Alga adalah seorang pria bekerja sebagai nelayan. Ia bekerja untuk mencari ikan setiap hari untuk kuliah istrinya dan makan sehari-hari. Pergi pagi pulang malam agar bisa mendapatkan tangkapan ikan yang banyak. Sayangnya saat istrinya sudah S2 dan menjadi sekretaris, istrinya malah selingkuh dengan CEO tempat ia bekerja dan meninggal Alga dan anaknya.
Istrinya malu mempunyai suami nelayan seperti Alga dan akhirnya meminta cerai lalu menikah dengan pria pilihannya itu.
Hancur hati Alga setelah bercerai dengan istri tercintanya, saat sedang menjaring ikan, Ia tak sengaja jatuhkan kelaut karena Ia masih dalam kesedihan, tapi siapa sangka jika ia mendapat sebuah sistem.
Sistem Nelayan, setiap ia menangkap ikan, menjual ikan, maka ia mendapat hadiah dan poin yang mengubah hidupnya menjadi orang sukses.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23~
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
...happy reading...
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...
Grisha diam saja menatap wanita itu menangis di depannya.
Alga sendiri juga bingung, tadi Grisha menangis, tapi sekarang di depan seorang ibu, sekarang, seorang ibu menangis di depan Grisha.
Alga datang mendekat. "Maaf Buk, ini anak saya, namanya Grisha," kata Alga.
Ibu itu berkaca-kaca menatap Alga, lalu menatap Grisha, ia meraih tangan mungil Grisha dengan lembut, ia terisak di depan Grisha.
"Maaf... maafkan saya... sa-saya telah salah mengenali anak saya. Tapi... tapi bolehkah saya memeluknya sebentar saja," kata Wanita itu.
Alga membungkuk di samping Grisha. "Grisha, Tante ini ingin memeluk Grisha, apa boleh?" tanya Alga sambil mengelus punggung Grisha.
Grisha hanya mengangguk pelan. Ibu itu langsung memeluk Grisha dengan erat, ia merasa seperti memeluk anaknya sendiri, tangisnya pecah dan terdengar sangat pilu.
Tanpa sadar, mata Alga ikut berkaca-kaca. Grisha malah mendapatkan pelukan seorang ibu, dari wanita lain, sementara ibunya sendiri malah membuangnya. Akankah Grisha mendapatkan kasih sayang dari seorang ibu lagi?
Setelah puas memeluknya, wanita itu memegang kedua tangan Grisha. "Sayang, kamu mau es krim, Nak? Mau ibu belikan?" tanya wanita itu tersenyum ke arah Grisha, meskipun senyum itu menyimpan sejuta kesedihan.
Grisha mengangguk tersenyum. "Mau." anggunnya cepat.
Wanita itu melihat ke arah Alga untuk meminta izin. "Pak, bolehkah anaknya saya belikan es krim?" tanya wanita itu penuh harap.
"Asalkan Grisha mau, saya juga membolehkannya," kata Alga mengangguk tersenyum.
"Ayo, Sayang. Ikut ibu, akan ibu belikan es krim yang banyak," kata Wanita itu mengandeng tangan Grisha.
Grisha terlihat ceria, entahlah. Mungkin Grisha merasakan kasih sayang seorang ibu meskipun dari kasih sayang wanita lain.
Kini tinggal Alga dan pria di sampingnya itu, mereka terlihat canggung, karena pria itu tadi memarahi anaknya, tapi Alga sadar, ia tidak boleh menarik dendam kepada orang lain, mungkin ia bisa membangun percakapan dengan pria itu.
"Itu tadi istri bapak?" tanya Alga.
Tapi pria itu mendengus kesal, lalu pergi meninggalkan Alga entah kemana.
Setelah membeli es krim, wanita itu kembali bersama Grisha, Grisha tampak bahagia karena es krim yang di belikan sangat besar.
"Ayo kita duduk di sana," ajak wanita itu tersenyum bahagia melihat Grisha yang ceria.
Mereka pun duduk di kursi taman, Alga juga mengikutinya duduk di sana.
"Oh ya, dia mana Mas Dirga?" tanya wanita itu bingung karena tidak ada pria bersamanya tadi.
"Oh, dia pergi. Maaf telah membuat suami ibu marah tadi, karena kesalahan saya," kata Alga.
"Anu... dia bukan suami saya," jawab Wanita itu dengan nada pelan.
"Eh, maaf. Saya sudah berasumsi sendiri," kata Alga.
"Ah, tidak apa-apa. Dia itu teman kerja saya, berhubung hari ini kami libur, jadi dia membawa ku ke sini untuk liburan. Tapi ya sudahlah kalau dia sudah pergi," kata wanita tak terlalu peduli.
...⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️⛹️♂️...