Zahrah Ayatun Nisa adalah namanya. Dia terlahir dari Ayahnya yang seorang keturunan Korea sedangkan Mamanya asli Indonesia yang berasal dari Makassar. Caca nama panggilannya. Ini adalah kisah tentang Caca dan Radhit.
Cinta satu kata banyak Maknanya. Anak adalah anugerah terindah dalam hidup. Hidup tak akan sempurna tanpa adanya Rasa Cinta. Demi Cinta seseorang Bisa rela berkorban untuk melakukan apa pun demi orang yang disayangi.
Seperti itulah yang dirasakan Radhit.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ina Khaerunnisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MK. 22. Panggilan Kerja
Happy Reading
Senja di Sore itu tampaklah indah dipandang Mata yang melihatnya. Raja Siang perlahan berpindah tempat singgah sananya menuju ufuk barat.
Suara bising dari kendaraan yang lalu lalang tak mengusik tidur siang Caca. Setelah Shalat ashar entah kenapa mata Caca seakan-akan tak bisa lagi dikondisikan,Caca pun terlelap di tempat sujud terakhirnya tadi. Caca terlelap masih menggunakan mukenahnya.
Tiba-tiba
nada Dering di hp Caca berbunyi.
Nada dering itu adalah salah satu lagu favorit Caca, lagunya Rossa sang diva di negara kita.
Caca pun terbangun dan perlahan membuka mata indahnya.
Sejenak Caca memperhatikan nama pemanggil yang tertera di layar hpnya,tapi ternyata Cuma nomor saja. Caca pun berfikir siapa yang menelponnya sebelum dia meredial tlpnya.
📳"Hallo Assalamu alaikum Maaf dengan siapa ini?"
📳"apa benar ini dengan saudari Zahrah ayatun Nisa?". tanya orang yang ada diseberang TLP.
📳"Benar sekali pak, Saya Zahrah ayatun Nisa". jawab Caca.
"apa benar Anda yang telah mengirimkan lamaran kerjaan melalui web perusahaan kami?"
"iya pak,Saya sendiri yang telah mengirimnya".
"kalau gitu selamat mbak, berkas yang Anda kirimkan diterima Jadi mohon kesediaannya untuk datang ke kantor kami besok pagi pukul 08".
Ada seseorang di samping bapak yang menelpon Caca sedang memberikan tanda jempolnya kearah bapak itu tanda Ok.
"Baik pak makasih".
Tut.. Tut..
Sambungan telepon pun tertutup. Caca bersujud syukur, saking bahagianya Caca lompat-lompat di tempatnya, seakan-akan dia lupa kalau masih mengenakan mukenahnya.
Betapa senangnya dan bahagianya hati Caca, Setelah penantian dan perjuangannya beberapa bulan ini Akhirnya ada juga perusahaan yang mau menerimanya.
Caca tak henti-hentinya mengucapkan Alhamdulillah. Dia sangat senang Saking senangnya membuat perutnya tiba-tiba saja membutuhkan asupan makanan. Caca pun tersenyum mendengar bunyi perutnya sendiri.
Caca bergegas ke dapur untuk menyiapkan bahan makanan yang akan dimasaknya. Senyum Manis tak pernah lepas dari wajah cantiknya.
Telepon tadi seakan-akan menjadi boot Busternya Caca sore hari ini. Caca mengambil berbagai macam jenis bahan makanan di Kulkasnya.
Seperti inilah gaya Caca disaat memasak. Kalau orang Cantik dari lahir Masak pun akan tetap terlihat cantik. Karakter dan Sifatnya Caca yang seperti inilah yang disukai oleh Radhit.
Caca walaupun masih terbilang muda tapi dia sangat mandiri semenjak Mamanya masih hidup dia sudah Didik untuk mandiri.
Berselang beberapa menit makanan yang di masak Caca sudah siap untuk disantap dan dinikmati penuh suka cita.
Di tempat lain, ada seseorang yang senyum diwajahnya tak pernah luntur atau pun pudar. Kemana-mana wajahnya selalu dihiasi dengan senyum. Kejadian ini terjadi Setelah menerima telepon dari anak buahnya.
"Akhirnya kamu semakin dekat denganku,kali ini Aku tidak akan pernah melepaskanmu. Cukup 2 tahun yang lalu aku terpaksa pergi jauh darimu". Laki-laki itu berucap sambil tersenyum manis.
Cinta dan rasa sayangnya kepada Caca semakin besar setelah Radhit mengetahui rahasia besar tentang kehidupan Caca.
Kita kembali ke laptop uuppss😅 salah maksudnya Ina kita kembali ke Caca yang sedang menikmati acara makan-makannya.
Caca tak sabar menantikan Esok hari. Seakan-akan Caca akan bertemu dengan seorang pria yang menjadi pujaan hatinya. Caca Setelah menyelesaikan makannya, Caca kembali ke kamarnya untuk mempersiapkan segala hal keperluannya yang akan Dia bawa ke perusahaan.
Saking gembiranya Caca tak tahu harus memakai pakaian apa, Caca bingung sendiri. Caca mengutak Atik isi lemarinya. Beberapa saat kemudian, Akhirnya Caca memutuskan mengambil 1 stel pakaian yang dia rasa cukup pantas untuk dipakainya Besok.
Ayam jantan telah berkokok,itu pertanda pagi telah datang,sang Raja Siang akan menggantikan kekuasaan sang Dewi malam sementara waktu. Kicauan burung di ranting pohon sangatlah merdu.
Caca terbangun dari tidur panjangnya. Caca bergegas ke kamar mandi untuk bersih-bersih dan mengambil air wudhu.
Caca pun sholat subuh terlebih dahulu. Caca sholat dengan khusyuk,Tak lupa Caca berdo'a untuk kelancaran dalam interview serta tak lupa mendoakan orang tuanya yang sudah lama meninggal.
TBC...
Alhamdulillah Akhirnya Ina up 1 bab hari ini. Maaf para Readers Setia MK, Ina gak bisa Crazy up untuk sementara waktu dikarenakan mata Ina agak gimana gitu 😅🙏.
Makasih banyak kepada Readers yang masih setia memberikan dukungannya kepada Malaikat Kecilku.
Seperti biasa Ina ingatkan Jangan Lupa Like, Favorit dan Votenya yah kakak 💞
salam kenal,aku dr Medan 🙋