NovelToon NovelToon
Ranjang Panas Sang CEO

Ranjang Panas Sang CEO

Status: tamat
Genre:Tamat / Mafia / CEO / One Night Stand / Keluarga
Popularitas:605.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Nicole Mary Wijaya adalah gadis yang sangat cantik dan genius selain itu Nicole anak dari pengusaha terkaya di negara itu dan banyak gadis dan wanita sangat iri dengan keberuntungan Nicole.

Banyak pria yang ingin melamarnya tapi Nicole selalu menolaknya dengan alasan dirinya masih suka belajar. Hingga suatu ketika dirinya dijodohkan oleh ayahnya membuat Nicole kabur dari mansion.

Sahabatnya yang sangat iri dengan Nicole menjebaknya. Apakah usahanya berhasil? Adakah pria yang bisa membuat hati Nicole membuka hatinya?

Ikuti yuk novelku yang ke 39

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suka

"Ya," jawab Raka singkat.

"Apakah Kak Raka menyukai wanita cantik itu?" Tanya Nicole.

"Suka, kenapa?" Tanya Raka sambil tersenyum menatap wajah cantik istrinya.

Deg

Jantung Nicole berdetak kencang ketika mendengar ucapan Raka namun Nicole berusaha untuk tegar.

"Kalau suka kenapa tidak menikah dengannya?" Tanya Nicole sambil tersenyum walau hatinya terluka sambil menundukkan kepalanya.

"Apakah kalau suka harus menikah?" Tanya Raka.

Versi Nicole dan versi Raka beda, kalau versi Nicole kata suka melambangkan kalau suaminya mencintai Ririn sedangkan versi Raka kata suka melambangkan hanya sebagai teman untuk di ajak mengobrol dan membicarakan hal penting mengenai pekerjaan. Raka hanya mencintai satu wanita dan wanita itu adalah Nicole.

Ting

Ketika Nicole ingin bicara pintu lift terbuka membuat Nicole tidak jadi mengatakannya. Nicole dan Raka keluar dari kotak persegi empat tersebut menuju ke kamar pengantin mereka.

'Jika aku melihat suamiku selingkuh maka aku akan pergi dari kehidupannya.' ucap Nicole dalam hati.

Raka menempelkan kartu akses di depan pintu hingga terdengar suara klik tanda pintu terbuka.

"Kamu istirahatlah di kamar, aku ingin menemui teman lamaku," ucap Raka sambil membuka pintu kamarnya dengan lebar agar Nicole bisa masuk.

"Kak Raka ingin bertemu dengan Ririn?" Tanya Nicole.

"Tentu saja, Kakak tinggal ya," pamit Raka sambil membalikkan badannya meninggalkan Nicole sendirian di kamarnya.

Nicole tidak tahu kalau Raka ingin bertemu dengan Ririn karena Ririn sahabat lamanya waktu mereka kuliah di tempat yang sama. Namun mereka berpisah karena Ririn tinggal di luar negri dan sudah satu tahun lebih mereka tidak bertemu.

Hal itulah membuat Raka ingin menemuinya sekaligus mengajak kerja sama dalam bidang kosmetik. Nicole menutup pintu kamar dengan rapat kemudian tubuhnya langsung turun seperti tidak bertulang lalu Nicole berlutut sambil terisak.

"Hiks... hiks.. hiks ... Kalau memang mencintai Ririn kenapa mesti menikah denganku?" Tanya Nicole sambil terisak sambil memeluk ke dua lututnya.

Nicole menangis untuk menghilangkan rasa sesak dihatinya setelah mulai berkurang Nicole melepaskan semua aksesoris yang menempel di tubuhnya. Setelah selesai Nicole menarik resleting gaun pengantin dengan susah payah hingga akhirnya dirinya berhasil.

Kini tubuh Nicole polos tanpa sehelai benangpun kemudian berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket hingga lima belas menit kemudian Nicole sudah selesai mandi dan memakai jubah handuk.

