NovelToon NovelToon
(Psycho CEO) When The Devil Falls In Love

(Psycho CEO) When The Devil Falls In Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Pembunuhan / Tamat
Popularitas:15.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aylis

TERDIRI DARI DUA SEASON!!!

~ SEASON SATU
Dari bab 1 - 173 Tamat (174-175 spesial ending)

~ SEASON DUA
Dari bab 177 - 270 tamat

Sinopsis season 1

Alysscalla zalea adalah seorang dokter muda cantik dan cerdas yang baru saja memulai karirnya, tetapi semua berubah ketika ia pulang larut malam dan melewati jalan pintas yang tak sengaja melihat pembunuhan.

Pria itu menikam perut korban nya secara berulang terus menerus. Kecerobohan nya membuat ia terlihat oleh orang lain.

"Harus ku apakan orang yang suka ikut campur ini?" dengan seringai jahat, yang berbicara halus di samping telinga gadis itu
"Ampuni aku....
Aku takkan bilang siapapun" dengan wajah memelas dan memohon dengan gemetaran pada pria itu

Awal yang akan membuat dirinya terjebak oleh rantai terkuat dan terus menjerat hidup hingga tak memiliki jalan untuk keluar.

Sinopsis season 2.

Tak pernah terpikirkan oleh nya jika pria yang terhormat dan penuh dengan etika itu akan menodai n

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aylis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sakit

Maafkan jika ada typo dalam penulisan yah hihi😊😊

...****************...

Mentari mulai naik menyebarkan cahaya nya ke seluruh belahan daratan, hingga cahaya tersebut membangunkan seseorang dari tidur malamnya yang telah usai.

"Engh.... Apa sudah pagi" suara Hazel yang masih terdengar serak karena baru saja bangun tidur. Ia membuka matanya perlahan dan mengusap wajah nya.

"Tidur ku tak terlalu nyenyak malam ini, berbeda hal nya jika ditemani oleh Alyss" ucap Hazel yang masih belum bangun dan tetap membaringkan tubuh nya di atas ranjang sambil melihat langit-langit kamarnya.

Tak lama kemudian Hazel pun segera bersiap-siap untuk pergi berkerja.

35 menit kemudian....

Hazel turun ke lantai satu dan bersiap untuk sarapan. Hazel melihat tatanan makanan yang telah rapi disusun, dan masih ada lagi yang belum di letakkan diatas meja. Para maid segera menyiapkan nya secepat mungkin ketika melihat Hazel.

Hari ini para maid lah yang menyiapkan makanan untuk Hazel.

Hazel pun telah duduk di ruang makan, ia menunggu Alyss untuk sarapan bersamanya.

3 menit.... 5 menit.... 10 menit.....

Hazel yang sejak tadi menunggu Alyss pun mulai kesal karena Alyss tak kunjung keluar.

"Pelayan!" panggil Hazel pada pelayan yang tak jauh darinya

"Ya tuan" jawab maid tersebut

"Panggil Alyss keluar, untuk sarapan" perintah Hazel pada maid tersebut

"Baik tuan" jawab maid tersebut sembari membungkukkan tubuh nya.

Tok...Tok....Tok.....

Maid tersebut mengetuk pintu kamar Alyss, tetapi tak ada jawaban apapun dari Alyss. Maid tersebut tetap berusaha mengetuk pintu Alyss dan tetap tak ada jawaban. Akhirnya maid tersebut pun kembali.

"Tak ada jawaban apapun dari Alyss tuan" ucap maid tersebut pada Hazel

"Tak ada? Apa sedang mogok makan? Berani-berani nya dia!" ucap Hazel ketika mendengar ucapan dari maid tersebut. Hazel pun segera berdiri dan menuju ke kamar Alyss.

Saat Hazel ingin pergi ke kamar Alyss ia menghentikan langkah nya sejenak, dan menoleh sedikit kebelakang untuk berbicara kepada para maid yang berada di sana

"Apa kalian hanya memanggil nya "Alyss" disini?" tanya Hazel kepada para maid

"Iya tuan" jawab para maid serempak

"Kalian di pecat! kalian seharusnya memanggil dengan sebutan "Nona" padanya" ucap Hazel kemudian melanjutkan langkah nya ke kamar Alyss.

Semua maid yang berada di situ tercengang mendengar perkataan Hazel barusan yang telah memecat mereka.

"Ck hanya karena aku menyuruhnya ikut membersihkan rumah ku dulu, mereka langsung tak sopan padanya" ucap Hazel dalam hati.

Hazel pun telah sampai di kamar Alyss dan langsung membuka pintu kamar tersebut tanpa permisi.

Klek..

Hazel telah membuka pintu dan masuk ke kamar Alyss, ia melihat Alyss yang masih tertidur dengan membungkus dirinya dengan selimut. Hazel pun langsung menarik selimut tersebut.

