Akankah kehidupan pernikahan secara poligami bisa membawa kita ke sakinah mawadah warohmah, atau justru menjerumuskan kita ke dalam ketidakrelaan hati?
Jangan lupa follow aku yah,makasih.
Ig;Aininabila23
Akun wattpad;23ainifaizah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aini nabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jatuh Dari Tangga
Esok pun tiba, hari ini Halwa berniat untuk mencari kerja, sebab dia juga tak ingin jikalau harus menyusahkan Farel, lagi pula menurut Halwa, dia tidak boleh terlalu bergantung pada Farel.
Halwa berjalan ke luar rumahnya, dan berpapasan dengan Farel yang baru saja datang.
Farel pun terheran melihat Halwa yang sudah rapih dan bersih.
"Kamu mau kemana?, apa mau chek kandungan, tapi ini kan belum jadwal kamu," ujar Farel.
"Nggak Rel, aku mau cari kerjaan aja deh kayaknya, soalnya kan untuk hidup aku beberapa bulan disini." ujar Halwa tersenyum paksa.
"Wa, biar semua kehidupan kamu aku yang tanggung. Aku nggak mau kamu kelelahan, emang kamu nggak kasihan apa sama Anak dalam kandungan kamu," ujar Farel setelah menghembuskan nafas berat.
"Rel, kamu nggak perlu tanggung apapun. Aku bukan siapa-siapa kamu, lagi pula aku nggak mau terlalu banyak utang budi sama kamu. maaf, tapi aku permisi dulu," ujar Halwa hendak pergi, tapi tangannya di cekal oleh Farel.
lagi-lagi kata-kata kamu membuat ku sadar halwa, kalau aku nggak akan pernah mungkin mendapatkan hati kamu, batin Farel.
"Biar aku yang anterin kamu," ujar Farel.
"Nggak us,," ucapan Halwa terpotong dengan ucapan Farel.
"Nggak ada penolakan Halwa, lagi pula kamu akan nguras biaya kalau kamu naik ojek dari satu tempat ke tempat yang lain," ujar Farel.
Bener juga yang di bilang Farel, tapi, batin Halwa.
"Halwa kok kamu malah ngelamun sih, ayok nanti keburu siang lo," ujar Farel dan halwa pun naik ke mobil Farel.
Sedangkan di tempat lain.
Semua keluarga Kevin baru selesai makan pagi dan mereka langsung menuju ke ruang keluarga.
"Nanti anak kalian namanya siapa?" ujar mama Kevin.
"Aku sih mau kalau laki-laki namanya Radit Ma, kalau perempuan Keyla aja," ujar Alisha sambil membayangkan wajah Anaknya.
"Iya, nama yang bagus kan Pa, Kevin?" ujar Mama Kevin.
"Iya ma" ujar papa Kevin cuek.
Ayah Kevin sebenarnya lebih menyukai Halwa dibandingkan Alisha, tapi menurut ayah Kevin, anaknya sudah berumah tangga, dan dia tidak usah terlalu dalam ikut campur dalam rumah tangga anaknya.
"Mas Kevin bagus kan nama anak kita, menurut kamu gimana?" ujar Alisha tersenyum
"Iya bagus Halwa." ujar Kevin tersenyum.
"Halwa?!, mas aku Alisha, bukan mba Halwa, kamu kenapa sih?!, Kemarin kamu ngebentak aku dan sekarang kamu salah panggil nama, Kamu belum pernah ngerasain gimana rasanya kalau kamu lebih memikirkan wanita lain ketika sama istri kamu!!" ujar Alisha dengan suara meninggi.
"Wanita lain, Halwa itu juga istri aku Alisha, dia bukan wanita lain!!" ujar Kevin yang ikut menaikkan suaranya.
"Mantan mas, sadar nggak sih kamu udah gugat cerai mba Halwa," ujar Alisha.
"Alisha, Kevin, cukup! kalian kenapa jadi bertengkar seperti ini sih cuman karena wanita murahan itu," ujar mama Kevin.
"Mama tanya sama anak mama itu," ujar Alisha berlari menaiki tangga dengan cepat, sehingga tanpa sengaja kakinya terpeleset dan jatuh.
"Alisha!!!" teriak semua orang saat melihat Alisha tak sadarkan diri dengan banyak darah di pahanya.
Kevin pun langsung menggendong alisha menuju rumah sakit terdekat, dia benar-benar khawatir kalau anaknya sampai kenapa-napa.
"Ini semua karena kamu Kevin, kalau aja kamu nggak bertengkar sama Alisha, Alisha nggak mungkin kan jadi begini!" ujar mama Kevin.
"Ma cukup!!, Kevin lagi panik, jangan mama buat dia merasa lebih bersalah lagi," ujar papa Kevin sambil mengemudi dengan cepat mobilnya menuju rumah sakit.
**Jangan lupa vote dan komen yah
Salam manis author
Kira-kira Alisha akan keguguran apa nggak yah?,komen yah menurut kalian keguguran aja atau nggak usah
Makasih**