Nicole berjalan ke arah balkon dan membuka pintu balkon kemudian menutup pintu balkon dengan rapat. Nicole berjalan ke arah balkon kemudian menyandarkan tubuhnya di pinggiran balkon.

Hawa dingin menusuk tulang Nicole namun Nicole tidak memperdulikan nya. Karena lelah berdiri Nicole duduk di sofa balkon sambil menatap ke arah langit.

"Sepertinya enak menjadi bintang bisa menerangi bumi yang gelap," ucap Nicole.

Tes

Tes

Nicole kembali meneteskan air matanya tanpa menghapusnya, rasa kecewa yang teramat sangat terhadap suaminya membuat Nicole tidak memperdulikan tubuhnya yang menggigil.

"Seandainya saja aku tidak pergi ke rumah Strawberry, mungkin saja aku tidak mengenal kak Raka dan melakukan hubungan suami istri," ucap Nicole.

"Seandainya jika kami tidak melakukannya, aku tidak mungkin menikah dengan Kak Raka," sambung Nicole yang berandai-andai.

Bruk

Nicole menjatuhkan tubuhnya kemudian duduk di lantai yang sangat dingin menusuk tulang sambil menekuk ke dua kakinya kemudian meletakkan kepalanya di ke dua lututnya sambil menangis.

Setelah puas menghilangkan rasa sesak di hatinya, Nicole berusaha bangun namun tubuhnya seperti tidak bertulang.

Bruk

Nicole ambruk di lantai bersamaan matanya terpejam dan langsung tidak sadarkan diri di lantai yang sangat dingin karena sedang musim salju.

Di tempat yang sama hanya berbeda ruangan tepatnya di acara pesta pernikahan Raka dengan Nicole di mana Raka bertemu kembali dengan Ririn sahabatnya.

"Lho kok sendirian Kak? Kak Nicole kemana?" Tanya Ririn sambil tersenyum manis.

"Istriku sedang tidur," jawab Raka.

"Apakah kak Raka mencintai Kak Nicole?" Tanya Ririn.

"Tentu saja, karena itulah semua perusahaan dan aset berharga milikku aku alihkan atas nama istriku," jawab Raka.

"Apa? Istrimu ternyata matre banget ya?" Tanya Ririn berusaha menjelekkan Nicole.

"Apa hakmu menjelekkan istriku? Asal kamu tahu aku yang menginginkan semua milikku atas nama istriku sedangkan istriku tidak mau tapi aku tetap memaksa nya," ucap Raka menjelaskan sambil menatap tajam ke arah Ririn.

"Istri Kak Raka pasti pura-pura menolaknya tapi sebenarnya Istri Kakak sangat senang mendapatkan harta sebanyak itu. Apa Kak Raka tidak berpikir jika melakukan ini Kak Raka menjadi miskin dan Kak Nicole pasti meninggalkan Kakak dan mencari pria kaya," ucap Ririn yang berusaha memanas-manasi Raka agar tidak melakukan itu sekaligus menceraikan Nicole.

'Enak banget wanita murahan itu memiliki kekayaan milik pria yang aku cintai. Aku harus berusaha agar pria yang aku cintai akhirnya menceraikan wanita murahan itu.' Sambung Ririn dalam hati.

Ririn sangat berharap jika seandainya hartanya kembali ke Raka maka dia bisa menjadi Nyonya Raka di mana dirinya tidak perlu bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya yang sangat boros.

"Istriku tidak mungkin melakukan itu, sudahlah aku ingin istirahat,' ucap Raka yang tidak suka Nicole dijelek-jelekkan.

Grep

"Tunggu dulu Kak, katanya Kak Raka mau kerja sama dengan perusahaan milikku dalam bidang kosmetik?" Tanya Ririn mengalihkan pembicaraan sambil menahan tangan Raka.

Raka langsung menepis tangan Ririn membuat Ririn menahan amarahnya.