"Apa-apaan kau! ingin memberontak padaku dengan cara tak ingin menemui ku? Ha!" ucap Hazel dengan nada tinggi ketika menarik selimut yang membungkus tubuh Alyss

Alyss tak menjawab apapun, dan tampak tubuhnya yang gemetaran karena menggigil. Melihat Alyss yang seperti itu Hazel langsung menyentuh bahu Alyss dan menggoyangkan tubuh Alyss.

Hazel melihat wajah Alyss yang sangat pucat dan ia langsung mengarahkan tangan nya ke dahi Alyss, dirasakannya dahi Alyss yang sangat panas.

"Dia sakit?" ucap Hazel lirih ketika melihat Alyss. Hazel pun segera menelpon dr. Alzi yang merupakan dokter pribadinya untuk segera datang dan memeriksa Alyss.

Tak butuh waktu lama dr. Alzi telah sampai di kediaman Hazel. Hazel pun langsung membawa dr. Alzi untuk memeriksa keadaan Alyss.

dr. Alzi pun segera memeriksa keadaan Alyss. Ia mengarahkan stetoskop ke dada Alyss dan memeriksa detak jantung dan pernapasan nya.

"Apa kau harus memeriksa seperti itu?" tanya Hazel ketika melihat dr. Alzi meletakkan stetoskop ke dada Alyss

"Maksudnya?" tanya dr. Alzi yang bingung mendengarkan ucapan Hazel. Hazel tak menjawab dan hanya menunjuk tangan dr. Alzi yang sedang memegang stetoskop.

"Ini maksud mu? Aku harus memeriksa detak jantung dan pernapasannya, tidak mungkin kan aku mengarahkan stetoskop ku di kepalanya" ucap dr. Alzi ketika menyadari maksud ucapan Hazel

"Lagi pula kan kau presdir RS masa kau tidak tau prosedur pemeriksaan" sambung dr. Alzi. Hazel tak menjawab dan hanya mendengus kesal.

dr. Alzi yang melihat tingkah Hazel hanya menggelengkan kepalanya. Sekitar 10 menit kemudian dr. Alzi telah selesai memeriksa keadaan Alyss, dan memberikan beberapa suntikan vitamin kepada Alyss agar lebih cepat sembuh.

"Dia hanya demam, dan juga sepertinya sedikit shock. Berikan resep obat ini padanya. Dia akan sembuh beberapa hari jika merawat nya dengan baik dan memberi makanan yang bergizi pada nya" dr. Alzi menjelaskan tentang kondisi Alyss.

"Baiklah, terimakasih" ucap Hazel sembari mengambil resep yang di tulis dr. Alzi

"Ngomong-ngomong dia pacarmu?" tanya dr. Alzi menggoda Hazel

"Bukan" jawab Hazel singkat

"Benarkah? Dia sangat cantik, kalau begitu aku saja yang memacarinya nanti" ucap dr. Alzi yang makin menggoda Hazel.

"Kau ingin mati? Atau ingin karir dokter berakhir?" ucap Hazel dengan menunjukkan amarah di wajahnya dan tatapan membunuh ke dr. Alzi saat mendengar ucapan dr. Alzi barusan.

"Tidak, aku hanya bercanda haha" ucap dr. Alzi tertawa karena berhasil menggoda Hazel.

Setelah itu dr. Alzi pun pamit pulang karena telah selesai memeriksa Alyss.

" Sepertinya aku harus mencari dokter perempuan untuk Alyss " ucap Hazel dalam hati ketika melihat dr. Alzi pulang.

Hazel pun kembali ke kamar Alyss. Dilihatnya Alyss yang masih bergerak gelisah karena menggigil dan sakit.

Hazel menyentuh dahi Alyss dan kemudian mengelus kepala Alyss dengan lembut.

"Jadi begini cara mu memberontak?" ucap Hazel lirih ketika mengelus kepala Alyss.

"Oh aku lupa mengabari Rian" ucap Hazel ketika teringat dengan RS. Hazel pun langsung menelpon Rian dan mengatakan bahwa ia tak akan datang ke RS selama 2 hari, dan menunda segala pertemuan serta pekerjaannya untuk 2 hari kedepan, dan tak lupa menyuruh Rian untuk membereskan tikus kecil yang bermain dengan nya semalam.

Setelah selesai menelpon Rian. Hazel mengalihkan ke fokus nya ke Alyss lagi. Alyss mulai menggeliat dan terbangun.

Saat terbangun Alyss melihat Hazel duduk di tepi ranjang nya dan sedang memperhatikannya. Alyss pun membulatkan mata nya karena terkejut.

"Kau sudah bangun?" tanya Hazel lembut padanya. Alyss tak menjawab dan hanya menganggukkan kepalanya perlahan. Sejujurnya Alyss masih takut dan shock jika berhadapan dengan Hazel

Melihat hal itu Hazel langsung memanggil para maid yang baru untuk menyiapkan sarapan Alyss, ia memerintahkan mereka untuk membuatkan segala macam makanan bergizi untuk Alyss.

Tak lama kemudian makanan-makanan tersebut diantarkan ke dalam kamar Alyss, Hazel memerintahkan Alyss untuk bangun dan menyantap sarapannya.

