Ye Fan adalah seorang psikopat yang menjadikan orang-orang jahat sebagai target eksekusinya. Ia menikmati perburuan tersebut tanpa rasa bersalah.
Sebelum kematiannya, Ye Fan menghabiskan waktu dengan sebuah game kultivasi yang menurutnya sangat menarik, karena di dalamnya ia bisa memburu dan membunuh para penjahat tanpa batas.
Namun, hidupnya berakhir ketika ia tewas ditembak polisi. Saat membuka mata kembali, Ye Fan mendapati dirinya telah bereinkarnasi ke dalam dunia kultivasi—dunia yang persis seperti game yang pernah ia mainkan, tempat hasrat lamanya kini dapat terwujud sepenuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23: Undangan Turnamen Naga Langit
Beberapa bulan setelah seleksi besar-besaran, Sekte Pemburu Bayangan telah berubah menjadi pusat kekuatan yang disiplin. Murid-murid baru, di bawah bimbingan keras Ye Fan dan dukungan logistik Xiao Mei, telah mencapai kemajuan yang mengerikan. Ling, gadis kecil dengan Tubuh Roh Cahaya, bahkan sudah menembus ranah Pengerasan Dasar Level 9 dalam waktu singkat.
Suatu pagi, sebuah burung bangau kertas berwarna emas terbang melewati formasi pelindung sekte dan mendarat tepat di tangan Ye Fan. Begitu disentuh, burung itu terbakar dan memproyeksikan sebuah undangan megah di udara.
"Turnamen Naga Langit: Perebutan Sumber Daya Wilayah Pusat"
Bersamaan dengan itu, suara sistem bergema di kepala Ye Fan.
[DING!]
[Misi Utama Terdeteksi: Unjuk Gigi di Turnamen Naga Langit]
[Tujuan: Daftarkan minimal 5 murid dan menangkan posisi 3 besar dalam kategori Sekte Baru]
[Hadiah Misi:]
Pil Kenaikan Jiwa (Membantu Ye Fan menembus ranah Penyatuan Roh)
Senjata Pertumbuhan Tingkat Bumi untuk para murid yang ikut serta
10.000 Poin Reputasi Gelap
Pembukaan Fitur Baru: "Paviliun Teknik Otomatis"
“Turnamen, ya?” Ye Fan menyeringai. “Kesempatan bagus untuk menguji apakah anjing-anjing kecilku sudah menjadi serigala yang siap menggigit.”
Ye Fan segera mengumpulkan seluruh murid di lapangan utama. Aura Inti Qi Level 9-nya menyelimuti tempat itu, membuat suasana menjadi sangat khusyuk.
"Dengar! Dalam satu bulan, akan ada Turnamen Naga Langit di Ibu Kota Wilayah Pusat. Ini bukan sekadar kompetisi, ini adalah tempat di mana kalian membuktikan bahwa mantan budak dan rakyat jelata bisa menginjak-injak harga diri para jenius sombong dari sekte besar!"
Mendengar kata-kata Ye Fan, mata para murid berkilat dengan semangat yang membara. Mereka semua memiliki luka masa lalu yang sama, dan Ye Fan adalah orang yang memberi mereka kekuatan untuk membalas dunia.
"Aku hanya akan memilih lima orang terbaik," lanjut Ye Fan. "Kriteria pilihanku bukan hanya kekuatan, tapi siapa yang paling haus akan darah lawan!"
Setelah melalui seleksi internal yang brutal selama satu minggu, terpilihlah lima murid:
Ling (Tipe Serangan Cahaya/Kecepatan)
A-Gou (Mantan budak tambang dengan ketahanan fisik luar biasa)
Han (Ahli pedang yang dingin dan taktis)
Sia (Gadis yatim piatu yang menguasai teknik ilusi bayangan)
Duan (Pemuda pendiam yang memiliki kekuatan ledakan Qi yang besar)
Ye Fan memberikan masing-masing dari mereka pil pemurnian tingkat tinggi yang telah dimurnikan secara otomatis oleh sistem dari sisa-sisa esensi musuh-musuh sebelumnya.
"Selama perjalanan menuju Ibu Kota, aku tidak akan memberikan kalian kenyamanan," ucap Ye Fan saat mereka bersiap berangkat. "Kita akan menempuh jalan melalui Hutan Kematian. Siapa pun yang mati di sana, berarti dia tidak layak memakai seragam Sekte Pemburu Bayangan!"
Xiao Mei melepas kepergian mereka di gerbang sekte. Ia memberikan jubah pelindung yang ia jahit sendiri untuk kelima murid tersebut. "Kembalilah dengan selamat, dan bawa kebanggaan untuk Kakak Ye Fan." bisiknya lembut.
Perjalanan itu adalah neraka bagi kelima murid tersebut. Ye Fan sengaja tidak turun tangan saat mereka diserang oleh monster-monster tingkat tinggi. Ia hanya berdiri di atas pohon, mengawasi dengan Mata Penghakiman.
Jika ada yang hampir mati, barulah Ye Fan melepaskan sedikit niat membunuhnya untuk mengusir monster tersebut. Namun, metode ini berhasil. Dalam perjalanan sepuluh hari, kelima murid itu mengalami lonjakan kekuatan yang drastis. Han bahkan berhasil menembus ranah Arus Qi Level 3, sebuah pencapaian yang gila untuk murid baru.
Sesampainya di gerbang Ibu Kota Wilayah Pusat, iring-iringan kecil Sekte Pemburu Bayangan menarik perhatian banyak orang. Dibandingkan dengan sekte lain yang datang dengan kereta kencana dan pengawal mewah, Ye Fan dan muridnya berjalan kaki dengan pakaian hitam yang sederhana namun memancarkan aura haus darah yang pekat.
"Lihat itu... Sekte Pemburu Bayangan? Nama yang aneh," cibir seorang murid dari Sekte Awan Putih, salah satu sekte besar yang sombong. "Ketua sektenya bahkan terlihat sangat muda. Pasti hanya sekte kecil yang ingin cari muka."
Ye Fan hanya melirik sekilas ke arah murid sombong itu. Dengan Mata Penghakiman, ia melihat aura murid itu berwarna merah gelap—penuh dengan kesombongan dan tindakan menindas yang lemah.
"Ling," panggil Ye Fan pelan.
"Ya, Guru?"
"Jika kau bertemu anak itu di arena nanti... patahkan kedua tangannya. Aku tidak suka caranya menatap jubah yang dibuatkan Xiao Mei untukmu."
Ling membungkuk hormat, matanya yang biasanya jernih mendadak berkilat dengan aura dingin. "Sesuai perintah, Guru."
Ye Fan melangkah masuk ke penginapan resmi turnamen. Ia merasa sangat bersemangat. Di tempat ini, ada banyak sekali "predator" dari berbagai sekte besar. Baginya, turnamen ini bukan hanya soal hadiah dari sistem, tapi juga prasmanan besar dari esensi-esensi kultivasi tingkat tinggi yang menunggunya untuk dipanen.
“Selamat datang di neraka, para jenius." batin Ye Fan sambil tersenyum mengerikan.