NovelToon NovelToon
Rindu Purnama

Rindu Purnama

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Duda / Cintapertama
Popularitas:25.4k
Nilai: 5
Nama Author: Attalla Faza

Mentari Jingga atau yang biasa di panggil MJ, merupakan anak broken home yang mempunyai tekanan besar di hidupnya. Selepas ibunya meninggal, ayahnya menikah lagi dengan ibu dari mantan kekasihnya.

Hari-harinya bertambah buruk karena harus bertemu setiap hari dengan sang mantan yang telah ia lupakan mati-matian. Hingga pada akhirnya ia menjadi rajin melepas stress dengan berjalan-jalan di taman setiap malam.

Ia cukup akrab dengan beberapa penjual ditaman, berada ditengah-tengah mereka membuatnya lupa akan permasalahan hidup. Hingga pada akhirnya ia bertemu dengan Mas Purnama, seorang pedagang jagung bakar yang baru saja mangkal di area taman.

Mas Pur berusia 5 tahun diatas MJ, tapi dia bisa menjadi teman curhat yang menyenangkan. Mereka sering menghabiskan waktu berdua sambil memandangi langit malam itu.

Hingga setelah 3 bulan bersahabat, malam itu MJ tak pernah menemukan sosok Mas Pur lagi berdiri di tempat ia biasa berjualan. Kemana Mas Pur menghilang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Attalla Faza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sidang Putusan

Malam itu akhirnya Pak Abdul meminta Pak RT dan Pak Haji untuk datang ke rumahnya. Ia khawatir teman-teman MJ nekad mengompori warga untuk mengusir Nia dan Damar dari rumah.

MJ meminta Wak Asrul ikut hadir dalam dialog ini, sebab beliau adalah keluarga yang dianggap tua dan paling berpengaruh selain Kakek Toha. Damar duduk dengan wajah yang penuh amarah, sementara MJ duduk di apit oleh Rania dan Bu Nawang sebagai perwakilan warga.

" Baiklah bapak ibu saudara sekalian, berhubung semua telah berkumpul, mari kita mulai diskusi terkait keributan yang terjadi pada malam hari ini" ujar Pak RT menjeda ucapannya

" Iya Pak RT, baiknya di mulai dari penuturan Neng Tari terlebih dahulu. Baru setelah itu di lanjutkan dengan tanggapan Pak Abdul dan Bu Nia kemudian" ujar Wak Asrul

Semua mata langsung tertuju ke arah MJ untuk mendengarkan ceritanya, gadis itu tetap tenang karena sudah di suruh Bu Nawang untuk tidak emosi.

" Ayo Neng Emjeee, ceritakan dari awal sampai akhir secara detail agar kita tidak salah menyimpulkan. Dan untuk Pak Abdul dan Bu Nia, mohon jangan di potong dulu sebab ada saatnya kalian menyampaikan pembelaan " ujar Pak RT sebagai mediator

Dengan detail dan sikap yang tenang, MJ menceritakan semuanya tanpa ada yang di kurangi sedikitpun. Semuanya menyimak tanpa ada yang berani menyela, terlihat wajah Damar merah padam dan Bu Nia hanya bisa menangis karena merasa salah langkah.

" Astaghfirullah Abdul! Kalau sampai kamu menelantarkan anak kandungmu sendiri demi menjadi bapak yang baik buat anak sambung mu, apa yang akan kami pertanggung jawabkan jika bertemu dengan Sintia di akhirat nanti?" tanya Wak Asrul geleng-geleng

" Aku tau Kang, demi Allah aku tidak mengiyakan permintaan Nia. Jika si Neng tidak bisa kuliah, maka Damar juga akan ikut menunda. Kuliah memang penting, tapi ada nyawa Rama yang lebih penting" lirih Pak Abdul

" Dan kamu Damar, aku dengar kamu menjadi pribadi yang sangat tempramen sejak pindah ke sini, apakah ibumu tidak pernah memberitahu bagaimana posisimu di sini? Sertifikat rumah ini masih atas nama Sintia, dan aku akan tetap menyimpannya agar tidak di salahgunakan oleh Abdul" ujar Wak Asrul

" Tapi lelaki itu sudah menyanggupi untuk menjadi suami Mama, itu artinya dia juga harus sudah siap menanggung semua kebutuhanku dan ibu" ujar Damar tak mau kalah

MJ tak komentar lagi sebab tenaganya sudah habis sejak tadi, biarlah para orang tua yang menyelesaikan semuanya dengan pertimbangan.

" Ekhmm " Pak Haji mulai berdehem karena sudah tak sabar angkat bicara

" Silahkan Pak Haji menanggapi masalah ini" ujar Pak RT mempersilahkan

Pak Haji yang berumur 73 tahun ini membenarkan posisi duduknya, sebelum beliau mulai menyampaikan opini.

"Dalam Islam, kewajiban utama ayah sambung adalah menjadi teladan baik, memberikan perlindungan, kasih sayang, serta mendidik agama seperti anak sendiri, terutama jika ayah kandung tidak ada atau tidak mampu.

