NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Ketos / Mafia / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diam lah.

Sam mulai menyadari kejanggalan dari ucapan tuan-nya itu. dia jadi merasa kasihan.

dengan sang nyonya, tapi di saat kebersamaan dia juga gemas. Melihat pasangan suami-istri itu.

     " Semoga kedepannya hubungan mereka, bukan sekedar sandiwara. Sangat di sayangkan kalau mereka betah seperti itu! "

batin sam. Dia berharap Axel bisa menjadi suami yang baik untuk nyonya-nya.

Setelah mendapatkan fitnah hakiki dari suami laknatnya itu. Lea hanya bisa pasrah' Sekarang ini mereka sedang menikmati makan malam bersama Grace. Tentu saja Axel masih terus berulah, membuat Lea merasa muak. Kesal, meriang pusing. dan ingin Muntah karena tingkah suaminya, laknatnya itu.

   " Sayang buka mulutnya? " Axel mengarahkan sendoknya ke mulut Lea.

Lea menatapnya jengah,lalu menggelengkan.

Grace yang dari tadi, melihat kemajuan anak-anaknya.cuma bisa tersenyum dan terkekeh geli. Saat melihat ekspresi wajah Lea yang nampak kesal, tapi tidak bisa menolak.

   " Oh, iya mama kok nggak ada bilang, kalau mau datang ke mari? Padahal kan, aku

Bisa menyiapkan masakan yang spesial untuk mama? sesekali mama harus mencoba masakan aku yah? " ucap Lea, dengan semangat.

Grace dan Axel saling pandang.

" Hah kenapa mereka saling pandang, apa aku salah bicara? " batin Lea. Merasa was-was.

 " Kamu kan nggak bisa masak sayang? " ucap Axel.

" Hah--" Lea terdiam, sial dia lupa kalau pemilik tubuh itu payah.

" Ah itu...aku sudah belajar lewat internet. " Lea menghela nafas dalam-dalam. sedangkan Lea dia memang benar-benar bisa masak. Intinya dia serba bisa.

    " Baiklah kalau begitu nanti mama kabarin yah, kalau mau ke sini lagi? Mama akan mencoba resep masakan mu! " sahut Grace, sambil tersenyum.

" Iya ma, bagimana dengan kabar kakek apakah beliau. baik-baik saja? " tanya Lea.

" Iya kakek mu baik-baik saja, lain kali kamu harus berkunjung ke mansion Alexander. Kakek mu pasti senang! Setelah kamu bangun dari koma, kamu belum pernah berkunjung ke mansion lagi! " ucap Grace.

    " Baik nanti aku. pasti berkunjung ma! "

Grace tersenyum manis, dia senang karena menantunya yang dulu, pemalu kini banyak bicara.

*****

selesai menikmati makan malam bersama.

Grace, duduk bersantai bersama anak dan menantunya di ruang tamu. sambil meminum teh dan berbincang-bincang dengan Santai.

" Kalau aku tanya sama Mama apa mama mau menjawab dan menjelaskan nya? atau malah sebaliknya? " batin Lea berkecamuk.

" Apa kamu sudah mengantuk? " tanya Axel.

Lea menoleh, lalu menggelengkan kepalanya.

" Axel istri mu pasti capek menghadapi sikap mu, yang cerewet nggak seperti biasanya! "

ucap Grace, yang memang benar adanya. Axel mendengus pelan.

" Em..mama! "

   " Iya, ada apa menantu ku? Apa kamu mau bertanya sesuatu? Katakan saja nggak usah ragu! Mama pasti akan menjawabnya. " sahut Grace dengan lembut. Dia bisa melihat kegelisahan di wajah menantunya.

" Apa mama tahu, bahwa ibu ku sudah meninggal dunia! 1 bulan yang lalu? "

" Eh, Hah ibu mu sudah meninggal dunia? " Grace terkejut, saat mendengar perkataan Lea.

     " Iya, ma. "

" Tunggu apa ini, mama juga nggak tahu?