"Kita bicarakan besok saja karena saat ini aku lagi tidak mood untuk membicarakan tentang bisnis," ucap Raka sambil membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan Ririn.

"Tapi besok pagi aku pergi lagi ke negaraku," ucap Ririn berbohong.

"Berarti jam lima pagi kita ketemu di lobby untuk membicarakan bisnis," jawab Raka sambil melanjutkan langkahnya.

'Si*l, susah sekali mendapatkan Kak Raka. Terpaksa besok pagi akan aku kasih obat perang sang agar Kak Raka menjadi milikku," ucap Ririn dalam hati sambil menatap kepergian Raka yang semakin menjauh.

Tanpa sepengetahuan mereka kalau tiga pasang mata menatap ke arah Ririn sambil tersenyum devil sejak Ririn mendekati Raka.

Raka berjalan dengan santai menuju ke arah lift, sampai di depan lift Raka menekan tombol lift.

Ting

Pintu lift terbuka kemudian Raka masuk ke dalam kotak persegi empat tersebut dan tidak berapa lama pintu lift tertutup. Raka menekan tombol lift bersamaan jantung Raka berdebar sangat kencang secara tiba-tiba.

"Kenapa perasaanku tidak enak?" Tanya Raka pada dirinya sendiri.

"Apakah yang dikatakan Ririn benar? Jika aku memberikan semua hartaku atas nama Nicole maka bisa saja aku di tendang dan Nicole menikah lagi dengan pria lain," ucap Raka sambil berpikir.

"Tidak mungkin Nicole melakukan itu, aku percaya padanya," ucap Raka.

Ting

Pintu lift terbuka dan Raka keluar dari kotak persegi empat tersebut kemudian berjalan ke arah kamar nya. Raka menempelkan kartu akses di depan pintu hingga terdengar suara klik tanda pintu terbuka.

"Kenapa perasaanku semakin tidak enak ya?" Tanya Raka sambil mendorong pintu kamarnya.

Raka masuk ke dalam kamarnya kemudian membalikkan badannya untuk mengunci pintu. Raka membalikkan badannya dan melihat sekeliling ruangannya.

"Istriku kemana?" Tanya Raka sambil melepaskan satu persatu pakaiannya.

"Nicole," panggil Raka sambil masih melepaskan pakaiannya.

Hening

"Nicole, jangan bercanda," ucap Raka sambil melepaskan celana panjangnya hingga menyisakan celana boxer miliknya.

"Apa lagi mandi?" Tanya Raka sambil melepaskan celana boxer nya dan kini tubuhnya polos tanpa sehelai benangpun.

Raka berjalan ke arah kamar mandi untuk melihat apakah ada Nicole atau tidak.

"Di kamar mandi juga tidak ada? Tapi gaun pengantinnya masih tergeletak di lantai, apa Nicole keluar mencari ku? Sudahlah aku mau mandi dulu setelah itu aku mencari Nicole," ucap Raka sambil berjalan ke arah shower untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.

Sepuluh menit kemudian Raka sudah selesai mandi dan memakai kimono. Raka keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah ranjang namun Nicole masih tidak ada di kamar pengantin.

"Nicole," panggil Raka.

Hening

Hening

"Nicole," panggil ulang Raka.

Hening

Hening

"Awas saja kalau kembali akan aku buat tidak bisa bangun dari ranjang," ancam Raka.

Raka melihat sekeliling ruangan hingga dirinya menatap ke arah balkon.

"Apa Nicole ke balkon?" Tanya Raka pada dirinya sendiri sambil berjalan ke arah balkon.

Ceklek

"Balkon nya tidak terkunci, pasti Nicole berada di balkon," ucap Raka sambil membuka pintu balkon.

Raka berjalan ke arah balkon hingga matanya membulat sempurna melihat Nicole tidur di lantai.

"Sayang, kenapa tidur di lantai?" Tanya Raka sambil duduk berlutut untuk membangunkan Nicole.