Nafkah tetap tanggung jawab ayah kandung, namun ayah tiri yang ikhlas menafkahi akan mendapat pahala besar, bahkan setara merawat anak yatim meskipun tidak ada ikatan nasab.

Kewajiban ayah tiri kepada anak tiri hanya sebatas kewajiban silaturahmi dan sodakoh. Anak tiri tidak wajib taat dan hormat kepada ayah tirinya. Dan ayah tiri tidak wajib memenuhi kebutuhan anak tirinya seperti memenuhi kebutuhan anak kandungnya.

Jadi sudah jelas bagaimana harus bersikap ya Pak Abdul dan Bu Nia, kewajiban atas Damar adalah mutlak milik ayah kandungnya. Sementara kewajiban Pak Abdul adalah Rama dan Neng Tari, jadi tidak boleh ibu menuntut suami untuk mendahulukan kepentingan Damar ketimbang dua anak kandung Pak Abdul " jelas Pak Haji

" Tuh dengerin Damar! Jadi bocah kok plenger gitu menuntut untuk di dahulukan. Sudah bagus Tari memperbolehkan kalian untuk tinggal di sini, harusnya sadar diri dikit to yo" celetuk Bu Nawang geram

" Saya memohon maaf jika permintaan saya keliru dan berlebihan. Sebagai seorang ibu, saya hanya mengupayakan yang terbaik untuk Damar. Terus terang, hubungan kami dengan bapaknya Damar terputus sejak resmi bercerai. Saya kesulitan untuk meminta nafkah terhadap beliau karena dia anak tunggal dan kedua orang tuanya sudah meninggal " ujar Bu Nia lirih

" Kondisi keuangan Abdul itu sedang tidak baik-baik saja Nia, sebagai istri yang baik seharusnya kamu menenangkannya dan duduk bersama mencari solusi.

Kamu ini masih muda, jadi seharusnya kamu membantu Abdul untuk biaya sekolah anakmu. Dulu almarhum ibunya Neng Tari juga terima jasa jahit hingga bisa membayar hutang KPR. Padahal jelas dia dan anak-anaknya adalah tanggung jawab Abdul" ujar Wak Asrul

" Tari harus tetap kuliah setelah lulus, toh Rama bisa mengajukan cuti kuliah selama dia sakit. Artinya kamu bisa mengatur keuangan tersebut, Dul. jika Tari sampai menunda kuliah, itu artinya istri dan anak sambung mu harus keluar dari rumah ini. Aku gak menerima kompromi lagi, sebab ini adalah caraku untuk melindungi hak Mentari sebagai anak kandungmu sendiri "

" Aku juga sependapat dengan Pak Asrul, hal ini sudah jelas merujuk pada perkataan Pak Haji terkait nafkah terhadap anak sambung dan anak kandung" ujar Pak RT menengahi

" Tapi selama ayah nggak ada di rumah, aku merasa terancam sama Damar, Pak Haji. Dia sangat tempramen hingga aku nggak pernah berani di rumah sebelum Teh Rania pulang kerja. Ada banyak saksinya jika setiap habis magrib aku pergi ke taman atau warung Bu Oyoh sampai Teh Rania kembali. Kalau tidak percaya, bisa tanya sama Mas Sultan dan Mas Galang sebagai saksi ketika dia mencerca dan mengintimidasi aku" ujar MJ

Rahang Damar mengeras, tangannya mengepal dan emosinya menyala-nyala, rasanya jika di siram pake selang damkar juga nggak akan padam. Harga dirinya di injak-injak oleh mantan kekasihnya yang pernah membersamai selama 2 tahun.

" Saya sudah dengar berita itu, makanya saya selalu perintahkan hansip buat rajin patroli di rumah ini untuk jaga-jaga. Menurut saya, baiknya Neng Tari dan Damar tidak di satukan dalam satu atap yang sama. Pak Abdul harus memperhatikan dampak psikologisnya terhadap Neng Tari" ujar Pak RT

" Jadi maksudnya saya harus tetap pergi dari rumah ini?' tanya Pak Abdul dengan suara yang pasrah.

" Itu lebih baik Pak Abdul, mengingat Damar dan Tari itu bukan mahram, jadi tidak baik di satukan dalam tempat tinggal yang sama" ujar Pak Haji

" Tapi saya keberatan Pak Haji, terus terang saya berat jika harus mengontrak rumah. Maka secara otomatis saya mempunyai dua kebutuhan yang terpecah" ujar Pak Abdul

" Begini saja Dul, aku akan bayarkan kontrakan kamu selama 6 bulan kedepan, yang penting kamu pergi dulu dari sini. Kita lihat bagaimana kondisinya setelah 6 bulan masa percobaan itu, apakah perlu di evaluasi atau tidak.