" Tumben dia baik hari ini? Apa ada racun di makanan ini? " ucap Alyss dalam hati melihat tingkah Hazel padanya.

"Makan!" perintah Hazel pada nya ketika Alyss telah duduk dan berhadapan dengan makanan yang berada di hadapan nya. Alyss diam saja dan tak segera mengambil sendok, ia malah hanya menatap Hazel dengan tatapan curiga.

"Kau pikir aku memberi racun?" tanya Hazel yang menyadari tatapan curiga Alyss padanya. Ia pun langsung menyendok kan beberapa makanan masuk ke mulut nya.

"Lihatlah aku telah makan duluan, sekarang kau bisa tenang memakannya" ucap Hazel kepada Alyss untuk meyakinkannya.

Alyss pun mulai mengangkat sendok dan memakan sedikit bubur di mangkuknya serta makanan lainnya. Setelah memakan sedikit makanan yang di hadapannya. Alyss pun menghentikan makannya karena ia sudah kenyang dan memang sedang tak berselera untuk makan.

"Sudah selesai? Sedikit sekali" ucap Hazel melihat Alyss yang sudah tak makan lagi

"Habiskan!" perintah Hazel pada Alyss. Alyss pun langsung membulatkan matanya dan melihat Hazel.

"Kenapa melihat ku? Habiskan makanan mu" perintah Hazel pada Alyss, ia ingin Alyss banyak makan agar lebih cepat sembuh.

Alyss pun menuruti perintah Hazel, ia takut jika tak menurutinya Hazel akan menjadi marah dan kehilangan kendali lagi.

" Dia tak meletakkan racun disini, tapi dia ingin membuat ku mati kekenyangan, bagaimana bisa dia menyuruh ku menghabiskan seluruh makanan ini sendirian? Dasar gila! " ucap Alyss dalam hati ketika memaksakan dirinya untuk tetap makan.

Dan Hazel terus mengawasinya menghabiskan makanannya. Akhirnya, walaupun membutuhkan waktu yang lama Alyss telah berhasil menghabiskan seluruh makanan yang di hadapannya.

Melihat Alyss yang telah menghabiskan makanannya membuat Hazel tersenyum dan mengelus kepala Alyss

"Anak baik" ucap nya sambil terus mengelus kepala Alyss.

"Sekarang minum obat" ucap Hazel dengan menyerahkan obat yang harus diminum Alyss.

Alyss pun mengambil obat itu dan segera meminumnya. Melihat Alyss yang sangat patuh padanya membuat wajah Hazel tersenyum berseri.

Dan Alyss yang makin kebingungan dibuat Hazel karena sikap nya yang terus berubah-ubah pada Alyss.

1
ZrLee Darman
ga' mau adiknya rusak..tapi merusak anak orang..hadehh minta dijewer ni si Louis
ZrLee Darman
🤣🤣🤣🤣🤣
ZrLee Darman
🤣🤣🤣 kasian Rian
Naaaa
baca ulang..
rarr
bagusnyoooo
rarr
semuanya GARA2 KM ZELLLL, emosi bgt thor
rarr
lebih baik mati aja lys, gpp smph gpp
buat hazel mati bediri, gedek bgtttt
nilnilnil
hai IM back may 2025 woiii bertahun tahun selalu setia dengan ni novel 🥰
Tania Franny
Waduh si Allis ngidam mau bakar rumah.
Buat aku aja rumahnya aku masih ngontrak😁😁
Yoan
alamak... da berkali kali ku baca novel ini... gantengnya Bambang tamvan ku 🥰🥰🥰
Rindi Antika desesa
ka? tanggung jawab gak?! mataku sembab kelamaan nangisin alyss😔
Desi Maulida
otornya ngadi ngadi achhh
msk alys UD babak blur gt msh snggup melawan
ap LG UD smpe kna tusuk gt...
evaaylis: the power of kepepet itu si Alyss wkwk, othor nya terinspirasi dari berita pembacokan yang terjadi di sekitar rumah othor, wajah nya sudah habis di bacok suami nya, sampai hilang hidung nya dan beberapa bagian seperti terbelah tapi masih sanggup ke kantor kepala mengadu tentang si suami/Sob/ si ibu nya baru pingsan setelah melihat wajah nya di cermin/Sob/
total 1 replies
Desi Maulida
fantasi othornya terlalu kejam ..
Anggun Peratiwi
Luar biasa
Thina Hendtin
kalo aku pilih lompat dari gedung yg tinggi aj,supaya mati,GK disakitin lg
Thina Hendtin
emosiku keluar rasany
Thina Hendtin
emosi aku thorr bacanya,ubah lah sifat hazal
Meihua Yap imut
novel yang pertama kali membuatku menangis terbawa emosi, aku harap ada karya baru tentang kehidupan baru tentang allys dan hazel
nilnilnil
halo im back 5x baca ni novel Louis Clara
Tita Amelia
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!