NovelToon NovelToon
Membawa Benih Suami Kontrakku

Membawa Benih Suami Kontrakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Anak Genius / Nikah Kontrak
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sagitarius28

"Tinggalkan putraku dan ambil ini! Ingat jangan kau injakkan kaki kotor mu itu di mansion keluarga Xie." Xie Lihua

"Baik Nyonya, saya akan pergi dari sini. Dan ini amplop dari anda, saya bukan seperti apa yang anda pikirkan." Lin Wu

"Shit! Beraninya dia pergi meninggalkanku, lihat saja aku akan menghukumnya dan membawanya kembali ke sisiku." Xie Yanshen

Dua insan yang terpaksa menikah karena sebuah scandal dan juga tuntutan dari Tuan Jin Hao, Ayah Yanshen. Pernikahan yang tak diinginkan itu membawa Lin Wu ke dalam neraka kehidupan. Lihua, Ibu Yanshen begitu membencinya hingga suatu hari dia sukses menyingkirkan Lin Wu.

Tanpa ada seorang pun tahu, bahwa Lin Wu pergi membawa rahasia besar. Dan kepergiannya membuat Yanshen murka.

Akankah Yanshen tahu rahasia besar Lin Wu? Dan berhasilkah Yanshen membawa kembali wanita yang masih sah menjadi istrinya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagitarius28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MBSK 23

"Sayang, aku tunggu kamu di mobil. Lima menit dari sekarang, aku nggak mau dengar alasan apapun dari kamu," ucap Yanshen lirih tepat di telinga Lin Wu kemudian dia berjalan menuju pintu gerbang.

Namun, tiba-tiba langkahnya terhenti saat teringat sesuatu yang mengganjal di hatinya. Yanshen memutar tumitnya menatap ke arah Lin Wu yang masih mematung di tempatnya dengan tatapan bingung.

"Dan satu lagi ... tidurkan anak-anak dulu, terutama Ji Chan. Malam ini aku ingin bicara empat mata denganmu, ingat tanpa Ji Chan sayang." Lanjutnya memperingati sang istri sambil mengangkat jari telunjuknya ke atas. Sebelum akhirnya Yanshen berjalan keluar meninggalkan rumah Lin Wu menuju mobilnya yang terparkir di pinggir jalan.

Lin Wu yang mendengar dan melihat ekspresi Yanshen hanya mampu mengulum bibirnya agar tawanya tidak meledak. Lin Wu tahu bahwa saat ini Yanshen dilanda rasa jengkel yang membuncah di hatinya. Terutama, saat Ji Chan berbicara Yanshen dibuat kesal karena kalah omong dengan putrinya.

Sungguh Lin Wu ingin tertawa detik itu juga melihat ekspresi suaminya yang seperti anak kecil, eh salah lebih tepatnya mantan suami. Namun, semua itu tertahan karena tidak ingin membuat Yanshen semakin kesal. Tidak ingin membuat Yanshen menungunya lebih lama lagi, Lin Wu pun langsung mengajak Ji Chan masuk ke dalam, membuatkan kedua anaknya susu dan segera menidurkan mereka.

Saat Lin Wu hendak membuka pintu utama, tiba-tiba ada suara yang menghentikan pergerakannya.

"Lin Wu ...," panggil lelaki paruh baya yang sudah berdiri di belakangnya.

Ya, sedari tadi lelaki paruh baya itu hanya diam berdiri di luar pagar mengamati suasana di dalam rumah Lin Wu. Tak lama lelaki itu memilih untuk berjalan masuk menemui Lin Wu. Bersamaan Yanshen yang ngambek karena ulah anaknya dan memutuskan masuk ke dalam mobilnya.

Mendengar itu, Lin Wu pun langsung menoleh ke asal sumber suara. Kedua netranya menatap sosok yang dia kenal, seseorang yang sangat baik dan paling menyayanginya selama dia tinggal di mansion keluarga Xie. Seseorang itu tak lain adalah Daddy Jinhao, Ayah mertuanya yang selalu peduli dan perhatian padanya.

Tidak jarang Daddy Jinhao selalu membela dan melindungi Lin Wu dari sikap kejam istrinya yang tidak menyukai Lin Wu. Dari situlah Daddy Jinhao mulai simpati pada Lin Wu yang selalu di caci maki oleh istrinya karena Lin Wu tidak pernah sedikitpun membalas ataupun menjawab segala ucapan pedas istrinya itu.