Akan tetapi kamu harus tetap memberikan nafkah pendidikan, ongkos dan makan untuk anak kandungmu sendiri selama kalian pisah rumah. Suruh istrimu kerja agar bisa membantumu mengurai konflik itu " ujar Wak Asrul

" Kalau untuk makan, Insya Allah aku akan bantu Tari sedikit demi sedikit. Mamang tidak udah khawatir ya, Tari aman bersamaku" ujar Rania

Setelah melalui diskusi panjang, Pak Abdul tak ada cara lain untuk membela diri. Ia akhirnya mengiyakan kesepakatan ini dengan pindah rumah demi keamanan bersama. Toh Wak Asrul juga mau bantu karena baru dapat gusuran tanah dari PT KAI.

" Baiklah, beri aku waktu sampai besok untuk mencari kontrakan baru " ujar Pak Abdul terpaksa

" Silahkan saja Dul, nanti aku langsung transfer uang sewanya jika kamu sudah dapat kontrakan yang cocok " ujar Wak Asrul

Malam itu Pak Abdul terusir dari rumahnya sendiri karena keadaan yang memaksa. Nia dan Damar tak kuasa melawan, karena amukan warga akan jauh lebih mengerikan dari segalanya.

MJ menatap sedih, jauh di dalam lubuk hatinya, ia tak mau menempatkan ayahnya berada di tengah-tengah. Namun MJ tak punya pilihan lain, ia juga berhak menyelamatkan mentalnya dari sikap Damar yang anomali banget.

Maafkan aku ayah, walau aku sudah punya uang kuliah dari ibu, tapi aku harus tetap menuntut nafkah itu darimu. Aku tidak rela jika ayah membiayai Damar dengan mengorbankan kewajibanmu sebagai umat muslim, batin MJ. Semoga kamu ikhlas dengan keputusan ini.

1
evi solina
dih iri aja pengen anaknya di kuliahin gak sadar diri ya si Nia, gak anak gak emaknya sama aja
An_ Nas ywa
Seperti Biasa Plot twist mu diluar Nurul. Aku No Comment ya Kak, cuma selalu bilang "double up" 🤭
Vips_momsky
ga tau diri bgt si burung Camar terbang melayang..bukan cari ja sono bpk kandungny kl emg bnrn pgn kuliah...malah maksa k bpk sambung...heran bebeul pisan kabeh
Queen Woo
lama kelamaan belangnya si nia kelihatan..cm pingin hidup enak sm p.abdul..eh ternyata zonk..😅
boleh gk berharap keguguran aja tuh..biar gk berat hidup p.abdul..sp tahu cerai jg..enak banget mo ngeruk bt damar jg yg males cari krj dulu..
Queen Woo
smg hidup km lbh baik lg Je hbs ini..🥹
kalea rizuky
nia emank awal sok baik skg ketauan kn belangnya
kalea rizuky
abdul nyari penyakit harusnya nyari bini yg tua aja lah bego biar g beranak lagi oon lu
ɴᴏᴠɪ
emang udh paling bener kamu pergi aja Jee, biar gak ikutan stress kalo masih tinggal disana. semoga kamu bisa sukses dan bikin keluarga ayah kamu menyesal
Mahraffa🥰
bnr² nia gk tau diri minta damar dkuliahin sna minta sma mntanmu nia
ɴᴏᴠɪ
semoga seh nanti pak Abdul bisa eling ya, kumpul lagi sama anak² kandungnya si Gilang sama MJ. Gilang jagain ya adek kamu satu²nya jangan sampe lecet.
thor kang jagung kemana ,kangen mas Pur 🤭🤭🤭
Yulia Hifziah
mkasih Dau double up hari ini ka Atta.. 👍🙏
Yulia Hifziah
sebelum kabur, kasih dikit pencerahan pa Abdul Je, biar dia dikit eling.. jangan mau diperbudak ortu angkat nya trs...
damar oh damar.. kacaaau pakai bgt loe
my beee🐝
makasih kak atta udah double up sehat2 buat kak atta
Achom
smangat n sukses MJ wlwpn jlnmu mungkin ga mudah n bpkmu ga bsa 100% fokus ke dirimu biarin dlu dh skrg ni,msh ad Gilang n bu Nawang,,nti klo udh sukses n punya power buat slametin pak Abdul baru dh dipikirin lg baikny gmn

si Nia ga ngotak bgt dh udh tau Damar bkn tanggungan Abdul plus bkn orang berada jg malah ngotot mnta Damar dikuliahin jg..sono gih ngotot ma mantan laki lu kn Damar ttp kewajiban dia,malah ngalah n lemah gegara plakor hadeuuh
Lenny Kristanti
yes juga buat MJ,,,,sabar sabar yg buanyak buat pak Abdul yaaaa,,,
maria Yuddy
sedihnya jd mj 💪💪💪💪
rasahaz
smoga nnti kmu ktmu lgi sma mas pur dgn versi yg sdah jauh lbh baik yh mj,,, ☺☺☺💪💪
Farida Dewi
semangat MJ ...raih kesuksesan mu nak..
Farida Dewi
ahhhh JD meloy.... semangat y MJ km kuat ..
mksih y kak atta...ceritanya bner2 menguras esmosi 🤭
evi solina
minta Sono gih sama bapak Lo jgn sama bapak tiri Lo mar, dasar gak tau diri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!