Jadi brengsek Axel nggak memberi tahu keluarga Alexander! Tentu saja dia tidak akan memberi tahu keluarganya. Memangnya keluarga Carlin siapa, penting juga nggak! bagi mereka! Dia kan memang tidak pernah menganggap Carlin istrinya. apa lagi keluarganya. " batin Lea.

" Axel kok kamu tidak memberi tahu mama soal ini? " Grace menatap tajam putranya, bercampur dengan rasa kesal.

   " Itu karena semua orang sedang sibuk. waktu itu aku juga sedang melakukan perjalanan ke Swiss. Dan tidak sempat memberi tahu! Ma " sahut Axel yang menatap ke arah istrinya.

" Cih alasan nggak masuk akal, sesibuk apapun pasti ada waktu luang, apa lagi dia seorang pemimpin kelompok mafia besar! Juan atau pun pasukannya. Kan bisa di suruh ke sini untuk memberi tahu penghuni mansion ini, atau seenaknya dia ngasih tau aku. sepertinya dia memang sengaja nggak mau aku tahu. " batin Lea, andai ibu mertuanya tidak ada. Ingan dia menghajar suaminya laknatnya itu.

" Carlin, sayang apakah kam---"

" Aku nggak apa-apa ma. ibuku jadi nggak sakit-sakitan dan kesulitan lagi. Tahun ini ibuku sering sakit. " ucap lea dengan ekspresi wajah datarnya.

Grace dengan cepat memeluk erat tubuh Lea.

dia ikut sedih. Sedangkan Lea kaget karena tiba-tiba di peluk ibu mertuanya.

" padahal ini bukan pelukan pertama dari ibu mertua Carlin. Tapi tetap saja aku terkejut, apa karena aku sudah lama tidak pernah mendapatkan pelukan dari ibu! " batin Lea.

    " Meskipun ibu mu, sudah tidak ada lagi? Kamu masih punya mama, sebagai ibumu.

jangan terlalu larut dalam kesedihan sayang! "

Axel diam saja, Tapi dia bisa melihat kejanggalan dari istrinya.

    " Carlin apa yang sebenarnya sudah terjadi dengan mu? Apa gara-gara koma. Tidak hanya membuat mu, sembuh. tapi membawa banyak perubahan? Tapi...masa iya nggak punya empati! " Axel bertanya-tanya, dalam benaknya.

*****

( **new york**. )

Seorang pria berdiri tegak di depan pasu.

( guci yang menyimpan sisa kremasi jenazah kakaknya. ) Bryan menatap sendu pada pasu sebuah foto yang di letakkan di sampingnya.

Bryan pria itu, tak bisa berkata-kata. Tubuhnya bergetar, matanya membengkak karena terlalu sering menangis. Setelah keluar dari rumah sakit, Bryan memutuskan untuk kremasi jenazah kakaknya.

      " Kakak-kakak ak..aku mencoba mengikhlaskan kepergian mu. Tapi---" terlalu sakit Bryan sampai menutup mulutnya kuat-kuat, supaya tidak ada yang mendengar tangisannya. Bryan tersenyum paksa lalu meletakkan bunga mawar merah dan putih. Dengan tangan yang bergetar.

" Kakak aku tahu kamu tidak menyukai bunga, tapi mulai sekarang. Aku akan selalu memberi mu bunga mawar! " ucapnya sambil menangis tersedu-sedu. Alvin dengan perlahan mendekat ke arah Bryan.

" Bryan, mau sampai kapan kamu nangis trus!

Lihat mata mu sampai bengkak.! "

   " Aku sudah menahannya semampu ku, Tapi aku tetap nggak bisa! " Bryan memalingkan wajahnya. Alvin menghela nafas panjangnya.

" Sebaiknya kita pulang, kamu akan merasa sakit trus. kalau berada di sini! "

Bryan mengangguk kepalanya, dia menghapus air matanya dengan sapu tangan yang di sodorkan Alvino untuknya. dia berjalan gontai ke luar.