"Sayang, ayo bangun," ucap Raka sambil menggoyangkan tubuh Nicole.

"Kenapa tubuhnya sangat dingin?" Tanya Raka sambil menyentuh tangan Nicole.

"Sayang!" Pekik Raka sambil menggendong Nicole ala bridal style.

Raka sangat terkejut ketika menyentuh tangan Nicole yang sangat dingin membuat Raka menggendongnya ala bridal style untuk di bawa ke kamar pengantin mereka.

Dengan perlahan Raka meletakkan tubuh Nicole, Raka melihat dengan jelas wajah pucat Nicole dan bibirnya mulai membiru karena udara terlalu dingin. Raka menyentuh lubang hidung Nicole kemudian berlanjut ke tangan Nicole untuk mengecek nadinya.

"Syukurlah masih hidup," ucap Raka.

Raka bernafas dengan lega karena istrinya masih hidup dan tanpa menunggu lebih lama lagi Raka menghubungi dokter pribadinya untuk datang ke kamarnya hanya dalam waktu lima menit.

"Sayang, kenapa kamu tidur di lantai?" Tanya Raka dengan wajah kuatir.

Tok tok tok tok

Terdengar suara ketukan pintu membuat Raka turun dari ranjang kemudian berjalan ke arah pintu kamar nya.

Ceklek

Raka membuka pintu kamar dan melihat dokter pribadi sekaligus sahabatnya berdiri menatapnya dengan tatapan horor tanpa takut sedikitpun.

"Jangan pasang wajah jelek mu, cepat periksa istriku!" perintah Raka.

"Istri Kak Raka memangnya kenapa?" Tanya dokter tampan tersebut sambil berjalan ke arah ranjang.

"Aku tidak tahu tapi yang pasti istriku tidur di lantai balkon," jawab Raka.

"Kenapa tidur di balkon? Kak Raka bertengkar sama istri kakak?" Tanya dokter tampan tersebut sambil mengecek kondisi Nicole.

"Mana mungkin kami bertengkar, baru juga menikah. Cerewet sekali cepat cek kenapa istriku pingsan," perintah Raka.

"Iya," jawab dokter tampan tersebut sambil masih memeriksa.

"Jalan satu-satunya kakak melakukan hubungan suami istri agar istri kakak cepat sadar," ucap dokter tampan tersebut sambil membereskan perlengkapan dokternya.

"Mana ada pengobatan seperti itu?" Tanya Raka.

"Lakukan saja Kak, kalau tidak nyawa istri Kakak dalam bahaya," jawab dokter tampan tersebut.

"Baik, sekarang kamu pergilah," usir Raka.

"Sudah di suruh buru-buru datang padahal lagi mau enak-enak sama istri tercinta dan sekarang Kakak mau enak-enak dengan istri Kakak aku di usir, sedihnya hatiku ini" ucap dokter tampan tersebut dengan nada lebay sambil turun dari ranjang.

"Memangnya kamu mau melihat kami melakukan suami istri? Pergilah aku ingin menyelamatkan nyawa istriku!" usir Raka lagi.

"Iya - iya," jawab dokter tampan tersebut sambil berjalan meninggalkan kamar pengantin tersebut.

Sepeninggal dokter tampan tersebut Raka membuka tali jubah handuk nya kemudian membuangnya secara asal kemudian berlanjut menarik jubah handuk milik Nicole di mana Nicole masih setia memejamkan matanya.

Kini terlihat ke duanya polos tanpa sehelai benangpun kemudian Raka menaiki tubuh polos Nicole. Raka menatap wajah cantik Nicole hingga matanya membulat sempurna karena melihat mata sembab Nicole.

"Kenapa istriku seperti habis menangis? Sudahlah nanti aku tanyakan yang penting aku harus menyelamatkan nyawa istriku," ucap Raka.