"Daddy ...." Mata Lin Wu membulat sempurna saat melihat kedatangan Daddy Jinhao di rumahnya.

Sungguh dia tidak menyangka bila Ayah mertuanya datang kesini untuk menemuinya. Pasti ini semua ulah mantan suaminya yang menyuruh Daddy Jinhao untuk datang kesini agar dapat membujuk dirinya yang masih merajuk.

"Apa kabar Lin Wu?" tanya Daddy Jinhao menatap sendu pada menantunya.

"Lin Wu baik-baik saja Daddy. Lalu bagaimana kabar Daddy dan Mommy?" tanya Lin Wu ramah berusaha mengusir rasa canggung yang menyeruak di hatinya. Meskipun Ibu mertuanya tidak menyukainya namun tetap saja dia perhatian menanyakan kabar wanita paruh baya itu.

"Daddy dan Mommy baik, Nak. Daddy senang bisa melihatmu kembali." Daddy Jinhao tersenyum lega setelah melihat keadaan menantunya yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Terlebih saat berada di mansion keluarga Xie, tak jarang Daddy Jinhao melihat menantunya menitihkan air mata karena ulah sang istri.

Tapi sekarang tidak ada gurat kesedihan yang tercetak di raut wajah menantunya. Yang ada hanya wajah binarlah yang menghiasi wajah perempuan itu.

"Ji Chan, beri salam sama Opa sayang," titah Lin Wu pada putrinya yang menatap bingung dengan sosok lelaki paruh baya di hadapannya saat ini.

"Opa? Dia Opa nya Ji Chan?" Ji Chan menyipitkan matanya untuk menilai Daddy Jinhao dari atas ke bawah. Bocah perempuan itu sangat jeli, bukan tanpa alasan dia melakukan hal itu karena dia harus waspada kepada orang asing.

"Ya, dia Opa kamu sayang. Ayah dari Daddy kamu." Lin Wu mengangguk yang kemudian mengenalkan putrinya dengan sang Opa.

"Maksud Mommy? Opa itu Ayahnya Daddy? Terus Daddy aku siapa Mom? Kok cuma Ayahnya aja yang datang ke sini?" tanya Ji Chan yang jiwa kepo nya seketika meronta.

"Daddy ... bukankah Mommy sendiri yang bilang kalau Daddy Ji Chan sudah meninggal?" tanya Ji Chan bingung.

DEG!

Seketika tubuh Lin Wu membeku, mendengar apa yang dikatakan putrinya. Memang benar bahwa dia pernah mengatakan pada anak-anaknya jika Ayahnya sudah meninggal. Sejak itulah mereka tidak pernah bertanya perihal sosok Ayah yang sangat dirindukannya.

"Lin Wu, sebaiknya kamu susul saja Yanshen. Sepertinya dia sudah menunggu kamu di dalam mobil. Bicaralah dari hati ke hati, selesaikanlah masalah kalian. Dan setelah itu baru kamu jelaskan semuanya pada anak-anak kalian biar mereka tidak bingung," ucap Daddy Jinhao membuyarkan lamunan Lin Wu sekaligus memberikan ide untuk menantunya itu agar tidak ada salah paham antara menantu dan putranya.

Daddy Jinhao paham betul bagaimana sifat putranya itu yang memang sangat pencemburu jika miliknya di lirik oleh orang lain. Terlebih saat cucunya bilang bahwa ada lelaki lain yang sedang pacaran dengan menantunya. Jelas hal itu mengundang amarah Yanshen yang tidak dapat mengendalikan emosinya yang kapanpun bisa meledak.

"Eeeh i- iya Daddy. Tapi, saya belum membuatkan mereka susu," kata Lin Wu yang baru sadar belum membuatkan susu untuk kedua anaknya.

"Sudah kamu tenang saja. Biar Daddy yang membuatkan mereka susu dan menjaganya."

"Baik Daddy." Lin Wu mengangguk mengiyakan ucapan Ayah mertuanya itu.

"Sayang, kamu disini dulu ya sama Opa. Sekalian ajak Abang Jun Jie main sama Opa, ok." Imbuhnya sambil mengusap lembut rambut putrinya.