Alvin menatap nanar foto Lea, yang sedang tersenyum manis sekali, dan cantik sekali. dia ingat foto itu di ambil di saat pesta ulang tahunnya Bryan. Alvin mengusap foto Lea dengan lembut lalu berkata.

  " Lea kamu sudah bahagia kan di atas sana

Jangan khawatir soal Bryan, aku berjanji padamu. Aku dan yang lainnya akan selalu ada untuknya. Tapi kalau aku boleh jujur kami cukup kesulitan untuk untuk menembus pertahanan dari kekayaan yang kamu kumpulkan selama ini! aku tertekan karena tidak bisa memberinya kepada Bryan. Kamu tahu sendiri seperti apa paman mu itu. "

Ucapnya lalu menyeka air matanya. dia dengan cepat menyusul Bryan yang sudah menunggunya di samping mobil. Alvin segera pergi mengantar Bryan ke apartemennya.

     " Bryan sorry yah, aku nggak bisa temanin kamu di apartemen. Soalnya ada pekerjaan yang harus ku selesaikan! Kamu nggak apa-apa kan sendirian dulu? "

" Nggak apa-apa, lagian dari tadi kamu sudah menemani ku. pergilah selesaikan pekerjaan mu! " ucap Bryan. Alvin mengangguk.

" Kalau begitu aku pergi dulu ya, kalau ada apa-apa hubungi aku atau hubungi Ethan dan Gyan. nanti kami ke sini lagi Oke. "

Bryan hanya mengangguk kepalanya saja. Dia segera masuk ke dalam apartemennya.

*****

" Carlin cepat ke sini! Aku tidak akan menyentuh mu? kecuali kamu yang minta. " Axel menggeram kesal. Karena istrinya keras kepala.

Ucapan Axel, membuat Carlin merasa horror.

" Carlin cepatlah! " Axel menepuk kasur di sampingnya.

    " Nggak mau! " Carlin membaringkan tubuhnya di sofa, lalu membelakangi Axel.

Axel mengusap wajahnya dengan kasar. Dia mati-matian menahan agar tidak emosi. dia tahu istrinya pasti marah karena tidak,di beri tahu tentang ibunya yang sudah meninggal dunia. dia melangkah menuju ke arah sofa.

Dia nggak mau besok pagi istrinya sakit pinggang karena tidur di sofa.

    " Axel apa yang kamu laku---"

" Berhenti protes Carlin, aku nggak mungkin bisa tidur dengan tenang' di ranjang ku. Sedangkan kamu tidur di sofa! " tanpa sadar Axel meninggi suaranya, membuat Lea menatapnya tajam dalam gendongannya.

" Itu nggak mungkin, waktu kamu mau tidur di kamar ku, kamu juga menyuruh ku tidur di sofa kan? konyol sekali! " ucap lea Sewot.

Axel diam saja.

Sumpah kalau bukan karena mama mertuanya lagi nginap, Lea tidak akan Sudi tidur 1 kamar dengan Axel, tapi dia juga tidak menyangka bahwa Axel membawanya ke kamarnya, yang gelap gulita. Bahkan cat dindingnya pun serba hitam.

   " Carlin apa kamu sudah tidak marah lagi kalau begitu aku aka---"

" Diam lah, aku mau tidur. Jangan ngajak ku bicara? " dia tidak mau Axel membahas mengenai pernikahan, yang dia ungkit kemarin.

Axel bergerak pelan menghadap ke arah istrinya, mata elangnya menatap rumit wanita yang sedang membelakanginya.

1
Reka Cantika
lanjutkan lagi Thor
Reka Cantika
lanjutkan
winda _
lanjut Thor 💪❤️❤️
KaylaKesya
terbaek thor💪🥰
Trifandi Saputro
kayak pernah baca. .alurnya sama hanya namanya aja beda. . .
yaaahhh mungkin cuma kebetulan sama aja kali yAA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!