Raka mencium bibir Nicole sambil tangan kanannya memainkan salah satu pucuk gunung himalaya milik Nicole. Setelah beberapa saat ciuman pindah ke leher Nicole dan memberikan tanda kepemilikan.

Hingga beberapa saat tubuh Nicole merespon dan mengeluarkan suara merdunya ketika Raka memasukkan salah satu gunung kembar milik Nicole ke dalam mulutnya sambil tangan satunya memainkan gunung kembar yang nganggur.

Setelah di rasa cukup, Raka menuntun tombak saktinya ke arah gua yang paling terdalam di mana di kelilingi rumput hitam namun sangat terawat karena Nicole sangat rajin merawat bagian privasinya.

Jleb

"Ahhhhhhh... " Desah Raka ketika tombak saktinya masuk ke dalam gua milik Nicole yang gelap gulita.

Raka menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang bersamaan Nicole kembali mengeluarkan suara merdunya namun matanya masih setia terpejam hingga setengah jam kemudian Raka mengeluarkan laharnya dari tombak sakti miliknya.

"Ahhhhhhh," desah Nicole dan Raka bersamaan tanda sama-sama mendapatkan pelepasan.

Setelah beberapa saat Raka menarik tombak saktinya bersamaan Nicole membuka matanya dan menatap wajah tampan suaminya dengan tatapan sendu.

Grep

Raka memeluk tubuh polos Nicole kemudian menyelimuti tubuh polos mereka berdua.

"Kenapa tidur di lantai balkon?" Tanya Raka dengan nada lembut sambil memeluk istrinya yang sudah berkurang dinginnya karena sudah melakukan hubungan suami istri.

"Aku sangat mengantuk Kak dan tidak sadar tidur di lantai," jawab Nicole berbohong tanpa membalas pelukan suaminya.

Raka melepaskan pelukannya kemudian memiringkan tubuhnya ke arah samping. Raka menyentuh pipi mulus Nicole dengan menggunakan tangan kanannya agar menatap dirinya.

"Ada apa?" Tanya Raka dengan nada masih lembut.

"Tidak ada apa-apa," Jawab Nicole sambil matanya menatap ke arah lain.

"Kakak tahu kamu berbohong, kamu tahu satu hal yang tidak Kakak suka adalah berbohong," ucap Raka.

Tes

Tes

Tanpa menjawab Nicole mengeluarkan air matanya dan membasahi tangan kanan Raka membuat Raka bangun dari ranjangnya kemudian menghapus air mata Nicole dengan menggunakan ke dua ibu jari tangannya.

Raka berusaha mengingat apa yang terjadi hingga akhirnya Raka ingat ketika sahabat lamanya datang wajah Nicole mulai berubah di tambah ketika mereka masuk ke dalam lift hingga mereka masuk ke dalam kamar Nicole lebih banyak diam.

"Apa ini ada hubungannya dengan sahabatku yang tadi datang dan kakak tadi menemuinya?" Tanya Raka.

Nicole hanya menganggukkan kepalanya membuat Raka tersenyum menatap wajah cantik istrinya yang matanya masih sembab.

"Kak Raka," panggil Nicole dengan suara tercekat.

"Ya," jawab Raka singkat.

"Jika kak Raka mencintai wanita itu, menikah lah dengannya," ucap Nicole yang bertentangan dengan kata hatinya.

"Jika aku menikah lagi, apakah kamu tidak cemburu?" Tanya Raka dengan nada menggoda.

"Jika Kak Raka menikah lagi, ceraikan lah aku dan tenang saja semua aset berharga milik Kak Raka atas namaku akan aku balik nama atas nama Kak Raka lagi," jawab Nicole.

"Berarti tadi kamu menangis di balkon hingga tidak sadarkan diri karena sahabat Kakak?" Tanya Raka tanpa menjawab ucapan Nicole.

Nicole hanya menganggukkan kepalanya tanda membenarkan ucapan Raka.

"Apakah kamu mencintaiku?" Tanya Raka.