"Mommy mau kemana? Malam-malam kok keluar?" tanya Ji Chan penasaran karena sebelumnya dia tidak pernah melihat Lin Wu keluar malam hari. Apalagi saat ini sedang turun salju, tentu putrinya khawatir pada sang Mommy.

"Mommy mau keluar sebentar sayang, beli Marshmallow nya Ji Chan. Mau kan?" ucap Lin Wu beralasan.

Dengan cepat dia mengambil mantel dan syal yang tersimpan di balik pintu rumahnya, kemudian dia berjalan keluar menuju limosin milik Yanshen yang terparkir di pinggir jalan.

Kedua netra Ji Chan menatap lurus punggung Mommy nya yang perlahan menghilang dari pandangannya. Beruntung bocah perempuan itu tidak cengeng seperti anak pada umumnya yanh ditinggal keluar oleh orangtuanya. Dan juga tipe anak yang mudah akrab dengan seseorang. Apalagi tadi Lin Wu sudah mengenalkan Daddy Jinhao sebagai Opanya, membuat Ji Chan merasa nyaman dengan kehadiran Opanya.

"Ini rumah Ji Chan ya?" tanya Daddy Jinhao sambil menggendong cucunya.

"Bukan, ini rumah Mommy. Ji Chan belum punya rumah, tapi nanti kalau sudah kerja ... Ji Chan mau beli rumah yang besar kayak istana," sahut Ji Chan sambil menggerakkan tangannya ke atas berusaha menjelaskan pada Daddy Jinhao.

"Ji Chan senang nggak tinggal disini?" Daddy Jinhao kembali bertanya sambil memperhatikan wajah cucunya yang sangat kentara perpaduan antara Yanshen dan Lin Wu.

"Senang dong, kan kita tinggal sama Mommy dan Nenek. Apalagi rumah ini hasil kerja keras Mommy. Setiap hari Mommy banting tulang demi memenuhi kebutuhan kami semua dan membahagiakan anak-anaknya. Mommy perempuan yang sangat tangguh, tak kenal lelah dan hanya memikirkan kebahagiaan kami. Ji Chan sayang Mommy, kasihan Mommy yang terus-terusan bekerja," ucap Ji Chan mengeluarkan segala unek-uneknya.

"Kalau gitu kamu mau nggak ikut dan tinggal bersama dengan Opa? Disana Mommy kamu tidak perlu bekerja, hanya duduk manis saja Daddy pulang kerja. Gimana mau nggak Ji Chan?"

.

.

.

🥕Bersambung🥕

Hai kesayangan kakak othor, jangan lupa like, komen dan vote nya ya biar othor makin semangat nulis 🥰🥰🙏

1
Reni Anjarwani
akhirnya lin wu mendpt kan kebahagian
Kaizy celine
Katakaaan yesssss plisssss😭😍
Kaizy celine
Heemm co cweet nya pasti kyk papanya ini🤣
Oma Gavin
selamat kak tetap semangat up
Jia Li: makasih Oma 😊🙏
total 1 replies
Kaizy celine
Syukurlah tdk tejadi apa2😍😮‍💨
Rara Kayla
haseeeek....
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Jia Li: udah update ya kak 😊
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor akhirnya bisa ketemu dan bersatu kembali
Jia Li: tunggu kelanjutannya ya kak 😊
total 1 replies
Rara Kayla
kira² si Lin Wu diajak pulang mau pa g nih?
Jia Li: terus pantengin aja ya kak 😊
total 1 replies
ResThy55
cerita nya seru, alur nya menarik
Rara Kayla
nabrakkah?
Kaizy celine
Ceritanya seru, bikin pembaca ikut terombang ambing dengan alur ceritanya...pemula wajib nonton sih soalnya ceritanya ga ngebosenin dan banyak kejutannya😍
Kaizy celine
Aduhhhh kenapa lagii ini😮‍💨 baru aja happy🥺
Kaizy celine
Lanjuttt mulaiii seruu nihh aroma2 happy ending mulai kebaca .. hehe
Reni Anjarwani
waduh baru ketemu masak kecelakan kaaihan bgt
Rara Kayla
aq mau ikut, bisa ajak aq aja g? 🤣
Rara Kayla
anaknya matre🤣
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Kaizy celine
Anak pinter🤣🤣🤣🤣, pdahal itu bapaknya kaya raya🤣
Kaizy celine
Aduhhh🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!