Baik, Tante."

Selesai makan mie dan minum. Mereka berlari menuju kolam renang dan berlomba siapa yang menang sampai ujung.

Zai dan Ruri tersenyum bahagia melihat tumbuh kembang anak-anak mereka.

"Tak terasa mereka sudah besar, Zai. Ruri baru menyadari, bahwa waktu begitu cepat berlalu," terang Ruri menceritakan pada Zai teman sekolahnya.

"Zai juga merasa demikian. Padahal, dulu kita masih bocah dan butuh dibimbing. Sekarang, kita gantian yang mengasuh anak. Hahaha." Zai tertawa dengan apa yang dikatakannya. Dan Ruri ikut tertawa karena memang benar adanya.

Zai dan Ruri, sempat mengabadikan momen tersebut saat berdua. Tak lupa, anak-anak mereka pun ikut berfoto ria di kolam renang dengan segala kehebohan yang mereka lakukan.

Hingga siang panas matahari sudah berada di atas kepala. Mereka pun segera mandi dan mengganti baju mereka untuk pulang, karena sudah terlalu lama bermain.

Setelah rapi, Zai mengantar Ruri dan kedua anaknya pulang kerumah. Di mobil, Gabriel dan Berry sibuk tertawa bersama di kursi belakang. Sedang Rere dan Bobby lebih asyik bermain game di ponsel mereka masing-masing.

1
🎧✏📖
hadir😇
Rahma Putri
aku suka cerita nya bagus
Dina⏤͟͟͞R: makasih kak. dah mampir🙏
total 1 replies
Rahma Putri
ya thorr semangat terus berkarya
wonder mom
klo.mo dpt suami kaya, selingkuh j dlu. kek Reni. pembohong, tukang selingkuh tp malah dpt suami yg puluhan x lbh kaya dri Zai. naik derajat bgt kn?
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭namanya juga ketiban rejeki. tp dr situ reni secara perlahan dah mulai sadar akan kesalahannya.
total 1 replies
wonder mom
koq reni beruntung bgt c. ditiduri ceo. jd pacar ceo. wkwkwk...patut ditiru tu. peselingkuh yg sukses
blue¹⁸
keren thor. mampir. semangat berkarya
dino²
sangat bagus dan menarik
blue²
aku mampir kak
Alimkin
mampir kak 🏃
blue⁴
mampir kak othor
blue⁶
semangat berkarya kak
R.F
2like hadir semangat
mampir y
Dina⏤͟͟͞R: makasih. kak dah mampir
total 1 replies
Senajudifa
aku mendukung mu zai
Senajudifa
tp mantan istri zai kok nggak bersyukur punya suami baik dan ganteng y
Dina⏤͟͟͞R: kaarena hanya materi yang di inginkanny
total 1 replies
Senajudifa
jodoh kan zai dan ruri
Dina⏤͟͟͞R: hehehe begitlah
total 1 replies
Senajudifa
ksh racun aj tuh si Bagas
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂 🤭🤭haruse
total 1 replies
Senajudifa
lanjut din
Dina⏤͟͟͞R: iya sen
total 1 replies
Senajudifa
ngga akan pernah sadar tuh reni
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭moga aja sadar
total 1 replies
💞Amie🍂🍃
kesalahan orang diingat sedangkan kesalahan sendiri ditutupi
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭iya kak
total 5 replies
💞Amie🍂🍃
Wihh si reni/Sleep/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!