"Aku sangat mencintai Kakak," jawab Nicole tanpa banyak berfikir.

"Kalau mencintaiku, kenapa mengijinkan Kakak untuk menikah lagi dan menceraikan mu?" Tanya Raka penasaran.

"Aku memang mencintai Kakak dan ingin Kak Raka selalu bahagia karena itulah jika Kak Raka tidak bahagia menikah denganku maka aku akan melepaskan Kakak walau hatiku akan terluka nantinya," jawab Nicole dengan mata berkaca-kaca.

"Jika Kak Raka bahagia menikah dengan wanita pilihan Kakak maka aku akan pergi jauh dari kehidupan Kakak agar aku bisa menata hatiku yang terluka," sambung Nicole.

Grep

"Jika Kakak melepaskan wanita sebaik dirimu maka Kakak adalah suami yang sangat bodoh dan maaf tadi kakak menemui sahabat Kakak karena tadi Kakak ada urusan bisnis," ucap Raka menjelaskan dan untuk pertama kalinya dirinya meminta maaf.

"Tapi tadi Kak Raka aku tanya apakah Kak Raka suka sama wanita itu  dan Kakak menjawab iya," ucap Nicole.

"Pffftttt," tawa Raka.

"Jangan tertawa," ucap Nicole dengan wajah kesal.

"Suka dalam arti kakak itu suka sebagai teman atau sahabat bukan suka sebagai kekasih karena hati Kakak sudah di curi jadi bagaimana Kakak bisa mencintai orang lain," ucap Raka sambil menahan senyum.

"Siapa yang mencuri?" Tanya Nicole.

1
Ina Karlina
Rico kamu mengulangi cerita mommy n Daddy mu..kejadian yang sama..
Ina Karlina
makin banyak musuh yang muncul..dan semoga Nicole bisa hamil
Ina Karlina
oh Nicole jangan terlalu baik sehingga kamu di manfaatkan .. bersikap lah tegas pada musuh2 mu
Ina Karlina
Raka begitu percaya saja pada orang sekitarnya.. padahal mereka semua musuh dalam selimut.. hati hati Nicole semoga saja selalu di berikan perlindungan dan perhatian yg sebenarnya oleh raka
Ina Karlina
oh Raka begitu naif kah dirimu sehingga tidak tahu bahwa bersahabat dengan perempuan itu tidak selamanya tulus pasti ada rasa di antara salah satunya..dan itu bisa memicu perselisihan diantara suami istri...
Ina Karlina
siapkan mental mu Nicole banyak ulat bulu di sekitar suami mu waspadalah..biasanya mereka berhati-jahat
Ina Karlina
oh di kira Nicole ga tau kalau dirinya di manfaatkan kan oleh strawberry.. syukurlah semoga tidak terjadi apa-apa sama Nicole
Ina Karlina
mudah mudahan si strawberry tidak berbuat jahat pada s Nicole..semoga ada Raka di sana
Ina Karlina
niat nya mau kabur😁😁malah dia bersama laki laki yang mau di jodohkan ..pusing ga tuh Nicole 😁😁😁
Ilawati Sweet
memang pelakor ada dimana-mana, mati satu tumbuh lagi satu 😂😂
Kuebalok Sekartaji
Luar biasa
Mus Zuliaka
si stroberi org kismin tp koq sukanya ke klub sii,, hadehh Nicole ngpain berteman sm org sperti stroberi hufftt
Dhio Ardhiofa
pertemuan yg manis 😊
Samsul Hidayati
istri yg usil
🌹Mariana 🌹
Luar biasa
Yayuk Triatmaja: Terima kasih
total 1 replies
Fitri HY
.menang banyak Raka😂
Yayuk Triatmaja: hehehe
total 1 replies
Vivin Yulistian Pradesti
suka cerita nya ka
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Jessica
Your Story is Always The Best
Alifia Sakhina
bnyk typo,bela/strawberry,Nicole deby
Tjap 2 Anak
y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!